NovelToon NovelToon
DENDAMKU BERUBAH JADI CINTA SEIRING WAKTU

DENDAMKU BERUBAH JADI CINTA SEIRING WAKTU

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Perjodohan / Nikahmuda / Tamat
Popularitas:1.3M
Nilai: 4.9
Nama Author: AuraAurora

ini karya pertama saya jadi mohon dukunganya,maaf cerita saya jika tak sebagus penulis lainya,selamat membaca...😃


Alex adalah seorang CEO yang menjalin kasih dengan gadis yang bernama Andien.

Tapi takdir berkata lain, Andien lebih memilih pergi dari Alex kerena menerima perjodohan yang di lakukan orang tuanya.

Karena kesalapahaman, menyebabkan Alex menyalahkan seorang gadis yang menjadi penyebab kandasnya hubungan Alex dan Andien.

Apakah yang dilakukan Alex terhadap gadis itu???


silahkan di mulai...😀

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon AuraAurora, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Informasi

Di hari minggu ini Andien masih saja sama seperti hari-hari sebelumnya, selalu berdiam diri di dalam kamar. Menghindari untuk bertemu Pak Teguh.

Pagi hari tidak pernah sarapan karena sudah siang, dan malam hari tidak pernah makan malam karena sudah kenyang atau belum lapar. Itu yang selalu jadi alasannya.

Tapi di hari minggu ini, tidak ada alasan untuk Andien menghindari tatap muka dengan Pak Teguh.

Saat selesai sarapan, Pak Teguh mengajak andien untuk berbincang di ruang kerjanya. Andien pun hanya diam tapi juga tidak membantah papanya.

Di ruang kerja Pak Teguh, ayah dan anak itu duduk saling berhadapan, papanya yang akan memulai pembicaraannya meraup udara sebanyak mungkin untuk melegakan dadanya.

"Andien, Papa tau kamu beberapa hari ini menghindari Papa karena masalah perjodohan. Papa sebenarnya juga tau kamu juga sangat mencintai Alex."

Pak Teguh sesaat menjeda perkataanya untuk melihat wajah Andien, dan di sana hanya ada wajah sendu putrinya.

"Kalau saja Papa tidak berhutang budi pada keluarga Anton mungkin Papa juga tidak akan memaksamu, Tapi dari itu semua Papa yakin Anton adalah pria yang baik." imbuhnya.

Pak Teguh mengatakan itu semua juga dengan mata yang berkaca-kaca, sama dengan Andien yang juga terlihat bendungan air di matanya.

"Apa Papa akan bahagia kalau melihat Andien menikah dengan pilihan Papa?" tanya Andien dengan suara bergetar.

"Andien ... mungkin Papa terlihat egois, tapi yakinlah Papa tidak ada niat sedikitpun untuk membuat mu terluka," jawab Pak Teguh yang juga menahan sesak di dadanya.

Andien yang mendengar perkataan dari papanya, sudah tak lagi mampu membendung air matanya yang lolos begitu saja.

Seketika Andien keluar dari ruang kerja Pak Teguh, dengan setengah berlari menuju kamarnya.

Brak.

Andien menutup pintu kamarnya sedikit keras, hingga Bu Astrid yang kebetulan lewat pun sedikit terjingkat.

Andien menangis tersedu di dalam kamar, meratapi nasib cintanya kenapa harus seperti ini.

Pak Teguh yang di ruang kerja pun hanya menyenderkan punggung tuanya di sandaran kursi, tatapannya menerawang jauh ke masa lalu.

Bagaimana bisa Pak Teguh tega membuat putri cantiknya menangis seperti itu, padahal dari Andien saat lahir dirinya-lah yang menggendong untuk pertama kalinya. Sesaat setelah perawat membersihkannya. Pak Teguh juga yang mengadzani putri kecilnya yang masih kemerahan itu, mencium pipi gembilnya. Dan sampai saat ini pun Andien masih tetap menjadi putri kecilnya yang ia jaga sepenuh hati.

Flashback On

10 bulan lalu saat di Rumah Sakit, Pak Teguh dan Bu Astrid keluar dari ruangan dokter untuk cek kesehatan rutin yang di lakukan setiap bulan.

