NovelToon NovelToon
Bagaimana Bisa Penyihir Rank E Ini Menjadi Yang Terkuat?

Bagaimana Bisa Penyihir Rank E Ini Menjadi Yang Terkuat?

Status: sedang berlangsung
Genre:Sistem / Epik Petualangan / Perperangan
Popularitas:230
Nilai: 5
Nama Author: Hilman padli

fadli hanyalah seorang penyihir rank E yang di anggap beban. puncak nya ia di hianati oleh rekan sendiri. ia di tinggalkan begitu saja di dalam sebuah dungeon rank A. namun terjadi keajaiban di mana fadli justru mendapatkan status. ia di berikan kekuatan oleh entitas misterius dan harus mencapai nya sendiri. bagaimana kisah fadli mencapai kekuatan baru itu?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Hilman padli, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Dungeon rank D yang panjang #4 End

Namun saat mereka sedang memunguti tiba- tiba sebuah gempa terjadi.

Helmi, "hah... Gempa?"

Dila, "aku rasa bukan gempa, tapi itu helmi lihat ke depan sana,"

Semua melihat ke depan dan terkejut ada raturan ribu moster goblin raksasa.

gembi, "raksasa goblin, selain itu berwarna merah mereka pasti punya kecerdasan,"

Rapael, "saran tuan gunakan alat perisai yang di buat lalu lawan dari dalam,"

mendengar bisikan dari rapael fadli segera memberikan alat pelita itu. Pelita pelindung itu segera helmi letakan dan dia aktipkan.

Helmi, "semoga alat pelindung ini kuat untuk menahan serangan mereka, semua nya bersiap bertahan,"

gembi, "aku tidak mau mati di sini,"

Fadli, "aku pernah melawan moster ini di dungeon red bandung, kelemahan mereka tepat berada di kepala nya. Tebak bagian tengah kepala moster itu dan lubangi,"

"siap..." jawab semua nya.

Helmi, salsa dan juga linda menggunakan katapel mana karena mereka tidak terlalu bisa menggunakan sihir. Sementara yang lain sudah bersiap dengan tongkat masing masing.

Meski pun barisan goblin itu masih cukup jauh fadli menggunakan sihir panah air milik nya untik menyapu banyak goblin sekaligus.

Helmi, "hahaha memang hebat, semua nya besiap lah,"

Mereka pun mulai bertahan sambil menyerang ratusan sibu goblin raksasa itu dengan sihir dan kekuatan mereka. Beberapa menit kemudian para goblin mulai membentur dan memukul pelindung transparan, semua ketakutan melihat para goblin yang haus akan darah.

"helmi, salsa, linda serang mereka Kalian bisa menyerang dari dalam, tapi jangan sampai tangan kalian keluar, cukup pedang atau alat kalian saja, ini aku ada katana satu biji pakai lah," perintah fadli.

Meski mereka ketakutan, mereka tetap melakukan nya, mereka mulai membantai raksasa goblin yang menempel di pelindung. Satu demi satu berhasil mereka habisi, rafael di dalam pikiran fadli sedang membuat tombak dengan skil pencipta fadli. Sementara fadli, "sihir api : tiga bola api raksasa," 3 bola api raksasa muncul dari lingkaran sihir fadli, dari atas langsung menghantam ratusan goblin raksasa itu.

"hebat sekali tuan,"puji rapael.

"hahaha... Aman sih aku rasa, rapael tombak mya sudah jadi kan?" tanya fadli memastikan.

"sudah ada di bok penyimpanan ambil saja," jelas rapael.

Fadli segera mengeluarkan 3 tombak dan melempar nya ke salsa, helmi dan linda, "gubakan itu, itu tombak sihir angin. kalian cukup salurkan mana saja,"

Mereka mengangguk dan mengambil tombak sihir nya, helmi langsung menggunakan dua senjata sekaligus, ia menebas dan menusuk para goblin raksasa itu.

