black hole yang menjadi legenda pembunuhan di masanya kini sedang berbaring lemah menahan rasa sakit karena penyakit yang menggerogoti tubuhnya.
" dalam hidup ini aku sudah banyak melakukan dosa, dan sudah tidak terhitung berapa nyawa yang aku hilangkan."
" jika sakit ini menjadi menjadi penebus atas dosaku, maka aku bersumpah di kehidupan keduaku aku akan menjadi seorang yang lebih baik dan tidak akan menghilangkan nya orang lagi kecuali itu terpaksa. "
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Iqbal Pertha, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
identitas
" Wira kamu tunggu saja kamu akan menerima balasan dan kamu akan menyesal." ucap wanita itu.
" ya aku tunggu, mengapa kamu begitu panik apakah yang aku katakan sangat benar, ah rupanya kamu masih sadar diri jika kamu itu badut." ucap Wira santai tapi menusuk.
" dasar orang miskin kamu akan." tapi tidak sampai karena orang orang di sana mulai mengatainya Batur.
" ada pa dengan badut ini."
" dasar badut."
" badut aja sombong."
" pria bodoh mana yang mau dengan badut "
" dasar perempuan badut."
" berisik sekali badut ini.
" dimana satpam mengapa badut bisa ada di sini."
" di mana keamanan, badut ini mengganggu kenyamanan di sini."
" aku harap tidak bertemu badut ini, jika tidak duniaku akan di penuhi kesialan."
" kalian diam dasar kalian kampungan, kalian iri kan dasar kumpulan orang susah." ucap wanita itu marah, niat hati mempermalukan Wira tapi dirinya yang di serang.
" Ada apa ini....." ucap seorang wanita dari dalam toko pakaiannya berbeda dari pelayan toko.
" menejer ada sedikit kerusuhan yang di bawa oleh wanita yang di sana itu." ujar salah satu pelayan.
Menejer itu keluar dan melihat membawa dua orang yang merupakan keamanan.
" maaf nona anda sudah membuat keributan di toko kami, maka nama anda akan di blacklist dari toko kami jadi silahkan pergi sebelum kemana kami berlaku tegas." ucap menejer toko.
" kamu buat dengan mengatakan hal itu padaku. Lihat pria di sana dia dulu adalah mantanku dan dia itu adalah orang miskin, aku tidak tau sejak kapan toko terbaik ini menerima orang kampung dan miskin. Tidak takut para elit tidak datang lagi ke toko ini." ucap wanita itu.
" saya tidak buta kami menerima semua kalangan mau kaya atau miskin selama mereka mampu membayarnya, tidak seperti nona hanya datang mengaku kaya tapi juga membuat keributan. Toko kami tidak menerima orang yang ribut." ujar menejer yang cukup kejam dan menusuk, hanya saja kecuali wanita itu semua orang mengangguk setuju dengan ucapan menejer.
" kamu.. dan kalian aku akan bilang pada kak Herman, kalian tau kak Herman kan ketua geng kapak penguasa jalanan di sini." ucap wanita itu.
Beberapa orang mulai diam mendengar nama ketua geng kapak, yang terkenal kejam itu. Tapi tidak dengan menejer toko yang sepertinya tidak takut.
" toko kami memiliki aturan tidak peduli siapa orangnya jika dia mengganggu kenyamanan di toko ini akan di usir dan di blacklist sehingga tidak bisa lagi datang." ujar menejer toko.
" baik baik aku ingin lihat berapa lama kalian akan berlaku congkak seperti ini setelah kak Herman datang." ucap wanita itu.
" baik biarkan orang yang kau sebut kak Herman itu datang aku ingin lihat siapa orang yang berani mengusik toko yang terikat dengan perusahaan LION GRUP, yang di dirikan oleh mister X." ucap menejer itu.
semua orang pun seperti mendapat udara segara siapa yang tidak mengenal raksasa seperti LION GRUP. Rak Sasa yang sama sekali tidak bisa di usik dan di ganggu. semua orang sangat penasaran siapa sebenarnya mister X, sosok yang tidak pernah muncul kepermukaan, tapi namanya mampu mengguncang dunia.
akhirnya toko kembali kondusif dan wanita berisik itu sudah pergi menejer merasa bertanggung jawab memberi diskon 10 persen pada setiap pembelian produk di tokonya itu.
Wira juga menyerahkan kartu bang miliknya pada pelayan sebelumnya, hanya saja ketika pelayan itu akan mulai melakukan pengecekan menejer itu segera menghentikannya dan mengambil kartu di tangan pelayan itu.
