NovelToon NovelToon
APA INI?

APA INI?

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:3.3M
Nilai: 4.6
Nama Author: andee Rosalia

para readers tolong bijak ya dalam pemilih bacaan

wanita mana yang tidak merasa sedih ketika ditinggalkan suaminya, apalagi di hari pernikahan mereka setelah ijab kabul dan sumpah - sumpah pernikahan itu telah terucap

"Jika bagimu ini adalah candaan
Jelaskan padaku di mana letak rasa lucu itu...?? Biar aku bisa membantumu menertawai hidupku"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon andee Rosalia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 5

"Hallo selamat pagi" Kata seseorang di seberang sana.

"Mm iya halo, siapa dan kenapa?" Ucapku cuek.

"Apa benar ini nona Dewi Fortuna? " Ujar seorang lelaki di seberang sana.

"Mm benar siapa?" Jawab dewi enggan karena aku tidak mengenal nomor itu.

"apa anda telah melamar di perusahan M.Y.N.X corp?" tanyanya memastikan

"Ya ada apa?" Jawabku masih dengan tidak bersemangatnya mendengar seseorang diseberang sana.

"Saya hanya ingin menyampaikan jika anda diterima bekerja di perusahaan kami, besok anda akan diminta ke kantor dan mulai bekerja" jelasnya singkat dan padat

"Anda serius?" Ucap dewi berteriak memastikan .

"ya, saya dari pihak HRD diminta menggabari anda untuk segera masuk juga melengkapi berkas yang lainnya" jelasnya dengan suara santai dan bahasa formal.

"yayaya saya bakal datang, jadi jam berapa saya harus datang" kataku dengan suara ceria dan semangat berbicara dengan seseorang di seberang sana.

"besok jam 8 saya akan menunggu anda di ruang HRD dan memperjelas akan kinerja anda di perusahaan, apa anda bersedia?" jelasnya lagi masih dengan nada professional.

"jelas saya bersedia, besok jam 8 kan? apa ada ketentuan khusus untuk hari pertama saya?" tanyaku sekali lahi memastikan.

"tidak, anda dibebaskan untuk menggunakan pakaian asal sopan dan menunjukkan atitut anda" jelasnya dengan sabar padaku.

"baik saya akan menghingat perkataan anda" ujarku tegas masih dengan sangat bersemangat.

"baik jadi anda siap bekerja di perusahaan kami?" tutur orang itu mengkonfirmasi kepastian wanita yang ditelponnya menerima pekerjaan yang akan diberikan kepada orang yang sedang berbicara padanya.

"ya saya siap" ujarku dengan tegas bahkan suara kerasnya juga tidak terkontrol hingga kini.

"baik, untuk kelengkapannya tolong bawa .... bla... bla dan bla" ucap orang itu menyebutkan apa saja yang harus aku bawa sebagai kelengkapan berkas sebelum aku menandatanggani kontrak perjanjian dengan perusahaan yang menerima ku sebagai salah satu pekerja di perusahaan itu.

"baik, akan saya bawa besok" kata dewi dengan senyum lebar diakhir kalimat.

"baik, tanda tangan kontrak akan dilaksanakan jika anda telah mendengar peraturan kantor" kata orang itu.

"baik saya akan datang dan tidak terlambat tentunya" janjiku dengan sangat bersemangat.

"baik, semuanya telah saya sampaikan, masih ada pertanyaan?" ucap orang itu pada dewi sebelum menutup telpon tapi dengan nada tegas akuberkata.

"tidak, makasih" perkataanku dengan tulus pada orang itu

"baiklah saya akhiri telpon ini" tanya si penelpon. tapi telpon itu belum berakhir karena orang diseberang sana masih sempat berkata "selamat siang"

"iya makasih" kataku masih dengan penuh semangat. telpon sudah berakhir tapi rasa bahagia itu belum berakhir, tanpa sadar aku sudah meloncat kegirangan dengan hal ini sungguh tidak memperdulikan hal itu yang terpikir jika aku mulai besok bekerja, bekerja, dan kerja.

Bulan telah menggantikan waktu kerja matahari namun senyuman itu tidak luntur dari wajahnku, saking lebarnya senyumanku, aku bisa menularkan ke kedua orangtuaku. dalam kegembiraan itu ayah berkata

"jadi kamu sudah benar-benar mempersiapkan diri untuk bekerja?" tanya ayah dengan senyum bahagia dibibirnya.

"yapsss aku tidak punya tujuan selain bekerja selain itu" jawabku juga dengan senyum bahagia.

