Chen Yiyi adalah pelayan di Puncak Sakte. Namun nyaris tak ada satu pun murid atau Tetua Sekte yang pernah melihat wajahnya. Dia tak pernah turun ke bawah, tak pernah bergaul, tak pernah meminta apa-apa.
Selama ini dia hanya mengurung diri di gubuk tua itu, merawat taman bunga obat dan menjaga tempat ini untuk orang yang pernah memberinya tempat bernaung — Tetua Puncak Sakte.
Hingga hari itu, kabar datang bagaikan badai: Tetua Puncak telah meninggal dunia. Tanpa pelindung, tanpa nama, tanpa keluarga, Chen Yiyi merasa tak ada lagi alasan baginya untuk tetap hidup. Di tengah malam yang sunyi, di dalam gubuk tua itu, dia memilih mengakhiri hidupnya sendiri.
Darah menetes ke lantai kayu yang lapuk. Matanya perlahan tertutup. Napasnya berhenti.
Namun kematian bukanlah akhir.
Saat kesadaran asli Chen Yiyi lenyap, seketika itu juga cahaya menyelimuti ruangan. Sebuah jiwa dari dunia lain, seorang manusia dari zaman modern yang baru saja meninggal, tersentak masuk ke dalam tubuhnya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Bunda Fii, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 2. Mewariskan Teknik Kultivasi
Beberapa bulan berlalu. Lin Yue mencapai Tahap Pondasi — Tingkat 9, hampir menembus Tahap 2.
Xiao Tian juga berkembang pesat. Namun sekte masih terlalu kecil, hanya ada mereka berdua. Lin Yue sadar, jika ingin tumbuh, dia harus pergi mencari murid yang layak.
"Xiao Tian, aku akan turun gunung beberapa hari. Jangan buka gerbang untuk siapa pun selain aku.!"
"Mengerti, Guru Lin. Hati-hati.!" ucapnya memberi hormat selayaknya seorang murid.
***
Lin Yue berjalan turun ke kota di kaki gunung. Di sudut pasar yang kotor, dia melihat seorang gadis berusia sekitar lima belas tahun.
Pakaiannya lusuh, tubuhnya kurus kering, namun matanya bersinar tajam, penuh keteguhan. Ia menjual ramuan liar, tapi tak ada yang mau membelinya.
"Siapa namamu?" tanya Lin Yue.
Gadis itu mendongak dengan waspada "Su Ling. Apa urusanmu?"
"Sendirian di sini?" tanya Lin Yue lagi.
"Orang tuaku pergi. Mereka bilang aku pembawa sial. Aku tidak punya tempat lain.!" balas Su Ling dengan nada penuh kebencian.
[ MENDETEKSI BAKAT SANGAT TINGGI — ELEMEN ALAM! ]
[REKOMENDASI: TERIMA SEBAGAI MURID KEDUA. ]
"Kau bukan pembawa sial. Kau punya bakat yang tak dilihat orang lain. Aku mendirikan Sekte Surgawi Langit, sekte kuno yang mengasingkan diri ribuan tahun, kini kembali. Para tetua sekte masih berkultivasi tertutup, jadi belum banyak yang tahu.
Su Ling tamapak terkejut, dia tak menyangka gadis muda yang ada di depannya adalah seorang pendiri Sekte.
"Sekte kuno? Mengapa... memilihku?"
"Karena aku melihat apa yang orang lain tak lihat. Kau mau ikut? Di sana tak ada yang akan menyebutmu sial."
Matanya Su Ling berkaca-kaca, berlutut pelan "Aku mau. Terima kasih, Guru!"
[ MISI TERCAPAI: MENDAPATKAN MURID KEDUA! ]
[HADIAH DITERIMA: KARTU PEMANGGILAN NIRMALA!]
[KETERANGAN: MEMANGGIL SALAH SATU TETUA SEKTE — TAHAP NIRMALA. TIDAK DIKENAL DUNIA LUAR KARENA MERUPAKAN EKSISTENSI DARI SISTEM .]
Sebuah kartu bercahaya keemasan muncul di telapak tangan Lin Yue. Di atasnya tertulis tulisan kuno yang berkilauan, kartu Pemanggilan Tahap Nirmala.
Lin Yue tertegun. Selama ini dia menyebutkan "para tetua sekte" hanya sebagai alasan. Namun ternyata, sistem benar-benar memberikannya kepadanya.
Para tetua itu ada, mereka adalah eksistensi yang dihadirkan oleh Sistem, berada di balik gerbang sekte, berkultivasi dalam kesunyian, dan tak satu pun orang di dunia luar yang pernah tahu wajah mereka.
