#Ruang Ajaib # fantasi wanita # romansa pedesaan
Song Xinglan tidak sengaja menemukan batu Giok Permata Rubi, dia tidak menyangka batu tersebut yang membawanya pindah ke zaman lain yang tidak ada dalam sejarah, zaman yang serba kekurangan dan miskin dengan sumber makanan, dan dia menjadi putri bungsu di keluarga Song.
•
•
•
•
"Hah... banyak sekali kekayaan di sini, apakah masyarakat disini tidak mengetahuinya!" Gumam Song Xinglan sambil melihat sekelilingnya dengan mata berbinar...!!!
"Ini bukan daerah miskin tapi daerah kaya dengan sumber daya! Karena aku sudah disini, keluarga song akan jaya di tanganku!." Gumamnya lagi.
Ya sekarang Song Xinglang berada di pegunungan, tadinya dia ingin mencari peruntungan untuk mengisi perutnya yang lapar, setelah tiba di pegunungan mata sangat berbinar melihat tumbuhan begitu banyak disana yang bisa di makan..
.
.
.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Jasmine Oke, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
6. mendapatkan ruang dimensi
Saat Song Xinglan membuka mata dia sudah berada di dunia yang berbeda bukan lagi dikamarnya. Ia merasakan udara sangat segar menenangkan jiwa beserta pikirannya.
"Dimana ini, udaranya sangat bersih dan murni membuat ku nyaman berada disini." Gumamnya sambil memandangi seluruh tempat,
lalu rasa waspadanya segera timbul karena ia sudah tertipu oleh Permata giok dengan bentuk keindahannya, dia tidak mungkin tertipu lagi dengan keindahan alam disini. Ia tidak mau terjadi sesuatu lagi pada dirinya.
"Tidak aku tidak boleh terlena oleh tempat ini! Gumamnya lagi sambil geleng kepala, "aku harus keluar dari sini, tapi dimana jalan keluarnya." Imbuhnya lagi, sambil melihat jalan keluar.
"Ah tidak ada jalan keluar" ada sedikit kecemasan di nada bicaranya. "Woi... suara aneh dimana kamu keluarlah! Beri tahu aku bagaimana cara keluar dari sini, apa kau menipuku?" Ucap song Xing lan sedikit keras, ia kembali ingat dengan suara itu yang menuntun nya datang kesini.
"Tuan, mengapa buru-buru pergi anda baru sampai!" Suara asing itu kembali terdengar.
Song Xinglan mencari sumber suara, lalu mata jernihnya melihat seekor kucing berjalan menghampirinya, mata song xinglan berbinar karena ia sangat suka dengan binatang berbulu lembut.
"Waaah!! Ada kucing cantik disini!" Song Xinglan melangkah cepat lalu mengambil kucing itu langsung mengendongnya, ia melupakan kewaspadaannya tadi.
"Mana tuanmu mengapa dia membiarkanmu sendirian?." Song Xinglang mengelitik leher kucing itu, ia pikir semua kucing akan senang bila mengusap lehernya, nyatanya tidak kucing itu sangat marah.
"Lepaskan jangan sentuh leherku!" Ucap kucing tersebut sangat benci bila lehernya disentuh manusia, karena itu tempat sensitifnya.
Hah!
Song Xinglan kaget luar biasa tanpa sengaja menjutuhkan kucing itu dari pangkuannya.
"Tuan, apa kau sengaja!." Ucapnya kesal sambil mengedipkan mata sedikit perih karena masuk sesuatu kedalam matanya, ia terjatuh dengan tidak elit, wajahnya tertimpa tanah lalu mengenai matanya.
"Ka..u bisa bicara? Apa kamu kucing siluman?." Ucap song Xing lan tergagap sambil memegang dadanya dia syok.
"Kucing siluman apain!, aku singa raja hutan, aku hewan spritual suci yang langka, jangan samakan aku dengan siluman rendahan itu!" Balasnya dengan nada kesombongan tidak ingin samakan dengan siluman.
Lalu ia membalikkan badan mengarahkan bokongnya ke arah song Xinglan, karena ia marah mengabaikan dan kesal kepada song xinglan.
"Jadi kau benar-benar-benar bisa bicara! Waah... aku benar ketemu hewan bisa bicara!," Ucapnya lagi lalu ia menunduk lalu membersihkan bulu kucing tersebut dari tanah.
"Tentu saja aku bisa bicara aku hewan spiritual suci dari dunia kultivasi, di dunia sana ini bukan langka lagi, semua hewan kontrak mereka bisa bicara." ucapnya bangga, lalu memutar badannya lagi, supaya song xinglan juga membersihkan kepalanya yang sedikit kotor.
"Bersihkan juga kepalaku, ini semua gara-gara kamu tuan!" Ucapnya lagi.
