NovelToon NovelToon
Benci Menjadi Cinta

Benci Menjadi Cinta

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis
Popularitas:280.7k
Nilai: 5
Nama Author: Sari Fernita

Karena permintaan Dari ke dua orang tuanya, Marcel terpaksa menikahi perempuan yang bahkan belum dikenalnya sama sekali. sedangkan Syifa hanya menurut saja apa permintaan dari omanya untuk menikah. lantaran setelah kepergian dari kedua orang tuanya, hanya oma haidah lah satu-satunya keluarganya.

Marcel.

Kita lihat saja nanti, setelah menikah? aku akan buat hari-harimu seperti di neraka, dan kau sendiri. yang akan minta berpisah dariku. sehingga aku akan bebas dari belenggu pernikahan palsu ini.

Syifa

perasaan apa ini, akankah pria! yang akan kunikahi nanti bakal mencintaiku dengan sepenuh hati atau malah sebaliknya..

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sari Fernita, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 8

7 hari telah berlalu dan kini tibalah acara pernikahan antara Marcell dan Syifa. tidak banyak yang menghadiri acara tersebut. hanya beberapa kolega dan juga para investor perusahaan yang turut hadir di acara tersebut. Bahkan sahabat Marcell tidak satupun yang menghadiri acara tersebut karena memang Marcell merahasiakan Pernikahannya dari Roy dan martin.

sekarang Syifa tampak terlihat lebih dewasa dari pada biasanya. Rambutnya disanggul rapi dengan penjepit rambut yang sederhana namun tetap terlihat elegan. Kebaya putih panjang yang sedikit mengekspos pundaknya, membalut tubuhnya yang ramping namun berisi dengan sempurna.

Rancangan baju pengantin yang dikenakan Syifa tidak terlalu mencolok. hanya saja saat Syifa yang mengenakan gaun pengantin itu, gaun tersebut tampak begitu pas dan cantik membalut tubuhnya.

Lagi-lagi suara helaan napas terdengar dari mulut gadis tersebut. atau lebih tepatnya seorang wanita setelah ia resmi menikah sebentar lagi.

Sedikitpun tidak terpikir di benak Syifa bahwa ia akan menikah secepat ini. jika saja diizinkan, saat ini ia sangat ingin kabur dan melarikan diri dari acara pernikahan ini.

ceklek? pintu terbuka saat terlihat Raisa sedang masuk keruangan tempat Syifa di make over.

" oh... Syifa lihatlah dirimu. kau terlihat sangat cantik sayang, tante tidak menyangka bahwa sebentar lagi kau akan menjadi menantu tante." Raisa memeluk Syifa dengan erat, hingga membuat Syifa ikut terhanyut dalam pelukan hangat Raisa. yang seketika membuatnya teringat akan pelukan hangat ibunya Alesia.

Syifa menitikan air mata karena begitu sangat merindukan sosok Alesia ibunya. menyadari Tangisan Syifa lantas membuat Raisa melepaskan pelukannya dan beralih menatap Syifa yang sedang menangis.

" hey sayang? kenapa kau menangis." tanya Raisa dengan khawatir sembari menyeka air mata Syifa dengan lembut.

" Aku merindukan mama tante." lirih Syifa sambil terus menitikan air mata.

" sshhhhh? mulai sekarang anggap tante sebagai ibumu. dan Syifa bisa memanggil tante dengan sebutan mamah." ujar Raisa sembari merentangkan tangan untuk Syifa agar leluasa memeluknya.

karena merasa terharu akhirnya Syifa memeluk Raisa dengan erat. Raisa menciumi puncak kepala Syifa dengan lembut.

" Alesia kau tidak perlu khawatir lagi? sekarang putrimu sudah kuanggap seperti putriku juga, jadi semoga kau hidup tenang dialam Sana sahabatku." gumam Raisa dalam hati.

" sudah..sudah nangisnya ?nanti makeup nya luntur loh." ucap Raisa sembari menenangkan Syifa.

