NovelToon NovelToon
Kebangkitan Leluhur Keluarga Shen

Kebangkitan Leluhur Keluarga Shen

Status: sedang berlangsung
Genre:Action / Epik Petualangan / Fantasi
Popularitas:4.8k
Nilai: 5
Nama Author: SiPemula

Lima juta tahun yang lalu, Shen Xuan adalah Leluhur Agung yang berdiri di puncak dunia kultivasi.

Demi menembus alam tertinggi yang bahkan para dewa tidak mampu mencapainya, ia menutup diri dalam kultivasi tanpa akhir dan menghilang dari sejarah.

Seiring berjalannya waktu, namanya berubah menjadi legenda, lalu mitos, hingga akhirnya terlupakan oleh dunia.

Namun ketika Shen Xuantian berhasil mencapai tingkat kekuatan yang melampaui langit dan bumi, ia mendapati dirinya kembali ke masa muda. Dunia yang ia kenal telah berubah.

Kekaisaran telah runtuh, para dewa telah mati, dan keluarga Shen yang dulu berjaya kini hanya menjadi keluarga kecil yang dipandang rendah oleh semua orang.

Saat ancaman datang dari Sekte-sekte kuat, keluarga bangsawan, hingga ras kuno yang bangkit kembali, Shen Xuan memutuskan untuk berjalan sekali lagi di jalan kultivasi.

Dengan pengalaman lima juta tahun, teknik yang telah hilang dari zaman purba, mampukah Shen Xuan membangkitkan Keluarga Shen?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon SiPemula, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Memulai Era Kebangkitan Keluarga Shen

Shen Tian, Shen Yang dan Shen Ling akhirnya tiba di pusat keramaian Kota Qinghe.

Awalnya tidak ada yang terlalu memperhatikan mereka, sampai akhirnya sekelompok pemuda berbondong-bondong menghampiri Shen Ling.

"Pengawal, bawa gadis kecil itu padaku! Aku ingin dia menjadi pelayanku!..."

Pemuda yang menampilkannya sangat mencolok, dia menunjuk-nunjuk ke arah Shen Ling.

Empat pria langsung maju mendatangi Shen Ling, membuat gadis kecil itu mengambil langkah mundur merapatkan diri pada Shen Tian dan kakaknya.

Empat pria dengan kekuatan masing-masing di tingkat Transformasi Roh, mereka bukan lawan sepadan untuk Shen Yang.

Shen Tian tentu saja menyadarinya dengan jelas.

Cepat dia menarik Shen Ling dan Shen Yang ke belakang tubuhnya. Adapun terhadap empat pria di hadapannya, Shen Tian hanya menggerakkan jari telunjuk tangan kirinya.

Entah dari mana asalnya, begitu Shen Tian menggerakkan jari tangannya, tubuh empat pria di depannya mulai terbakar.

Bukan oleh api biasa, melainkan mereka terbakar oleh api berwarna putih, sebuah api kekacauan yang sekali menyala tidak akan pernah padam sebelum targetnya berubah menjadi abu.

Keempat pengawal berteriak kesakitan selayaknya seekor babi yang disembelih. Mereka berguling-guling kesana kemari, mencoba memadamkan api yang sama sekali tidak terlihat akan padam.

Empat pria yang juga pengawal dari pria yang wajahnya mulai terlihat ketakutan, mereka berempat mencoba menolong empat pria yang kesakitan.

Namun, bukannya datang menolong, yang ada mereka justru mendatangi bencana untuk diri sendiri.

Api kekacauan merembet ke tubuh mereka, dan bisa dipastikan nasib mereka tidak jauh beda dengan empat pria yang perlahan tubuhnya berubah menjadi abu.

Tampaknya apa yang terjadi berhasil menarik perhatian banyak orang.

Tidak ingin menyebabkan masalah bagi keluarga Shen jika sampai ada yang mengenali Shen Ling dan Shen Yang. Cepat Shen Tian membawa keduanya pergi menjauh memanfaatkan kekacauan yang tengah terjadi.

Dalam waktu singkat mereka menghilang tanpa jejak. Begitu kekacauan mereda, tidak satupun orang berhasil menemukan keberadaan mereka.

