NovelToon NovelToon
TANPA RESTU

TANPA RESTU

Status: tamat
Genre:Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Cinta Seiring Waktu / Dendam Kesumat / Tamat
Popularitas:97.5k
Nilai: 5
Nama Author: Lel

Aku memang perempuan bodoh soal cinta, pacaran 5 tahun tapi menikah hanya 8 bulan. Tak pernah mendengar nasehat dari orang tua dan sahabatku, perkara pacarku itu. Aku nekad saja menikah dengannya. dalihku karena sudah lama kenal dengannya aku yakin dia akan berubah saat menikah nanti.


Ternyata aku salah, aku serasa teman tidur saja, bahkan aku tak diberi nafkah lahir, ditinggal dikontrakan sendiri, keluarganya tidak pernah baik padaku, tapi aku masih bodoh menerima dan sabar menghadapi tingkahnya. Bahkan cicilan dan biaya rumah sakit aku yang meng-cover. Gila gak? bodoh banget otakku, hingga aku di KDRT, dan itulah titik balikku berpisah dengannya, hingga menemukan kebahagiaan bersama seseorang yang sama sekali tak kukenal, tapi bisa mewujudkan impian pernimahan yang aku inginkan, hanya karena apa? restu orang tua.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Lel, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

MENGUNGSI

"Mir, kamu baik kan?" tanya Melda tiba-tiba, mana pas lagi sibuk mengerjakan tugas kantor lagi. Hingga aku menoleh dan menimpali pertanyaan Melda.

"Baik. Kenapa?" tanyaku sembari mengerutkan dahi. Tiba-tiba ia menyodorkan sebuah foto, dan terdapat Mas Akbar, ibu dan ayah mertua, serta kedua kakak iparku. Mereka foto bersama pengantin yang aku sendiri tak tahu siapa.

"Dapat dari mana?" tanyaku kaget, karena aku sama sekali tak diberi tahu oleh Mas Akbar kalau ada hajatan bersama keluarganya.

"Aku datang, yang cowok itu teman SMPku, dan istrinya adalah sepupu suami kamu." Aku mendelik seketika, kaget pastinya, dari moment ini aku semakin tak dianggap oleh keluarga Mas Akbar.

"Yakin kamu gak dikasih tahu?" aku mengangguk, aku ingat betul tak ada obrolan apapun dari mas Akbar soal sepupunya yang akan menikah. Mas Akbar datang setiap jumat malam hingga minggu pagi ke kontrakan. Serasa LDM kan, padahal masih satu kota, dan juga jarak rumah mertua dan kontrakanku hanya 20 menit saja. Aku tak mau tinggal di sana, Mas Akbar juga tak mau tinggal di kontrakan karena terlalu kecil, serta jauh dari tempat kerjanya.

Aku tak memaksa, karena menghindari konflik yang bisa saja memancing Mas Akbar malah memaksaku tinggal di rumah mertua, oh terimakasih disampaikan. Tapi soal hajatan ini, rasanya aku ingin menemui Mas Akbar, bisa-bisanya aku gak diajak, apa mungkin gak dianggap menantu sekalian? Aku meminta foto itu ke Melda, dan kuteruskan ke Mas Akbar.

Ada keluarga kamu hajatan kok gak kabari? Malu ya kalau aku temani ke kondangan begini? Untuk kali ini aku membuka jalan perang, semakin ke sini baik keluarganya maupun Mas Akbar kok gak menganggapku ada. Aku memang salah juga gak berniat sambang ke mertuaku, rasanya trauma dikunci seperti dulu.

Salah sendiri tinggal di kontrakan.

Sesuai dugaanku, ujung-ujungnya aku yang salah. Mana pernah Mas Akbar memposisikan dirinya sebagai kepala rumah tangga yang bijak. Tidak akan mungkin, dia akan selalu menganggap dirinya benar dengan segala macam keputusannya.

Terus di sana kamu gak ditanya di mana istri kamu?

Enggak. Ibuku udah cerita kalau kamu gak mau tinggal di rumahku, jadi mereka tidak tanya kamu di mana, lagian kata mereka kamu salah, jadi istri kok mau enaknya sendiri. Di rumahku kurang apa.

Kurang apa katamu? Oke aku sebutkan. Aku pun menuliskan segala macam sikap orang tua dan kakak ipar Mas Akbar yang aku tangkap selama seminggu lebih hidup di sana.

Sebenarnya yang harus disalahkan dalam kondisi ini kamu, Mas. Kamu sebagai kepala rumah tangga gak bisa menjadi penengah antara aku dan keluarga kamu. Sekarang kalau aku dan mereka gak bisa bersatu, karakter kita berbeda maka jangan paksa kita terima satu sama lain. Sangat bagus kalau kita mengontrak sehingga, sikapku tidak menyakiti keluargamu, sikap keluarga kamu tidak menyakiti aku.

