NovelToon NovelToon
TANPA RESTU

TANPA RESTU

Status: sedang berlangsung
Genre:Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Cinta Seiring Waktu / Dendam Kesumat
Popularitas:48.6k
Nilai: 5
Nama Author: Lel

Aku memang perempuan bodoh soal cinta, pacaran 5 tahun tapi menikah hanya 8 bulan. Tak pernah mendengar nasehat dari orang tua dan sahabatku, perkara pacarku itu. Aku nekad saja menikah dengannya. dalihku karena sudah lama kenal dengannya aku yakin dia akan berubah saat menikah nanti.


Ternyata aku salah, aku serasa teman tidur saja, bahkan aku tak diberi nafkah lahir, ditinggal dikontrakan sendiri, keluarganya tidak pernah baik padaku, tapi aku masih bodoh menerima dan sabar menghadapi tingkahnya. Bahkan cicilan dan biaya rumah sakit aku yang meng-cover. Gila gak? bodoh banget otakku, hingga aku di KDRT, dan itulah titik balikku berpisah dengannya, hingga menemukan kebahagiaan bersama seseorang yang sama sekali tak kukenal, tapi bisa mewujudkan impian pernimahan yang aku inginkan, hanya karena apa? restu orang tua.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Lel, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

MENGUNGSI

"Mir, kamu baik kan?" tanya Melda tiba-tiba, mana pas lagi sibuk mengerjakan tugas kantor lagi. Hingga aku menoleh dan menimpali pertanyaan Melda.

"Baik. Kenapa?" tanyaku sembari mengerutkan dahi. Tiba-tiba ia menyodorkan sebuah foto, dan terdapat Mas Akbar, ibu dan ayah mertua, serta kedua kakak iparku. Mereka foto bersama pengantin yang aku sendiri tak tahu siapa.

"Dapat dari mana?" tanyaku kaget, karena aku sama sekali tak diberi tahu oleh Mas Akbar kalau ada hajatan bersama keluarganya.

"Aku datang, yang cowok itu teman SMPku, dan istrinya adalah sepupu suami kamu." Aku mendelik seketika, kaget pastinya, dari moment ini aku semakin tak dianggap oleh keluarga Mas Akbar.

"Yakin kamu gak dikasih tahu?" aku mengangguk, aku ingat betul tak ada obrolan apapun dari mas Akbar soal sepupunya yang akan menikah. Mas Akbar datang setiap jumat malam hingga minggu pagi ke kontrakan. Serasa LDM kan, padahal masih satu kota, dan juga jarak rumah mertua dan kontrakanku hanya 20 menit saja. Aku tak mau tinggal di sana, Mas Akbar juga tak mau tinggal di kontrakan karena terlalu kecil, serta jauh dari tempat kerjanya.

Aku tak memaksa, karena menghindari konflik yang bisa saja memancing Mas Akbar malah memaksaku tinggal di rumah mertua, oh terimakasih disampaikan. Tapi soal hajatan ini, rasanya aku ingin menemui Mas Akbar, bisa-bisanya aku gak diajak, apa mungkin gak dianggap menantu sekalian? Aku meminta foto itu ke Melda, dan kuteruskan ke Mas Akbar.

Ada keluarga kamu hajatan kok gak kabari? Malu ya kalau aku temani ke kondangan begini? Untuk kali ini aku membuka jalan perang, semakin ke sini baik keluarganya maupun Mas Akbar kok gak menganggapku ada. Aku memang salah juga gak berniat sambang ke mertuaku, rasanya trauma dikunci seperti dulu.

Salah sendiri tinggal di kontrakan.

Sesuai dugaanku, ujung-ujungnya aku yang salah. Mana pernah Mas Akbar memposisikan dirinya sebagai kepala rumah tangga yang bijak. Tidak akan mungkin, dia akan selalu menganggap dirinya benar dengan segala macam keputusannya.

Terus di sana kamu gak ditanya di mana istri kamu?

Enggak. Ibuku udah cerita kalau kamu gak mau tinggal di rumahku, jadi mereka tidak tanya kamu di mana, lagian kata mereka kamu salah, jadi istri kok mau enaknya sendiri. Di rumahku kurang apa.

Kurang apa katamu? Oke aku sebutkan. Aku pun menuliskan segala macam sikap orang tua dan kakak ipar Mas Akbar yang aku tangkap selama seminggu lebih hidup di sana.

Sebenarnya yang harus disalahkan dalam kondisi ini kamu, Mas. Kamu sebagai kepala rumah tangga gak bisa menjadi penengah antara aku dan keluarga kamu. Sekarang kalau aku dan mereka gak bisa bersatu, karakter kita berbeda maka jangan paksa kita terima satu sama lain. Sangat bagus kalau kita mengontrak sehingga, sikapku tidak menyakiti keluargamu, sikap keluarga kamu tidak menyakiti aku.

