JANGAN MEMPLAGIAT/MENGCOPY NOVEL NO!
seseorang gadis yang gak bisa berbicara/ngomong dia bisa melihat sebuah cermin nya untuk melihat dirinya dia tidak buta hanya gak bisa berbicara dan dia hanya menulis saja saat diajak bicara.
di sekolah dia hebat prestasi lomba gambar di sekolahnya lalu ada seseorang yang gak suka sama dia karena dia hebat tetapi dia dibully di kelas.
dia bertemu dengan seseorang tampan di sekolah cowok itu tersebut adalah pembalap motor.
bagiamana kisah kehidupan seseorang gadis itu
MASIH HIATUS!
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Lingmlbb, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
bab 007
✍️Happy reading✍️
setelah Tari mendatangi seseorang itu dan Tari pun bertanya.
"ada apa nih?" ucap Tari yang baru datang.
Tak lama Tari melihat muka seseorang siswa yang seperti kayak kenal.
"ini loh orang kan sedang berburu buru katanya terus dia menabrak aku dan jus minumanku kena bajuku." ucap seseorang siswi.
"oh Terus kenapa mau ganti rugi gitu?" ucap Tari yang bergitu tau setiap ketemu atau tak senjaga menabrak dia pasti akan tau tips seseorang.
"kamu gak apa?" ucap Tari dia bertanya kepada seseorang siswa.
"ya gak apa hanya menabrak aja." ucap seseorang siswa lalu melihat wajah Tari.
"kamu?" ucap Tari yang sepertinya kenal seseorang siswa itu.
"kamu?" ucap seseorang siswa yang juga sesama.
"oh sudah sering mengenal?" ucap seseorang siswi yang temannya.
"ya dia teman aku kenapa masalah gitu?" ucap Tari yang berbicara seperti ini.
"kamu gak apa dylan?" ucap Tari bertanya lagi seseorang siswa yang sebut nama temannya.
seseorang siswa itu yang tak lain adalah dylan. ya dia cupu dan tetapi dia juga pintar di sekolahnya karena dia naik ranting kelas. Tetapi Dia dibilang anak miskin padahal Dia kaya dan membawa mobil setiap sekolah entah kenapa siswa siswi gak ketahui Klo dylan itu kaya.
"tentu tidak apa aku." ucap Dylan.
"sekarang besok harus ganti bajuku ganti rugi!" ucap seseorang siswi yang sangat marah.
"gak kesabaran kan ini orang selalu stres ya" ucap Tari bergitu kata katanya.
"Hai lo Kali yang stres." ucap seseorang siswi temannya.
"Halah berdua sama sama stres!" ucap Tari lalu membawa Dylan kabur dari mereka berdua.
"Woy jangan kabur dari Kami woy!" ucap seseorang siswi lalu mengikuti Tari dan Dylan.
"cepat Dylan sebelum mereka mengejar kita!" ucap Tari berlari untuk mencari sembunyi dahulu.
"kita harus sembunyi dulu supaya Gak dikejar." ucap Tari lagi dan akhirnya Tari mendapatkan tempat sembunyian.
Sementara seseorang dua siswi yang masih mengejar dylan dan Tari kini pun mereka masih mencari cari.
"sial mereka sudah kabur secepatnya." ucap seseorang siswi yang sangat marah karena dylan dan Tari udah kabur secepatnya.
"tidak mungkin ini mereka pasti bersembunyi disekitar sini." ucap seseorang siswi temannya.
"ayo cari sekarang! Klo mereka masih sembunyi." ucap seseorang siswi kalau dia percaya sama temannya dan dia langsung mencari.
"ya ayo pasti mereka masih disini." ucap seseorang siswi temannya.
Setelah beberapa mencari cari dua siswa dan siswi kini mereka pun gagal mencari mereka berdua.
"sialan masih gak ketemu juga mereka dimana mereka? Apakah mereka udah di kelas? Sialan." ucap seseorang siswi yang kena sial.
"sabar jangan marah kalo ketemu mereka lagi kita akan mengasih hantam ke mereka." ucap seseorang siswi temannya.
"sekarang kita kembali ke kelas saja dulu." ucap seseorang siswi temannya.
Lalu mereka berdua pergi dan gagal mencari dylan dan Tari kini mereka ke kelas.
🌊🌊🌊
Di kelas A.
Dylan dan Tari udah berada di kelasnya lalu dylan nya malah gak jadi ke pustaka sekolah buku gara garanya menabrak seseorang jadi gak jadi ke pustaka sekolah buku.
"huff akhirnya kita sampai juga ke kelas kita Untung mereka gak melihatnya di tempat sembunyi." ucap Tari yang untung aja hanya gak dikejar sama seseorang siswi.
"tapi aku kan mau ke pustaka sekolah buku dan kenapa aku malah tertarik ke kelas." ucap Dylan bila ke pustaka sekolah buku.
"kan pulang sekolah juga bisa ke pustaka sekolah buku." ucap Tari dengan menjawab santai.
"iya kalo tutup gimana?" ucap Dylan takutnya tutup pustaka sekolah buku.
"dulunya aku pernah ke pustaka sekolah buku saat pulang sekolah tapi pustaka sekolah buku udah tutup ya udah langsung balik pulang aja." ucap Dylan yang menceritakan dulunya.
"sekarang udah gak Dylan sekarang aja anak anak sekolah saat pulang masih di pustaka sekolah buku dan ada yang membaca buku juga." ucap Tari.
"oh sekarang udah gak?" ucap Dylan bertanya Tari.
"iya sekarang udah gak, tenang aja gak akan tutup kok pustaka sekolah buku." ucap Tari bergitu tenang dengan jawabnya.
Naura pun mendengar ucapan suara dari Tari dan Dylan.
Lalu dia bertulis untuk bertanya kepada mereka.
kalian habis mengapain kok kelihatan sampai kehabisan nafas?
Lalu Naura mendatangi ke Tari dan Dylan untuk mengasih kertas yang udah ditulis.
Setelah dibaca oleh Tari dan Dylan dan Tari pun menceritakan.
Bersambung...
Maaf cerita gak nyaman buat dibaca sekali lagi kalo ada typo maaf ya sekian terima kasih 🚶♂️