NovelToon NovelToon
Cintai Aku, Suamiku

Cintai Aku, Suamiku

Status: tamat
Genre:Diam-Diam Cinta / Dijodohkan Orang Tua / Cinta Seiring Waktu / Tamat
Popularitas:2.2M
Nilai: 4.8
Nama Author: Triyani

Nalendra Adiwijaya terpaksa menerima perjodohan dengan Kinan Artanegara, karena kekasih hatinya kabur di hari pertunangan mereka.

Kinan yang sudah lebih dulu jatuh cinta pada Nalen sejak usia remaja pun begitu bahagia saat bisa menikah dengan pria itu.

Sayang, indahnya pernikahan yang diimpikan oleh Kinan bertolak belakang dengan pernikahan yang dia jalani bersama dengan Nalen.

Karena sikap acuh Nalen, Kinan pun harus merasakan kesakitan dan kecewa yang teramat mendalam karena kerap di abaikan oleh suaminya sendiri.

Lalu, bagaimana dengan nasib pernikahan Kinan dan Nalen? Saat masa lalu Nalen kembali. Bahkan di saat Kinan belum bisa meluluhkan hati sang suami??

yukk simak kisah mereka di sini....
Bantu follow ya...
ig :author_triyani
tiktok :triyani_87

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Triyani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

CAS.Bab 7

...🌸🌸🌸...

...*Happy Reading*...

*

Nalen menatap tajam ke arah tiga orang yang baru saja turun dari dalam mobil yang sama. Rahang Nalen mengeras saat melihat bagaimana manis dan cantik nya Kinan saat tersenyum pada pria yang tadi membawa Kinan pergi.

"Cih, dasar murahan," gumam nya saat melihat bagaimana Kinan menatap dan tersenyum lembut ke arah pria yang tengah mengantarkan nya pulang.

Setelah berbincang beberapa saat, pria yang mengantarkan Kinan pun terlihat masuk kembali kedalam mobil sementara teman Kinan yang perempuan menaiki motornya yang tadi di titipkan di rumah itu.

Dan setelah kedua teman nya itu pergi, Kinan pun langsung beranjak masuk ke dalam rumah. Ingin segera masuk kedalam kamar dan mengistirahatkan tubuh lelahnya.

"Dari mana kamu?"

Deg.

Kinan tersentak kaget saat masuk kedalam rumah sudah di hadang oleh Nalen yang berdiri tepat di depan pintu rumah.

"Astaghfirullah, Mas bikin kaget saja." jawab Kinan sambil mengusap usap dadanya karena kaget.

"Aku tanya, kamu dari mana?" tanya Nalen lagi masih dengan nada dingin nya.

"Tadi habis ada acara sama Maura dan juga Deril. Hanya makan malam biasa, Mas sudah mau makan? Mau aku buatkan makanan?" jawab Kinan langsung beranjak dari hadapan Nalen dan berjalan menuju ke arah dapur.

Namun baru saja kakinya melangkah dua langkah. Nalen sudah mencekal tangan nya hingga Kinan pun harus menghentikan langkah nya.

"Siapa pria tadi? Kenapa kalian pergi bersama?" lanjut Nalen saat Kinan menghentikan langkahnya.

"Dia Deril, teman sekolahku dulu. Apa ada masalah?" tanya Kinan menatap penuh tanya.

"Ada hubungan apa antara kamu dan dia? Kenapa kalian terlihat begitu dekat?"

Mendapatkan serentetan pertanyaan dari Nalen, semakin membuat Kinan merasa heran saja. Karen ini pertama kalinya ada yang mempertanyakan hubungan nya dengan Deril.

"Kami hanya berteman Mas. Tidak lebih," jawab Kinan langsung melepaskan cekalan tangan Nalen di tangan nya.

Kinan pun kembali melanjutkan langkah nya menuju ke arah dapur. Menemui Bi Marsih yang tampak masih sibuk membersihkan alat masak yang telah di gunakan.

"Bi, apa Mas Nalen sudah makan malam?" tanya Kinan saat sudah ada di dapur.

"Belum nyonya. Saya baru selesai masak dan tuan Nalen juga baru bangun tidur," jawab Bi Marsih yang telah menyelesaikan pekerjaan nya.

"Ya sudah, ini sisanya biar saya yang kerjakan. Bibi Istirahat saja,"

"Baik Nya, jika butuh bantuan. Jangan sungkan untuk memanggil saya,"

"Iya Bi, terima kasih ya."

Setelah Bi Marsih pergi ke kamarnya yang ada di bagian belakang rumah itu. Kinan pun segera menyiapkan makan malam untuk suaminya.

Kinan yakin jika malam ini Nalen akan makan makanan itu karena bukan dia yang masak melainkan Bi Marsih. Dan itu di saksikan sendiri oleh Nalen yang seharian ini ada di rumah.

"Mas makanlah, aku akan ke kamar. Selamat malam," ucap Kinan setelah selesai menata makanan di atas meja untuk makan malam suaminya.

"Kenapa pergi?" tanya Nalen saat Kinan mulai beranjak.

"Lebih baik aku di kamar, dari pada Mas tidak makan lagi hanya karena ada aku di sini. Mas harus makan agar bisa segera sembuh." jawab Kinan yang langsung pergi meninggalkan Nalen di ruang makan seorang diri.

Mau tidak mau, akhirnya Nalen pun makan seorang diri. Sungguh rasanya tidak enak sekali. Biasanya Nalen akan makan malam bersama teman dan rekan rekan bisnisnya hingga pria itu tidak pernah merasa kesepian seperti saat ini yang harus makan seorang diri.

