NovelToon NovelToon
Trio Detektif : Kasus Dingin

Trio Detektif : Kasus Dingin

Status: sedang berlangsung
Genre:Misteri / Anak Genius / Komedi
Popularitas:89.8k
Nilai: 5
Nama Author: Hana Reeves

Tim gabut generasi delapan dan tim gabut generasi sembilan


Sambungan GD 2, GD 3 dan The Buwono Family.
Tiga sepupu yang satu sekolah dan satu kelas di SMP PRC, dikenal memiliki jiwa kepo tinggi. Seperti hal para ayah mereka, Sheva Sasono, Kenzie Buwono dan Zane Sihasale, sering tidak sengaja terlibat ( melibatkan diri ) dalam kasus kriminal. Bersama tim ayah mereka, ketiganya saling bahu membahu memecahkan misteri.

Generasi ke delapan klan Pratomo
Generasi ke sembilan klan Pratomo

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Hana Reeves, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Selidik Sana Sini

AKBP Rosita, AKP Ghafar dan Iptu Casey mendatangi rumah Akbar Maulana. Ketiganya disambut oleh ibu Akbar bernama Siti. Ayah Akbar ternyata sedang bekerja di Jepang jadi di rumah hanya mereka berdua.

Siti tampak syok saat mendengar kabar putranya sudah tiada dari ketiga polisi itu. Untuk pemeriksaan lebih lanjut, AKBP Rosita meminta agar Siti memberikan darahnya untuk test DNA meskipun sudah ada di KTP.

"Akbar sudah berapa lama tidak pulang, Bu Siti?" tanya AKBP Rosita lembut.

"Sudah sebulan tidak pulang Bu Rosita. Saya pikir biasa karena Akbar memang sering keliling dari museum ke museum di seluruh Jawa Barat. Areanya memang di sana," jawab Siti.

"Apakah Akbar pekerjaannya sebagai kurator? Apa dia pernah bercerita tentang pekerjaannya? Kesulitan atau apapun?" tanya Iptu Casey.

"Tidak sering cerita, Bu. Karena bagi Akbar, saya dianggap tidak paham. Saya memang tidak terlalu tahu soal barang-barang antik." Siti mengusap air matanya. "Ya Allah, apa yang harus saya katakan pada ayahnya. Dia bekerja di Jepang sebagai supir bus. Kami sedang menabung untuk bisa pindah ke Tokyo dan tinggal di sana."

AKBP Rosita, AKP Ghafar dan Iptu Casey saling berpandangan. Kami juga tidak tahu harus bilang apa.

***

PRC Junior High School Jakarta

"Papa tidak kasih kita ikutan ke tempat si korban bekerja," gerutu Sheva. "Kata Brem-Brem, namanya Akbar Maulana. Dia kurator museum, dan seorang PNS."

Zane lalu membuka ponselnya. "Aku cari di LinkedIn nya."

"Aku cari data kesehatannya," timpal Kenzie.

Sheva melongo. "Serius kalian main hack? Kenz, hack data kesehatannya itu nggak boleh lho! Melanggar privasi!"

"Nggak hack, tapi ngintip! Aku kebetulan tahu password nya waktu menemani Papa pulang. Nggak sengaja lihat Tante Lia ngetik, ya aku hapalkan lah. Tahu kan kalau PNS pasti punya BPJS dan aku bisa mendapatkan nomornya." Kenzie membuka aplikasi yang diberikan oleh Oomnya, Alden Smith.

"Kamu itu memanfaatkan Oom Alden!" gerutu Sheva.

"Lho, punya Oom jenius, wajib disyukuri. Apalagi soal penyidikan. Kan tahu sendiri kalau kita tidak bisa ikut tim gabut?" cengir Kenzie. "Aku kalau soal kesehatan, insyaallah paham lah!"

"Gimana kamu nggak paham? Sejak brojol sudah dijejali soal anatomi," kekeh Sheva. "Mbak Lilis yang bilang."

"Ya kan Papa lebih paham itu daripada soal gradasi warna," senyum Kenzie. "Baby yang bilang."

"Oke, aku sudah masuk!" ucap Zane.

Tiba-tiba suara bel tanda istirahat selesai berbunyi membuat ketiga remaja itu saling berpandangan dengan sebal.

"Kenapa waktunya cepat sekali sih!" seru Sheva kesal.

Kenzie melihat ke arah Jayengrana yang sudah masuk sekolah. Dia pun menghampiri temannya yang kena tendang adiknya.

