"jangan om, aku masih perawan, "!! kata seorang gadis yang sudah berada di bawah kungkungan seorang laki laki tampan ,namun terlihat bagitu arogan.
"siapa yang menyuruhmu kesini ,"! sahut laki laki tersebut dengan suara yang terdengar paro, sambil menahan sesuatu yang sudah ingin meledak saat itu juga.
"om, jangan macam-macam atau aku tendang itu ular arab mu ya"!! ancam gadis tersebut yang masih mencoba mempertahan kan dirinya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon giyonk17, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
episode 7
Jangan ikut campur ya,jangan bilang kamu calon mahasiswi baru di kampus ini"! Kata gadis tersebut yang tak lain adalah sarah, mahasiswi yang terkenal suka membuli mahasiswi baru.
"Ckck,,masih ada ternyata di kampus ternama seperti ini adegan asusila dan pengeroyokan'! Ucap Clara sambil bersendekap dada.
"Berani kau"! Pekik Sarah sambil mendekat dan mengangkat tanganya ke udara.
"Singkirkan tangan mu jika tidak ingin patah detik ini juga"! Sahut Clara saat melihat tangan Sarah akan memukulnya.
"Cepat pegang dia ,kenapa kalian diam saja "! Sarah menyuruh kedua temanya untuk memegangi Clara.
Krak"!!
"Aaaa,,aaaau"!! Pekik ke dua teman Sarah yang sudah menangis kesakitan akibat plintiran dari Clara.
"Berani kau ya"!!
Bugh'"!!
Bruk '!!
Aaaaa"!!
Kata Sarah sambil meringis kesakitan saat lututnya ditendang oleh Clara dan jatuh begitu saja diatas lantai.
"Kau gadis sialan ,awas kau ,urusan kita belum selesai"! Teriak Sarah sambil menatap tajam ke arah Clara,dengan jalan yang tertati di bantu oleh kedua temanya Sarah pun meninggal tempat tersebut dengan kaki yang mungkin terkilir saat ini.
"Terimakasih, terimakasih,sudah menolongku"! Kata gadis tersebut sambil sesekali mengangguk kan kepala kearah Clara.
"Yaaa"!! Sahut Clara sambil tersenyum ke arah gadis di hadapannya.
"Kenalkan ,aku Manda"!
"Clara"! Jawab Clara sambil menerima uluran tangan dari manda.gafis dengan kaca mata tebal di wajahnya .
"Sungguh gadis yang menarik"! Gumam abiyan yang sedari tadi diam diam mengikuti Clara hingga abiyan melihat betapa beraninya Clara menolong gadis yang sudah di bully oleh Sarah.
"Aku pergi dulu ya,aku masih ada urusan"! Kata Clara sambil beranjak pergi meninggalkan Manda yang masih terdiam ditempat.
20 menit berlalu,Clara saat ini sudah berada di sebuah cafe x tempat Tania bekerja.
Tania yang kebetulan melihat Clara sedang berdiri di depan caffe tersebut. Langsung saja keluar dan menghampirinya nya.
"Clara"!! Panggil Tania saat sudah berada di hadapan teman cantiknya itu.
"Bagaimana"!
"Ayo ikut aku mumpung boss ku ada di sini, dia lumayan tampan cla ,siapa tahu kepincut denganmu"!
Bugh'"!!
"Aku mencari kerja bukan mencari suami"! Celetuk Clara sambil memukul lengan Tania begitu saja.
Hehee,siapa tahu, sambil menyelam minum air"!
"Yang ada kembung,kebanyakan minum air"! Sahut Clara..
Tania hanya bisa menggaruk kepalanya yang tidak gatal,ya Tania selalu kalah jika sudah berbicara dengan taman cantiknya ini.
Di sebuah perusahaan Arganta company.
"Boss sepertinya di kampus tersebut ada mahasiswa yang menyukai nona Clara"! Kata Jo dengan hati hati setelah mendapatkan foto dan informasi dari mata mata yang ditugaskan Jo mengikuti Clara.
"Brank"!!
"Jangan biarkan itu terjadi Jo,aku beri waktu kamu satu Minggu ,jika tidak bisa mendapatkannya untukku,maka angkat kaki saja dari perusahaan ini'!
Duaarr "!!
''menyala mulut boss ku"!!
Seperti tersambar perintah yang begitu berat ,apalagi Jo yang tak pernah dekat dengan wanita dan kini di beri tugas menaklukan wanita yang bahkan belum Jo kenal.
****
Pagi pun tiba..
Tok. Tok. Tok.
Ceklek "!!
Pintu kamar kos di buka oleh Clara,terlihat Tania sudah berdiri di depannya.
"Apa kamu sudah siap"! Tanya Tania dengan wajah yang nampak bahagia pagi itu.
Yaa"! Jawab Clara sambil keluar dan mengunci kamar kosnya tersebut.
