Karena kecerobohan nya sendiri seorang pria dewasa menarik tangan seorang gadis yang sedang berjalan dan dia membawanya ke suatu tempat.
Apakah yang terjadi kepada gadis malang itu?
ayok baca ceritanya hanya di noveltoon.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nouna Sagitarius, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
6
Beberapa hari telah berlalu dan sekarang arkan berada di swalayan tapi sebelum dia masuk ke dalam tidak sengaja mata nya melihat sosok yang dia lihat beberapa waktu lalu dan orang itu sedang menaiki mobil nya.
"Dia...." lirih nya dan langsung mengejar nya tapi terlambat,mobil nya sudah melesat kencang.
"Kenapa dia bisa keluar dari cafe itu lagi, siapa dia." ucap nya yang melihat cafe tersebut.
Saat Arkan ingin kembali masuk ke swalayan tadi ponsel nya berdering dan setelah dia melihat siapa yang menelpon nya dengan cepat dia langsung mengangkat nya.
"Iya bos..."
"........"
"Baik bos..., tapi saya minta satu hari dan lusa saya baru kembali."ucap nya.
"......"
"Terimakasih bos .."
setelah itu percakapan pun berakhir.
"kenapa susah sekali menemukan nya,padahal aku memberinya tempat tinggal sebelum meninggal kan nya,kenapa rumah itu seperti tidak pernah di tempati,kenapa sangat susah mencari kamu." ucapnya lalu dia kembali melangkah kan kaki nya ke dalam swalayan.
Sementara di suatu tempat seorang wanita sedang melayani pembeli karna selain pemilik dia juga sesekali menjadi pelayan toko roti nya.
"Terimakasih sudah mampir di toko kami semoga kalian suka." ucap nya dengan sopan dan ramah
"sama-sama." balas para pengunjung.
Saat ingin kembali ke meja nya wanita itu di tabrak oleh seorang Dan hampir saja terjatuh.
"Maaf kan saya nona.." ucap orang itu meminta maaf.
"tidak apa-apa maaf kan saya juga.." balas nya dengan senyuman.
"Masya Allah cantik nya wanita itu"ucapnya dalam hati .
"Astaghfirullah..., bodoh!,ingat Aldo wanita itu memang cantik tapi lebih cantik istri mu di rumah ."ralat nya memukul pelan kepalanya.Orang tadi adalah Aldo teman Arkan.
Di saat Aldo sedang menunggu pesanan, ponsel nya berdering dan Arkan lah yang menghubungi nya.
"hum...ada apa?.""cerca Aldo saat dia mengangkat telpon nya.
"di mana?."
"Di toko roti."
"ngapain..."
"cari istri."
"bukanya kamu sudah punya istri?."
"orang ke toko roti untuk apa?."
"ok saya hanya bercanda, Sherlock saya ke situ." ucapnya lalu tanpa permisi Arkan memutuskan panggilan mereka.
Setelah mengirim kan lokasi ke pada Arkan, Aldo malah tambah memesan makanan lagi.
Setelah menunggu kurang lebih dua puluh menit akhir nya Arkan nongol juga.
"sukur lah kamu tidak nyasar." ucap nya santai.
"saya pernah ke sini saat mencari istri bos saya " ucap nya yang kasih tau ke Aldo bahwa dia pernah ke sini.
"ketemu.." tanya Aldo.
"ya....dia sering ke sini?." terang nya lagi.
Sementara Aldo tidak bertanya lagi.
"Itu bukanya anak-anak yang kemarin yang menabrak mu." kata Aldo yang melihat ke dua anak kembar yang menabrak Arkan.
"mana?." tanya Arkan yang mengikuti arah tangan Aldo.
"Meraka sudah seperti setan kecil, di mana-mana selalu berkeliaran."decak Arkan karna yang dia lihat adalah Farah sama Fadil.
"seperti nya kalian berjodoh." ucap Aldo sementara Arkan tidak mendengar kan nya karna masih mengamati ke dua anak itu.
Pesanan pun tiba dan mereka langsung menikmati makanan yang sudah di sajikan.
"enak.." ucap Aldo di sela makanya.
"biasa aja...,dan jangan kebiasaan kalau sedang makan berbicara."ujar Arkan.
Setelah selesai m nikmati makanan dan mengobrolkan banyak hal akhirnya mereka meninggalkan tempat itu.
"waktu ku tidak banyak lagi, aku harus menemukan wanita itu." gumamnya saat berada di dalam mobilnya.
"Tapi di mana aku harus mencari nya, apa aku harus minta bantuan ke pada satria." lanjut nya lagi yang masih bicara sendiri.
"Tapi anak itu sangat tidak sopan dan sombong." ucap nya lagi antara iya dan tidak meminta bantuan ke pada satria.
saat dia ingin menghubungi satria tiba-tiba ponsel nya tidak ada dan langsung dia menepikan mobil nya dulu.
"ponsel aku kemana?."tanya nya bingung dan juga mencari -cari di saku celana di mobil tapi tetap tidak di temukan.
"di mana....?, perasaan tadi aku simpan.... Astaga aku lupa di tempat tadi." ucap nya yang langsung mengingat kalau dia melupakan ponsel nya di toko roti tadi.
Dengan cepat dia memutar arah dan kembali di toko tersebut.
Saat dia ingin memarkirkan mobil nya tidak sengaja Arkan melihat seseorang yang dia cari-cari lewat di depan nya.
"dia...itu dia."ucap nya yang langsung menghentikan mobil nya dan ingin mengejar orang itu,tapi security memanggil nya karna dia parkir bukan pada tempat nya.
"pak....,jangan parkir sembarangan anda menghalangi pengunjung lain." ucap security yang memanggil arkan.
"tolong parkirkan mobil saya." ucapnya yang memberikan kunci mobil nya.
"maaf...,saya sedang sibuk dan silahkan Bapak parkir sendiri." ucap security yang langsung meniup kan peluit nya karena arkan berdiri diam dan melihat mobil orang yang lewat di hadapan nya tadi menghilang.
"Bapak menghalangi saja." ucapnya marah dan membanting pintu mobil tanda Dia marah sama security itu.
...🌷ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ🌷...