Waktu akan menebus Vitamin di Apotik, ternyata di sana sedang penuh dengan antrian. Bu Astrid menyuruh Pak Teguh untuk duduk di dekat taman rumah sakit saja, biar dirinya yang pergi untuk menebus Vitamin.

Di saat Pak Teguh berjalan di lorong rumah sakit untuk menuju kursi yang berada di taman, pandangan Pak Teguh tidak sengaja melihat seorang laki-laki yang duduk di kursi roda dengan mengenakan baju pasien dan jarum infus yang tertancap di tangannya.

Dengan langkah pelan Pak Teguh menghampiri laki-laki itu, di saat jaraknya sudah semakin dekat Pak Teguh tertegun.

Deg.

Jantung Pak Teguh berdetak dengan cepat, ternyata sosok laki-laki itu adalah sahabat dan orang yang pernah menolongnya dulu. Di saat Pak Teguh terpuruk.

Tapi kemudian Mereka tidak pernah bertemu karena Pak Teguh yang pindah ke surabaya, ini pun Pak teguh baru pindah ke jakarta lagi 2 bulan yang lalu meninggalkan Andien yang sendirian di surabaya.

Waktu Pak Teguh tepat berada di belakang orang itu. "Heru ...." lirih Pak Teguh. Orang yang di sebut namanya itu sontak menoleh ke arah Pak Teguh, Heru pun tak kalah terkejutnya.

Heru yang dulu terakhir bertemu berbeda dengan yang sekarang, tidak ada lagi wajah yang segar hanya wajah pucat dan dibawah mata yang sedikit menghitam.

"Teguh!" ucap Heru, mereka langsung berpelukan melepas rindu yang lama tidak bertemu. "Sedang apa kamu di Rumah Sakit? Apa kamu sedang sakit!" tanya Heru.

"Tidak, aku hanya cek kesehatan rutin saja." jawab Pak Teguh.

Pak Teguh yang melihat keadaan Heru yang tidak baik-baik saja pun langsung menanyakannya. "Kamu sakit apa Heru? Kenapa sampai seperti ini?" tanya-nya.

"Aku menderita kanker otak stadium 3." ucap Heru sambil tersenyum.

Pak Teguh tercengang mendengar penuturan sahabatnya itu, kenapa dia tidak mendengar kabar sahabatnya sama sekali kalau sedang sakit parah.

Heru yang melihat wajah keterkejutan sahabatnya itu, langsung mengalihkan pembicaraan untuk mencairkan suasana.

"Apa putrimu sekarang sudah menikah?" tanya Heru.

Pak Teguh tau Heru hanya inginkan mengalihkan pembicaraannya, dan mungkin dia tak ingin membahas penyakitnya.

"Belum, mungkin masih belum menemukanya, apa putramu juga sudah menikah?" balas Pak Teguh yang bertanya kepada Heru.

"Belum juga, mungkin juga sama seperti putrimu yang belum menemukannya." jawab Heru. "Bagaimana kalau kita jodohkan saja mereka, aku yakin mereka akan cocok. Selama ini putraku tidak pernah dekat dengan seorang gadis karena sepulang bekerja waktunya di habiskan untuk mengurusku, kau tau sendiri aku sudah tidak mempunyai istri." imbuhnya.

"Aku tidak berani menjanjikan apapun, tapi akan ku coba. Kalau mereka memang berjodoh pasti mereka akan bersama," sahut Pak Teguh.

Heru hanya menganggukkan kepalanya sebagai jawaban. "Aku yakin putrimu adalah perempuan yang baik, karena dia juga memiliki orang tua yang baik." ucap Heru.

Kini keduanya sama-sama saling terdiam, hingga ada perawat yang menghampiri Heru. "Pak Heru, sudah waktunya kembali ke kamar, untuk beristirahat Pak." ucap perawat itu dan memegang kursi roda yang di duduki oleh Heru.

"Teguh kalau begitu aku kembali dulu," pamit Heru.

"Kapan-kapan aku akan berkunjung kembali," ucap Pak Teguh.

