NovelToon NovelToon
Menikahi Duda Beranak Tiga

Menikahi Duda Beranak Tiga

Status: tamat
Genre:Duda / CEO / Nikah Kontrak / Keluarga & Kasih Sayang / Tamat
Popularitas:2.4M
Nilai: 4.6
Nama Author: Candradimuka

"Jaminan rumah sakit, operasi, dokter, apa pun sampai Ibu kamu baikan. Rumah, makanan, dan sokongan usaha. Sepuluh tahun. Itu mahar saya."

Untuk membiayai operasi cangkok hati ibunya, Juwita sebagai anak satu-satunya harus berusaha keras. Di tengah frustrasi memikirkan biaya rumah sakit, seorang pria tampan datang meminta Juwita jadi istrinya. Sebagai ganti, pria itu akan membiayai seluruh pengobatan Ibu dan akan menanggung kehidupan orang tuanya sepuluh tahun kedepan.

Juwita setuju.

Masalahnya, ternyata pria itu punya tiga anak yang tiga-tiganya adalah anak setan.


*

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Candradimuka, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

7. Obrolan Malam Pertama

Adji tahu ia seharusnya memberitahu mereka untuk tidak bercanda, apalagi dengan ocehan mesum semacam itu. Tapi waktu Juwita membalasnya dengan kalimat sangat memalukan, Adji malah menikmati muka malu gadis itu.

Ya Tuhan. Adji banyak berpikir karena harus menikah sementara belum bisa melepas istrinya, tapi ternyata dia tidak semerepotkan yang Adji pikir.

Terlihat bisa diandalkan, pekerja keras, akan tetapi juga menyimpan sisi kekanakan yang tidak kalah dengan anak-anak Adji.

Waktu Adji tertawa, Abimanyu dan Banyu sama-sama terkejut.

Sejak kepergian Mama, Adji nyaris tak berekspresi. Tidak menangis, tidak juga tersenyum apalagi tertawa.

Mungkin itu cara Adji melampiaskan rasa sedihnya. Maka dari itu mereka terkejut melihat Adji tertawa selepas saat Mama masih ada.

Kedua anak itu menatap Juwita kesal. Mereka setuju Adji menikah karena Mama. Mereka menerima Juwita juga karena Mama. Tapi tetap saja, mereka tidak puas kalau begitu saja membiarkan Juwita.

Tidak semudah itu menempati posisi Mama mereka.

...*...

Justru saat malam, Juwita malah semakin kepikiran. Ucapan tak berguna tadi siang benar-benar mau ia cabut bersama nyawanya sendiri.

Di depan bocah itu tidak apa, tapi Juwita mengucapkannya di depan Adji!

Sialan!

Juwita menatap ponselnya penuh rasa getir. Ia rasanya mau menghubungi Ibu dan minta pulang saja daripada harus menghadapi Adji.

Duh, kenapa mulutnya malah mengatakan itu, sih? Mana sambil senyum pula!

"Juwita."

Glek.

"Kamu enggak pa-pa tidur dulu."

Juwita mengerjap. Maksudnya tidak ada malam pertama?

Seolah membaca pikiran Juwita, Adji menggaruk tengkuknya gelisah. "Saya bukan enggak mau sentuh kamu. Bukan begitu. Makanya saya langsung minta kamu tidur di sini tapi ...."

Ah, dia belum bisa melupakan istrinya, kah?

Pria yang baik, pikir Juwita tanpa sadar.

Mungkin memang canggung dia harus tidur dengan wanita lain sekarang padahal istrinya baru meninggal, tapi seharusnya dia tetap bisa melakukan itu tanpa harus merasa bersalah.

Meski begitu dia tetap merasa sulit. Dia pasti sangat mencintai Melisa.

Juwita diam-diam menghela napas lega. Sejujurnya ia juga belum siap.

"Saya enggak masalah, kok." Juwita menepuk-nepuk sisi lain tempat tidur. "Anggep aja saya sama kamu temen baru. Enggak usah canggung banget."

Padahal Juwita lebih canggung.

"Maaf." Adji duduk, lalu diam.