Lin Yue berbisik pelan, memegang kartu itu erat "Jadi... kalian benar-benar ada. Bukan sekadar cerita.!"
Su Ling bingung "Guru? Siapa yang ada?"
Lin Yue tersenyum lembut, menyimpan kartu itu dengan hati-hati "Para Tetua sekte kita, Su Ling. Mereka sedang berkultivasi di tempat tersuci sekte ini. Tak ada yang boleh melihat mereka sebelum waktunya. Tapi sekarang, kita tahu, mereka selalu ada di sana, menjaga sekte ini dari balik bayang-bayang."
Su Ling mengangguk hormat, merasakan keagungan yang tak bisa dijelaskan. Lin Yue membantunya berdiri, lalu keduanya berjalan kembali ke puncak gunung.
Sekte kini bertiga, dan di balik kedalaman istana utama, sebuah kekuatan yang berada di Tahap Nirmala sedang menunggu saat untuk muncul.
Tahap Kultivasi
1 Pemula (Pondasi) 1-9
2 Pembentukan Qi
3 Pemadatan
4 Transformasi
5 Inti Sejati
6 Kekuatan Langit
7 Dewa
8 Nirmala
9 Keabadian
10 Penguasa Alam Semesta
Rahasia Sekte Surgawi Langit: Para Tetua bukan orang dari dunia ini. Mereka adalah hadiah dari Sistem, eksistensi kuno yang dihadirkan ke dalam sekte, berada di Tahap Nirmala ke atas, dan tak dikenal oleh siapa pun di luar sekte. Itulah alasan mengapa Lin Yue bisa berkata bahwa sekte itu sudah ada ribuan tahun.
...----------------...
Su Ling kini resmi menjadi murid kedua. Pagi itu, di halaman utama Sekte Surgawi Langit, Lin Yue berdiri di depan Xiao Tian dan Su Ling.
Cahaya matahari pagi menyinari ketiganya, awal dari perjalanan yang akan mengguncang langit.
"Sebelum mulai berlatih, ada sesuatu yang harus kuberikan. Ini bukan milikku semata, melainkan warisan suci yang disiapkan untuk sekte kita. Setiap teknik yang kuterima, akan kuberikan kepada yang paling pantas, sesuai dengan bakat asli yang kalian miliki sejak lahir.!"
[ MENYESUAIKAN TEKNIK DENGAN BAKAT BAWAAN MURID...]
[ XIAO TIAN — BAKAT QI MURNI → TEKNIK CAHAYA BINTANG TINGKAT TINGGI ]
[ SU LING — BAKAT ELEMEN ANGIN → TEKNIK ANGIN HUTAN TINGKAT TINGGI ]
Lin Yue mengangkat kedua tangannya. Dua cahaya berbeda melayang, satu keemasan murni, satu lagi hijau perak yang berputar seperti angin segar.
Cahaya itu perlahan masuk ke dahi masing-masing murid, mengalirkan seluruh pengetahuan teknik itu ke dalam jiwa mereka.
"Xiao Tian, Qi-mu murni dan teguh sejak lahir. Maka Teknik Cahaya Bintang adalah milikmu. Dia akan menyala semakin terang seiring kekuatanmu tumbuh, tak bisa dipadamkan oleh siapa pun.!"
Mata Xiao Tian bersinar keemasan, merasakan energi baru mengalir "Terima kasih, Guru! Aku akan menjaga dan menyempurnakannya dengan segenap jiwaku!"
"Su Ling, kau lahir menyatu dengan angin, kau tak perlu memanggilnya, dia sudah bersamamu. Maka Teknik Angin Hutan adalah milikmu. Angin akan menjadi matamu, telingamu, dan pedangmu. Tak ada yang bisa mengejarmu, dan tak ada yang bisa bersembunyi darimu.!"
Angin di sekelilingnya berputar lembut seakan menyambutnya "Angin... Dia mengenalku. Terima kasih, Guru! Aku tak akan menyia-nyiakan pemberian ini!"
"Ingat! Teknik ini bukan pemberianku semata. dia dipilih oleh langit karena memang itu jalan yang paling cocok untuk kalian. Gunakan untuk melindungi, bukan menindas.!"
[ PRINSIP SEKTE TERBENTUK: TEKNIK SESUAI BAKAT — POTENSI MAKSIMAL TERCAPAI! ]
[ MISI BARU: MEMBINA MURID DAN MEMPERKUAT SEKTE. SETIAP KALI MURID BERKEMBANG, TUAN RUMAH MENDAPAT BONUS 10 KALI LIPAT! ]
***
Hari demi hari berlalu. Xiao Tian berkembang pesat dengan Cahaya Bintang. Mencapai Tahap Pondasi — Tingkat 5.
