" Ia yang selalu terlihat bersinar! " gumam Lana saat memandang wajah lelaki dihadapannya.
Pria yang selama ini hanya ada didalam angan - angannya, kini secara nyata berdiri tepat dihadapannya. Kebahagiaan Lana sungguh tiada tara, seolah ia telah memiliki dunia dengan segala. Sejenak ia lupa akan lukanya yang masih basah - basahnya.
Lelaki tampan yang suara merdunya hanya ia dengar dari media pemutar musiknya, lelaki yang senyumannya hanya bisa ia lihat dari layar kaca, lelaki dengan kemisteriusannya mengundang banyak tanya kini benar - benar berdiri dihadapan Lana.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Little Peony, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
SALING MENGENAL
Lana kembali pada kursi yang semula ia tempati, ia duduk menghadap lurus kerah Min Yoongi pria si pemilik wajah manis. Lelaki itu sedang memastikan keadaan Ibunya, terlihat kecemasan meliputi wajah tampannya. Sebagian besar orang mengenal pria itu berhati dingin dan acuh tak acuh, namun nyatanya Lana melihat sisi lainnya bahwa Yoongi adalah pria yang sangat peduli.
“ Apakah eomma baik – baik saja? “ ujar lelaki yang lebih dikenal dengan nama panggung Suga itu seraya memeriksa jemari Ibunya.
“ Eomma baik – baik saja Yoongi ah, Nona muda tadi sudah memberikan pertolongannya pada eomma dan sudah menutup luka eomma dengan plesternya “ Ibu Yoongi menatap mata anak bungsunya itu dengan sangat lembut seolah tengah meyakinkan padanya bahwa semua baik – baik saja.
Sementara itu tanpa sadar Lana tidak melepaskan pandangan matanya dari Yoongi, hingga tiba – tiba netra keduanya saling beradu. Yoongi menatap lurus kearah Lana, begitu juga dengan Lana ia memandang wajah lelaki itu penuh kekaguman.
“ Lana! “ suara Ryu terdengar berseru menganggetkan Lana, membuat perempuan itu salah tingkah. Yoongi yang dari kejauhan memandang Lana juga serta merta membuang wajahnya dengan asal saat melihat kehadiran Ryu baru saja.
“ Oppa! Kenapa lama sekali? “ protes Lana pada lelaki yang tengah menarik kursi dihadapannya.
“ Maafkan Oppa karena Oppa baru saja selesai mandi, Oppa tidak mendengar kalau kamu menelpon beberapa kali “ ucap Ryu seraya menggeletakkan ponselnya ke atas meja.
Ryu segera memanggil seorang pelayan dan ia siap memesan makan malamnya, sesaat lelaki itu membaca buku menu yang baru saja disodorkan oleh petugas kepadanya. Ditengah – tengah kesibukan Lana dan Ryu memilih makanan, seseorang dengan hati – hati berjalan mendekati meja keduanya.
“ Ryu Kim sunbaenim! “ suara Min Yoongi kembali terdengar menyapa telinga Lana. Ia begitu sopan menyebut nama Ryu, meski keduanya memiliki umur yang sebaya. Memang bukan nama Lana yang dieja oleh lelaki tampan itu, tetapi entah mengapa dadanya terasa bergetar ada suatu kegugupan yang serta merta melandanya.
“ Wow, Min Yoongi! Apa yang kamu lakukan disini? “ Ryu begitu antusias menyambut uluran tangan Min Yoongi yang berdiri tidak jauh darinya dan keduanya saling berpelukan.
“ Aku berlibur bersama keluarga ku sunbae, lalu sunbae sendiri? “ ujar Min Yoongi sambil menarik tubuhnya menjauhi Ryu dan melirik kearah Lana.
“ Wah sungguh luar biasa, kita bahkan tidak pernah berjumpa saat di Seoul! Aku sedang ada proyek film disini, lalu apakah kamu menginap disini? “ Ryu kembali melempar tanya.
“ Hmm iya, kami menginap disini. Jadi nona ini datang bersama sunbae? Terima kasih Nona karena tadi sudah menolong Ibuku, Nona sangat terburu – buru sehingga kami belum sempat mengucapkan apapun “ kata Min Yoongi sambil melempar gummy smilenya ke arah Lana.
“ Iya dia datang bersamaku, perkenalkan dia Lana Park “ Ryu memperkenalkan Lana pada lelaki tampan itu.
“ Apa yang terjadi Lana? “ kini giliran Ryu melempar tanya kepada Lana.
“ Oh tadi ada sedikit insiden kecil Oppa “ Lana kini ikut beranjak dari kursinya.
“ Min Yoongi, senang berkenalan dengan mu Nona “ idola jutaan wanita itu mengulurkan tangannya pada Lana dan perempuan itu menyambutnya.
“ Ahh, tidak perlu memperkenalkan dirimu. Dia pasti sangat mengenal siapa kamu, dia Army, dia penggemar berat mu “ ucap Ryu pada Min Yoongi kemudian ia terkekeh. Sementara Lana? Wajahnya terlihat merah padam dan ia tampak sangat malu.
“ Hahaha, sunbae bisa saja “ Min Yoongi menepuk pundak Ryu dengan sebelah tangannya dan tanpa melepaskan tautan jemari Lana.
“ Lana Park, senang berkenalan dengan Tuan, hehe dan benar bahwa saya adalah penggemar Bangtan - BTS “ ujar Lana malu - malu\, batin nya berlonjak kegirangan\, rasa sakit yang membekas karena Jason
menghilang dalam sekerjap.
“ Baiklah selamat menikmati makan malam mu sunbae, sampai jumpa lagi “ Min Yoongi menarik kembali tangannya dan kemudian undur dari hadapan Ryu dan Lana, sebelum pergi Yoongi sempat mengulaskan senyumannya pada Lana yang tengah termangu memandang wajah manisnya itu.
