NovelToon NovelToon
KETIKA PENGUASA SURGAWI MENJADI HUNTER RANK E

KETIKA PENGUASA SURGAWI MENJADI HUNTER RANK E

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi / Sistem / Kultivasi Modern
Popularitas:6.5k
Nilai: 5
Nama Author: EGGY ARIYA WINANDA

Wu Xuan telah mencapai puncak alam surgawi dan hanya selangkah lagi naik ke alam dewa. Namun saat ia mencoba kembali ke Bumi demi menebus hutang karma kepada kedua orang tuanya, tubuh fananya justru terhempas ke tengah badai kehampaan dimensi.

Dan ketika ia membuka matanya kembali…

Bumi yang ia kenal telah berubah menjadi dunia dungeon dan para hunter.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon EGGY ARIYA WINANDA, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Reaksi Dua Pilar

Di luar pusaran gate mutasi yang kini mendidih dengan warna hijau gelap, keputusasaan melahap udara malam Shanghai.

Beberapa menit sebelum udara di distrik terbengkalai itu dipenuhi resonansi energi yang menyesakkan, sebuah panggilan darurat melalui saluran enkripsi tingkat tertinggi tiba di jaringan komunikasi pribadi Wu Jiang.

Bukan dari media. Bukan dari jaring informasi publik. Panggilan itu datang langsung dari kepala ilmuwan Guild yang memantau Gate di lapangan.

"L-Lapor... G-Guild Master..." suara seorang pengawas lapangan terdengar di seberang sana, diselingi suara angin yang menderu kencang. "Terjadi mutasi mendadak pada sebuah Gate Rank D di sektor utara."

Wu Jiang, yang sedang duduk menatap dokumen di mejanya, bahkan tidak menghentikan gerakan penanya. Wajahnya tetap sedingin es. Di era ini, mutasi Gate sesekali terjadi. Itu adalah risiko pekerjaan.

"Lalu kenapa kau menghubungi saluran pribadiku untuk hal remeh ini?" balas Wu Jiang dengan nada datar yang menekan. "Segel area itu. Tingkatkan statusnya, dan kirimkan dua regu elit tingkat menengah untuk memusnahkannya sebelum monster-monster itu meluap ke jalanan. Jangan buang waktuku."

"T-Tentu, Guild Master, kami tahu prosedurnya!" suara pengawas itu tiba-tiba pecah, terdengar histeris dan bergetar hebat. "Tapi... masalahnya... Tuan Muda... Tuan Muda Wu Xuan baru saja melangkah masuk ke dalam Gate tersebut tepat sebelum mutasi terjadi!"

Trak.

Pena emas di tangan Wu Jiang patah menjadi dua.

Seluruh hawa dingin di ruangan itu mendadak meledak, membekukan meja kerja dan kaca anti-peluru di sekelilingnya dalam hitungan mikrodetik. Mata Wu Jiang membelalak sempurna. Darahnya seakan berhenti mengalir.

"Apa yang kau katakan?!" raung Wu Jiang, suaranya berubah menjadi geraman monster buas yang siap memangsa. "Di mana kordinat Gate itu sekarang?!"

"D-Distrik komersial utara, blok empat, Tuan!"

Otak Wu Jiang langsung berputar dengan kecepatan yang menakutkan, menekan kepanikan pribadinya dengan perhitungan strategis.

Jika sebuah Gate bermutasi menjadi Tipe Invasi, fluktuasi energinya akan melonjak drastis layaknya suar di tengah kegelapan. Jika alat radar raksasa milik Asosiasi Hunter Pusat mendeteksinya, tempat itu akan segera dikerumuni oleh militer, media, dan guild saingan yang haus akan kejatuhan keluarganya.

Mereka tidak akan datang untuk menyelamatkan putranya. Mereka akan datang untuk menonton, mengisolasi area, dan menghalangi proses evakuasi dengan dalih 'keamanan nasional'.

"Dengarkan perintahku baik-baik," desis Wu Jiang dengan nada rendah yang dipenuhi otoritas. "Aktifkan Protokol Isolasi penuh. Nyalakan seluruh menara pengacak sinyal energi dalam radius dua puluh kilometer dari posisimu."