"mamah berdoa semoga putriku ini akan selalu bahagia." ucap Raisa kembali.

Syifa hanya bisa tersenyum paksa dihadapan calon mertuanya. faktanya berbanding terbalik dengan kenyataan yang sebenarnya. karena Syifa menikah bukan atas dasar cinta.

Dengan langkah ragu Syifa melangkah keluar dari ruang rias dengan digandeng oleh Oma Haida dan juga Raisa. Syifa meremas erat tangan omanya untuk menghilangkan rasa gugup yang menyergapnya. Dengan lembut omanya mengusap pelan tangan cucunya yang menggandeng lengannya.

Semua orang begitu terpukau akan kecantikan Syifa bak bidadari. terkhusus Marcell yang tidak sekalipun berkedip. Marcell tidak memungkiri jika waktu di butik Syifa mengenakan kebaya tersebut tampa makeup sudah cantik apalagi sekarang ditambah dengan polesan makeup semakin cantik luar biasa.

Setibanya di tempat ijab kabul, Syifa dapat melihat Marcell yang telah mengucapkan ijab kabul dengan tegas dan lantang seolah tidak ada keraguan dimatanya. Kemudian setelahnya Syifa mencium punggung tangan Marcell. dan Marcell mencium kening Syifa. Lalu mereka menandatangani surat nikah secara resmi. dan kini mereka Sah menjadi suami istri.

pernikahan ini tidak dilakukan secara mewah, hanya sebuah pesta pernikahan sederhana yang dihadiri oleh keluarga, kerabat, dan juga para teman bisnis lainnya.

"Tuhan...apakah yang kulakukan ini benar."

Syifa berjalan mondar-mandir didepan meja rias yang ditempatinya saat ini. Acara pernikahan telah selesai diadakan saat ini. semua para tamu juga sekarang sudah pergi dan kini tinggal tersisa keluarga yang ada di pesta tersebut.

Oma haida menghampiri Syifa dan memeluknya dengan erat. ia merasa sedih karena setelah ini ia akan tinggal sendiri tampa ditemani oleh cucunya. karena cucunya sekarang sudah berstatus sebagai istri, tentu ia akan ikut kemanapun suaminya akan pergi.

Sedangkan Raisa memeluk putranya sembari berkata "Nanti sore mama akan berangkat ke London, kamu harus jaga istrimu baik-baik dan jangan buat dia bersedih jika tidak, maka kau akan berurusan dengan mama. kau mengerti." ucap Raisa dengan nada mengancam.

" iya..iya..mah tenang sajah. tapi bisakah mama disini selama beberapa hari lagi." ujar Marcell memohon.

" gak bisa Marcell? asisten mamah sudah menghubungi mamah beberapa kali untuk segera menghandle perusahaan. karena klien mamah akan mengadakan rapat penting. jadi mamah harus berangkat secepatnya." ucap Raisa.

" oke nanti Marcell akan antar mamah di bandara."

" tidak perlu cell? ada supir yang akan mengantar mamah di bandara. kamu lekaslah bawa istrimu di apartemen, mama yakin dia pasti sangat lelah sekarang." perintah Raisa.

" tapi mah??." bantah Marcell.

" kamu ini ya? selalunya membantah, mamah akan diantar oleh supir. kamu dan istrimu cepatlah ke apartemen, kalian terlihat capek butuh istirahat karena seminggu ini terlalu banyak disibukan akan banyaknya persiapan pernikahan."perintah Raisa mengulang kembali kata-katanya.

" baiklah Mah." ucap Marcell terpaksa.

Marcell dan Syifa kini berangkat menuju ke apartemen Marcell. Selama di perjalanan semuanya tampak membisu, Marcell hanya fokus menyetir sedangkan Syifa hanya melamun sembari melihat kearah luar jendela.