"Jay! Sudah mendingan?" tanya Kenzie.

"Alhamdulillah sudah," senyum Jay.

"Maafkan Elina ya. Dia tidak bermaksud membuat kamu terluka."

Jay tersenyum. "Tidak apa-apa. El juga sudah minta maaf sama aku kok."

Kenzie mengangguk. "Ah, baguslah. Sekali lagi, maafkan adikku ya."

***

SMP XXX

Mobil dinas kepolisian berhenti di halaman sebuah SMP tua yang mulai sepi karena jam pelajaran telah usai. Pagar besi berderit pelan saat dibuka oleh petugas keamanan sekolah.

Brigjen Victor turun lebih dulu, disusul AKBP Teguh yang membawa map berisi dokumen penyelidikan.

"Pastikan tidak ada yang masuk ke area belakang sebelum tim forensik datang," ujar Brigjen Victor kepada anggotanya.

"Siap, Jenderal."

Beberapa menit kemudian, kepala sekolah, Pak Hari, datang dengan wajah pucat. Dia berkali-kali meremas sapu tangan di tangannya.

"Ada yang bisa kami bantu, Pak?" tanyanya gugup.

Brigjen Victor memperlihatkan surat perintah penyelidikan.

"Kami mendapat informasi bahwa gudang lama di belakang sekolah pernah disewa oleh sekelompok orang. Kami ingin mengetahui siapa penyewanya."

Pak Hari menarik napas panjang.

"Benar, Pak. Sekitar beberapa bulan lalu ada rombongan yang datang. Mereka mengaku dari sebuah instansi seni milik pemerintah. Mereka bilang membutuhkan tempat untuk menyimpan properti pameran dan perlengkapan pertunjukan." Hari mencari data kerjasama sewa.

AKBP Teguh langsung mencatat. "Apakah Bapak melihat identitas mereka?"

"Mereka membawa surat, lengkap dengan kop instansi dan cap. Semua terlihat resmi. Karena gudang itu memang sudah lama tidak dipakai sekolah, kami mengizinkan mereka menyewa." Hari memberikan map yang disimpan di lemari arsip.

"Berapa lama mereka menggunakan gudang itu?" tanya Brigjen Victor.

"Hampir enam bulan. Mereka jarang datang siang hari. Biasanya malam atau menjelang subuh ada truk keluar masuk. Kami mengira mereka sedang memindahkan perlengkapan seni."

Brigjen Victor dan AKBP Teguh saling berpandangan.

"Setelah masa sewanya habis?" tanya AKBP Teguh.

"Mereka pergi begitu saja. Gudang dikosongkan. Kami tidak pernah curiga. Karena uang sewa sudah dibayarkan lunas untuk dua tahun," jawab Hari. "Ini ada datanya semua, Pak."

Brigjen Victor menerima map itu dan melihat perjanjian sewa menyewa. Nama Hari ada di sana sebagai 'yang mengetahui' tapi yang menandatangani adalah bendahara sekolah bernama Edi Hidayat.

"Siapa yang menandatangani perjanjian sewanya?" tanya Brigjen Victor. "Disini ada nama Anda dan bendahara. Tapi dari pihak penyewa, ada nama Sugiyono. Anda pernah berhubungan dengan pria ini?"

Pak Hadi menggeleng pelan. "Yang datang mengaku Sugiyono, menggunakan nama instansi itu. Belakangan kami tidak pernah bisa menghubungi nomor yang tercantum. Saya mulai berpikir mungkin identitas mereka dipalsukan."

AKBP Teguh menutup mapnya. "Kalau begitu, kami akan memeriksa gudang tersebut secara menyeluruh. Kami juga akan memverifikasi apakah instansi pemerintah yang disebutkan benar-benar pernah menyewa tempat ini atau hanya dicatut namanya."

Pak Hadi mengangguk dengan wajah semakin tegang.

Brigjen Victor melangkah menuju gudang tua yang catnya mengelupas. Gembo yang sudah diganti oleh AKBP Teguh setelah mereka kesana sebelumnya, segera dibuka oleh petugas. Saat pintu besi didorong perlahan, aroma lembap langsung menyeruak keluar.

Brigjen Victor mengamati ruangan itu dengan tajam.

"Jika kata Sanji musuhnya Zoro itu benar, Akbar dipindahkan kemari setelah dibunuh di tempat lain, kita harus tahu, dimana Akbar dibunuh sebenarnya dan apa motifnya!" ucap suami Jaksa Sandra itu.