"Maaf! Aku hanya kaget mendengar kamu bisa bicara, jadi kamu berasal dari dunia kultivasi lalu kita dimana sekarang?." Ucap Song Xinglan lagi, ia membersihkan kepala kucing tersebut.
"Karena kamu tuanku sekarang aku maafkan!, kita sekarang berada di ruang dimensi Bai Lian Hua, milikmu tuan! Jawab kucing itu yang katanya hewan spritual suci.
"Ruang dimensi, seperti cerita di novel-novel yang pernah aku dengar! jadi aku memilikinya juga, apakah ini hadiah transmigrasi." Song Xinglan tidak menyangka dia juga mengalami seperti cerita di novel, yang dia dengar dari para suster rumah sakit. Ada rasa senang dan juga terkejut dari nada bicaranya.
"Ini bukan hadiah tapi didapat tidak sengaja!, tuan membuka segel di Batu Bai Lianhua dengan darahmu!" balas kucing itu dia juga tidak ingin menjalin kontrak dengan song Xinglan gadis bodoh menurutnya, tapi apa daya takdir mereka sudah terjalin.
"Batu Bai lianhua, maksudmu permata giok itu? Jadi itu bukan batu giok biasanya, lalu mengapa nama nya bai lianhua, tidak mirip sama sekali seperti bunga teratai." Song Xinglan kembali mengingat batu Giok itu yang membawa nya ke zaman ini, batu itu hanya bentuk kasar tidak mirip seperti bunga teratai putih.
"Tentu saja, itu karena batu tersebut terlempar dari dunia kultivasi saat tuanku dulu mengorbankan dirinya untuk melindungi benua dari serangan iblis." Ucapnya dengan sedih mengingat tuan terdahulu, yang baik hati dan kuat sangat ia bangga kan, beda dengan tuan sekarang yang lemah dan bodoh.
"Setelah 10.000 tahun berlalu, batu bai lianhu terkikis termakan waktu, karena aura didunia sana tidak memiliki energi spiritual"
"lama kelamaan energi spitual batu bai lianhua juga terkikis keluar sehingga menyuburkan tanaman dan mempercepat laju tumbuh tanaman bila menanam dekat sekitar batu bai lian hua ." Ucapnya lagi menjelaskan.
"Ooh aku paham sekarang, karena itu tanaman obatku tumbuh dengan subur dan segar tanpa pupuk sama sekali, aku pikir karena aku beruntung beli tanah subur, tenyata pengaruh batu bai lianhua." Ucapnya lagi sambil mengingat tanaman obatnya yang tumbuh subur.
"Lalu mengapa aku malah terlempar kesini saat aku mengaktifkan batu bai lianhua." Dia selalu penasaran mengapa dia datang ketempat ini, dia selalu menyimpannya untuk dirinya karena tidak tahu jawabannya, sekarang sudah ada tempat bertanya dia bisa bertanya sepuasnya.
"Aku sengaja membawa tuan kesini dengan sisa kekuatanku! Aku merasakan sisa jiwamu hampir menghilang di dunia ini, karena itu aku membawamu kesini supaya jiwamu kembali menyatu sempurna dan tidak lenyap." Ucap kucing itu mencaritakan semuanya.
"Jadi song xinglan adalah diriku yang lain." Ucapnya sambil menunjuk dirinya.
"Yah, begitulah!" Balas kucing itu " oya tuan apakah kamu sudah selesai bertanya aku sudah capek menjawab pertanyaanmu."
" saatnya aku memperkenalmu tentang ruang dimensi ini, aku tidak mau menghabiskan energiku dengan pertanyaan konyolmu, tuan!." Ucapnya lagi tidak ingin menjawab pertanyaan song xinglan lagi yang tidak berbobot menurutnya.
"Konyol, kau merasa ini konyol, tapi tidak menurutku karena sejak datang kesini aku sudah mati rasa penasaran." Ucap Song Xinglan santai.
"Sebenarnya masih banyak lagi yang ingin aku tanyakan kepadamu, tentang zaman ini, tentang mata uangnya, sumber pencariannya, dll!.
"Aku tahan semua pertanyaan itu untuk nanti, karena aku juga penasaran tentang tempat ini?"
"Kamu kenalkan lebih dulu ruang dimensi ini padaku? karena aku ingin cepat keluar, aku sudah terlalu lama disini." Ucap Song Xinglan, lebih baik ia melihat yang didepan mata terlebih dahulu. Kalau untuk pertanyaan ia bisa bertanya nanti.
°°°°
Bersambung...!!!
°
°
°
《Mohon dukungan dan sarannya ya teman-teman!!! Jangan lupa like, komen dan vote karena satu komenter dari teman-teman adalah dukungan yang sangat berarti untuk author juga untuk penyemangat author!!》
♡Terimakasih😊
pasti auto kabur.....😁