menceritakan tentang perjodohan seorang ceo dingin dengan gadis cantik anak tunggal di keluarga kaya raya, yaitu sahabat papanya sendiri. mampukah mereka menyatuhkan cinta mereka meskipun memiliki sifat yang sangat berbeda dari keduanya??
ini karya pertama ku,, 😊😊
maaf typo bertebaran guys
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Fajra Ichi Ocha, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
BAB 8
Hari pernikahan pun tiba, di mana Rya sedang berada di depan cermin dan melihat pantulan dirinya sendiri yang begitu menawan, ia belum siap dengan hari ini, namun pernikah tak mungkin dapat di hindari, hanya mengharap keajaiban dan meminta kekuatan dari sang pencipta agar dirinya bisa tegar dan kuat dalam menghadapi hari ini dan hari-hari selanjutnya.
"Wah anak mama sangat cantik." ucap mama Bianca saat menghampiri putri semata wayangnya.
"Makasih ma, kan Rya anak mama." jawab Rya atas ucapan mamanya.
***
Di tempat lain terlihat Mahendra juga telah siap dengan setelan jasnya, ia telihat sangat tampan dan gagah, dengan badannya yang atletis menambah kesan maskulin pada tampilan Mahendra.
Mahendra sedang melihat tampilan dirinya di depan cermin dengan bangga terhadap tampilan dirinya sendiri.
"Sempurna." ucap Mahendra setelah melihat tak ada yang kurang dari penampilannya.
"Kamu sudah siap nak." ucap Dion saat menghampiri putranya.
"Sudah ayah, kita berangkat sekarang?" tanya Mahendra
"Yah sekaranglah masa tahun depan, kamu sperti sudah tidak sabar ingin mempersunting Rya." ucap Dion sedikit menggoda putranya.
Mahendra yang mendengar godaan ayahnya hanya tersenyum dan langsung melangkah keluar dari dalam kamar sebelum ayahnya semakin menggodanya.
Mahendra tak ingin menanggapi ayahnya karena sebenarnya itu membuat perasaannya memburuk jika mengingat kembali bahwa hari ini dia akan menikahi Rya, namun ia juga tidak sabar ingin segera membuat penderitaan pada gadis itu, walau harus mengorbankan statusnya dari seorang lajang dan kini menjadi seorang suami dari gadis yang menurutnya masih sangat kekanakan.
Merekapun langsung menuju ke tempat pernikahan.
Mereka menggelar akad nikah di hotel keluarga Mahendra, acara di laksanakan di sebuah ruangan VVIP hotel tersebut, walaupun tidak menggelar dengan ramai dan hanya di hadiri oleh para keluarga inti, namun tempat yang di gunakan tetap terkesan mewah, dan di hiasi sedemikian rupa hingga tetap terlihat suasana pernikahan.
Keluarga Mahendra tibah lebih dulu di tempat tersebut, lalu segera masuk dan menunggu keluarga dari mempelai wanita.
penghulu telah berada di ruangan tersebut
tak berselang lama Rya dan keluarganya pun sampai di lobi hotel dan langsung menuju ke tempat acara di temani oleh asisten pribadi Mahendra yaitu Defano.
setelah sampai di lantai tempat acara akad di laksanakan Rya telihat lebih gugup lagi, ia melangkah dengan sangat hati-hati karena rasa gugupnya sedikit membuat kakinya melemah.
Bianca yang melihat kegugupan dari putrinya langsung memegang tangan Rya.
"kamu tidak apa-apa nak? kamu terlihat sangat gugup." Tanya mama Bianca.
"Gak apa-apa kok mah, aku baik-baik aja." ucap Rya yang tak ingin mamanya khawatir.
"yah udah pelan-pelan aja yah." ucap mama Bianca lagi.
merekapun kembali melangkah lagi dan saat sampai di depan pintu, asisten pribadi dari Mahendra langsung membuka pintu dan mempersilahkan keluarga Rya untuk masuk.
Mahendra yang sedari tadi sibuk dengan ponselnya karena merasa malas menunggu kedatangan Rya langsung menoleh saat ia merasa bahwa pintu telah terbuka.
Mahendra langsung melihat ke arah Rya yang terlihat begitu cantik, wanita yang baru bertemu dengannya sebanyak 2 kali, wanita yang bermulut sangat berani mengejek dirinya, dan wanita yang sangat ingin ia beri pelajaran kini terlihat sangat anggun.
"Cantik." tanpa sadar Mahendra mengucapkan kata itu.
"Sabar, sebentar lagi dia akan jadi milik kamu seutuhnya." goda Dion pada putranya yang tetlihat sangat terpesona pada gadis yang tak lama lagi akan menjadi istri dari putranya tersebut.
"Apa sih yah" jawab Mahendra yang malu karena ketahuan memuji kecantikan Rya.
Setelah kedatangan Rya dan keluarganya, pak penghulu pun langsung mempersilahkan kedua calon mempelai untuk duduk berdampingan di depannya agar acara akad nikah bisa segerah di mulai.
"Saya nikahkan dan kawinkan engkau saudara Mahendra Putra Atmaja bin Gidion Atmaja dengan saudari Crystal Ratu Dwitara binti kusuma dwitara dengan mas kawin emas seberat 50 gram dan seperangkat alat sholat di bayar tunai"
"Saya terima nikah dan kawinnya Crystal Ratu Dwitara binti Kusuma Dwitara dengan mahar tersebut di bayar tunai."
"Bagaimana saksi sah?"
"Sah" jawab orang-orang di ruangan tersebut.
Setelah Doa bersama, pak penghulu pun menyuruh kedua mempelai yang telah sah menjadi pasangan suami istri saling berjabat salam dengan Rya yang harus mencium punggung tangan dari Mahendra.
Mahendra langsung megulurkan tangannya tepat di depan Rya, Rya yang masih belum menerima pernikahan itu enggan menyambut uluran tangan dari Mahendra.
Mahendra yang kesal atas tindakan Rya yang tidak menerima uluran tangan darinya langsung menarik leher Rya dan mengecup kening Rya dengan sangat lama.
Rya yang tidak siap dengan serangan tiba-tiba dari Mahendra hanya terdiam dengan tindakan Mahendra tanpa bisa berpikir jernih.
Setelah selesai mengecup kening Rya, Mahendra langsung mendekatkan bibirnya di telinga Rya dan berbisik
"Kamu jangan berani-berani melawan ku jika tak ingin hari-hari mu menjadi seperti di neraka."
Rya yang mendengar ucapan Mahendra hanya bisa mengepalkan tangannya dan merasa tak terima atas perbuatan dan perkataan dari Mahendra
Para orang tua yang melihat semua adegan yang di pertontonkan oleh pengantin baru tersebut hanya tersenyum-senyum, mereka berpikir sudah ada benih-benih cinta di antara Mahendra dan Rya, karena Mahendra telah berani memberikan sebuah kecupan di kening Rya di tambah lagi adegan di mana Mahendra membisikkan sesuatu pada Rya yang mereka pikir adalah kata2 cinta.
Tanpa mereka ketahui, bahwa bendera perang telah berkibar di antara pasangan pengantin baru tersebut.
**sekian untuk Bab ini readers. jangan lupa tinggalkan likenya yahh...😊😊
maaf Typo bertebaran🙏🙏**