***

Yuhuuuu up malam Yaaaaa

thank you for reading and support author

don't forget to like vote and gift

Tararengkyu

1
D_wiwied
ya ampun si jelaga tukang tabur benih ternyata plus npd akut, sdh terbukti valid pun masih mau ngelak, tp di tangan Hana kamu ga bakal bs lari lagi, lagian secara ga sadar kamu dah ngaku tadi dan sdh pasti kerekam tuh omongan kamu waktu asik mangku Hana gatau kan ternyata kamu kejebak 🤣🤣🤣
Meeta Baggio
Mau sebanyak apa pun bukti yg ada mash tetap ga mau mengakui perbuatan nya dan anak nya sendir. udah ambil aja ginjal nya
tan_wiedya
si jelaga kuper bet brarti yak, sama hana aja kagak tau. mampus lah kau pebinor sengklek 🤣
Hana Reeves: dia baru pulang dari Dundee dan tidak ketemu Hana karena posisinya kan Hana di Penang
total 1 replies
amilia amel
yeayyyy kena batunya kamu si jelaga sekarang
sukury
amilia amel
oalah.... Jay.... Jay....
ternyata sudah dicekoki pak Tommy sejak kecil to kalo Elina calon jodohmu
awesome moment
jiiiiaaaannnn pancen jelaga tulen. jejaknya dimana2. 8 lho. sregep puuuuuuooooooollllll
beybi T.Halim
mampos😁😁😁 aku boleh ngakak brutal gak ,sayonara dah jelaga barangnya kok diobral murah.,untung gak diambil ginjal luu sama hanabi
sri supadmi
ambil ginjalnya gak nih 🔥🤭
Murti Puji Lestari
langsung klenger ngak kamu dengar ini, akhirnya jelaga triple kill
Bla_bla_bla
bwhahaha rasain kau jelaga makanya sok sombong sih🤣
kan kena karma juga akhirnya🤣
Elsa Fanie
eee s jelaga bener an kurang jauh main ny 🤦🤦🤦,apa kata ny MW ngasih jabatan dan posisi dokter ckckck, punya om yg wakil IDI j sombong ny g ketulungan 🤦🤦🤦🤦 udah g2 NPD parah LG, untung Bu Nana udah pensiun,,,,kasih paham lah siapa Hanabi terlepas dari jabatannya,KLO Hanabi keturunan Pratomo dan Reeves,,,😤😤😤😤👊👊👊geram kali AQ,KLO g s kebiri j Hanabi
Ibu² kang Halu🤩
omaaaaaaa, jgn dulu jantungan ya pebinor, jgn dulu pokoknya, kalau kamu jantungan alamat mbak Hanabi langsung angkut jantungmu dan segala isinya sebadan-badabmu😂😂😂 ehh, aku kesenangan ini😂😂
Tosari Agung
hadeh malah hanabi yang mengeksekusi si pembinor kenapa gak hukuman kasih ke dokter lucky atau ketua IDI tapi jangan hilang gelar tapi hilangin nyawanya aja si pembinor itu thor mana menghasilkan anak pula
Hana Reeves: kan dok Lucky lagi ke kantor IDI. ini waktunya bersamaan 🙏
total 1 replies
Ichy Fitri
hanabi nahan diri ga ambil ginjalnya Gara2 dia sekretaris majelis kehormatan etik ya 🤭
Murti Puji Lestari: padahal sudah gatel pengen cutik ginjalnya itu 😅
total 1 replies
Ani
salah cari lawan kamu jelaga 🤣🤣🤣🤣🤣🤣 tamatlah riwayatmu
Murti Puji Lestari
keplak saja dash, bapak satu itu emang kok 🤣🤣🤣
Meeta Baggio
Bener2 bapak si Jayy yaa....mendiktrin anak nya jodoh sama Elina, entah itu emang cinta, obsesi or apalahh...lieurr jd na....inti nya skrng mah fokus aja sama sekolah yg bener aja titik ga pake koma. wow....Hana yg turun tangan ini apa lg wajah anak nya si Adi mirip pake banget,udah ambil aja semua organ nyaa deh Hana
Ita Xiaomi
Ini sih gawat. Hasil test DNA blm keluar, ginjal malah udah siap.
Ita Xiaomi
Semangat ya Jay🤣
Ita Xiaomi
🤣🤣🤣. Emang gigih Pak Tommy.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!