NovelToon NovelToon
KETIKA PENGUASA SURGAWI MENJADI HUNTER RANK E

KETIKA PENGUASA SURGAWI MENJADI HUNTER RANK E

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi / Sistem / Kultivasi Modern
Popularitas:6.5k
Nilai: 5
Nama Author: EGGY ARIYA WINANDA

Wu Xuan telah mencapai puncak alam surgawi dan hanya selangkah lagi naik ke alam dewa. Namun saat ia mencoba kembali ke Bumi demi menebus hutang karma kepada kedua orang tuanya, tubuh fananya justru terhempas ke tengah badai kehampaan dimensi.

Dan ketika ia membuka matanya kembali…

Bumi yang ia kenal telah berubah menjadi dunia dungeon dan para hunter.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon EGGY ARIYA WINANDA, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Wadah Tanpa Jiwa

Shanghai, Markas Besar Wu Imperial Guild.

Jauh di bawah tanah pilar utama gedung pencakar langit itu, tersembunyi sebuah benteng yang tidak pernah tercatat di dalam peta mana pun.

Fasilitas Medis Wu Imperial Guild.

Tempat ini dibangun bukan untuk mengobati penyakit manusia biasa, melainkan untuk mengobati para anggota guild yang sekarat. Dindingnya dilapisi paduan titanium dan formasi sihir penahan mana tingkat tinggi, ditenagai oleh mesin-mesin penyokong kehidupan yang energinya menyamai reaktor nuklir.

Di tengah ruangan steril yang didominasi warna putih metalik dan perak itu, tubuh Wu Xuan dibaringkan perlahan di atas ranjang kristal.

Suhu tubuhnya sedingin es. Wajahnya sangat pucat, dan dadanya nyaris tidak terlihat naik turun. Tidak ada gerakan, tidak ada respons. Ia murni layaknya sebuah cangkang yang ditinggalkan.

Wu Yuena berdiri di sisi ranjang dengan wajah putus asa yang jarang ia perlihatkan pada dunia. Sebagai Healer pemegang bakat Class S, ia telah menatap jutaan jenis luka mematikan dan menarik banyak nyawa dari ambang kematian. Namun, saat ia mencoba menyalurkan energi Laut Suci miliknya ke tubuh putranya sejak di dalam helikopter tadi, ia menemui sebuah jalan buntu yang menakutkan.

Tubuh Wu Xuan tidak merespons sihir penyembuhan. Energi mana murni milik Yuena hanya dihisap seperti air hujan yang jatuh ke dalam padang pasir tak berujung, lenyap tanpa jejak, tanpa memberikan reaksi perbaikan apa pun pada organ vital pemuda itu.

"Panggil dia. Sekarang," suara Wu Jiang terdengar rendah dan berat, sebuah perintah yang membekukan udara di sekitarnya.

Hanya dalam waktu kurang dari dua menit, pintu otomatis ruangan itu berdesis terbuka. Seorang pria tua dengan rambut beruban tipis melangkah masuk dengan napas terengah-engah. Ia tidak mengenakan jas lab medis biasa, melainkan jubah khusus yang ditenun dari sutra monster tingkat tinggi. Dia adalah dokter kepala Wu Imperial Guild, ahli medis terbaik yang pernah dilahirkan umat manusia di era ini.

Sang dokter segera melangkah mendekati ranjang kristal. Ia mengeluarkan puluhan jarum diagnosis yang terbuat dari kristal mana, menancapkannya ke beberapa titik meridian di tubuh Wu Xuan dengan sangat presisi, sementara matanya menatap tajam pada layar holografik yang melayang dari pergelangan tangannya.

Ruangan itu tenggelam dalam keheningan yang menyiksa. Hanya ada suara dengungan mesin pendeteksi dan detak jantung Wu Jiang yang berat.

Keringat dingin mulai membanjiri dahi sang dokter tua. Tangan keriputnya bergetar hebat saat ia perlahan menarik kembali jarum-jarum kristal itu. Wajahnya berubah sepucat kain kafan.

Melihat reaksi tersebut, aura Wu Jiang sedikit bocor. Suhu ruangan anjlok secara instan, membuat lantai logam di bawah kaki mereka mulai dilapisi embun beku.

"Dokter," geram Wu Jiang, suaranya seperti dua lempeng gletser yang bergesekan, membawa tekanan yang mampu meremukkan mental pria tua itu. "Apa kau bisa menyembuhkan putra kami? Jika kau bis—"

"Tuan Jiang!"