Setelah kursi roda Heru yang di dorong perawat semakin jauh dari pandanganya, Pak Teguh hanya menghembuskan nafasnya pelan. Dia sadar usianya juga tidak mudah lagi akan sangat mudah bagi penyakit yang bersarang di tubuhnya.

Apalagi kalau dia tidak bisa menyaksikan putrinya menikah.

Sesaat kemudian Bu Astrid yang sudah selesai menebus vitamin menghampiri suaminya, dan mengajaknya untuk pulang.

Di perjalanan pulang Pak Teguh menceritakan pertemuannya dengan Heru kepada istrinya, dan perbincangannya dengan heru juga ia ceritakan hingga tidak ada yang di tutupinya. Istrinya menyerahkan semua keputusan kepadanya.

Sejak saat itu Pak Teguh dan istrinya sering berkunjung untuk menengok Heru, sesekali mereka juga bertemu putranya. Tapi Pak Teguh belum menceritakan kepada Andien tentang perjodohannya.

Flashback off

Hingga 2 bulan lalu ada kabar duka dari Anton, bahwa Heru telah meninggal dunia karena keadaanya yang tiba-tiba drop.

Ternyata Anton adalah putra Pak Heru, awalnya Pak Teguh mengira pembicaraan waktu itu dia tidak pernah mengiyakan. Tapi entah setelah kepergian Heru dirinya di liputi rasa bersalah.

Pak Teguh tidak pernah membicarakan dengan Andien karena dia tidak ingin memaksa anaknya untuk menikah, apalagi waktu tidak lama Andien kembali dari surabaya. Andien menceritakan bahwa dia menjalin hubungan dengan seseorang.

Tapi sekarang Pak Teguh sudah tidak bisa menahan rasa bersalahnya, biarlah dia di katakan sebagai seorang yang egois. Tapi menurut Pak Teguh, Anton adalah pria yang baik.

Saat istrinya membuka pintu ruang kerja berniat mengajaknya bersantai di halaman belakang, Bu Astrid terkejut melihat Pak Teguh yang tergeletak di lantai tak sadarkan diri.

"PAPA!" teriak Bu Astrid.

Andien yang mendengar teriakan ibunya sontak langsung keluar dari kamar dan berlari menuju sumber suara sang ibu.

Andien juga terkejut dengan keadaan Pak Teguh yang tak sadarkan diri, segera Andien memanggil Mang Amin supir keluarga untuk membawa Papanya ke rumah sakit.

10 menit kemudian.

Pak Teguh sudah mendapati penanganan di ruang IGD, Andien, Mama, dan Mang Amin menunggu dengan cemas di ruang tunggu.

Beberapa saat kemudian Dokter keluar dari ruang IGD, sontak saja Andien dan Mama langsung menghampirinya dan menanyakan keadaan papanya.

"Bagaimana keadaan Papa saya Dok?"

"Bagaimana keadaan Suami saya?"

Tanya Andien dan mama bersamaan, dokter menatap Andien dan mama. kemudian Dokter itu menghembuskan nafasnya pelan. "Keadaan Pak Teguh saat ini sudah melewati masa kritis, tapi untuk selanjutnya harap di jaga ya. Jangan membiarkan beliau banyak pikiran kalau tidak asmanya akan kambuh lagi. Beliau akan segera di pindahkan keruang rawat inap tapi untuk saat ini beliau masih belum sadarkan diri karena pengaruh obat, kalau begitu saya permisi dulu."

Setelah Pak Teguh di pindahkan ke kamar VIP, Andien yang menjaga duduk di samping ranjang Pak Teguh dan menggenggam tangannya. Mamanya dan Mang Amin pulang untuk mengambil barang-barang mang akan diperlukannya.

Andien menatap wajah pucat papanya yang terbaring lemah dengan selang oksigen yang berada di hidungnya, sesaat Andien terkejut saat merasakan pergerakan jari papa yang ada di dalam genggamannya bergerak.

"Pa ...." ucap Andien lirih.

Pak Teguh menyesuaikan cahaya pada penglihatannya, setelah mengerjapkan matanya beberapa kali Pak Teguh baru menyadari keberadaan Andien di sebelahnya.