Buat apa aku menuruti keinginan istri yang keras kepala. Kalau kamu gak kerja, bakal aku bela. Ya gini kalau punya istri gajinya lebih gede, gak mau diatur sama laki.

Terus kenapa kamu mau menikahi aku kalau kamu gak suka aku kerja dan gajiku lebih gede.

Kamu maksa aku, kamu minta kepastian terus. Budrek aku mendengar permintaan kamu. Keluargaku gak suka anak-anaknya menikah muda. Biar kerja terus mengumpulkan uang baru menikah kalau sudah sukses.

Kenapa kamu bilang sekarang sih setelah perawanku kamu ambil.

Kamu keras kepala.

Namanya perempuan, sudah pacaran lama, pasti minta kepastian. Gak mungkin digandeng terus tanpa dinikahi. Kalau kamu lebih memilih aturan keluarga kamu, harusnya kamu gak menyetujui permintaanku.

Terus kamu minta putus. Setelah aku sering traktir kamu makan, ultah selalu aku rayakan begitu.

Aku melongo, perkara mau menikah karena telah spend money buat makan, bahkan dia lupa kalau uang beasiswaku pernah dipinjam dan tak dikembalikan sampai sekarang.

Sumpah uang makan kamu hitung? Padahal kamu yang selalu ajak aku makan, dan sekarang kamu ungkit? Waow. Apa kabar uang beasiswaku yang kamu pinjam untuk usaha jual pulsa. Ada kabarnya gak?

Kamu perhitungan sekali sih?

Lah siapa yang perhitungan. Kalau kamu gak mengungkit uang makan itu gak bakal aku ungkit uang beasiswa itu. Katanya usaha kita bersama untuk menikah, tapi ujung-ujung nikah saja gak ada menyumbang sama sekali ke aku.

Bangsat emang kamu, Mir. Jadi istri gak ada sisi sholehahnya sama sekali.

Punya kaca kan? Selama menikah mana uang nafkah untuk istrimu. Bahkan saat weekend saja kamu numpang makan, mandi, di kontrakan tanpa pernah memberi uang bulanan.

Kamu kerja woy?

Aku gak habis pikir, kamu ini sadar jadi suami gak sih?

Aku bakal kasih gajiku ke kamu dengan satu syarat, kamu berhenti kerja biar gak mentang-mentang.

Gak bakal aku berhenti kerja. Bisa-bisa aku semakin kamu injek, dan uang yang sudah kamu beri bakal kamu ungkit lagi. Sudah lebih baik begini. Aku gak mau anggap juga gak masalah.

Sialan.

Kamu yang sialan.

Jadi perempuan gak nurut sama suami, pantas saja gak disukai mertua, lama juga punya anak.

Kenapa jadi bahas anak? sedangkan kamu saja gak becus urus istri, apalagi anak. Bisa-bisa anak lahir full aku yang urus dan kamu diam saja. Masih ngetek ke ibu kamu.

Bangsat. Ngomong sekali lagi aku pastikan kamu tidak akan bisa bekerja lagi.

Stop. Aku diam, aku tak mau balas pesan mas Akbar lagi. Aku lebih memilih mempertahankan pekerjaan, daripada harus patuh sama suami yang agak miring itu.

Soal anak pun, aku memang sengaja minum pil KB yang paling mahal, sengaja biar aku gak kebobolan. Melihat kondisi pernikahan seperti ini aku berharap tak punya anak. Kasihan diriku yang bakal capek sendiri kalau ada anak, maka aku memutuskan minum pil kb tiap hari tanpa persetujuan mas Akbar.

Malam ini, aku tidak tidur ke kontrakan, aku khawatir dia tiba-tiba datang, gedor pintu dan memancing keributan yang bisa mengganggu tetangga kontrakan lain. Aku membawa ransel laptop, ku isi baju kerja, dompet dan juga make up, segera meluncur ke rumah ibu saja. Yakin sekali kalau dia tidak akan berani ke sana.

"Masih tinggal terpisah?" tanya bapak saat motorku baru saja aku parkir, helm saja belum aku lepas.

"Masih, Pak. Di sekitar kontrakan ada yang meninggal, aku takut," begitu alasanku dan Bapak hanya menghela nafas pelan. Ibu dan bapak tak sedih dengan kondisi rumah tanggaku begini. Mereka sepertinya ingin mengujiku akibat menentang restu mereka, sudah tidak ada nasehat pernikahan. Saat aku datang ya silahkan datang saja, mereka menyambut. Aku pulang ke kontrakan juga silahkan. Bahkan mereka juga tak ingin tahu kabar suamiku. Ah aku istrinya saja malas.

