NovelToon NovelToon
Dimanjakan Oleh Cintanya

Dimanjakan Oleh Cintanya

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Cintapertama
Popularitas:6.6k
Nilai: 5
Nama Author: Elwa Zetri

​"Siapa?!" Sebuah suara berat, serak, dan penuh ancaman terdengar di kegelapan.

​Rayyan langsung mencengkeram pergelangan tangan Aira. Napas pria itu memburu, aroma maskulin yang bercampur dengan hawa panas menguar dari tubuhnya. Obat bius di dalam tubuh Rayyan bergolak hebat saat merasakan kulit halus seorang wanita menyentuhnya.

​"S-sakit... panas..." Aira tidak menjawab pertanyaan Rayyan. Gadis itu justru meracau, air matanya menetes karena rasa tidak nyaman yang asing di sekujur tubuhnya. Sentuhan tangan Rayyan yang dingin di pergelangan tangannya justru terasa seperti penawar.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Elwa Zetri, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Amarah sang penguasa

​Sandra begitu larut dalam kemenangan semunya hingga ia sama sekali tidak menyadari keberadaan dua orang pria berbadan tegap dengan pakaian sipil yang berdiri di dekat pintu keluar aula. Mereka adalah anak buah tepercaya Rayyan yang ditugaskan khusus untuk memantau keselamatan Aira dari kejauhan.

​Melihat bagaimana sang Nyonya Besar Wijaya dikepung, dicaci, dan dihina dengan kata-kata kasar, salah satu dari mereka langsung meraba lubang telinganya, menyalakan perangkat komunikasi tersembunyi, dan melapor langsung kepada sang CEO.

​"Lapor, Pak. Bu Sandra sengaja menjebak Nyonya Aira di dalam ruang rapat divisi audit. Saat ini semua karyawan sedang menyudutkan Nyonya dan menghina kandungan beliau."

​Di saat yang sama, ratusan kilometer dari ibu kota, Rayyan yang baru saja hendak melangkah masuk ke ruang penandatanganan kontrak bersama jajaran menteri, seketika menghentikan langkah kakinya. Begitu mendengar laporan dari seberang telepon, wajah tampannya langsung berubah drastis menjadi sehitam legam. Aura membunuh yang amat pekat mendadak menguar dari tubuhnya, membuat para ajudan menteri yang berada di sekitarnya mundur teratur karena ketakutan.

​Bagi seorang Rayyan Wijaya, bisnis bernilai triliunan rupiah tidak ada apa-apanya dibanding seujung kuku istri kecilnya. Untung saja dia adalah bos besar, penguasa tertinggi yang memiliki otoritas mutlak atas hidup dan jalannya perusahaan, sehingga dia bisa kapan saja pulang dan pergi sesuka hatinya meskipun jadwal kerjanya sangat padat.

​"Batalkan semua agenda sore ini. Siapkan helikopter pribadi di atap gedung sekarang juga!" perintah Rayyan dengan suara rendah yang menggelegar kepada Haris.

​Tanpa pikir panjang, Rayyan langsung memacu seluruh kendaraannya kembali menuju ibu kota demi melindungi wanita yang teramat dicintainya.

​Kembali ke ruang rapat divisi audit Menara Wijaya, suasana masih terasa panas. Aira masih berdiri mematung di barisan meja tengah. Air matanya menetes melewati pipinya yang pucat, sementara tangannya gemetar hebat melindungi perut buncit empat bulannya dari tatapan-tatapan sinis. Di depannya, Sandra masih berdiri dengan seringai licik, menikmati pemandangan di mana harga diri Aira sedang diinjak-injak oleh ular-ular bermulut kejam di ruangan itu.

​BRAKK!

​Pintu ganda aula rapat dibanting terbuka dengan sangat keras hingga engselnya nyaris terlepas. Benturan itu bergema keras, seketika membungkam seluruh riuh makian di dalam ruangan.

​Semua orang serentak menoleh ke arah pintu. Di ambang pintu yang terbuka lebar, berdiri sosok Rayyan Wijaya. Jas formalnya sedikit berantakan karena dia berlari, namun sorot matanya yang tajam bagai elang tampak menyala-nyala oleh amarah yang membara. Napasnya memburu, memancarkan dominasi yang luar biasa mencekam.

​Rayyan melangkah masuk ke dalam aula dengan langkah lebar yang menghentak lantai. Pria itu sempat mematung sejenak di tengah ruangan. Dadanya terasa berdenyut menyakitkan saat melihat istri kesayangan yang selalu dia ratukan di rumah, kini sedang berdiri gemetar dengan air mata yang mengalir di pipinya, diinjak-injak harga dirinya oleh ular berbisa seperti Sandra dan karyawan-karyawan bodoh di sekitarnya.

​Keheningan yang mematikan kini merayap di seluruh penjuru aula. Semua orang di sana mendadak menahan napas, menyadari bahwa sang penguasa tertinggi telah kembali membawa badai kehancuran bagi siapa saja yang telah berani menyentuh miliknya.