Keheningan itu akan membunuh jika dibiarkan lama, makanya Juwita cepat-cepat membuka pembicaraan. "Kalau bukan karena istri kamu, saya mungkin masih susah mikirin di mana cari uang buat operasi Ibu."

"Buat saya itu balas budi. Melisa selalu bilang kalau bukan karena kamu, anak saya yang terakhir mungkin udah enggak ada."

Juwita menatap tangannya yang saling bertaut di atas paha, berusaha tidak canggung. "Jujur, saya jadi ngerasa terlalu dibantu."

"Maksud kamu?"

"Yah, saya selalu nolongin orang tanpa mau dibalas upah. Soalnya, gimana yah, itu ngurangin ketulusan saya. Maksud saya, saya emang selalu yakin kalau nolongin orang bakal dibalas pertolongan juga sama Tuhan. Tapi, kayak, kalau dibalas langsung sama orang yang nolongin, saya jadi ngerasa kurang tulus."

Juwita menggaruk belakang kepalanya, bingung harus mengatakan apa.

"Maksud saya, kayak, besok kalau saya nolongin orang, saya jadi ngerasa saya bakal inget ini, terus saya kayak 'eh, nanti dia bales juga enggak, yah'. Kalau saya kurang tulus nolong, saya malah takut Tuhan enggak nolongin saya lagi."

Dia mengerti tidak, yah? Juwita merasa ucapannya berputar-putar saja. Ia berpikir keras bagaimana cara menjelaskan, tanpa tahu bahwa Adji sudah mengerti.

Pria itu menatap Juwita bingung sekaligus kagum.

"Emang menurut kamu ada orang yang mau lompat ke depan mobil buat nyelametin anak orang?"

Begitu yang Melisa katakan di akhir-akhir masa hidupnya.

"Mau dia anak-anak, mau umurnya baru dua puluh, nyatanya dia yang lompat. Buat Cetta."

*

1
Rahmawaty❣️
Panggilannya ganti donk jgn lu gw lu gw , tante aja ya😅
Rahmawaty❣️
Mreka abis ngpain thor ko bajunya berserakan???? Udh belah duren blom si???? 😅😅
Rahmawaty❣️
Wowww😆
Rahmawaty❣️
Kadang aku slalu berbuat baik ke org tp knp allah blm mendatangkn hal baiknya buat aku🥲
Rahmawaty❣️
Tampol jg ni si nenek nenek🤭
Rahmawaty❣️
Wow di ciummm
Rahmawaty❣️
Pdhl prgi sama suaminya tp ttep aja ada yg jahatin
Rahmawaty❣️
kaya sales ya wi/Facepalm//Facepalm/
Rahmawaty❣️
Haduhhhhhh...
Anak2 tirinya cuma beda brpa tahun doang sma ibu tirinya , jd gmna yaaaa...kn jd baperrr mrekaa🤭😋
Rahmawaty❣️
Jgn di bayangin atuh wi😂😂
Rahmawaty❣️
Apa mesti melihat bukti dlu baru kalian pda prcaya ya bocah
Rahmawaty❣️
Emg rada rada ni bocah , ga bisa ikhlas nerima mamanya prgi kayanya..
Udh bagus adeknya ga rewel nanyain mamanya ,
Rahmawaty❣️
Haha lgsug repleks liet bajunya/Facepalm//Facepalm/
Rahmawaty❣️
/Joyful//Joyful//Joyful/
Rahmawaty❣️
Emak lu udh dikuburan kocak
Rahmawaty❣️
Pikiran wanita beda2 , ada yg krna ngandelin suaminya jd ga bisa lepas dari suami.. Tp klo wanita yg berkarir mh gampang2 aja pisah dri suami krna bisa mandiri
Rahmawaty❣️
😂😂😂😂
Rahmawaty❣️
Cetta umur 6 thn mh udh gede, udh msuk SD kya anakku, hrs nya udh ngerti mamanya si
Rahmawaty❣️
Iiihh ko anak2 nya pda bgitu sii ngomongnya
Rahmawaty❣️
Cetta ini cwok ya thor ????
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!