NovelToon NovelToon
REINKARNASI ALKEMIS SUCI

REINKARNASI ALKEMIS SUCI

Status: sedang berlangsung
Genre:Kultivasi Modern / Kelahiran kembali menjadi kuat / Reinkarnasi / Budidaya dan Peningkatan
Popularitas:6.3k
Nilai: 5
Nama Author: ARIYANTO

Xue Xiao adalah seorang alkemis hebat nomor satu di alam abadi, bahkan bakatnya di gadang-gadang akan mampu memecahkan batasan alam abadi dan membuka jalur kenaikan menuju alam Dewa yang telah tersegel selama jutaan tahun melalui Dao alkimia.

Namun pada suatu saat, Xue Xiao dikhianati oleh sahabat dan kekasihnya untuk merebut Artefak Dewa yang dimiliki Xue Xiao.

Selama ratusan tahun, Xue Xiao hanya berfokus pada Dao Alkimia. Meskipun kultivasinya tinggi, namun dibandingkan mereka yang menempuh jalur Dao beladiri tentu ia tidak bisa menjadi lawan.

Hingga akhirnya, Xue Xiao yang terpojok dan putus asa, memilih untuk meledakkan dirinya dan menyeret para penghianat itu untuk menemaninya di jalan kematian.

Tapi tak disangka, Artefak Dewa yang ia miliki justru menyelamatkan jiwanya disaat-saat terakhir dan membawanya ke dunia yang sama sekali baru, bahkan merekonstruksi tubuh fisiknya yang sudah hancur berkeping-keping.

bagaimana perjalanan Xue Xiao di dunia baru, ikuti terus cerita ini

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ARIYANTO, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 7

Beberapa minggu telah berlalu sejak Xue Xiao mulai membangun kebun dan memelihara binatang peliharaannya. Pada pagi yang cerah dengan kabut yang lebih tipis dari hari-hari biasanya, hingga bisa melihat puncak pepohonan tinggi di kejauhan yang sebelumnya selalu tersembunyi. Xue Xiao bangun jauh sebelum matahari benar-benar muncul. Dia keluar dari gubuk bambu yang sudah terasa seperti rumah bagi dirinya, ia merentangkan tubuhnya yang kuat hingga terdengar suara retakan yang khas dari otot dan tulangnya. Udara pagi yang segar membawa aroma khas hutan dan dedaunan basah, tanah lembap, dan sedikit aroma bunga yang mekar di malam hari.

Setelah menyantap sarapan yang cukup sederhana tapi mengenyangkan. Dua butir telur ayam hutan yang dibakar dengan sempurna dan seporsi umbi talas liar yang direbus di dalam ember tanah liat. Xue Xiao langsung memulai pekerjaannya hari ini, dia telah merencanakan dengan cermat bahwa hari ini akan dia gunakan untuk membuat alat-alat yang diperlukan untuk mempermudah pekerjaannya sehari-hari. Dia tahu bahwa dengan memiliki alat yang tepat dan berkualitas baik, dia tidak hanya akan bekerja lebih efisien, tapi juga bisa mengalihkan perhatiannya ke hal-hal yang lebih penting seperti meningkatkan kualitas hidupnya atau menjelajah area hutan yang lebih luas.

Dia mulai dengan mencari bahan untuk membuat alatnya. Dia berjalan sekitar setengah jam ke dalam hutan hingga menemukan beberapa batang kayu keras dari jenis pohon ek yang sudah tumbang karena tua dan sudah mulai mengering secara alami. Kayu ek ini terkenal karena kekuatannya yang luar biasa dan ketahanannya terhadap cuaca serta serangan serangga, sangat cocok untuk dibuat menjadi alat-alat kerja yang akan digunakan dalam waktu lama. Dengan kekuatan tubuhnya yang luar biasa, dia memotong kayu menjadi beberapa bagian dengan hanya menggunakan serpihan batu yang sudah diasah menjadi tajam dengan cermat beberapa hari yang lalu.

Untuk membuat cangkul, dia memilih bagian kayu yang paling lurus dan kuat dengan diameter sekitar lima sentimeter untuk menjadi gagangnya. Dia membentuk gagangnya dengan tangan hingga memiliki bentuk yang nyaman untuk digenggam, sedikit membesar di bagian tengah agar tidak terlepas dari tangan saat digunakan untuk menggali tanah yang keras. Kemudian dia mencari batu besar dengan tekstur yang kasar dan mudah untuk diasah, membentuknya menjadi bagian kerja cangkul dengan bentuk yang runcing dan tajam. Proses pengasahan batu ini memakan waktu hampir dua jam karena dia harus melakukannya dengan sangat hati-hati agar bagian kerja cangkul memiliki bentuk yang presisi dan tidak mudah pecah saat digunakan.

Untuk memasangkan batu ke gagang kayu, dia menggunakan akar pohon yang sudah dia siapkan sebelumnya – akar dari jenis pohon liana yang dikenal memiliki kekuatan tarik yang sangat kuat. Dia memotong akar menjadi beberapa bagian yang sesuai panjangnya, lalu memanaskannya di atas bara api yang kecil hingga menjadi lentur seperti tali nilon. Setelah itu, dia mengikat bagian batu ke gagang kayu dengan sangat erat, membungkusnya beberapa kali dan mengikat simpul yang kuat agar tidak mudah lepas. Setelah selesai, dia mengujinya dengan menggali tanah di sekitar kebun. Setelah mencoba nya beberapa kali, cangkulnya bekerja dengan sangat baik, mampu menggali tanah yang keras dengan mudah tanpa ada tanda-tanda kerusakan pada bagian batu atau ikatan akar.