1
Septyana Kartika
Bar....Akbar kamu jadi ikut ayahmu kan....ki aku ws sedia jajan pasar buat tahlilan mu
Hendri Yani
Luar biasa
Ica Rissaharyono
koid ya c akbar 🤭
𝙺𝚒𝚔𝚢𝚘𝚒𝚌𝚑𝚒
segera binasa aja deh akbar kemudian menyusul ibunya...ayem kl sdh bgini
tp nnti selesai dong y🤭
Lel: 🤣🤣🤣🤣 benar banget
total 1 replies
𝙺𝚒𝚔𝚢𝚘𝚒𝚌𝚑𝚒
lah org jahat ky akbat pula ada kuasa hukum nya? mmng sp yg bayar y
Lel: dari pihak pengadilan biasanya memberikan tawaran kak
total 1 replies
Yuliana Tunru
bisa2 sdh almaŕhum tuh akbar gmn ibu x ya
Lel: belum ada kabar
total 1 replies
Septyana Kartika
Sik Sik...
mau gelar tikar buat tahlilan
Lel: sudah siap???🤣🤣🤣
total 1 replies
𝙺𝚒𝚔𝚢𝚘𝚒𝚌𝚑𝚒
betul tuh..mndg memulai khdpj baru udh tinggalkan saja akbar dan ibu kalian yg sama2 g waras...biarkan saja smpai ajal menjemput
𝙺𝚒𝚔𝚢𝚘𝚒𝚌𝚑𝚒: boleh banget..krn buang2 waktu percuma dan bkl syok kl ttp stay d dkt mereka..mkn ksni yg ada mkn dendam sama mira..aneh kan yg hrse dendam y org yg d jahati ya mira dendam k akbar..kok mlh dendam sm org tnpa alasan..konslet mmng
lbh baik bapak nya akbar meninggal drpd menderita mnghdpi istri n anak yg agak lain..2 yg waras mndg mnjauh krn kl ttp drmh lama bkl g nyaman sm tetangga
total 2 replies
Yuliana Tunru
benar2 hati busuk akbar dan.ibu x kecuali kematian yg bisa buat semua berakhir
Lel: pastinya
total 1 replies
yhochi
udah di penjara dan trsiksa kyak gtu msh ngeyel utk mendapatkan Namira Oalah parah nich org🤦‍♀️
yhochi: Oalah....🤭🤦‍♀️🤦‍♀️🤦‍♀️
total 4 replies
𝙺𝚒𝚔𝚢𝚘𝚒𝚌𝚑𝚒
polisi nganggu aja🤭
Lel: ngakak 🤣🤣🤣 jadi patung polisinya
total 1 replies
Sri Wahyuni Abuzar
subhanallah...semiga namira dan kelyarga besar nya baik² saja...
Lel: aamiin ..doa banyak2
total 1 replies
𝙺𝚒𝚔𝚢𝚘𝚒𝚌𝚑𝚒
lanjut..makin mer3sahkan tu mnsia tnpa iman
Lel: menakutkan ya
total 1 replies
𝙺𝚒𝚔𝚢𝚘𝚒𝚌𝚑𝚒
sekali up bkn gregetan...mau nambah lagi thor bab nya🤭
𝙺𝚒𝚔𝚢𝚘𝚒𝚌𝚑𝚒
ini ya yg nmne NPD / narsistik...bisa nge lag otak nya🤣 masih cinta sm laki2 mokondo yg sdh byk mrugikan...cm wnta sprti ibu mu bar yg layak mendampingi org sakit sprti kamu cocok
𝙺𝚒𝚔𝚢𝚘𝚒𝚌𝚑𝚒
oh kurus tho kirain keren badane atletis🤭 apa dl ganteng stlh patah hati jd kurus krg keronta
Yuliana Tunru
kegilaan akbar sama dhn.ibu x tau x nyalahkan namira lupa gmn jahat x dia dan akbar dulu ..ayo febian bawa istri dan ankmu.pergi sampe tahunan agar mrk.lupa dan hidup kakian baik2 lagi
Lel: beres
total 1 replies
Sri Wahyuni Abuzar
weeew sekali akbar dan ibu nya ini...menunjukan manusia yg g punya iman
Lel: sudah terlalu benci
total 1 replies
𝙺𝚒𝚔𝚢𝚘𝚒𝚌𝚑𝚒
udah 4 hari blm up Thor🙏 apa sdh selesai trus alih ke kyara
Lel: blm kak...cuma masih repot aja
total 1 replies
Yuliana Tunru
pengen.syrum.otak akbar agar sadar dr gila dan.obsesi x krn.hukjman.penjara tak.akan.ubah santet yg berbalik z tak pengaruh kok ada ya orang kyk gitu setali 3 uang dgn.ihu x yg jg dendam tak jelas
Lel: toxic banget
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!