NovelToon NovelToon
Pak Guru, Saranghaeyo

Pak Guru, Saranghaeyo

Status: sedang berlangsung
Genre:Menyembunyikan Identitas / Romansa pedesaan / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:5.8k
Nilai: 5
Nama Author: poppy susan

Saking kayanya, keluarga Suhartanto merasa jenuh dengan kehidupan mereka yang bergelimpangan harta. Akhirnya mereka memutuskan untuk pindah ke desa, mencari suasana baru tanpa fasilitas mewah apa pun.

Akankah mereka mampu bertahan hidup di desa yang semuanya serba terbatas?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon poppy susan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 7 Melamar Jadi Guru

Nining lewat ke depan rumah Sherina. "Sherina!" panggil Nining.

Sherina terkejut dengan panggilan Nining membuat Nining merasa bersalah. "Ya, ampun maaf Sher, aku gak bermaksud mengagetkan mu," seru Nining merasa bersalah.

"Eh, Nining. Kamu mau ke mana?" tanya Sherina.

"Mau ke sawah Sher, mau bawakan nasi buat Bapak," sahut Nining.

"Jauh gak sawahnya?" tanya Sherina kembali.

"Lumayan sih."

"Aku boleh ikut gak?" seru Sherina.

"Jangan Sher, jauh mana panas pula nanti kulit kamu hitam lagi," sahut Nining.

"Gak apa-apa, boleh ya, aku ikut?" pinta Sherina.

Nining terdiam sejenak, setelah itu dia pun menganggukkan kepalanya. Sherina sangat bahagia, dia segera masuk ke dalam rumah untuk mengambil payung, topi, dan juga kaca mata hitam membuat Nining melongo. Sherina menghampiri Nining dengan memakai jaket, kaca mata hitam, topi, plus payung.

"Ayo!" ajak Sherina.

Seketika tawa Nining pecah. "Loh, kok kamu ketawa?" tanya Sherina bingung.

"Penampilan kamu kaya mau ke mana aja," sahut Nining dengan tawanya.

"Kan panas Ning," sahut Sherina dengan sengirannya.

"Ada-ada aja kamu," seru Nining.

Akhirnya Nining dan Sherina pergi ke sawah. Ternyata sawah milik orang tua Nining berada di samping bangunan sekolah. Itu merupakan sekolah dasar negeri satu-satunya di kampung itu dan dari kampung sebelah pun banyak yang sekolah di sana, maka dari itu murid-muridnya lumayan banyak.

"Loh itu sekolah ya, Ning?" tanya Sherina.

"Iya."

"Pak, Bu, makan dulu!" teriak Nining.

"Iya, Nak," sahut Ibu Onah.

Kedua orang tua Nining pun segera menyelesaikan pekerjaannya dan menghampiri Nining. "Loh, Neng Sherina ikut ke sini juga?" tanya Ibu Onah.

"Iya, Bu. Aku minta ikut tadi sama Nining," sahut Sherina dengan senyumannya.

"Di sini panas loh Neng, nanti kulit Neng hitam," seru Ibu Onah.

"Tidak apa-apa, Bu. Aku ingin tahu kegiatan di kampung ini," sahut Sherina.

"Oh iya, Pak, kenalkan ini Neng Sherina warga baru di sini," seru Ibu Onah memperkenalkan Sherina kepada suaminya.

"Salam kenal, Pak," ucap Sherina sembari mengulurkan tangannya.

"Owalah, cantik sekali," puji Pak Nanang.

"Nining juga cantik Pak, hanya saja Nining tidak terpoles sama makeup jadi kecantikannya tersembunyi," sahut Sherina.

"Silakan Neng, mah ikut makan? tapi maaf makannya seadanya," ucap Ibu Onah.

"Tapi kok kayanya masakannya enak," seru Sherina.

"Ini masakan aku, Sher," sahut Nining.

"Cobalah Neng," pinta Ibu Onah.

"Ini apa?" tanya Sherina menunjuk ke sebuah ikan yang biasa disebut ikan asin itu.

"Itu namanya ikan asin, kamu gak bakalan suka," sahut Nining.

Sherina melihat ke arah Nanang dan Onah yang sedang makan daun singkong dicocol dengan sambal terasi. "Ih, kok Ibu sama Bapak makan daun sih," seru Sherina bingung.

"Enak loh Neng, ini daun singkong yang direbus. Mau coba?" tawar Ibu Onah.

Nining mengambilkan daun singkong lalu dicocol dengan sambal terasi. "Coba buka mulutnya," seru Nining.

"Ini aman 'kan Ning? gak bakalan keracunan 'kan?" ucap Sherina sedikit ragu-ragu.

"Enggak, ayo buka mulutnya."