"T-Tapi Guild Master, menyalakan pengacak sinyal skala itu akan membuat kita melanggar hukum—"

"LAKUKAN SEKARANG!" raung Wu Jiang. "Butakan satelit dan radar Asosiasi! Tutupi fluktuasi energinya dengan tirai distorsi kita sendiri. Jangan biarkan satu pun anjing tua dari Asosiasi mencium apa yang sedang terjadi di wilayahku. Aku dan istriku sedang menuju ke sana sekarang!"

Panggilan ditutup.

Dalam hitungan detik, langit malam di atas daratan Tiongkok timur terbelah oleh dua garis cahaya yang melesat dengan kecepatan supersonik. Namun, tidak ada ledakan suara yang memekakkan telinga. Wu Jiang menggunakan mana esnya untuk membungkus dirinya dan istrinya, Yuena, dalam kepompong kedap udara, membelah malam dalam kesenyapan yang mematikan. Ia mengantisipasi krisis ini dengan senyap, membungkus malapetaka keluarganya dari tatapan dunia luar.

WUSSS!

Hanya butuh waktu kurang dari dua menit bagi sepasang pilar kemanusiaan itu untuk mendarat tepat di depan Gate. Pendaratan mereka tidak meledak, melainkan menyerap seluruh suhu di sekitarnya, mengubah kelembaban udara menjadi hujan kristal es tipis.

Wu Jiang melangkah keluar dari kabut beku, diikuti oleh Wu Yuena yang wajahnya kini pucat pasi.

Di hadapan mereka, pusaran dimensi yang tadinya biru tenang kini berdenyut agresif, memancarkan warna hijau bercahaya yang seolah memompa hawa kematian langsung ke jalanan Shanghai. Berkat pengacak sinyal milik Guild yang telah diaktifkan secara paksa, pusaran raksasa ini tidak terdeteksi oleh radar Asosiasi.

"Di mana putraku?!" suara Wu Jiang bergemuruh rendah, udara menekan napas para staf dan pengawal yang tersisa di pelataran.

Pengawas lapangan yang menelponnya tadi merangkak maju, bersujud di atas aspal yang dingin. Tubuh pria itu bergetar hebat. "T-Tuan Muda... masih berada di dalam, Guild Master."

"Bagaimana mungkin dia bisa masuk?!" Wu Yuena akhirnya tidak bisa menahan diri, suaranya pecah oleh kepanikan seorang ibu. "Bukankah aku sudah menyuruh Xu Xin untuk menjaganya?! Mengapa mereka membiarkan Xuan'er masuk ke dalam sana?!"

Air mata mulai menggenang di pelupuk mata Yuena. "Dia baru saja siuman! Levelnya belum cukup untuk menahan tekanan gravitasi gate tingkat C! Kenapa kalian membiarkannya masuk tanpa menghubungiku?!"

"Nyonya... Tuan..." pengawas itu menelan ludah, menatap data di layar tabletnya seolah data itu sendiri adalah sebuah kebohongan yang tidak masuk akal. "Level Tuan Muda telah mencukupi untuk masuk ke gate rank D."

Wu Jiang memutar kepalanya dengan sangat cepat, menatap pengawas itu dengan tatapan tajam. "Apa maksudmu?"

"Sesaat sebelum portal bermutasi dan mengunci kordinatnya, alat kami sempat membaca fluktuasi level dari dalam. Tuan Muda... beliau telah mencapai Level 9."

Hening sejenak.

Mata Wu Jiang dan Wu Yuena melebar sempurna. Napas mereka tertahan di tenggorokan.

"Level 9?!" desis Wu Jiang, suaranya dipenuhi ketidakpercayaan yang absolut. "Bagaimana mungkin?! Belum genap dua jam sejak dia keluar dari gedung Guild! Bahkan jika Xu Xin membantai seluruh monster dan menyuapkan poin pengalaman (Exp) kepadanya, mencapai Level 9 dalam kurun waktu sesingkat itu tetap tidak mungkin!"

