WARNING ⚠️⚠️⚠️⚠️
BIJAKLAH DALAM MEMBACA!!
"Jika kau membuat kesalahan maka aku akan menghukum mu dengan membuatmu berteriak memanggil namaku saat berada di bawahku. Mengerti, Sayang?"
"Tidak ada yang boleh menyakiti Sabrina-ku, bahkan hanya seujung kuku!"
"Aku akan menembak tanganmu hingga hancur jika kau berani menyentuh gadisku!"
"Aku bisa mengukir namaku sendiri di tubuhmu agar kau tahu jika kau adalah milikku."
Jeff Maverick, di kenal sebagai mafia dingin dan kejam yang di takuti oleh musuhnya. Hidupnya selalu tentang bagaimana dia bisa hidup tanpa kata 'kekalahan.' Namun tanpa sengaja dia jatuh cinta pada seorang gadis yang pernah menolongnya. Berbagai cara Jeff lakukan agar bisa mendekati gadis itu yang sudah membuatnya tergila-gila.
Bahkan obsesinya di luar dugaannya sendiri.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon DeviPuspitaSari, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
enam
...Jeff memegangi dadanya yang terasa sangat aneh katanya....
..."Astaga! Apakah jantungku bermasalah? Mengapa dia berdetak begitu kencang tadi?" Jeff sedang berhenti di pinggir jalan karena merasa sangat aneh. Dia bahkan tidak menunggu Sabrina masuk karena tadi merasa sangat aneh pada dirinya....
..."Aku harus bertanya pada Damian besok. Pasti ada yang salah dengan jantungku!" Jeff akhirnya kembali melajukan mobilnya untuk pergi ke suatu tempat....
...Di sebuah ruangan, terlihat seorang pria yang meringis kesakitan dan merasakan kebas di seluruh tangan dan kakinya. Bagaimana tidak, pria itu sedang terikat dalam keadaan berdiri dan tangannya di gantung di udara....
..."Lepaskan aku! Aku tidak tahu mengapa kalian mengikatku!" Teriak pria itu saat baru saja sadar. Tadi dia sempat pingsan karena mendapatkan satu pukulan keras di kepalanya....
...BRAKK...
...Pintu ruangan itu di dobrak dari luar dan memperlihatkan seorang pria dengan jas hitam yang berjalan ke arah pria yang terikat tadi. Dia adalah Jeff, dan orang yang sedang di ikat itu adalah pria yang sudah mengganggu Sabrina hingga mengejarnya ke gang sempit tadi....
...Beberapa anak buahnya yang berada di dalam ruangan itu segera keluar dan membiarkan sang Tuan melakukan keinginannya....
..."Si-siapa kau? Kenapa kau mengikatku seperti ini....
...Aku tidak mengenalmu dan aku tidak tahu apa salahku!"...
...Jeff melonggarkan dasinya dan melipat lengan kemejanya. Dia juga melemparkan asal jas yang ia pakai tadi hingga jatuh ke lantai. Lalu Jeff menaikkan satu kakinya ke kursi tunggal yang berada tepat di hadapan pria itu....
..."Apa kau tidak ingat kesalahanmu?" Jeff bertanya dengan nada dinginnya....
..."Aku tidak tahu dan aku tidak mengenalmu. Mengapa kau membuatku begini?"...
...Jeff tertawa yang membuat atmosfer di sana seketika mencekam. Pria itu juga terdiam saat mendengar tawa Jeff. Bukannya lucu, tawanya malah terdengar begitu menyeramkan....
..."Kau tidak ingat? Kau sudah mengganggu seorang gadis kecil hingga dia terjatuh saat kau mengejarnya. Apa sekarang kau ingat?" Jeff beralih duduk di kursi itu dengan melipat kakinya....
...Pria itu tampak berfikir sebentar. "Oh, wanita sialan itu! Dia bersikap kurang ajar padaku jadi aku memberinya pelajaran!"...
...Dug...
..."Arghh! Kenapa kau melempar ku dengan botol!" Pria itu meringis saat Jeff berhasil melemparkan botol minuman alkohol yang sudah kosong hingga mengenai kepalanya. Bahkan sekarang kepalanya berdarah karena lemparan Jeff cukup kuat....
..."Itu sebagai balasan karena kau tidak mengingatnya tadi," Jeff mengetukkan jarinya di atas pahanya. "Apa kau ingat juga apa yang sudah kau lakukan padanya di bar tadi? Kau mengganggunya dan bahkan kau menyentuhnya!" Jeff mengepalkan tangannya di udara....
...Pria itu terdiam. Bagaimana bisa Jeff mengetahui itu semua?...
..."Kau sudah ingat? Apa perlu bantuanku agar kau mengingat apa yang sudah kau lakukan padanya?" Jeff melirik satu botol kosong lainnya yang berada di dekatnya. "Botol ini lumayan besar daripada yang tadi." Jeff memainkan botol kosong itu dengan tangannya....
..."Tidak! Jangan!" Pria itu menggelengkan kepalanya....
..."Maafkan aku. Aku bersalah karena mengganggunya. Tetapi aku sangat kesal karena dia menendang kaki ku dan mempermalukan aku di depan teman-temanku."...
...PRANG!...
...Jeff melemparkan botol di tangannya ke sembarang arah hingga botol itu kini pecah. Pria itu terkejut bukan main....
..."Dia cukup berbaik hati karena hanya menendang kakimu dan membuatmu kesakitan. Bagaimana jika aku membuat tulang kakimu retak seperti botol itu? Ah, tidak....
...Maksudku hancur seperti botol itu."...
...Pria itu bergidik ngeri mendengar perkataan Jeff yang tidak main-main. "Tuan, tolong lepaskan aku. Aku tidak mengenal dirimu dan aku sungguh minta maaf karena mengganggu wanita itu."...
