Kisah ini menceritakan tentang bagaimana rumah tangga kedua nya setelah menikah, bagaimana puyeng nya mereka mengurus bayi kembar mereka, dan juga kisah antara sahabat nya di mana para suami suami itu akan takut istri berbanding terbalik saat mereka berada di kantor.
Ada rasa sedih, bahagia, dan juga bucin di antara pasangan itu.
Lelah nya mengurus anak, harus bekerja itu sebuah tantangan yang luar biasa untuk pasangan itu.
Sampai suatu ketika mereka memperkenalkan anak-anak mereka sebagai ahli waris nya.
Dan masalah lain muncul.
Di mana Luna sering bertingkah aneh dan sebagai suami yang baik Al harus bisa membantu sang isteri dengan cara membuka kasus yang sudah lama mereka tutup.
Akan kah Al berhasil?
Dan mampu menyelamatkan Luna?
Bagaimana kisah selanjutnya ikuti terus.
💞💞💞💞
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Silvi mungil0707, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Kekesalan Vio
Lanjut bestie semoga kalian suka.
Vio dan Mikha masih berada di tempat mereka.
Vio tidak menyangka jangan apa yang dikatakan oleh putrinya tersebut.
" Apa tadi dia bilang, tidak boleh mencintai pria yang sama, siapa yang mengajar kan kata-kata itu, apa yang sebenar nya ada di otak mereka semua umur mereka masih kurang dari 3 tahun tapi pemikiran mereka jauh lebih dewasa, sebenar nya bagaimana cara otak mereka bekerja selama ini, saat aku umur 3 tahun aku masih bermain hujan masih senang-senang sekali pun aku sudah di besar kan dan di didik sebagai ahli waris tapi tidak sama seperti mereka, kata-kata yang keluar dari mulut mereka itu terdengar sangat aneh, sekalipun tidak ada yang salah di dalam kata-kata nya, tapi karena bocah yang mengatakan nya itu terdengar sangat aneh menurut ku pribadi, sekalipun aku ibu nya sendiri, ibu kandung nya, orang yang yang mengandung nya, orang melahirkan nya, orang yang mendidik ny,a orang yang berada di dekat nya 24 jam, orang yang mengurus nya dari bayi saja masih merasa aneh bagaimana dengan orang-orang yang tidak pernah bertemu dengan mereka apa yang kan mereka pikir kan memikir kan nya saja sudah membuat ku pusing," batin Vio pusing dengan anak nya dan juga anak anak dari sahabat nya.
" Terus apa yang kamu bingung kan Mikha? " tanya nya.
" Aku bingung aku masih belum memiliki orang yang akan aku nikahi saat aku dewasa nanti seperti yang kak Alina punya," jelas nya.
Tanpa menjawab Vio meninggal kan anak nya tersebut tanpa mengucap kan sepatah kata pun.
Vio menggerutu meninggalkan sang putri yang sudah membuat nya pusing
" Apa yang dia pikir kan. "
" Siapa yang mengajari nya. "
" Apa yang ada di dalam otak nya. "
Padahal diri nya sendiri tahu jika sang anak memang sangat lah pintar, tapi Vio tidak bahagia dengan itu lebih tepat nya tidak rela jadi sang putri akan menikah saat dewasa nanti
Vio merasa takut dengan perkembangan putri nya sendiri.
" Apakah ada obat pencegah otak bekerja, " gumam nya.
" Aku harus bertanya ini pada Luna, " putus Vio.
Sedang kan Luna yang di cari tidak ada.
Karena saat ini Luna dan Al sedang menemani putra dan putri mereka yang sedang asyik berenang.
Mereka khawatir jika tidak mendampingi nya, sekali pun di keliling mereka sudah ada berapa body guard dan pengasuh nya.
Tapi mereka selalu siaga jika menyangkut soal anak
Mereka tidak ingin lengah karena bisa jadi anak-anak mereka yang jadi target nya itu yang membuat Luna dan Al selalu waspada.
Sekali pun keluarga itu nampak santai, nampak tidak menghawatir kan sesuatu tapi mata mereka selalu ke sana kemari.
Para orang tua berada di depan belakang.
Sean dan Sea berada juga berada di kolam tersebut bersama dengan Al dan Luna.