"I-Itu benar, Guild Master," tambah kepala ilmuwan yang berdiri di belakang pengawas. "Dan menurut laporan dari Gate sebelumnya... Tuan Muda menaklukkan gate sendirian. Dalam waktu lima menit..."

Beban kebingungan dan kekaguman menghantam sepasang penguasa itu. Putra mereka, sekali lagi menghancurkan batas logika dunia ini.

Tirani di mata Wu Jiang meredup, berganti menjadi hela napas yang sangat berat. Ia tidak bisa lagi menyalahkan bawahannya. Ego putranya didukung oleh kekuatan misterius yang menolak untuk dijelaskan.

"Minggir," ucap Wu Jiang datar, menyingkirkan keterkejutannya dan kembali pada prioritas utama.

Ia melepaskan jasnya, melangkah mantap menuju bibir pusaran hijau yang menyala itu. Di sampingnya, Wu Yuena kembali memfokuskan mana sucinya. Kehebatan putranya yang mencapai Level 9 memang menakjubkan, namun itu tidak mengubah fakta bahwa sebuah Gate Invasi terlalu mematikan.

Namun, saat Wu Jiang mengulurkan tangan kanannya yang berlapis es untuk merobek selaput dimensi portal tersebut...

BZZZTTT!

CRASH!

Sebuah tolakan spasial yang luar biasa masif meledak dari permukaan portal.

Wu Jiang, seorang Hunter Country Tier yang mampu membekukan tsunami, terhempas mundur tiga langkah! Tangannya yang berlapis mana tingkat tinggi mengeluarkan asap. Di sebelahnya, Wu Yuena harus menancapkan tongkatnya ke aspal agar tidak terseret oleh gelombang kejut gate tersebut.

"Apa yang terjadi?!" seru Yuena, matanya membelalak tak percaya.

Selama ia menjadi Hunter, belum pernah ada Gate tipe Invasi yang menolak paksa fisik seorang hunter dari luar. Gate tipe invasi seharusnya bersifat terbuka agar bisa memuntahkan monster ke bumi!

Wu Jiang menggeram. Ia menyatukan kedua telapak tangannya, memadatkan tombak es raksasa di udara, lalu menghantamkannya dengan kekuatan penuh ke pusat portal itu.

BLAAAR!

Tombak es berkekuatan penghancur kota itu hancur berkeping-keping saat menabrak pusaran, seolah membentur dinding tak kasat mata. Portal itu tidak bergeming sedikit pun.

Kepala ilmuwan yang melihat fenomena itu segera berlari ke arah instrumen pengukurnya. Jari-jarinya mengetik dengan panik, menganalisis anomali yang baru saja terjadi.

"G-Guild Master!" teriak ilmuwan itu, suaranya dipenuhi histeria. "Ini mustahil! Hukum spasialnya tertutup rapat! Ruang di dalam dungeon ini telah tersegel sepenuhnya! Tidak ada cara untuk membuka atau menembus koordinat spasialnya dari luar!"

Dada Wu Yuena terasa seperti diremukkan. Dikunci dari dalam? Itu berarti putranya benar-benar terisolasi sekali lagi di dalam Dungeon, tanpa ada kemungkinan datangnya bala bantuan dari luar.

"Hancurkan paksa!" perintah Wu Jiang, suaranya berubah menjadi geraman monster yang terluka. Ia memompa seluruh mana miliknya di nadinya hingga rambut putihnya memancarkan sinar mana. Energi itu siap meledakkan distrik ini.

"Tunggu! Guild Master, lihat ini!"

Pengawas lapangan berteriak dengan suara yang nyaris seperti tangisan. Pemuda itu jatuh terduduk di depan monitor portabelnya yang mulai mengeluarkan percikan api.

"Angkanya... angkanya terus naik tanpa henti!" racau pemuda itu, menunjuk grafik merah yang meroket di layar.

Wu Jiang dan Wu Yuena menghentikan niat mereka, beralih menatap layar yang retak itu.