Untuk pertama kalinya dalam sejarah fasilitas ini, sang dokter memotong ucapan mematikan seorang Hunter Tingkat Nasional. Integritas dan ketakutan profesionalnya mengalahkan rasa takutnya pada sang penguasa. Pria tua itu menelan ludah, menatap langsung ke mata Wu Jiang yang sedingin es.

"Tuan... ini bukan perkara medis yang bisa saya kerjakan dengan obat, operasi, atau mesin," ucap sang dokter dengan suara bergetar namun tegas. "Kondisi Tuan Muda sangat aneh. Secara fisik, sel-sel di seluruh tubuhnya terasa seperti orang yang sedang mati kelaparan. Tapi... masalah utamanya bukanlah pada daging atau organ vitalnya."

Wu Yuena mencengkeram tepi ranjang kristal. "Apa maksudmu, Dokter? Jelaskan dengan bahasa yang kami mengerti!"

Sang dokter menundukkan kepalanya sejenak, mengumpulkan seluruh sisa keberaniannya. "Tuan, Nyonya... selain sebagai dokter utama, Anda tahu bahwa saya juga seorang Hunter bertipe jiwa. Meskipun bakat saya hanya berada di Class D dan tidak berguna di medan tempur, mata saya bisa melihat esensi dasar kehidupan seseorang."

Dokter itu perlahan mengangkat wajahnya, menunjuk ke arah tubuh pemuda tampan yang terbaring kaku di hadapan mereka. Matanya memancarkan ketakutan yang purba.

"Saat saya melihat ke dalam tubuh anak Anda... dan saya tidak melihat dia memiliki jiwa."

Deg.

Kata-kata itu jatuh bagaikan palu godam yang menghancurkan seluruh kewarasan di ruangan itu. Wu Yuena menutup mulutnya dengan kedua tangan, sementara pupil mata Wu Jiang menyusut tajam hingga menjadi setitik titik hitam.

"Apa yang kau katakan?" desis Wu Jiang, niat membunuhnya yang pekat hampir meledak keluar meratakan fasilitas itu.

"T-Tolong dengarkan saya, Tuan!” sang dokter berteriak panik sambil mundur satu langkah. Keringat dingin membasahi wajahnya.

"Dia… dia tidak mati secara biologis!" Suara dokter itu bergetar hebat. Tangannya menunjuk ke tubuh pemuda tampan di hadapan mereka.

"Tubuh ini masih hidup. Jantungnya masih berdetak. Organ-organnya masih berfungsi… tapi tidak ada 'siapa pun' di dalamnya!"

Ia menelan ludah dengan susah payah sebelum melanjutkan dengan nada penuh ketakutan.

"Ini bukan tubuh biasa… ini adalah wadah! Seolah-olah..." sang dokter kembali menelan ludah takut jika diagnosisnya membuatnya dibekukan.

"Seolah-olah sejak awal tubuh ini hanyalah boneka yang dikendalikan oleh sebuah kesadaran raksasa dari tempat lain!"

Ruangan mendadak terasa jauh lebih dingin. Sang dokter menggigil ketika mengucapkan analisis terakhirnya.

"Dan saat koneksi kesadaran itu terputus... tubuh ini langsung runtuh seperti boneka tanpa jiwa. Sama seperti drone yang jatuh dari langit setelah kehilangan koneksi dengan pusat kendalinya!"

Sang dokter tidak pernah menyadari bahwa tebakannya adalah kebenaran.

Ini adalah tubuh yang dirakit oleh Teknik Realitas milik seorang Dao Agung. Sebuah wadah tak berjiwa yang hanya bisa bergerak jika dikendalikan oleh jaringan kesadaran tertinggi Wu Xuan.

Sepasang hunter penguasa dunia itu membeku di tempat mereka. Seluruh harta, kekuasaan, dan segalanya yang mereka miliki tiba-tiba terasa seperti debu yang tidak ada artinya. Hati seorang ayah dan ibu hancur, terkoyak oleh keputusasaan mendengar bahwa putra yang akhirnya mereka temukan hanyalah sebuah wadah kosong.

Udara di ruangan itu terasa sangat berat, dicekik oleh keputusasaan.