Saat ini mereka bertiga telah meninggalkan pusat Kota Qinghe, lebih dekat dengan kediaman keluarga Shen.

Shen Ling yang sejak tadi merasa penasaran, akhirnya dia memutuskan untuk bertanya, "Kakak Tian, apa itu tadi Kakak yang melakukannya?..."

"Tentu saja itu aku," jawab Shen Tian.

Dia merasa tidak perlu menyembunyikan apapun dari Shen Ling maupun Shen Yang. Dia hanya ingin menunjukkan pada keduanya tentang seberapa kejam dunia ini.

Dunia memang kejam, tapi itu hanya berlaku pada mereka yang lemah.

Hanya dengan menjadi kuat seseorang akan dihormati.

Tetapi jika menjadi kuat dan dihormati saja belum cukup, maka seseorang perlu menjadi kejam.

Kejam pada musuh atau pada mereka yang pantas diperlakukan seperti itu bukanlah sesuatu yang salah untuk dilakukan.

Itulah secuil pengajaran yang disampaikan Shen Tian pada Shen Ling dan Shen Yang.

Bukan hanya disampaikan pada keduanya, tapi semua akan dia sampaikan pada seluruh anggota keluarga Shen.

"Terimakasih Kakak Tian!" ucap Shen Ling.

Tiba-tiba saja dia berterimakasih, membuat Shen Tian pelan menganggukkan kepala.

Shen Ling kini menatap Shen Tian dengan cara yang berbeda.

Jika sebelumnya tatapan itu dipenuhi rasa asing, kini tatapan berubah, dimana dia menatap Shen Tian dengan rasa kagum yang sulit dijelaskan.

Tatapan kagum juga terlihat di sorot mata Shen Yang, tapi dua rasa kagum itu sangatlah berbeda, dan tidak sembarang orang bisa menjelaskan dimana letak perbedaannya.

**

**

Kekacauan yang terjadi di Kota Qinghe akhirnya sampai di telinga Shen Long.

Dari ciri-ciri tiga orang yang terus disebut-sebut oleh orang-orang di sekitarnya, dia merasa tidak asing dengan ciri-ciri itu.

Barulah dia teringat Shen Tian, putranya, juga putrinya.

'Putra Penguasa Kota memang terlalu dimanja dan sering membuat masalah, tapi kali ini dia telah membuat masalah dengan orang yang salah...'

Memikirkan tiga orang yang keberadaannya sedang dicari-cari, Shen Long tau identitas ketiganya.

Meski tau, tidak mungkin dia memberitahu atasannya, tapi dia tetap saja datang menemui sang atasan.

Kedatangannya bukan untuk melaporkan apa yang diketahuinya. Dia datang menemui Komandan Kecil untuk mengundurkan diri dari pekerjaannya.

Dengan alasan ingin fokus menjadi petani dan berdagang karena kebutuhan keluarga yang semakin besar sementara gaji prajurit yang tidak seberapa, akhirnya dia mendapatkan surat pengeluaran dari kesatuan prajurit Kota Qinghe.

Senjata juga perlengkapan prajurit langsung dikembalikan pada Komandan Kecil.

Sekarang Shen Long bisa jalan pulang dengan langkah yang sangat ringan.

"Hanya mendapatkan gaji setengah bulan kerja. Ini lebih baik daripada aku terlalu lama bekerja sebagai prajurit yang terikat dengan banyaknya aturan Kota Qinghe," gumam Shen Long.

**

**

Kediaman Keluarga Shen.

Ada belasan halaman di kediaman keluarga Shen, dan ada satu halaman baru yang dalam proses pembangunan.

Halaman baru akan ditempati Shen Tian, dan di sisi lain kediaman juga mulai dibangun sebuah lapangan, tempat dimana Shen Tian akan melatih anggota keluarga Shen.

Saat Shen Long akhirnya tiba di kediaman, dia melihat semua orang saat ini berkumpul di belakang halaman yang akan menjadi tempat tinggal Shen Tian.