" ini....." menejer itu sangat shock.
" menejer ada apa, apa kah ada masalah. " tanya pelayan itu.
" tidak ada gajimu naik dan bonusmu bulan ini di kali 10." ujar menejer itu.
" ah... Benar kah." tanya pelayan itu sangatlah terkejut mendengar penuturan sang menejer.
" ya sekarang, sekarang kamu layani pelayan lain, untuk pelanggan ini aku akan ambil alih." ucap menejer itu.
" baik menejer." jawab pelayan itu.
Menejer segera mendatangi Wira dan firman yang sedang asik mengobrol.
" kak siapa sebenarnya wanita badut itu tadi." tanya firman
" hah dia itu dulu salah satu bunga di sekolah, namanya Mona, dia kakak kelas di sekolah ku dulu. " jelas Wira.
" lalu apa kakak benar benar pernah berpacaran dengannya." tanya firman.
" ya itu bagian dari pelengkap untuk memerankan aktingku menjadi orang biasa " ucap Wira ngarang.
" kak Wira begitu totalitas sekali." ucap firman.
" maaf tuan siapa diantara kalian pemilik dari kartu ini." ucap menejer toko pada firman dan Wira.
" oh itu aku....." ucap Wira.
" baik bisa tuan ikut denganku...." ucap menejer itu sangat hormat.
" aaaeeee... apa kartu ku ada masalah jika iya aku punya yang lain atau uang cash saja." ucap Wira.
" tidak ada masalah pada kartu tuan semua baik baik saja." ucap menejer menjelaskan.
" apa karena keributan sebelumya." ujar Wira
" tidak ada hubungan sama sekali dengan kejadian tadi ini hanya sekedar formalitas, bisakah tuan ikut denganku." ucap sang menejer.
" baik lah, tapi adikku harus ikut bersama ku." ucap Wira.
" baik... Silahkan..." ucap menejer.
" um... Pimpin jalan." jawab Wira.
Mereka kemudian masuk keruangan khusus yang seperti nya memang di sediakan untuk pelanggan khusus dan tamu khusus.
" silahkan duduk tuan." ucap menejer.
" terimakasih." jawab Wira dan firman.
" sebelumnya perkenalkan namaku Ana aku menejer utama di toko ini, alasan aku membawa tuan ke sini adalah karena tuan memiliki kartu Tampa batas dengan logo X gold yang artinya tuan terhubung langsung dengan mister x." ucap menejer Ana.
Wira seperti menyadari sesuatu dan mulai menyesal. Firman yang melihat wajah kakaknya yang menyesal masih menyimpan pertanyaan.
" oh itu aku tidak akan merepotkan mu karena kartu itu, biarkan aku gunakan kartu lain saja....." ucap Wira.
" tuan begitu rendah hati, tidak menggunakan status sebagai pakaian, sedikit sekali orang seperti tuan, padahal di luaran sana banyak yang berkoar koar memiliki koneksi dengan mister X." ucap menejer Ana.
" hahaha, bisakah transaksi ini di percepat aku memiliki urusan mendesak." ucap Wira.
" baik maaf karena sudah membuang percuma waktu tuan." ucap sang menejer lalu kemudian memberikan kode tepukan. Datang satu pelayan membawa nampan berisi beberapa ponsel di atasnya.
" silahkan tuan pilih yang mana saja atau bahkan jika tuan Ingin semuanya tuan bisa membawanya." ucap menejer Ana. Membuat firman menekan ludah sehebat apa sebenarnya Wira, hanya dengan satu kartu Wira bisa membuat orang memberikan hal luar biasa.
" menejer kamu terluka berlebihan aku akan ambil satu saja, tolong berikan rekomendasi terbaik, aku akan berikan ponsel ini pada istriku." ucap Wira.
" tuan sangat penuh kasih sayang, dan perhatian, entah wanita mana yang beruntung, aku sarankan tuan ambil yang ini saja." ujar menejer ana.
" baik bungkus ini untuk ku, dan gunakan kartu ini saja untuk pembayaran." ucap Wira menyerahkan kartu lain. Hanya saja menejer itu menolak.
" tidak ada transaksi di sini semua barang di toko ini gratis untuk tuan." ucap menejer ana. Firman di buat mengapa mendengarnya.
" hah......" keluh Wira bernafas pasrah.
" firman jika kamu suka kamu ambil satu." ucap Wira.
" aku tidak akan sungkan. Kakak ku orang kaya aku tidak akan menyia-nyiakan nya." ucap firman sangat terus terang.