Setelah sampai di pelataran apartemennya. mereka berdua turun dari mobil dan masuk kedalam apartemen, diantara mereka masih belum ada yang berbicara, semuanya tampak hening.

hingga akhirnya Marcell berbicara dan itupun hanya seputar untuk menunjukan dimana letak kamarnya dan juga Syifa. Marcell menunjuk kamar Syifa ada dilantai bawah sedangkan kamarnya ada di lantai atas. dan tampa ba bi bu lagi Syifa segera meraih kopernya dan masuk kedalam kamarnya kemudian menguncinya dengan rapat. Marcellpun juga melakukan hal yang sama ia juga masuk kedalam kamarnya menguncinya dengan rapat.

Bersambung...

1
lovely
kurang suka bahasanya Lo gue macam abg🥴
Jumaeda
issshhh... lagi seru2nya, tp terhenti di bab 53
Jumaeda
kau jg sel, mau2nydi bodohi jalang, cari masalah lagi ma istriny,
Jumaeda
hahaaa... sudah edan si Hana, jdnya halu... bagus mama Raisa jaga Syifa dan Marsel Krn si jalang Hana pux rencana kotor mau jebak marsel
Jumaeda
jgn sampe Hans dtg LG ke rmh Marsel, Thor dan semoga Roy cpt temukan Hana licik
Jumaeda
hahaaa.. bagus Roy, dtgkan tu dr. biar ketahuan si Hana klo ga sakit,, dan terbuka lebar2 tu matanya marsel
Jumaeda
jalang jalang... byk sekali trikmu hingga mnjerat marsell, Marsel ya jg ooonn, rugi deh jd CEO, perempuan ular di pelihara
Jumaeda
isssh ga suka Marsel bisa2nya ngajak mantannya tinggal di rmhnya, ntar bohongan skt, tamatlah rmh tanggamu Sell sellll
Jumaeda
hati2 Sell ntar bohong, kesmpatan dlm kesempitan, pelakor tu byk cara menjerat mangsanya, jgn sampe Lo marsell oon
Jumaeda
ooh perang,,, hajar sampe babar belur, jg tu pelakor paling kerja sama tuk hancurin rmhtangga Syifa dan Marsel
Jumaeda
semoga Syifa bisa melawan dan menyingkirkan Hana, dan buat dia kapok seumur hidupnya, Syifa
Jumaeda
aiiissshhh .. author yg dtgkan di pelakor itu
Jumaeda
aduhh pelakor dtg yg selangkahannya dah kayaa jln tol,,, singkirkan pelakor itu, Syifa jgn mau kala ma jalang, permalukan dan buat dia kapok dan menderita klo mengusik kebahagiaan lo
Jumaeda
oouhhh.. apa yg terjadi Thor, iiihhh suka banget mempermainkan hati seseorg ni si author, tp gpp klo perang jg itu lbih seru, abis si Marsel ga mau nyatain cintany pd Syifa
Jumaeda
Syifa turuti Marsel to dia dah putus ma Hana,,,, jd hanya milikmu seorg heheee.....
Jumaeda
hahahaaaa... bakal perang teman ini, ya seru klo perang siapa yg menang sy dukung sepenuhnya heheeee
Jumaeda
aneh si Marsel, ntar ga dandan, dah cantik, ee cari wanita dan selingkuh, laki2 aneh Lo Sell
Jumaeda
liat tu Marsel, Syifa tu mantu kesayangan Krn Syifa anaknya org baik2 dan terpelajar sgt sopan pd yg lbih tua, ingat tu Marsel
Jumaeda
ternyata kau jahat Marsell, ga takut ma karma, dasar ga ada akhlaknya
Jumaeda
terlalu oon lu Marsel, perempuan model klo ngotot ngejar kariernya ke luar negeri, itu dah tanda2, ngelonte di sana,,, Krn persaingan sgt berat ntuk jd yg terbaik hrs di tujang dgn penampilan yg seksi dan perawatan jd mau tdk msu hrs lakuin mendekati org tajir
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!