Dengan ragu-ragu, Sherina pun membuka mulutnya. Perlahan Sherina mengunyah daun singkong itu dengan mata terpejam. "Aduh, pedas banget," ucap Sherina sembari mengipas-ngipaskan tangan ke mulutnya.

Nining segera menuangkan air teh hangat kepada Sherina. "Minum dulu, Sher," seru Nining.

Nining dan kedua orang tuanya sampai tertawa melihat tingkah Sherina. "Kamu lucu Sher," seru Nining.

"Pedas, tapi lumayan enak. Aku boleh coba lagi?" seru Sherina.

"Boleh, pakai nasi sekalian biar tambah enak," sahut Pak Nanang.

Akhirnya Sherina justru ketagihan dan makan dengan lahap membuat Nining dan kedua orang tuanya tertawa kembali. "Ah, kenyangnya," seru Sherina sembari mengusap perutnya sendiri.

Onah dan Nanang sudah kembali ke sawah, sedangkan Nining dan Sherina masih duduk-duduk di atas tikar. Angin berhembus begitu sangat segar membuat rambut panjang Sherina melambai-lambai indah. Tidak lama kemudian terdengar teriakan anak-anak sekolah, waktunya jam istirahat tiba.

"Muridnya banyak juga ya," seru Sherina.

"Lumayan Sher. Tapi sayangnya di sini kekurangan guru," sahut Nining.

"Lah, kok bisa?" tanya Sherina.

"Soalnya banyak yang pindah, mereka tidak betah karena di sini perkampungan dan jauh ke mana-mana. Makanya kebanyakan mereka pindah ke kota," jelas Nining.

"Oh, gitu."

"Aku juga sebenarnya ngajar di sana, hanya saja aku ngajar suka rela. Dibayar Alhamdulillah, gak dibayar pun gak apa-apa karena aku suka sekali mengajar. Dulu cita-cita aku ingin menjadi guru, tapi karena orang tuaku tidak sanggup menyekolahkan aku ke jenjang yang lebih tinggi, makanya aku harus mengubur cita-cita aku itu," ucap Nining dengan wajah sedihnya.

Sherina tersenyum tipis. "Kamu ngajar apa di sekolah itu?" tanya Sherina.

"Guru mengaji, Sher," sahut Nining.

"Wuih, keren."

Sherina dan Nining tersenyum bersama, hingga tidak lama kemudian Sherina terdiam sejenak dan ingat sesuatu. "Eh, tadi kata kamu sekolahan itu membutuhkan guru? aku bisa ikut ngajar gak di sana? aku bisa kok ngajar bahasa Inggris, kebetulan bahasa Inggrisku lumayan baguslah," ucap Sherina merendah.

"Serius kamu mau ngajar di sana? gajinya sedikit loh Sher, kebetulan juga guru bahasa Inggrisnya cuma satu untuk semua kelas. Jadi kalau kamu mau, setidaknya guru bahasa Inggris ada dua orang," ucap Nining.

"Kalau masalah gaji tidak usah dipikirkan, aku juga tidak terlalu mengharapkannya. Aku hanya ingin berbagi ilmu saja kepada adik-adik di sana sekaligus membunuh rasa bosan aku. Masa iya, aku setiap hari diam di rumah gak ada kegiatan sama sekali," seru Sherina.

"Boleh, tapi nanti aku bilang dulu sama Pak Guru Ariel ya," seru Nining.

"Boleh."

Sherina tidak tahu jika Ariel itu adalah pria menyebalkan yang sangat dia benci. Hingga tidak lama kemudian, terlihat Ariel keluaran dari dalam ruangan kelas dan Nining seketika menarik tangan Sherina. "Ayo, Sher!" ajak Nining.

"Mau ke mana?" tanya Sherina.

"Katanya kamu mau ngajar, kebetulan Pak Arielnya ada tuh, kita bicara sekarang," sahut Nining.

Belum sempat Sherina menjawab, Nining pun segera menarik tangan Sherina. "Pak Ariel! tunggu!" teriak Nining.

Ariel yang hendak masuk ke dalam ruang guru, menghentikan langkahnya dan membalikan tubuhnya. Sherina kaget melihat orang itu ternyata pria menyebalkan yang dia benci. "Ada apa Bu Nining?" tanya Ariel dingin sembari melirik ke arah Sherina.

"Begini Pak, Sherina katanya ingin mengajar bahasa Inggris di sekolah ini bukanya sekolah kita ini membutuhkan guru?" seru Nining.

"Aku gak jadi deh Ning, aku pergi dulu ya," seru Sherina.

Pada saat Sherina hendak pergi, Nining kembali menahan lengan Sherina. "Mau ke mana? katanya mau ngajar, sudah jangan malu-malu," ucap Nining.