“ Oppa, apakah aku bermimpi? “ kata Lana masih dengan keterpakuannya.
“ Ada apa dengan mu Lana? Karena Min Yoongi? Tidak ingin berfoto dengannya? “ Ryu tertawa memandang wajah Lana yang merona kemerahan.
" Tidak Oppa, Yoongi Oppa sedang menikmati waktu liburnya dan aku tidak ingin merusak kesenangannya dan menganggu privasinya " Lana menggelengkan kepala pelan saat Ryu menawarkan foto bersama Min Yoongi.
“ Apa? Yonggi oppa? Sudah pesan dulu makanan mu “ ucap Ryu sambil kembali berfokus pada buku menu ditangannya dan Lana pun terkekeh.
Ryu sudah memesan beberapa hidangan makan malam untuk dirinya dan untuk Lana, sesaat ia menatap nanar wajah Lana yang kini tengah begitu asyik memandang langit malam dihadapannya. Ryu tahu masih ada kesedihan di hati Lana, Noah sudah menceritakan semuanya pada dirinya.
“ Lana, apakah semua baik – baik saja sekarang? “ Ryu melemparkan tanya pada wanita yang duduk disampingnya itu.
“ Apakah Oppa sudah mengetahuinya? “ Lana mengalihkan pandangan matanya lalu menatap Ryu.
Lelaki itu menganggukkan kepalanya pelan, wajahnya terlihat murung saat menatap kedua bola mata Lana. Seolah ia juga turut merasakan apa yang sedang dirasakan oleh Lana, namun bersamaan dengan itu ada suatu amarah yang terlihat berkobar pada kedua mata Ryu.
“ Aku baik – baik saja Oppa, percayalah padaku aku sudah melewatinya. Aku wanita kuat Oppa, jangan menatapku seperti itu! Aku tidak suka! “ Lana mendorong pelan wajah Ryu yang berjarak cukup dekat darinya.
Sementara disudut meja lain, Yoongi terlihat memandang kedekatan dua muda – mudi yang baru saja ia jumpai. Sejujurnya Yoongi melihat sesuatu yang cukup istimewa dan menarik dari dalam diri Lana, khususnya pada saat ia tahu bahwa Lana menolong Ibunya juga membantu memasangkan plester luka di tangan ibu nya. Ada satu bayangan dalam diri Lana yang seolah hanya ia saja yang melihatnya.
Yoongi merasa Lana memiliki sikap kepedulian yang begitu tinggi, hatinya begitu tersentuh oleh kebaikan sederhana yang dilakukan oleh Lana. Namun melihat kedekatan Lana dengan Ryu Kim, sosok yang cukup Yoongi hormati membuatnya membuang jauh – jauh ketertarikannya diawal perjumpaan itu.
“ Apakah kamu tidak ingin aku memukul Jason sekali saja untuk mu Lana? “ tanya Ryu dengan tatapan mata yang bersungguh – sungguh.
“ Hahaha apakah Oppa ingin terlibat skandal kekerasan? “ tanpa disadari Lana tertawa terbahak - bahak saat mendengar tawaran Ryu.
Gelak tawa Lana tak ayal mengundang antusias beberapa orang sehingga mereka mengalihkan pandangan matanya kepada Lana. Min Yoongi salah satunya, ia sontak melemparkan tatapannya pada Lana yang tengah terpingkal - pingkal.
“ Hmm, maaf Oppa sepertinya sekarang kita menjadi pusat perhatian “ Lana mengecilkan suaranya, saat menyadari beberapa orang tengah menatapnya.
“ Bukan kita, tapi kamu! “ Ryu mengernyitkan keningnya dan menyentuh hidung mungil Lana. Perempuan itu
mengerucutkan bibir tipisnya, merasa tidak terima dengan ucapan Ryu baru saja.
Setelah beberapa saat menunggu, makan malam akhirnya disajikan diatas meja. Mulai dari lobster bakar, ikan bakar dan menu seafood lainnya terlihat penuh dihadapan kedua orang itu. Lana terperangah melihat betapa banyaknya makanan yang dipesan oleh Ryu. Lalu keduanya mulai bersantap, dan terlihat Ryu begitu kesulitan dengan lobster diatas piringnya.
“ Makan ini Oppa “ tanpa aba – aba Lana menukar piring lobster Ryu dengan piring miliknya. Perempuan itu telah memisahkan daging lobster dari kulitnya dan membuat Ryu tersenyum kegirangan.
“ Terima kasih banyak Lana “ ujar Ryu kemudian sambil memasukkan potongan daging lobster kedalam mulutnya.
Dari kejauhan Min Yoongi turut tersenyum saat melihat perlakukan lembut Lana pada Ryu yang bagaikan ketulusan seorang Ibu,sikap itulah yang membuat Lana menjadi terlihat sangat istimewa bagi Yoongi. Sejak pertama ia melihatnya tadi, sosok Lana terasa sangat berbeda. Namun lagi – lagi ia dipukul mundur saat melihat Ryu yang merekahkan senyumannya ketika menerima perlakuan Lana yang begitu manis.
“ Ada apa Yoongi –ah? “ suara Ibu Min Yoongi membuyarkan pandangan matanya yang sejurus menatap Lana dan Ryu.
“ Hmm tidak ada eomma “ jawab Yoongi singkat kemudian membuang pandangannya dari Lana dan Ryu.
dan biasanya Suga 🤣
kita satu server thorr kalo emang bias nya Suga 🤣🤣
tuing.... lampu hijau mulai menyala...
hai thor... maaf, baru bisa mampir lagi...