Ya hari ini Clara pertama kali masuk kerja ,karena kuliah nya yang baru akan masuk bulan depan jadi untuk 1 bulan ini Clara bisa bekerja full Time.
Kedua gadis tersebut berjalan beriringan menuju caffe x disertai obrolan obrolan ringan..
2 jam berlalu setelah caffe di buka ,caffe mulai ramai pengunjung,apalagi saat menjelang makan siang ,tidak sedikit para orang berjas yang mengunjungi caffe tersebut untuk meeting sekaligus makan siang.
Siang itu disebuah perusahaan Arganta company,
"Boss ,nona Clara sekarang bekerja di cafee x"! Kata Jo memberikan info kepada Devan.
"Pesankan makanan dari caffe tersebut ,dan minta gadis itu untuk mengantarnya langsung kemari"!. Kata Devan tanpa ekspresi.
"Haaa"!!
Devan hanya menatap tajam ke arah Jo yang tercengang.
"Siap boss '! Kata Jo akhirnya sambil meraih ponsel di dalam saku jas nya dan segera menuruti perintah sang boss.
"Clara,apa kamu bisa naik motor"!
Tanya seorang pelayan caffe juga.
"Bisa Kak"!
"Kalau begitu antar makanan ini di perusahaan Arganta company,ini alamatnya'!.
"Aku,,,"! Tanya Clara sambil menunjuk dirinya sendiri.
"Yaa, ini sudah cepat diantar"!.
Dengan perasaan bingung Clara akhinya mengambil totelbag dan kunci motor yang ada di atas meja pemesanan tersebut.
"Bismillah,bisa"! Kata Clara memberikan semangat pada dirinya sendiri.
20 menit berlalu setelah mengikuti arahan dari google map,akhirnya Clara sampai di depan sebuah perusahaan yang menjulang tinggi.
Di ujung atas perusahaan tersebut tertera tulisan Arganta Company. Sudah bisa di pastikan jika ini benar alamatnya.
"Ckck, semoga nanti aku bisa bekerja di perusahaan kayak gini dan menjadi orang sukses"!.
Doa Clara di dalam hati sambil menatap kagum pada gedung dihadapannya itu.
"Permisi pak ,saya mau antar makanan atas nama tuan Jonathan". Kata Clara kepada seorang security yang berjaga di pintu masuk.
"Tunggu sebentar mbak"! security tersebut langsung berjalan ke tempat resepsionis untuk memberikan informasi tentang gadis delivery tersebut.
"Mbak,langsung saja naik ke lantai 15 ,diruang CEO"!
"Apaa"!! Clara pun tercengang di tempat,
"Diruangan CEO"!
"Yaa,silahkan lif nya sebelah sana"! Kata security tersebut yang sudah mendapatkan perintah dari petugas resepsionis yang sebelumnya sudah di beritahu oleh Jo.
Tring"!.
Pintu lif pun terbuka tepat di lantai 15,sunyi sepi lantai tersebut,tidak seperti lantai di bawah sana ramai akan orang keluar masuk perusahaan.
Deg"!!
Jantung Clara kaget saat ada seorang laki laki tampan keluar dari Sebuah ruangan ,Clara terlihat meremas totelbag yang di pegangnya sedari tadi untuk mengurangi rasa gugup.
" Dia memang sangat cantik" gumam Jo yang baru saja keluar dari ruang CEO dan bertemu dengan Clara yang masih mematung di tempat.
"Nona ,disitu ruangan CEO," kata Jo membuyarkan lamunan Clara .
"Oooh,, baik tuan"! Jawab Clara sedikit gugup.
Jo hanya mengangguk dan tersenyum kecil , Lalu meninggalkan Clara dan masuk keruangan ya.
Tok. Tok. Tok.
"Masuk"!
Glek"!
Clara menelan ludahnya kasar saat mendengar suara tegas dari dalam ruangan di depannya sudah bisa di pastikan jika pemilik suara tersebut sangat menyeramkan.
Ceklek.
Pintu perlahan dibuka oleh Clara matanya menyapu ruangan tersebut,saat Clara mulai melangkahkan masuk terlihat seorang laki laki sedang menunduk menatap berkas di tanganya.
"Permisi tuan,saya mengantar makanan pesanan anda" kata Clara sambil menatap ke arah laki laki di hadapannya itu.
"Letakan di atas meja,berapa totalnya ".
Tanya devan sambil mengangkat kepalanya menatap gadis cantik yang sudah mencuri ciuman pertamanya,bukan bukan tepatnya Devan yang merenggut ciuman gadis tersebut.
"Totalnya 75,,"!
Deg"!!
Belum juga Clara selesai bicara matanya sudah membulat sempurna saat melihat siapa laki laki yang sudah berdiri di hadapannya.
"Kamu,"!