Su Ling dengan Angin Hutan juga tak kalah, mencapai Tingkat 4. Setiap kali mereka maju, Lin Yue merasakan gelombang energi baru.
Dengan bonus pengganda, dia pun menembus batas lama. Naik ke Tahap Pembentukan Qi, Tingkat 1.
Cahaya lembut menyelimuti tubuhnya Lin Yue. "Sesuai dengan bakatnya, maka teknik itu tumbuh dengan sendirinya. Inilah jalan terbaik untuk sekte kita."
Lin Yue berdiri "Masih jauh perjalanan ini. Tapi kita melangkah di jalan yang benar.!"
Prinsip Sekte: Teknik tidak dipilih secara acak. Setiap teknik dari Sistem akan diberikan hanya kepada murid yang bakat bawaannya paling cocok, sehingga potensi mereka berkembang maksimal tanpa hambatan.
[ TUAN RUMAH TELAH MENCAPAI TAHAP PEMBENTUKAN QI ]
[ HADIAH DITERIMA: AULA WARISAN TEKNIK — TINGKAT DEWA !]
Di tengah sekte, tanah bergetar pelan. Sebuah bangunan megah perlahan muncul, lebih agung dari bangunan lain. Pintu ganda terbuka sendiri, memancarkan cahaya lembut yang mengundang.
Xiao Tian dan Su Ling tertegun "Bangunan apa ini... begitu agung!"
"Ini Aula Warisan Teknik. Hadiah karena kita telah tumbuh. Masuklah, kalian berdua.!"
Ketiganya masuk. Di dalamnya, udara terasa lebih pekat dan murni. Dan di langit-langit aula, ratusan papan cahaya berterbangan pelan, masing-masing berisi teknik kuno yang berbeda. Seakan hidup, seakan bernapas.
Mata Suling terbelalak "Teknik-teknik itu. mereka bergerak sendiri!"
"Dengarkan baik-baik. Ada dua hal di sini:
Pertama, teknik yang berterbangan di udara, mereka akan memilih tuannya sendiri. Duduklah, tenangkan pikiran, teknik yang cocok dengan jiwamu akan datang menghampirimu.!"
"Kedua, teknik warisan tingkat tinggi, seperti Cahaya Bintang dan Angin Hutan, hanya akan kuberikan kepada mereka yang memiliki bakat bawaan yang sesuai. Itu bukan teknik sembarangan, melainkan milik yang memang lahir untuk menerimanya.!"
"Baik Guru! Murid mengerti!"
"Hmm.. Duduklah!"
Xiao Tian duduk bersila, hati-hati sekali "Jadi... teknik itu yang datang kepada kita, bukan sebaliknya?"
"Benar. Aula ini tidak memaksa. Dia melihat potensi asli kalian. Duduklah dengan tenang, dan biarkan teknik itu memilih."
Xiao Tian dan Su Ling duduk bersila di lantai batu yang bercahaya. Perlahan, satu per satu papan cahaya bergerak dan mendekat, lalu menjauh.
Hingga akhirnya, beberapa teknik berhenti tepat di depan mereka, bersinar terang seakan berkata: "Inilah tuanku."
[ TEKNIK TELAH MEMILIH TUANNYA! ]
[ XIAO TIAN MENDAPATKAN: TEKNIK PEDANG BINTANG — SESUAI DENGAN QI MURNI-NYA !]
[ SU LING MENDAPATKAN: TEKNIK LANGKAH ANGIN — SESUAI DENGAN ELEMEN ALAM-NYA! ]
Lin Yue tersenyum puas "Sudah kuberitahu. Teknik yang tepat akan selalu menemukan pemiliknya. Dan di sini, di Aula Suci ini, Sekte Surgawi Langit akan terus tumbuh — dengan teknik yang memilih muridnya sendiri, dan teknik warisan yang hanya diberikan kepada mereka yang memang lahir untuk menerimanya.!"
Xiao Tian dan Su Ling berlutut hormat "Terima kasih, Guru! Terima kasih atas berkah sekte ini!"
"Bangun. Ini baru permulaan. Aula ini akan terus menyimpan teknik baru. Dan setiap kali ada murid yang layak... teknik itu akan menemukan jalannya.!"
.
.
.
.
cerita nya seru banget.... singgah juga di karya baru aku ya🤭🔥🔥