"Namun...!" sang dokter kembali memecah keheningan itu dengan cepat, napasnya memburu menahan teror dari aura Wu Jiang. "Kesadaran itu tidak sepenuhnya musnah! Wadah ini seperti sedang meronta, berteriak dalam diam meminta dihidupkan kembali. Untuk memanggil dan membangunkan koneksi kesadaran tubuh ini, sel-sel tubuhnya harus diberi makan! Mereka kelaparan akan energi yang teramat masif!"

Mata Wu Jiang seketika menyala kembali, dikobarkan oleh api harapan yang buas.

"Saran saya," lanjut sang dokter cepat, menunjuk ke dada Wu Xuan, "Tuan dan Nyonya harus meletakkan batu spiritual tingkat tertinggi langsung ke inti jantungnya, atau memandikan anak Anda ke dalam cairan spiritual terpadat yang kita miliki. Jika energi itu dilahap... berarti sel-sel di wadah ini merespons, dan kita hanya perlu menunggu waktu hingga kesadaran aslinya tertarik kembali ke dunia ini."

Bagi sepasang suami istri itu, harga apa pun tidak akan pernah cukup mahal. Seluruh kekayaan di daratan Tiongkok tidak akan sebanding dengan satu embusan napas putra mereka.

"Xu Xin!" raung Wu Jiang, suaranya menggema brutal memecah dinding kedap suara.

Pintu terbuka dengan kasar. Asisten cantik berkacamata itu sudah berdiri siaga di lorong luar. "Saya di sini, Guild Master!"

"Bawakan Batu Spiritual dari jantung bos Gate Rank S yang baru saja aku selesaikan di pegunungan utara tiga hari lalu. Sekarang!" titah Wu Jiang tanpa belas kasihan.

Xu Xin tidak membuang waktu satu detik pun untuk menjawab. Ia langsung berlari dengan sangat cepat. Hanya dalam waktu kurang dari dua menit, ia kembali melesat masuk ke dalam ruangan. Di tangannya, terdapat sebuah kotak penahan radiasi yang terbuat dari logam obsidian hitam pekat.

Xu Xin membuka kotak itu.

Seketika, seluruh ruangan steril itu diterangi oleh pendar cahaya emas kristal yang membutakan mata. Di dalam kotak itu tergeletak sebuah batu spiritual murni. Ukurannya hanya sebesar kepalan tangan, namun fluktuasi energi bencananya begitu biadab hingga membuat sang dokter tercekik dan jatuh berlutut di lantai. Itu adalah inti dari monster penguasa tingkat negara. Energi di dalamnya cukup untuk meratakan setengah kota metropolitan menjadi lautan api jika diledakkan.

Wu Jiang mengambil kristal emas itu dengan tangan kosong. Tangannya yang kebal terhadap segala suhu dan radiasi pun sedikit bergetar merasakan betapa liar dan brutalnya energi di dalam batu tersebut.

Tanpa keraguan sama sekali, Wu Jiang melangkah maju dan meletakkan batu spiritual emas itu tepat di atas dada Wu Xuan yang pucat dan diam.

Dan di detik itu pula, sebuah fenomena mengerikan terjadi.

Ini bukanlah prosedur medis penyembuhan. Ini adalah sebuah peperangan energi pasif.

Batu emas itu tidak sekadar bersinar. Begitu menyentuh kulit Wu Xuan yang sedang koma, kristal yang diklaim sebagai material dengan kepadatan energi tertinggi di dunia itu... mendidih.

SYUUUT!

Suara desisan tajam memekakkan telinga terdengar di seluruh ruangan. Kristal emas itu menguap! Tidak, ia tidak menguap menjadi udara. Ia dilahap.

Sebuah pusaran energi tak kasat mata terbentuk secara tiba-tiba di atas dada Wu Xuan. Asap emas yang merupakan wujud paling murni dari energi Rank S ditarik secara brutal, disedot paksa menembus pori-pori kulit sang pemuda.

Meskipun Wu Xuan sepenuhnya tidak sadar, insting primordial dari wadahnya bertindak secara mandiri bagaikan lubang hitam yang kelaparan. Pembuluh darah di bawah kulitnya seketika menyala dengan warna keemasan, berdenyut keras merespons asupan energi masif tersebut.

Gelombang kejut dari penyerapan paksa itu membuat seluruh peralatan medis di ruangan konslet. Layar holografik meledak kecil, dan lampu-lampu utama berkedip liar sebelum mati sebagian.