Selain cangkul, dia juga membuat sekop kecil dari kayu yang dibentuk dengan pahat batu hingga memiliki bentuk yang sesuai – bagian kerja sekop dibuat lebih lebar agar efektif untuk membersihkan rerumputan atau menyebarkan tanah di kebun. Dia juga membuat beberapa jenis pisau kayu dengan ujung yang diasah tajam menggunakan batu kasar – ada yang kecil untuk memotong benih dan biji-bijian, yang sedang untuk memotong tumbuhan atau memisahkan umbi dari batangnya, dan yang lebih besar untuk membersihkan area sekitar kebun dari rerumputan tinggi atau cabang pohon yang tumbang.

Tidak hanya alat-alat kerja untuk kebun, Xue Xiao juga menghabiskan waktu hampir tiga jam untuk membuat beberapa keranjang dari anyaman bambu dengan berbagai ukuran. Dia memilih batang bambu yang lebih muda dan lebih fleksibel untuk dianyam, memotongnya menjadi serpihan dengan ketebalan yang sama menggunakan pisau kayu yang sudah dia buat. Dia membuat keranjang kecil dengan diameter sekitar dua puluh sentimeter untuk menyimpan benih dan biji-bijian, keranjang sedang dengan diameter sekitar empat puluh sentimeter untuk menyimpan hasil panen seperti sayuran atau buah-buahan, dan keranjang besar dengan tinggi hampir satu meter untuk menyimpan bahan alkemis atau makanan kering seperti biji-bijian atau daging yang diasinkan.

Proses pembuatan alat ini memakan waktu hampir seharian penuh – mulai dari pagi hingga menjelang tengah hari, tapi Xue Xiao tidak merasa lelah sedikit pun. Sebaliknya, dia menikmati setiap proses pembuatan alat tersebut karena setiap alat yang dia buat adalah bukti nyata bahwa dia bisa beradaptasi dengan kehidupan di dunia ini. Setelah semua alat selesai dibuat, dia menyusunnya dengan rapi di sudut gubuk yang sudah dia sediakan sebagai tempat penyimpanan alat. Dia kembali mencobanya satu per satu dengan seksama, memastikan bahwa setiap alat berfungsi dengan baik dan siap digunakan untuk pekerjaan selanjutnya.

"Di Alam Abadi, aku bisa membuat alat atau bahkan senjata yang paling canggih dengan hanya menggunakan tungku tempa, energi spiritual dan kekuatan kultivasiku," pikirnya sambil memeriksa keranjang anyaman bambu yang sudah jadi dengan hati-hati, memastikan bahwa setiap jahitan anyamannya kuat dan tidak mudah sobek. "Kadang-kadang aku hanya perlu menggerakkan jari-jari ku saja, dan benda yang aku inginkan akan muncul dengan sendirinya. Tapi membuat alat dengan kerja keras seperti ini, entah mengapa ini memberikan kepuasan yang berbeda – rasa bangga yang tidak bisa aku dapatkan dari membuat sesuatu dengan kekuatan kultivasi semata. Setiap alat yang aku buat memiliki nilai tersendiri karena dibuat dengan usaha dan kerja keras ku sendiri, dan setiap goresan atau bentuk yang tidak sempurna adalah bagian dari cerita bagaimana alat tersebut dibuat."

Setelah selesai dengan alat-alatnya dan menyantap makan siang yang sederhana dari sayuran hijau yang sudah bisa dia panen dari kebun dan sedikit daging kelinci yang diasinkan, Xue Xiao memutuskan untuk melanjutkan rencananya yang kedua: menjelajah area hutan yang lebih jauh dari biasanya dengan tujuan mencari jenis tumbuhan obat yang lebih beragam. Dia tahu bahwa semakin banyak jenis tumbuhan obat yang dia temukan, semakin banyak pula ramuan yang bisa dia buat untuk menjaga kesehatan tubuhnya dan mungkin untuk membantu orang lain kelak jika ada kesempatan.

1
Mujib
/Good//Good//Good//Good//Good/
Mujib
/Pray//Pray//Pray//Pray//Pray/
Mujib
/Rose//Rose//Rose//Rose//Rose/
Mujib
/Wilt//Wilt//Wilt//Wilt//Wilt/
Mujib
/Sun//Sun//Sun//Sun//Sun/
Mujib
/Heart//Heart//Heart//Heart//Heart/
Mujib
/Drool//Drool//Drool//Drool//Drool/
Mujib
/Angry//Angry//Angry//Angry//Angry/
Mujib
/CoolGuy//CoolGuy//CoolGuy//CoolGuy//CoolGuy/
Mujib
/Casual//Casual//Casual//Casual//Casual/
Mujib
/Frown//Frown//Frown//Frown//Frown/
Mujib
/Smile//Smile//Smile//Smile//Smile/
Mujib
🤣🤣🤣🤣🤣
Mujib
/Coffee//Coffee//Coffee//Coffee//Coffee/
Mujib
😅😅😅😅😅
Mujib
👀👀👀👀👀
Mujib
🤔🤔🤔🤔🤔
Mujib
🖕🖕🖕🖕🖕
Mujib
💪💪💪💪💪
Mujib
👍👍👍👍👍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!