Sedang kan Billy sendiri sedang bermain dengan para body guard.
Dan tiba-tiba.
" Ahhhhhhhhhhhh! " teriak Vio mengeluarkan semua rasa yang ia rasa kan saat ini.
" Kalian tahu aku kan sangat kesal hari ini, " jelas Vio dengan berteriak.
Dan itu menjadi pusat perhatian bahkan Victor yang sedang berkumpul dengan orang tua nya langsung berlari menemui sang istri.
Begitu pun juga dengan orang tua lain nya, mereka takut menjadi sesuatu
Sedang kan Sean, Sea Luna dan Al hanya menatap kebingungan ke arah Vio
" Dia kenapa- " tanya Sea pada saat suami.
" Aku juga tidak tahu tapi jika ada di lihat dari kondisi nya dia tidak sedang di ganggu oleh musuh, " jawab Sean.
" Apakah dia sudah gila? " tanya Al pada sang istri.
" Entah mungkin iya, " jawab Luna santai.
Seperti biasa Axcel dan Alina tidak akan peduli dengan se keliling mereka.
" Vio kamu kenapa? " tanya Victor.
" Aku lagi kesel dengan pertumbuhan anak kita, " jawab nya jujur.
" Kenapa bukan kah dia anak yang pintar, anak yang bisa mengerti situasi sekali pun dia sedikit bandel jika tidak ada Akina di samping nya tapi kenakalan nya masih bisa kita toleransi, " jelas Victor pada Vio.
" Tidak usah kamu jelas kan aku juga tahu tapi masalah nya siapa yang mengajarkan kata-kata itu pada nya yang membuat ku naik darah, " jelas Vio.
" Kata-kata apa? " tanya Viktor sedikit gugup jika sudah seperti ini Victor merasa was-was ia takut apa yang ia kata kan di tiru oleh anak mereka dan tentu Vio akan menggila jika seperti itu apalagi kata-kata kotor oh tidak.
" Satu adalah kata-kata lelaki ku, dari mana dia mengetahui kata-kata lelaki ku sungguh tidak masuk akal, yang ke dua tidak boleh mencintai pria yang sama, dari mana dia mendengar kata-kata seperti itu aku ingin tahu siapa yang mengejari nya kamu ya, " tuduh Vio pada Viktor.
" Jawaban nya tentu tidak, " jawab Viktor.
" Ada yang lebih parah lagi, umur dia masih belum genap 3 tahun kamu tahu itu, " ucap Vio.
" Iya aku tahu karena dia juga anak ku, dia si bungsu di antara kita semua, " jawab Victor dengan santai.
" Dan sekarang dia sedang termenung di taman depan sendirian, awal nya aku khawatir takut ada yang menindas nya takut ada yang menyakiti nya tanpa sepengetahuan kita semua, tapipi itu semua tidak ada yang benar, putri mu itu sedang gelisah memikirkan hal yang tidak pantas dia pikirkan di umur yang masih bocah, " jelas Vio dengan menggebu.
Sedang kan yang lain nya tidak berani bersuara mereka hanya mendengar kan penjelasan Vio karena nampak sangat jelas jika Vio sangat kesal.
" Terus apa yang dia pikir kan? " tanya Victor juga merasa curiga.
" Dia sedang bingung mencari sosok pasangan yang akan mendampingi nya saat dia sudah besar, dia sedang memikirkan laki-laki Idaman nya yang akan menjadi suami nya nanti apakah itu wajar di saat umur dia belum genap 3 tahun, " jelas Vio menggila.
" Dia bahkan bertanya apakah kamu bisa dijadi kan contoh untuk mendapatkan pasangan ideal nya, " ucap Vio.
Dan saat ini Vio benar-benar sedang kesal.
Jangan lupa mampir bestie.
...Jangan lupa dukungan ya bestie...
...Dan jangan lupa mampir ke karya author yang lain nya...
...Jangan koment and vote dan juga jangan lupa klik favorit nya ya agar tak ketinggian update terbaru dari author ya Abal Abal ini...
...Koment yang positif ya bestie kasih saran boleh memberikan ide agar cerita ini terus berkembang...
...Jangan koment yang bikin mood author down dan menjadi males untuk nulis karena baca koment kalian...
...💞💞💞💞...