Wu Yuena, yang berdiri paling dekat dengan ranjang, melebarkan matanya. Insting Healer Class S-nya mengambil alih. Ia segera memfokuskan pandangan Laut Suci miliknya, menembus lapisan kulit pucat putranya, melihat langsung ke dalam mikrokosmos biologis di dalam sana untuk memantau efek batu tersebut.

Namun, apa yang ia lihat membuat darah di nadinya terasa berhenti mengalir.

Itu bukanlah proses regenerasi biasa, di mana sel-sel tubuh perlahan menyerap nutrisi untuk memperbaiki diri.

Di mata spiritual Yuena, pemandangan di dalam tubuh Wu Xuan jauh lebih mengerikan.

Triliunan sel yang sebelumnya tampak mati dan kelaparan kini hidup sepenuhnya—bukan sebagai bagian tubuh biasa, melainkan sebagai entitas-entitas predator yang memiliki naluri sendiri.

Saat energi kristal itu memasuki tubuhnya, tidak ada satu pun sel yang bersikap pasif seperti organ biologis normal. Seluruh sel di tubuh Wu Xuan langsung bergerak serempak dengan koordinasi yang menakutkan, seolah sebuah pasukan kuno yang telah lama menunggu mangsanya datang.

Mereka menyerbu energi itu dari segala arah. Mengurungnya. Memotong jalur pelariannya. Lalu mencabik-cabiknya tanpa belas kasihan.

Energi emas yang seharusnya cukup ganas untuk menghancurkan sebuah kota, di dalam tubuh Wu Xuan justru berubah menjadi mangsa. Setiap tetes energi dilahap secara brutal, dicerna dengan efisiensi mengerikan layaknya kawanan monster predator paling buas di alam semesta.

Yuena melangkah mundur, kakinya bergetar pelan. Ia menutupi mulutnya dengan kedua tangan, tatapannya dipenuhi oleh rasa takjub, ngeri, dan kekaguman pada anatomi putranya sendiri.

"Sayang..." bisik Yuena, suaranya bergetar hebat saat ia menatap suaminya yang terdiam tegang, lalu kembali menatap tubuh pemuda tampan yang masih tertidur tenang, seolah peperangan biologis tidak sedang terjadi di dalam selnya.

"Ada apa, Yuena? Apa yang kau lihat?" tanya Wu Jiang dengan cemas, tidak melihat apa yang dilihat oleh istrinya.

Yuena menelan ludah, matanya terkunci pada dada putranya yang kini telah bersih. Seluruh batu spiritual raksasa itu telah tertelan habis tanpa sisa masuk ke dalam pori-porinya.

"Di dalam sana... sel-selnya tidak hanya hidup secara normal. Mereka bergerak serempak seperti sebuah legiun yang sedang berperang memperebutkan wilayah," bisik Yuena, kata-katanya membawa bobot ketakutan yang elegan. "Tubuhnya terasa seperti dibangun dari triliunan entitas yang berbagi satu kesadaran yang sama. Dan mungkin… putra kita akan terbangun (Awakening) sebagai hunter dengan bakat yang sangat langka."

Bersambung...

1
Novi Prihartono
lanjuuuuuuuuut
EGGY ARIYA WINANDA: 🫡🫡🫡🫡🫡
total 1 replies
Novi Prihartono
up lagiiiiiiiiiiiiiii
EGGY ARIYA WINANDA: 🫡👍👍👍👍
total 1 replies
EGGY ARIYA WINANDA
Bantu like dan komentar untuk mendukung cerita ini agar terus berlanjut 🫡🫡
Fajar Fathur rizky
thor ini wuxuan jika nunjukin ranah kultivasi apakah dunia bakal hancur thor
Fajar Fathur rizky
di tunggu updatenya thor novel satunya bab 393 dan bab 394 thor
Zzzz
jejak dulu 👣👣
Zzzz
semoga dapat retensi ya/Determined//Determined/semangattt 🔥🔥🔥
Zzzz
/Slight/
Zzzz
/Hunger/
Zzzz
/Proud/
Zzzz
semangat 🔛🔥
Zzzz
/CoolGuy/
Zzzz
🤧bisa dong
Fajar Fathur rizky
cepat naikin level wuxuan
ABSOLUTE [2]
aaaaaaaaahhhhhhhh, lagi seru-seru nya baca malah abis
EGGY ARIYA WINANDA: Teknik marketing 🤭🤭
total 1 replies
Zzzz
👣
Zzzz
/Grimace/
Zzzz
/Slight//Proud/
Zzzz
/Frown/
Zzzz
/Determined/
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!