"yakin? Ayah tidak pernah bermasalah logh kamu hanya tinggal dirumah saja” kata ayah mengingatkan.

“iya ayah ngak ada masalah ngehidupin aku wong aku satu-satunya anak ayah kok, yang jadi masalah tuh aku, aku hampir mati bosan dirumah dan ngak ngapa-ngapaen yah” protesku merajuk pada ayah.

“kenapa ngak cari pekerjaan yang lainnya saja, dibidang social misalnya!” ujar ibu ikut andil dalam pembicaraanku dan ayah.

“please deh aku itu akuntan bu, selalu ngitung untung rugi dan sosial adalah sesuatu yang bertolak belakang” kataku menjelaskan

“mmm kau benar, kalau mencari pasangan saja bagaimana?" pancing ayah begitu saja.

“please deh bu, ayah lawakan ini sungguh lucu” kataku dengan wajah dibuat datar-sedatar datarnya.

“siapa bilang ibu bercanda, ibu juga pengen nimang cucu kali” kata ibu kini memusatkan pandangannya padaku dengan intens

"no" jeritku tanpa sadar.

“lah kenapa?” Tanya ibu.

“suami aja ngak jelas ini mau punya anak mang sekali tarikan nafas anak itu keluar apa?” kataku santai.

“iss kamu ini” kata ibu dengan wajah cemberut.

“ingat ya kamu punya suami tapi belum jelas saja hubungan kalian”

“ada ngak adanya dia juga ngak ngaruh bagiku dia sudah mati ditelan bumi”

“hussst jangan gitu kalo ucapan kamu dicatat malaikat yang lewat gimana?”

“baguslah, itu berarti aku tidak usah mengotori tanganku dengan membunuh dia”

“kamu ini, sejak kapan jadi pendendam gini, setidaknya kalian harus ketemu dan bicara kelanjutannya. Kalian cerai atau memang masih sepasang suami istri. Kalo masih kan lumayan, ibu bisa nimang cucu secepatnya”

“ngak sudi banget lanjutin hubungan ma dia. Kalo pun masih aku yang akan menggakirinya”

“jangan takabbur gitu agh kamu” tegur ibu dengan wajah serius.

“iya. aku ngak akan takkabur kalau ibu ngak bahas tentang anak yang bisa keluar dari rahimku kalo ngak punya pasangan”

“ya ibu juga tahu Kalo pengen hamil kan emang harus ada pasangannyalah mana ada pembuahan kalo mainnya sendiri, emang kamu kambing gesek-gesek sendiri terus hamil?”

“itu ibu tahu, lagian ya bu, aku pengen focus dulu dengan masa depanku dan masa kelamku kalo semua sudah kelar mungkin bisa dipertimbangkan iyakan ayah?” kataku mencari dukungan.

"mmm ada baiknya seperti itu saja, ingat ya sebelum benar-benar berakhir dengan pernikahanmu jangan mulai bermain api" ujar ayah dewi menggingatkan dewi dengan nada lembut.

"iss ayah, dewi udah terlalu dewasa untuk dinasehati kayak anak kecil, lagian nikah atau percaya dengan laki-laki adalah hal yang perlu mikir panjang kali lebar" putusku dengan berang.

"ayah laki-laki" kata ayah mengintrupsi kalimatku.

"ayah penggecualian" elakku tanpa rasa bersalah

“kamu tidak boleh menyamaratakan semuanya jadi jangan menyerah tanpa mencoba”

“mencoba dan hasilnya tetap sama itu adalah kebodohan terbesar menurutku” kataku dengan wajah cemberut

“kamu bukan pemilik semesta, hari ini adalah takdir, besok adalah misteri dan besoknya adalah harapan masa depan yang lebih baik”

“mm mungkin tapi kurasa ayah terlalu menggikuti mereka yang berpikir positif sampai masa bodoh dengan negative”

“mungkin kamu benar tapi ayah selalu berharap yang mustahil itu benar terjadi” kata Ayah lagi.

“kamu ini, selalu berbicara seperti orang yang tidak punya semangat hidup” ujar ibu tidak ingin kalah.

“semangat hidup ada, tapi otakku dipake untuk melihat reality bukan terus berharap, apa lagi pada laki-laki brengsek seperti dia”

"sakit hati boleh tapi jangan menutup akses hati dewi"

"iya ayah"

“sudahlah tentang jodoh kita skip saja pembahasan itu, mengenai pekerjaan apa kamu yakin tidak akan menyerah dengan kerasnya dunia kerja?" tanya ayah memastikan tekatku.