...Jeff bangkit dari duduknya. Ia berjalan meraih potongan pecahan kaca yang berserakan di lantai. Lalu berjalan mendekati pria itu. Jeff berdiri tepat di depannya sekarang....
..."Kau ingat apa yang sudah kau lakukan padanya hingga dia menendang kaki mu?" Jeff menatap pecahan botol di tangannya. Lalu dengan cepat di menggoreskannya pada tangan pria itu yang di gantung di udara....
..."Akhhh! Tuan, jangan lakukan itu ku mohon!" Pria itu kembali meringis karena goresan Jeff cukup dalam....
...Sekarang terlihat sobekan di tangannya yang Jeff berikan....
..."Ini balasan karena kau sudah lancang menyentuhnya! Aku bahkan bisa menghancurkan tanganmu karena kau sudah berani menyentuh gadisku!"...
..."Akhh, Tuan maafkan aku!" Pria itu semakin kesakitan karena Jeff tidak hanya menggores satu tangannya, tetapi ke duanya. Dan ternyata Jeff tidak sembarang melukai, melainkan mengukir sebuah nama di lengan pria itu....
...Jeff kembali melemparkan pecahan botol kaca itu setelah puas mengukir namanya di sana. Darah mulai bercucuran dengan suara ringisan yang menjadi candu bagi seorang Jeff....
...Pria itu melihat tangannya dan melihat apa yang Jeff lakukan padanya. Matanya terbelalak saat melihat nama Jeff Maverick, terukir di sana....
..."Ka-kau adalah Jeff Maverick?" Siapa yang tidak kenal dengan nama itu. Di dunia gelap dan berbagai persaingan ketat para konglomerat, mereka semua mengenal siapa Jeff Maverick....
...Nama Jeff memang banyak di kenal banyak orang. Tetapi tidak dengan wajahnya, Jeff begitu merahasiakan identitasnya dan tidak pernah menampilkan wajahnya di hadapan publik. Mereka hanya mengetahui nama Jeff tanpa tahu seperti apa rupanya. Dan sekarang, Jeff memperlihatkan indentitas sebenarnya....
..."Kau mengenalku juga? Ah, aku tahu apa yang kamu pikirkan sekarang." Jeff kembali duduk di kursi tadi. Ia bersenandung seperti sedang merasa gembira....
...Tubuh pria itu bergetar saking takutnya. Ia sudah bisa melihat masa depan dari kehidupannya sekarang. Sebuah rumor pernah dia baca tentang Jeff Maverick. Pria itu akan menunjukkan dirinya hanya pada musuhnya yang akan tiada. Jeff sengaja melakukan itu karena tidak mungkin musuhnya akan membocorkan tentang rupanya yang tidak ada orang yang tahu. Karena setelah itu mereka sudah Jeff musnahkan....
...Jeff tertawa lagi melihat wajah tegang pria di hadapannya. "Kau takut?" Jeff menyipitkan matanya. "Lalu kenapa kau dengan beraninya mengganggu gadisku? Itu artinya kau sudah tidak sayang pada nyawamu sendiri." Jeff membuka ponselnya dan menghubungi anak buahnya....
..."Bawakan sekarang." Setelah itu panggilan segera di putus sepihak. Jeff melipat ke dua tangannya di dada dengan tatapan yang sangat menusuk bagi pria itu....
..."Tuan, tolong lepaskan aku. Aku berjanji tidak akan mengulangi kesalahan itu lagi."...
..."Apa kau ingat perkataanmu saat itu? Kau mengatakan gadisku adalah seorang pelacur! Kau tidak ingat? Apa perlu bantuanku lagi?" Jeff menyeringai yang membuat pria itu semakin berkeringat dingin....
...Pria itu dengan cepat menggelengkan kepalanya. "Tidak, tidak! Tolong lepaskan aku, Tuan!"...
..."Apa Ibu mu tidak mengajarimu sopan santun? Kau mengatai wanitaku dengan sebutan 'jalang'? Aku pikir saat kecil dulu ibumu tidak memberikanmu asi. Melainkan darah busuk seekor anjing!" Jeff bangkit dari duduknya saat melihat pintu itu di buka....
...Seorang pria yang merupakan orang Jeff membawa sebuah ember dan meletakkannya di hadapan pria itu. Bau busuk mulai tercium di indra penciumannya....
...Jeff memasukkan ke dua tangannya ke dalam saku celananya. "Kau tahu ini apa? Ini adalah darah busuk anjing yang aku bunuh tiga hari yang lalu. Dia tidak sengaja menggonggong padaku padahal aku hanya diam saja." Jeff tersenyum menyeringai....
..."Tidak! Tuan, ku mohon lepaskan aku."...
...Jeff menatap orangnya dan mengibaskan tangannya di depan hidungnya. "Astaga, baunya sangat busuk sekali. Tapi sepertinya kamu akan menyukainya, jadi nikmati saja makananmu."...
..."Tidak! Tuan, ku mohon bebaskan aku, Tuan!" Pria itu sudah menangis karena saking takutnya. Sikap angkuhnya di hadapan Sabrina tadi sudah tidak terlihat lagi....
..."Berikan dia darah busuk itu. Dan pastikan jika dia menelannya!" Setelah mengatakan itu Jeff pun segera keluar dari ruangan itu dan membiarkan anak buahnya melakukan tugasnya....
...Terdengar teriakan dari dalam sana saat Jeff sudah menutup pintu ruangan itu. Dan setelah itu terdengar suara orang yang muntah, sudah jelas jika pria itu benar-benar di suguhi oleh darah busuk yang Jeff bawakan....
...Jeff akhirnya memutuskan untuk kembali ke Mansion...
aku suka
aku suka🥰