Buat apa aku menuruti keinginan istri yang keras kepala. Kalau kamu gak kerja, bakal aku bela. Ya gini kalau punya istri gajinya lebih gede, gak mau diatur sama laki.

Terus kenapa kamu mau menikahi aku kalau kamu gak suka aku kerja dan gajiku lebih gede.

Kamu maksa aku, kamu minta kepastian terus. Budrek aku mendengar permintaan kamu. Keluargaku gak suka anak-anaknya menikah muda. Biar kerja terus mengumpulkan uang baru menikah kalau sudah sukses.

Kenapa kamu bilang sekarang sih setelah perawanku kamu ambil.

Kamu keras kepala.

Namanya perempuan, sudah pacaran lama, pasti minta kepastian. Gak mungkin digandeng terus tanpa dinikahi. Kalau kamu lebih memilih aturan keluarga kamu, harusnya kamu gak menyetujui permintaanku.

Terus kamu minta putus. Setelah aku sering traktir kamu makan, ultah selalu aku rayakan begitu.

Aku melongo, perkara mau menikah karena telah spend money buat makan, bahkan dia lupa kalau uang beasiswaku pernah dipinjam dan tak dikembalikan sampai sekarang.

Sumpah uang makan kamu hitung? Padahal kamu yang selalu ajak aku makan, dan sekarang kamu ungkit? Waow. Apa kabar uang beasiswaku yang kamu pinjam untuk usaha jual pulsa. Ada kabarnya gak?

Kamu perhitungan sekali sih?

Lah siapa yang perhitungan. Kalau kamu gak mengungkit uang makan itu gak bakal aku ungkit uang beasiswa itu. Katanya usaha kita bersama untuk menikah, tapi ujung-ujung nikah saja gak ada menyumbang sama sekali ke aku.

Bangsat emang kamu, Mir. Jadi istri gak ada sisi sholehahnya sama sekali.

Punya kaca kan? Selama menikah mana uang nafkah untuk istrimu. Bahkan saat weekend saja kamu numpang makan, mandi, di kontrakan tanpa pernah memberi uang bulanan.

Kamu kerja woy?

Aku gak habis pikir, kamu ini sadar jadi suami gak sih?

Aku bakal kasih gajiku ke kamu dengan satu syarat, kamu berhenti kerja biar gak mentang-mentang.

Gak bakal aku berhenti kerja. Bisa-bisa aku semakin kamu injek, dan uang yang sudah kamu beri bakal kamu ungkit lagi. Sudah lebih baik begini. Aku gak mau anggap juga gak masalah.

Sialan.

Kamu yang sialan.

Jadi perempuan gak nurut sama suami, pantas saja gak disukai mertua, lama juga punya anak.

Kenapa jadi bahas anak? sedangkan kamu saja gak becus urus istri, apalagi anak. Bisa-bisa anak lahir full aku yang urus dan kamu diam saja. Masih ngetek ke ibu kamu.

Bangsat. Ngomong sekali lagi aku pastikan kamu tidak akan bisa bekerja lagi.

Stop. Aku diam, aku tak mau balas pesan mas Akbar lagi. Aku lebih memilih mempertahankan pekerjaan, daripada harus patuh sama suami yang agak miring itu.

Soal anak pun, aku memang sengaja minum pil KB yang paling mahal, sengaja biar aku gak kebobolan. Melihat kondisi pernikahan seperti ini aku berharap tak punya anak. Kasihan diriku yang bakal capek sendiri kalau ada anak, maka aku memutuskan minum pil kb tiap hari tanpa persetujuan mas Akbar.

Malam ini, aku tidak tidur ke kontrakan, aku khawatir dia tiba-tiba datang, gedor pintu dan memancing keributan yang bisa mengganggu tetangga kontrakan lain. Aku membawa ransel laptop, ku isi baju kerja, dompet dan juga make up, segera meluncur ke rumah ibu saja. Yakin sekali kalau dia tidak akan berani ke sana.

"Masih tinggal terpisah?" tanya bapak saat motorku baru saja aku parkir, helm saja belum aku lepas.

"Masih, Pak. Di sekitar kontrakan ada yang meninggal, aku takut," begitu alasanku dan Bapak hanya menghela nafas pelan. Ibu dan bapak tak sedih dengan kondisi rumah tanggaku begini. Mereka sepertinya ingin mengujiku akibat menentang restu mereka, sudah tidak ada nasehat pernikahan. Saat aku datang ya silahkan datang saja, mereka menyambut. Aku pulang ke kontrakan juga silahkan. Bahkan mereka juga tak ingin tahu kabar suamiku. Ah aku istrinya saja malas.

