Sonia adalah gadis muda yang di angkat menjadi seorang anak orang kaya. Dia di paksa menikah oleh ibu angkat nya dengan seorang pengusaha kaya yang bernama Jhon Alex. Jhon Alex adalah seorang pengusaha terkenal kaya raya yang punya segalanya akan tetapi dia sangat dingin dan bersikap kasar.
"Kamu adalah wanitaku mulai sekarang." Seru seorang laki laki yang tampan itu.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Denia Abadi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
BAB 7
Karna sonya jatuh kaki nya pun terkilir dan sonya tidak bisa berdiri.
Dan karyawan lain pun berdatangan.
"Siapa wanita itu kasian sekali" Bergosip
"Menyedihkan" Bergosip.
" Dasar jalang aku bilang pergi yah pergi kenapa kamu begitu keras kepala" Emos.
"Dasar jalang " Bergosip
Blaa..balaa blaa...balaa semua bergosip.
"Sudah di usir masih tetap saja di sini apa aku perlu panggilkan tim ke amanan ?" seru Ema Ema adalah Resepsonis yang memarahi Sonya.
TING... bunyi bel terbuka Rexo pun keluar dari lif dan melihat ada kerumunan. Rexo pun mendekat dan berkata.
"Ada apa ini rame rame" Sambil menembus kerumunan karyawan.
Lalu saat rexo melihat ternyata sonya tersungkur di bawah sambil kesakitan.
"Apa yang terjadi padamu" langsung jongkok dan memeriksa kaki yang si pegangi sonya.
"Aku di dorong jatuh dan sepertinya kaki ku terkilir" menahan sakit.
" Siapa yang melakukan ini ?" Emosi.
"Dia resepsonis di sini" Masih menahan sakit.
"Apa? Mana ema ? EMAA!!" teriak.
"Ada apa tuan rexo ? " segera menjawab.
Plak pipi Ema di tampar dan ema pun di dorong hingga jatuh.
"Tuan Rexo apa yang terjadi?" Memegang pipi yang di tampar.
Semua kariawan berbisik bisik dan bergosip.
"Liat ema di tampar tuan Rexo! " Bergosip
"Emang enak dia di tampar di depan umum" Bergosip.
"DIAM KALIAN SEMUA!!" Rexo teriak dan semua pun hening.
"Rexo bisakah kamu bantu aku berdiri" menahan sakit.
"Apa kaki mu patah atau badan mu sakit" Panik.
Tampa di sadar Rexi pun datang dan bertanya pada salah satu karyawan.
"Hei Selly ada apa itu rame rame" Penasaran.
"Itu tuan,Ema berulah dan dia d tampar oleh Tuan Rexo" menjawab Selly.
Selly adalah karyawan di perusahaan Jhon Alex
"Apa kenapa ema d tampar oleh Rexo? Bukan kah ema adalah resepsonis yang sudah lama kerja disini" Gunam dalam hati.
Rexi pun berjalan lebih dekat dan mendengar Rexo memarahi Ema.
"Ema kamu tau tidak siapa yang kamu bikin cedera ini" Marah setengah mati
"Rexo ada apa ini sebenarnya" Rexi bertanya.
saat rexo sadar ternyata Sonya sedang di bantu berdiri oleh Rexo.
Rexi langsung kaget setengah mati lalu berkata.
" Astaga Ada apa ini" kaget
"Tanya pada repsesonis kesayangan mu" Marah.
Rexi langsung menelpon Jhon dan Jhon pun turun dari ruangan CEO.
"Sayangku apa yang terjadi" langsung jongkok dan marah.
Jhon langsung menggendong Sonya dan berkata lagi.
"Ulah siapa ini" Marah besar.
"Bos Ema mendorong Kakak ipar sampai seperti itu" Ragu ragu Reco menjawab.
"Apa? Lenyapkan siapa saja yang melukai calon istriku" Marah.
"Apa tuan bilang istriku?" bergosip
"Ternyata dia calon istri bos" bergosip
"Mati kamu ema" Bergosip.
"Apa yang harus kami lakukan Bos" Ragu ragu bertanya.
"Patahkan kaki nya dan usir dia dari hadapan ku" Marah besar.
"Tuan aku mohon maaf kan aku" ema memohon.
"Rexo Rexi singkirkan tangan kotornya dari kaki ku" Marah.
"Baik Bos" Seru Rexo dan Rexi.
"Jhon bisa kah kita pergi kaki ku sakit" menahan sakit.
"Apa perlu kamu aku bawa kerumah sakit" Kawatir.
"Aku hanya ingin duduk" menahan sakit.
"baik mari kita pergi kekantorku" Berjalan beberapa langkah dan berkata sambil menoleh.
"Bereskan Ema dan hukum kaki nya kalo perlu potong kaki nya" Dingin.
"Tuan ampuni saya" Memohon.
Tuannnn" Ema terus memohon.
"Itulah akibat dari kelakuan ema" Bergosip.
"Rasain itu si ema" Bergosip.
"Bubar semuanya ini bukan Opera..BUBAR..." Rexi marah dan nada bicaranya pun sedikit keras.
Semua kariawan bubar dan masih tetap bergosip sambil bisik bisik.
SESAMPAI NYA DI DALAM RUANGAN JHON ALEX.