"Andien ...." lirih Pak Teguh.

Andien menggelengkan kepalanya. "Pa, jangan banyak bicara dulu, Papa harus banyak istirahat." ucap Andien dengan suara bergetar.

Pak teguh yang melihat mata sembab Andien pun tau kalau putrinya habis menangis.

"Maaf ...." lirih Pak Teguh

Seketika itu air mata Andien lolos juga, Andien dengan segera memeluk Papa. "Bukan Papa yang seharusnya minta maaf, tapi Andien yang harus minta maaf. Karena Andien tidak mau menuruti keinginan Papa. Tapi sekarang Andien sadar, Andien akan menuruti permintaan Papa dengan laki-laki pilihan Papa." Setelah itu tangisan Andien pecah seketika.

Walaupun Andien tidak pernah bertemu Anton yang di maksud papanya, karena dulu saat sesekali Heru berkunjung ke rumah, Pak Teguh tidak pernah bersama Anton.

Papanya hanya membelai rambut pendek Andien yang sedang memeluknya. "Papa sudah tidak mau memaksa kamu, Papa takut kamu tidak akan bahagia." ujar Papa.

Andien menggelengkan kepalanya. "Tidak Pa ... aku yakin Papa akan memilihkan yang terbaik untukku." Andien meyakinkan papanya bahwa sekarang dia bisa menerima pilihan papanya.

Mama Astrid yang di depan pintu kamar pun tak bisa menahan haru mendengar pembicaraan antara suami dan putrinya.

...----------------...

...Untuk hari ini aku khusus Andien dulu ya ... nanti kalau si kecil g rewel bakalan up lagi, jangan lupa vote, like dan komen. Sehat selalu Aminnn....

...jangan lupa kunjungi...

...Facebook : auraaurora...

...iG : auraaurora / ninikdwifauria...

1
Ra~~~~~
Udh kuduga psti diculik ke hotel 🤣
Ra~~~~~
🤣🤣🤣
Ra~~~~~
dapet perawan g tuh 🤣
ibeth wati
Luar biasa
Fina Fitriani
bagus ceritanya,,lucu dan bikin senyum2 sendiri serta konflik yg ringan dan tidak berbelit2...ayok thor ditunggu nih kisah2 anak2 ..😊💪💪😘
Sandisalbiah
kecewa sih krn Tiara selemah itu
Sandisalbiah
jd hanya karena pendapat Tiara tentang perjodohan Andine membuat Alex jd dendam pd nya.. picik sekali pemikiran Alex...
Sandisalbiah
hadir thor
Ade Syafira Suhardin
pertemuan singkat hubungan sebagai adik Kaka yg sangat bermakna meskipun tak sedarah 😭😭😭
Ade Syafira Suhardin
Luar biasa
Ade Syafira Suhardin
caca kamu memang polos tapi kamu juga ah yah begitulah 🤣🤣🤭
Fitriyani
hahaa,,,,bau jigong g tu 🤣🤣🤭✌️
Fitriyani
contoh itu papa Nathan Alex,,yg sllu ada utk mommy jessy
Fitriyani
dasar cowo egois kamu Alex,Tiara ktmu cowo lain g d sengaja,marah,kamu sndri g cerita ktmu sm mantan,yg bikin kamu uring2an
Fitriyani
waaah, musuhnya Alex,mantan Bella jg,jgn2 nti mereka krj sm pula🤦
Fitriyani
hahaha,,,
mommy n papa nya nikah muda,ini anknya mpe 30 blm nikah,,kasian kamu Alex,ntar kburu tuir kamu Alex🤭
Fitriyani
aaah,,papa Nathan,,,gemesh deh,,,
aku baca ttg mommy Jessy n papa Nathan dulu,baru ksni,,,
Fitriyani
pdhal Jessy n Nathan wlwpun dingin,tp g kasar,Alex kok ky temperamen bgt GT y...🤣🤭
Maya Kurniawati
ko tmn2 papa Nathan g ad yang nongol y
💗vanilla💗🎶
mampir jg di sini , ini anknya jesy kan ya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!