Melihat sosok tegap Rayyan yang berdiri di ambang pintu dengan aura murka, pertahanan Aira runtuh sepenuhnya. Ketegangan, rasa takut, dan beban mental yang sedari tadi ia tahan sendirian membuat seluruh persendiannya mendadak lemas.

​Bruk.

​Aira terduduk lemas di atas kursi di belakangnya, nyaris kehilangan keseimbangan jika ia tidak mencengkeram tepi meja erat-erat. Dengan sisa-sisa kekuatannya, Aira mendongak, menatap lekat ke arah Rayyan melalui pandangan matanya yang buram karena genangan air mata. Sorot mata bulatnya memancarkan rasa lega yang teramat sangat, sekaligus aduan seorang istri yang terluka kepada suaminya.

​Melihat istri kesayangannya terduduk lemas bagai kehilangan kelopak bunga yang rapuh, jantung Rayyan rasanya seperti diremas kuat-kuat. Rasa sakit dan amarah bercampur menjadi satu, membakar habis seluruh sisa kesabarannya.

​Tanpa memedulikan puluhan pasang mata karyawan yang kini menatapnya dengan bingung dan gemetar, Rayyan mengabaikan seluruh protokol formal kantor. Pria penguasa Wijaya Group itu setengah berlari, melangkah lebar membelah kerumunan karyawan yang langsung bergeser mundur karena ketakutan setengah mati melihat wajah sang CEO.

​Rayyan langsung berlutut di depan kursi Aira. Tanpa ragu, kedua tangan besarnya meraih tubuh Aira yang gemetar, menarik gadis itu ke dalam dekapan dadanya yang bidang dengan begitu protektif.

​"Aira... maafkan aku. Aku terlambat," bisik Rayyan dengan suara yang bergetar hebat, sangat kontras dengan aura membunuh yang ia pancarkan beberapa detik lalu.

​Rayyan mendekap kepala Aira, menyembunyikan wajah menangis istrinya di ceruk lehernya, sementara tangan satunya lagi bergerak turun, mengusap perut buncit Aira dengan gerakan yang sangat lembut dan gemetar—memastikan bahwa buah hati mereka di dalam sana tidak mengalami hal buruk akibat guncangan emosi ibunya.

​Aira yang berada di dalam pelukan hangat dan familier itu langsung mencengkeram kemeja Rayyan kuat-kuat. Tangisnya pecah tanpa suara di dada suaminya, menumpahkan segala rasa sakit hati atas makian keji yang baru saja ia terima.

​Sementara itu, seluruh ruangan rapat seketika membeku. Suasana mendadak menjadi begitu sunyi hingga suara napas pun bisa terdengar. Sandra yang tadinya menyeringai puas, kini mematung dengan wajah yang mendadak pucat pasi seperti kertas. Mulutnya setengah terbuka, tidak mampu mencerna pemandangan luar biasa di depannya.

​Para karyawan senior dan anak-anak magang yang tadi mencaci Aira dengan sebutan "wanita murahan" kini saling berpandangan dengan tubuh yang mulai gemetar hebat. Mereka baru saja menyaksikan dengan mata kepala sendiri, bagaimana seorang Rayyan Wijaya—CEO tertinggi yang terkenal kejam, dingin, dan tidak tersentuh—kini sedang berlutut di lantai kotor demi memeluk dan menenangkan seorang anak magang yang mereka hina. Rasa ngeri yang teramat sangat mulai merayap di tengkuk mereka, menyadari bahwa mereka baru saja menggali liang kubur mereka sendiri.

1
Adinda
panggil itu ayang beb, honey, atau mas begitu Aira
Brenda
akhirnya 😄
Ryuu
cepet updateeee
Ryuu
👍
beybi T.Halim
aira payah.,🙈seharusnya dia faham apa yg terbaik untuk dirinya,yg punya suami penguasa bisnis, kesel lah akhirnya babynya jadi korban
Ryuu
Huhhh kerenn bgt
Ryuu
Baguss nggk ngebosenin sejauh ini
Ryuu
Keren bgt thor ceritanyaa
beybi T.Halim
🤭🤭hedeh..berbunga2 kertas tuu...dah bilang cinta aja susah bener lahh😁
beybi T.Halim
masa panggil nama?.,panggil mas kek apa daddy. kan romantis..sekalian jagiya lah🤭
beybi T.Halim
asek...ketahuan deh..lagi baby boom
beybi T.Halim
ada adegan pingsan gak yaa.,br ketahuan aira hamil,kok aku nunggu2 pov kepajikan seorang rayyan wijaya😁
beybi T.Halim
yaa semoga gak ada drama ulat2 lah br terkendali semua keromatisan sang penguasa🤭
beybi T.Halim
kesini dl...suka deh cerita romantis spek2 daddy 🤭😁
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!