Sementara itu gembi yang dari tadi melihat hanya bisa kagum saja dengan keberanian mereka. Ia berbisik dalam hati nya, "hebat sekali mereka, mereka tidak takut dengan apa yang sedang mereka hadapi sekarang, kalau seperti ini aku harus membantu juga," ia pun segers membantu yang lain nya.

sementara itu di sisi lain, joko, hanhan dan juga kaila sudah berada di dalam dungeon. Mereka bahkan sudah mencapai tas yang fadli tinggalkan.

joko, "ini adalah tas tambang aku yakin mereka sudah lanjut dari sini,"

Hanhan, "sebaik nya kita lebih cepat,"

Kaila, "ayo pergi,"

Mereka bertiga melanjutkan perjalanan untuk menyusul fadli dan yang lain nya.

fadli dan yang lain masih sibuk melawan para moster goblin raksasa itu.

helmi, "tidak ada habis nya. Sialan,"

Dila, "hahaha... Bukan masalah ini menyenangkan"

namun perkataan dila barusan langsung terasa hilang. Itu karena bagian atas pelindung terlihat sebuah keretakan.

fadli, "ini pasti karena goblin penyihir,"

Helmi, "kamu bisa menyerang nya kan?"

fadli, "mereka sangat jauh. Tapi akan aku coba,"

fadli segera mengarahkan tongkat nya dan berkat,"sihir air : naga air," naga air keluar dan melesat ke arah para penyihir goblin, namum bum.... Para penyihir mmebuat petisai.

clara, "akan aku lanjutkan, sihir air, : ular air melesat lah,"

Seketika ular air melesat dan menembus perisai yang sudah hancur akibat serangan fadli. sihir air milik clara berhadil menumbangkan 10 penyihir.

fadli, "hebat,"

clara tiba- tiba jatuh, "maaf aku sudah lemas,"

fadli, "tidak masalah tidurlah. Sudah selesai juga,"

citra, "kaka,"

Fadli, "tenang saja kita akan menang,"

fadli dan yang lain nya lanjut bertahan sealma 3 jam lama nya. Kini semua anggota sudah kelelahan, mereka semua pingsan kecuali fadli yang masih sadar.

rapael, "lapor, berdasarkan penilaian tersisa 180 goblin raksasa,"

"180 ya, aku rasa aku bisa melawan mereka sebelum pingsan karena kelelahan, sihir air jet air,"

Fadli berhasil menumbangkan semua nya sampai akhir nya ia pun pingsan karna sudah tidak sanggup lagi.

Beberapa jam kemudian. Joko, hanhan dan juga kaila sudah tiba di tenpat kelompok fadli.

kaila, "gembi!!!... Dia kenapa?"

Joko, "aku rasa dia hanya pingsan. Setelah melawan ratusan ribu goblin rasasa ini,"

Hanhan, "mustahil mereka menang? Aku saja melawan 100 kesulitan,"

Joko, "lihat ini, perisai ini sangat kuat, aku yakin dari dalam perisai mereka bisa menyerang, tapi dari luar tentu saja terlindungi. ini perintah baru, kaila dan hanhan keluar dari dungeon bawa setidak nya 100 hunter ran A ke atas pergi. Aku akan melindungi mereka dulu."

Hanhan dan kaila mengangguk. Mereka pun segera kembali sementara joko duduk dan menunggu.

1 jam berlalu helmi terbangun. "sakit..sakit sakit..." kata nya dalam hati sambil memengangi badan nya.

Joko yang melihat helmi bangun berkata,"buka perisai nya"

Helmi terkejut saat melihat joko, "kamu ketua asosiasi hunter indonesia kan? Kenapa ada di sini?"

Joko, "aku datang untuk mencari anggotaku gembi,"

Helmi, "oh..."

Helmi segera membuka prisai nya, ia mematikan alat nya lalu memasang nya kembali. sementara joko sudah membariskan para hunter yang masih pingsan.

Joko, "sebenar nya apa yang terjadi?"

Helmi, "ya seperti ini. Inilah yang terjadi. Kami hampir mati, tapi kami masih beruntung,"

joko, "setelah semua nya sadar kalian harus keluar dari dungeon ini. Aku dan para hunter lain yang akan menyelesaikan nya,"

Helmi," baiklah aku juga tidak pinya pilihan lain selain nurut, tapi ya sayang sekali padahal kami masih ingin berpetualang,"

Joko," cepat ambil semua batu sihir dari moster goblin raksasa itu, dan keluar dari tempat ini,"

Helmi mengangguk dan mulai mengumpulkan batu sihir nya. beberapa menit kemudian yang lain sadar mereka ikut mengumpulkan batu sihir. Setelah 4 jam berlalu akhir nya kelompok helmi di evakuasi. Joko dan para hunter pun mulai menelusuri dungeon ini.

Helmi, fadli dan yang lain langsung di larikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan. Mereka memiliku beberapa luka terbuka dan luka bagian organ dalam. Mereka semua mulai melakukan trapi di rumah sakit.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!