"yapss, aku udah tahan banting kok, kerasnya dunia kerja tidak akan sekejam masa laluku, hal berat saja sudah kulalui mengenai beratnya tuntutan pekerjaan kenapa tidak?"

"yakin?"

"semoga yah, aku tak ingin kenangan itu terulang"

"baiklah, ayah percaya padamu tapi jadilah karyawan yang memiliki atitut baik, kecerdasan tidak akan berguna tanpa budi pekerti yang mendukung" kata ayah dengan bijak. kali ini ibu lagi-lagi angkat bicara.

Wanita yang sedari tadi berperan sebagai pendengar ternyata juga tidak tahan untuk tidak memberi petuah pada anak gadis semata wayangnya, wanita yang telah melahirkanku berkata

"kehidupan dikota itu keras, jangan terlalu mudah menyerahkan kepercayaan pada semua orang dan jangan sering menyerang seseorang dengan kalimat sarkismu itu dewi, kamu akan semakin sulit punya teman jika kamu tidak berubah"

Selain itu mereka juga berpesan bahwa "jangan pernah menaruh dendam apa lagi mencoba membalas kejahatan orang lain karena pada akhirnya bukan memberikan hukuman yang setimpal, kamu malah akan terjatuh dalam rasa sakit yang takkan terlupakan seumur hidup jika kebodohan dan dendam yang mengguasai ragamu" ya itu petuah dari orangtuaku yang bijaksana dan berhati baik.

Mereka memang selalu seperti itu namun entah kenapa otak dewi tak pernah menggiyakan semua petuah mereka, mereka benar jika rasa sakit mampu mengajari aku untuk lebih kuat, harus berhati-hati dan lebih dewasa dan lebih baik lagi.

1
Sondang Sartika Lumbanraja
yang paling aneh tuh orang tua Dewi bisa nya anak nya bolak balik dimasukkan ke kadang harimau udah tau anak nya disakiti dilecehkan dan dibuang tapi tetap aja disuruh balik ke suami nya yg gila
Irma Wati
kan judulnya apa ini.jadi cerita nya pun sm apa ini ko ngk jls
Allessha Nayyaka
pada akhirnya dewi bkl nyesel mpe mati
Kurniawati Adek
terlalu panjang alur nya,klu bisa inti nya ja supaya ga bosan membaca nya🙏
Siti Aisyah
secara agama dewi sdh bebas meskipun tdk ada ucapan ...wanita yg tidak di nafkahi lahir bathin selama 3 bulan berturut.turut itu sdh jatuh talak...jd dewi sdh wanita single lg...janda rasa perawan..krn gak pernah disentuh..🤣🤣🤣
Siti Aisyah
gak ada yg hrs dikomentarin yaa thor...prolog kepanjangan
Lestari Lestari
sumpah ini adalah novel terburuk yg pernah ku baca
Risa Istifa
🤗🤗🤗🤗🤗🤗
Risa Istifa
😭😭😭😭😭😭😭
Risa Istifa
😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭
Jade Meamoure
cerita yg aneh tp aq tetep support agar di kesempatan lain bisa membuat karya yg lebih greget dan di sukai pembacanya
Jade Meamoure
kasih tendangan penghancur masa depan Napa...sebel aq koq teraniaya mulu
Jade Meamoure
nyimak Thor
RiStha Carvalho
ceritanya gak jelas,,, gimana kelanjutan rianti sama dedi??? menguap begitu saja. dgn mudahnya dewi balik lagi sama dedi setelah berulang kali di sakiti. bener" cerita in****ar
Nety
aku takan pernah sudi merendah kan harga dirinya.

ko aku sedikit bingung ya, sebenarnya yg ngomong ini siapa sih?? dewi yg menceritakan kisah nya apa orang lain yg menceritakan kisah dewi

hmmmm 🤔🤔??
Citra Esmi
sumpah deh geregetan aq.... pengin berhenti baca kasian dewi nya.... tapi penasaran .... huaaaaaaaa
Davina Jbg
sbnrnya msh bnyak pertanyaan yg blm terjawab sih.. spt hub rianti dan dedi, kmn dedi menghilang n jarang pulang, dan bagaiman hkdpan dedi stlah dewi menghilang.
Maritza Hanan
mumet aku bacanya 💣
Debora Tangke
capek ngikutin alurx gak jelas ,kirain saat dewi koma dan sadar utk brpamitan dan prgi utk slma2x kisahx sdh end ,kok malah jdi pux ank lagi kan janinx sdh diangkat dan mati krn kecelkaaan ?
Revalina
jujur aku belom paham alur ceritanya Keman? terus plakor nya hilang? kemana kecelakaannya kenapa? aku 😕😕
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!