"Istriku, kenapa semua orang berkumpul di tempat ini?" tanya Shen Long bertepatan dengan Ning Fei yang kebetulan melihat arah kedatangannya.

"Leluhur ingin mendirikan menara kultivasi khusus untuk keluarga Shen," jawab Ning Fei berbisik di dekat telinga suaminya.

Shen Long melotot lebar, terkejut begitu mendengar jawaban Ning Fei. "Istriku, apa Leluhur sungguh-sungguh ingin mendirikan menara kultivasi untuk keluarga Shen?..."

Ning Fei cepat menganggukkan kepala. "Setidaknya itu yang disampaikan Leluhur pada semua orang."

Benar-benar kabar baik yang langsung diterima Shen Long begitu memutuskan berhenti dari pekerjaannya.

'Dengan adanya menara kultivasi milik keluarga Shen, ini benar-benar akan menandai era kebangkitan keluarga Shen.'

Kalau saja tidak banyak orang, Shen Long pasti sudah menangis untuk melupakan rasa bahagia yang dirasakannya.

Sayangnya terlalu banyak orang, jadi dia sebisa mungkin menahan diri, terus memperlihatkan wajah tenang meskipun kedua matanya mulai berkaca-kaca.

Sementara itu di sisi Shen Tian, dia sedang mempertimbangkan setinggi apa menara kultivasi yang akan dikeluarkannya dari cincin penyimpanan miliknya.

Di masa lalu dia telah membuat ribuan menara kultivasi, sebuah artefak yang memiliki berbagai tingkatan.

Pada akhirnya Shen Tian memutuskan mengeluarkan Menara Hongmeng Sembilan Langit.

Lantai pertama sampai ketiga memiliki percepatan waktu seratus sampai tiga ratus kali lebih cepat dari dunia luar, cocok untuk melakukan meditasi.

Lantai empat sampai dengan lantai enam, sepenuhnya merupakan ruangan pelatihan hukum Dao.

Di Lantai tujuh dan delapan merupakan penjara makhluk kuno, cocok untuk melatih keterampilan, dan memperkaya pengalaman.

Lantai kesembilan atau lantai puncak menara kultivasi, di tempat itu tersimpan banyak benda berharga, dan hanya mereka yang diizinkan langsung oleh pemilik menara yang bisa memasukinya.

"Proses ini seharusnya akan memakan waktu seharian," gumam Shen Tian sembari terus fokus menyelesaikan sesuatu yang hanya bisa diselesaikan olehnya.

1
Fajar Fathur rizky
cepat bantai klan ling sampai ke akar Akar-akarnya
Rusadi Koyun
diperbanyak lagi Thor update xx😍😍😍🤭
Heri Victor Purba
jos
Fajar Fathur rizky
di tunggu ling haoran di bantai dengan cara paling kejam
Dell AliNka
tingkatan ranah nya Thor
Dell AliNka
thor tingkatan ranah nya mana
Eka Haslinda
gak kebayang 1 komplek keluarga Shen menjadi ahli beladiri tingkat tinggi semua.. berlatih dlm kubah ajaib tanpa sepengatahuan org2 Qinghe 👍👍
ShrakhDenim Cylbow
Weeyyy author, Hallo😍🤭🤭
Sumpah karya barumu bikin aku excited banget👍😍🤭🤭🤭🤭
Pecinta Gratisan
mantap thor jangan lupa tingkatan kultivasi nya
Eka Haslinda
lanjut lg thoorr 👍👍
Rusadi Koyun
💪🤭di perbanyak update xx thorr??
Dewiendahsetiowati
yang didalam kota Qinghe sudah nunggu eh gak taunya sudah ada pahlawan yang nolong🤣🤣
Dewiendahsetiowati
ditunggu up selanjutnya
Dewiendahsetiowati
hadir lagi thor
@𝐊𝐫𝐮𝐥𝐜𝐢𝐟𝐞𝐫 𝖋𝖙 𝙆𝙂
masih up gak ini bang 😁
lanjut tar di kasih kopi
Sri Kana
lanjut
Pecinta Gratisan
secangkir kopi meluncur💕💞👍💪
swek lord
next
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!