Di era Tower, klasifikasi Gate memiliki aturan yang jelas. Gate Kelas E berisi monster lemah, Gate Kelas D dihuni monster tingkat menengah, sedangkan Gate Kelas C sudah cukup berbahaya untuk menghancurkan sebuah distrik jika tidak segera ditangani. Awalnya, semua orang mengira mutasi ini hanya meningkatkan Gate Kelas D menjadi Kelas C.

Namun, data yang muncul di layar langsung menghancurkan dugaan tersebut. Angka kepadatan energi terus melonjak jauh melampaui batas Kelas C tanpa menunjukkan tanda-tanda berhenti. Energi yang memancar dari dalam dungeon terasa begitu besar, begitu kuno, dan begitu mematikan.

Pengawas itu menatap Wu Jiang dengan mata yang kehilangan seluruh harapan hidupnya.

"Tuan..." bisik pengawas itu, air mata ketakutan jatuh ke pipinya. "Energi ini bukan Gate Kelas C... Ini adalah Gate Kelas B."

Hening.

Keheningan yang mencekik menelan jalanan malam Shanghai.

Bahkan angin malam seolah enggan berhembus. Para pengawal, teknisi, dan pilar Tiongkok itu membeku layaknya patung.

Gate Kelas B.

Itu bukanlah sekadar invasi. Itu adalah bencana skala kota. Di dalam Gate Kelas B, hukum bumi sepenuhnya dihapuskan. Monster-monster di dalamnya bukan lagi sekadar binatang buas, melainkan entitas-entitas penghancur kota yang levelnya menyentuh angka 30 ke atas.

Dan sekarang... di dalam neraka Kelas B yang terkunci itu... Hanya ada Yang Chen, Xu Xin, dan putra tunggal mereka.

Wu Yuena tidak bisa lagi menahan beban mentalnya. Tongkat sihirnya terlepas dari genggamannya dan jatuh berdenting di aspal. Wanita tercantik dan terkuat di bidang penyembuhan itu jatuh merosot, berlutut di jalanan yang dingin, menyembunyikan wajahnya di telapak tangannya sambil menangis tersedu-sedu.

"Xuan'er... anakku..." ratap Yuena, hatinya hancur berkeping-keping.

Di sampingnya, Wu Jiang berdiri kaku layaknya monumen keputusasaan. Tangan sang tiran itu bergetar hebat. Matanya terus menatap pusaran hijau yang terkunci rapat itu.

Untuk pertama kalinya dalam sejarah penaklukannya, sang penguasa Shanghai itu merasakan sesuatu yang telah lama ia kubur dalam-dalam.

Rasa Ketidakberdayaan.

Bersambung...

1
Novi Prihartono
lanjuuuuuuuuut
EGGY ARIYA WINANDA: 🫡🫡🫡🫡🫡
total 1 replies
Novi Prihartono
up lagiiiiiiiiiiiiiii
EGGY ARIYA WINANDA: 🫡👍👍👍👍
total 1 replies
EGGY ARIYA WINANDA
Bantu like dan komentar untuk mendukung cerita ini agar terus berlanjut 🫡🫡
Fajar Fathur rizky
thor ini wuxuan jika nunjukin ranah kultivasi apakah dunia bakal hancur thor
Fajar Fathur rizky
di tunggu updatenya thor novel satunya bab 393 dan bab 394 thor
Zzzz
jejak dulu 👣👣
Zzzz
semoga dapat retensi ya/Determined//Determined/semangattt 🔥🔥🔥
Zzzz
/Slight/
Zzzz
/Hunger/
Zzzz
/Proud/
Zzzz
semangat 🔛🔥
Zzzz
/CoolGuy/
Zzzz
🤧bisa dong
Fajar Fathur rizky
cepat naikin level wuxuan
ABSOLUTE [2]
aaaaaaaaahhhhhhhh, lagi seru-seru nya baca malah abis
EGGY ARIYA WINANDA: Teknik marketing 🤭🤭
total 1 replies
Zzzz
👣
Zzzz
/Grimace/
Zzzz
/Slight//Proud/
Zzzz
/Frown/
Zzzz
/Determined/
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!