1
Vivi Zenidar
bodooooh luaaaar biasaaaa
Vivi Zenidar
bodooooh
tyta betyta
Bagus
𝙺𝚒𝚔𝚢𝚘𝚒𝚌𝚑𝚒
ini sdh tamat blm thor🙏
Lel: sudah
total 1 replies
Sri Ariyanti
Luar biasa
Ray Aza
satu2nya tokoh dicerita ini yg aq pny respek cm mama jovan. pdhl bs banget dia ninggalin papa jovan dan mengejar kebahagiaannya sdri. dgn catatan karakternya tdk dipelintir lg lho ya. 😜
Lel: jarang ada perempuan begitu
total 1 replies
Septyana Kartika
kalo dah pada insyaf gini....setan g ada kegiatan ya thor...kita ajak nge-gym yuk
Lel: cari mangsa lain dong🤣🤣🤣
total 1 replies
𝙺𝚒𝚔𝚢𝚘𝚒𝚌𝚑𝚒
apa otg kena hiv psti mati? mksde.sbntr lg
Lel: tergantung imun kak...kalau rajin minum obat masih bisa lama
total 1 replies
𝙺𝚒𝚔𝚢𝚘𝚒𝚌𝚑𝚒
aduh takuuut😂
𝙺𝚒𝚔𝚢𝚘𝚒𝚌𝚑𝚒
maaf thor bian dl free sex e hanya sekedar maaf dia d puasin cewek alat vital nya apa nyelup juga si kok pake pengaman🙏
kyne pernh blng kl dia g mau nyentuh partner nya
𝙺𝚒𝚔𝚢𝚘𝚒𝚌𝚑𝚒: owalah br tau..brti s bian mmng cm d oral gt kl g salah kan y tp masih d bungkus kndm...lah golek enak e dewe y 😂
total 2 replies
𝙺𝚒𝚔𝚢𝚘𝚒𝚌𝚑𝚒
thor bc pansanya malam pertama ora dong2 , pa mgkn panas mksdnya🙏
Lel: iya typo🤣🤣
total 1 replies
Dilla Fadilla
nikmat mn lg yg kau dusta kan Jovan diberi label halal malah yg haram yg kau embat dasar kau manusia serakah nikmatilah karma mu😄
Lel: kurang sykur memang
total 1 replies
Ica Rissaharyono
kebanyakan jjn itwil jd gitu🤭,,kasian seh tp ya mau gmn lg biar jd pelajaran bt c jovan,,abis dr RS nnt udh sembuh terus langsung pesantren..🤭💪
Lel: pak yai dong nanti 🤣🤣🤣
total 1 replies
𝙺𝚒𝚔𝚢𝚘𝚒𝚌𝚑𝚒
serem bngt mmng pnykt 1 itu..mkne agama mengajarkan yg baik kl hnya hb dg 1 org saja..tp yg g adil y itu ada istri yg g neko2 jstru pstf krn pnya suami suka jajan dan kena HIV entah tau atau sngaja nularin😭😭 trus pr PSK itu pasti bersih apa jgn2 semua kena dan sngja mnlrkan ya
𝙺𝚒𝚔𝚢𝚘𝚒𝚌𝚑𝚒: amin ya Allah
total 2 replies
sutiasih kasih
kapokmu kapan jovan.... akhirnya km dpt pnyakit mematikan....🤣🤣🤣
Yuliana Tunru
karma yukang celup akhir x kena Hiv smoga tobat dan.jalani hidup sehat z toh tak ada kata sembuh krn jika sembuh irang2 sex bebas tak akan lernah tobat
Lel: siap gerak 👍👍👍
total 1 replies
𝙺𝚒𝚔𝚢𝚘𝚒𝚌𝚑𝚒
akhirnya yg aku takutkan terjadi😭😭 tamat riwayat kamu jovan makin hancur hati ibu mu😬 pnya istri 2 mndg pd setia lah masih belum puas mlh bablas celap celup rasain deh kl g gitu g bkl berhenti..brti otomatis pasti kena juga kan y
Lel: iya semoga aja tobat
total 1 replies
𝙺𝚒𝚔𝚢𝚘𝚒𝚌𝚑𝚒
ya jo kasian sekali kamu laki berduit kok ga bisa milih or cari istri yg berbobot sih n baik , noh mira janda tapi semakin d depan🤭
Lel: karena dendam dan takut kesaingan dengan Fabian akhirnya ambisius
total 1 replies
Dilla Fadilla
mantap Thor hadiah untuk Jovan 😡
Lel: mantap ya
total 1 replies
Dilla Fadilla
karma Jovan Thor 😡
Lel: oh ini yang pasti
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!