Usai menyelesaikan makan malam nya, Nalen pun kembali ke kamarnya untuk minum obat lalu beristirahat. Sama hal nya yang di lakukan oleh Kinan, setelah membersihkan diri Kinan pun langsung membaringkan tubuh lelah nya dan siap menggapai mimpinya.

*

*

1 Bulan Kemudian.

Setelah hari itu, hari hari pun kembali seperti biasa. Nalen kembali seperti semula, mengabaikan kehadiran Kinan di rumah itu.

Namun, seperti seorang wanita bodoh yang di butakan oleh cinta. Kinan pun tetap bertahan berada di samping Nalen.

Berharap semoga suatu hari nanti Nalen akan berbalik dan melihat ketulusan nya. Betapa cinta nya Kinan pada Nalen hingga membuat gadis itu bertahan di samping nya meski tidak di anggap sama sekali.

"Mas, tunggu." ucap Kinan saat Nalen bersiap untuk pergi ke kantor.

"Ada apa?" tanya Nalen dingin dan datar.

"Nanti siang bisa datang ke acara wisuda aku? Aku harap Mas bisa da___,"

"Tidak bisa, aku sibuk."

Ucapan Kinan menguap begitu saja saat Nalen dengan cepatnya menyela ucapan nya. Padahal Kinan belum menyelesaikan ucapnya.

Bahkan tanpa kata lagi, Nalen langsung pergi meninggalkan Kinan yang masih berdiri di pintu dengan mata yang berkaca kaca.

"Kamu sudah tahu hasilnya akan seperti ini kan Kinan? Lalu, kenapa kamu masih harus bersedih." gumam nya dalam hati saat menatap mobil Nalen yang berlalu pergi meninggalkan pekarangan rumah.

Dengan hati yang penuh rasa kecewa, Kinan pun akhirnya masuk kembali lalu bersiap siap untuk acara wisuda nya nanti siang.

Kinan menghela nafas panjang sebelum melangkah keluar dari rumah. Tidak, dia tidak boleh sedih saat ini. Hari ini dia akan wisuda dan ke dua orang tua serta mertuanya akan hadir dalam acara itu.

Dan tentu saja keempat orang tua itu tidak boleh melihat nya sedih. Kinan pun berusaha mengembalikan mood nya agar terlihat baik baik saja di mata ke empat orang tuanya.

Dengan menggunakan mobilnya seorang diri, Kinan pun pergi menuju salin terlebih dahulu untuk merapihkan penampilan nya agar terlihat cantik saat mendapatkan gelarnya nanti.

Sementara Nalen, langsung di sibukkan dengan segudang pekerjaan di kantornya. Dani yang sejak tadi ada di samping nya tampak begitu gelisah dan tidak tenang.

"Ada apa? Aoa ada yang ingin kamu sampaikan?" tanya Nalen saat merasa jika Dani terlihat gelisah.

"Maaf tuan, tapi dari tadi Nyonya besar menghubungi terus," jawab Dani.

"Kinan? Mau apa dia menghubungimu?" tanya Nalen lagi langsung menghentikan gerak tangan nya yang sedang menari indah du atas keyboard.

"Bukan tuan, nyonya Kinan tidak ada menghubungi sama sekali. Tapi nyonya besar Reni," jawab Dani.

"Ada apa Mama menghubungimu?"

"Beliau mengingatkan, kalau anda tidak boleh terlambat ke acara wisuda nya nyonya Kinan."

"Aku sudah bilang tidak bisa datang. Kamu lihat, pekerjaan ku saja masih sebanyak ini."

"Tapi tuan___,"

"Sudahlah, aku bilang aku tidak bisa pergi karena sibuk. Pergilah, lakukan pekerjaan mu,"

"Baik tuan, saya permisi."

Dani pun akhirnya pergi meninggalkan ruangan kerja sang atasan. Meski bingung harus menjawab apa saat di tanya oleh majikan besar nya.

Namun mau bagaimana lagi, karena keputusan Nalen tidak ada yang bisa mengubahnya. Meski itu orang tuanya sendiri.

1
TRIDIAH SETIOWATI
baguss
TRIDIAH SETIOWATI
kinan kinan...cinta boleh bodoh jangan
Suparmin N
mantap
Magda lena
Luar biasa
3sna
kmrin sakit hati lo jg butuh wktu kan len sampe2 nyakitin bini lo,lah skrng bini lo yg butuh waktu kali bwt nyembuhin atinya,,
3sna
gk pa2 kok jwbn yg naif,,bipng aja aku sakit tp harus kuat,,
Ruzita Ismail
Luar biasa
ichapurie
dah diakuin didepan ortunya kalo dia gak dicintai,dah diselingkuhin , ehh ujung2nya luluh kinan ,the real bulol
ichapurie
akhirnya si bulol kinan pun luluh
ichapurie
si bulol kinan,baru mau pinter dikit eehh dah goyah lagi
ichapurie
yaa Allah bener2 bulol si kinan... dah tau suami gak cinta kenapa cuma menepi,pergi sekalian
Virgo Girl
Aku ikut senyum2 percakapan absurd mereka😆😆
Virgo Girl
Hahaha.... gemes liat mrk ber2, kalah dgn gaya pacaran bocil2 jaman now😂😂
Fida Manja
Luar biasa
Nani Te'ne
Mantap
Dyah Oktina
Luar biasa
Dyah Oktina
wah.. tambah pusing ya kinan... akibat kebanyakan sakit itu suami mu... jd buat kamu makin pusing. .. 😁😁🤭
Rita susilawati
Alhamdulillah
Rita susilawati
kabur aja lah dri nalen
Eva
mulai bucin dehh
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!