"Tapi Ning-----"

"Bagaimana Pak, apa Sherina bisa mengajar di sini?" tanya Nining antusias.

Ariel menatap Sherina dengan tatapan tajam, begitu juga dengan Sherina yang membalas tatapan Ariel. Sherina sama sekali tidak takut kepada Ariel. Sedangkan Nining, hanya bisa terdiam bingung dia tidak tahu apa yang sedang dipikirkan Ariel dan juga Sherina.

1
Patrick Khan
kawal keluarga Tama sampai miskin lah😂😂😂
Patrick Khan
ratakan hancurkan 🔪🔪🔪🔪😂😂
@ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ ⍣⃝🦉ꪻ꛰͜⃟ዛ༉
mantapppp, puasss
ꪶꫝNOVI HI
berasa kurang thor 🤣🤣, rasakno warga kampung.. kira kira hukuman apa ya yang bakal kasih daddy tri buat mereka 😁😁
Sri Yatun
patahin tuh tangan tua Bangka yg sudah mengusap ngusap kaki momy WITA,malu kan kalian sudah menghina sudah melecehkan sudah mengajak nikah sudah menfitnah,kalo aku JD istri nya tua Bangka sudah ku pukulin tuh anak dan suaminya, abis itu minta cerai, padahal momy nya Ariel orang baik berfikiran netral dan g kegabah knp anak anaknya g ada yg nurunin momy nya mlh PD nurunin tua Bangka kelakuan nya dan cara berfikir nya
☠ᵏᵋᶜᶟ Қiᷠnꙷaͣŋͥ❁︎⃞⃟ʂ⍣⃝𝑴𝒊𝒔𝒔
hancurkan ratakan semuanya tanpa ada maaf...gak Sudi banget maafin orang gak tau diri ...baru kaya seujung kuku aja belagak bnget ...mampus buat blangsak semuanya
Naysila mom's arga
bagus sherina emang ada saat nya buat kita ngelawan apa lagi mereka gx sebanding 🤣🤣🤣🤣
Sri Yatun
jangan ada ampun buat keluarga Ariel terutama ayah nya,hukum seberat beratnya
☠ᵏᵋᶜᶟ Қiᷠnꙷaͣŋͥ❁︎⃞⃟ʂ⍣⃝𝑴𝒊𝒔𝒔
hancurkan hancurkan hancurkan ....jangan kasih ampun untuk orang2 yang sudah jahat ke keluarga daddy tri ... jangan kasih ampun sekali pun ... pokoknya biar mereka rasakan balasan nya
ꪶꫝNOVI HI
tiada maaf bagi kalian, aku yang baca ny kecepatan atau apa ya.. berasa kurang 😅😅
Naysila mom's arga
mampus kau ariel dan keluarga mu semoga habis ini kamu semua di miskin kan
Sri Yatun
Alhamdulillah blm d apa apain dh d grebek JD pak tua Tama tidak sempat menodai momy WITA meskipun WITA babak belur tp bukan d nodai, Alhamdulillah akhirnya Dedy pulang jebloskan semuanya Dedy apa LG istri dan anakmu babak belur dan pingsan,bikin warga situ semuanya menyesal terutama Tama Ariel Rosa fuja Ida biang keroknya, hukum sebert berat nya baru yg mukulin warga lain nya,beli tanah dan rumah rumah warga d jadikan taman hiburan atau mol biar tau rasa
ꪶꫝNOVI HI
othor double up kalo ngga tak demo nanti 🤣🤣🤣
ꪶꫝNOVI HI
aye aye daddy tri pulang libas mereka semua daddy, ratakan kampung itu
@ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ ⍣⃝🦉ꪻ꛰͜⃟ዛ༉
ini yang aq tunggu tunggu perlihatkan siapa kalian sebenarnya😏
ꪶꫝNOVI HI
wah wah memang bang sat tama tua bangka, kenapa ngga di bahwa kunci nya sherina
☠ᵏᵋᶜᶟ Қiᷠnꙷaͣŋͥ❁︎⃞⃟ʂ⍣⃝𝑴𝒊𝒔𝒔
najiss orang kaya sekampung tapi kelakuan kaya binatang...di sini nyebut nya anak kampang 🤣
@ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ ⍣⃝🦉ꪻ꛰͜⃟ዛ༉
semoga pak tri pulang biar bs menolong istrinya wita.
kalian harus perlihatkan siapa kalian biar tama dan yg lainnya kicep, kesel sumpah
Sri Yatun
y Alloh semoga Sherin pulang dan menolong momy atau engga suami nya WITA pulang jangan sampai hal buruk terjadi
Naysila mom's arga
kasihan sekali sih mama nya sherina
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!