NovelToon NovelToon
Tidak! Suamiku Impoten!

Tidak! Suamiku Impoten!

Status: tamat
Genre:Keluarga & Kasih Sayang / CEO / Romansa / Disfungsi Ereksi / Tamat
Popularitas:211.3k
Nilai: 4.9
Nama Author: IAS

Penantian selama dua tahun gadis itu akhirnya terwujud. Dia berhasil menikah dengan sang pujaan hati.

Tapi pernikahan mereka harus diuji oleh sesuatu yang sangat krusial. Bukan orang ketiga, bukan juga soal financial.

" Laaah kok nggak bisa berdiri sih kak?" kata si gadis.

" Ya mana ku tahu kalau dia lemes gitu," jawab si pria kebingungan juga.

Malam pertama yang diharapkan terpaksa ditunda atau lebih tepatnya gagal karena sang pria tidak mampu membuat miliknya bertugas sebagaimana mestinya.

" Bagaimana cara membuat itu berdiri," pikir si gadis.

" Apa aku harus melepaskannya karena ketidakmampuanku?" batin si pria.

Bagaimana dua anak manusia ini mengarungi pernikahannya? Akankah mereka berhasil mengatasi ujian berat itu?

Atau menyerah dan memilih saling melepaskan?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon IAS, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Suamiku Impoten 06

Rupanya Tuhan tidak merestui keinginan Airin untuk mendatangi klinik dokter Boy. Saat hendak mengemudikan mobilnya ke arah kilinik, ponselnya berdering, sebuah panggilan masuk ke ponselnya.

" Ya bang, ooh oke."

Airin membuang nafasnya kasar. Rupanya Rey yang menghubunginya. Sore ini juga mereka akan bertemu dengan Perusahaan Agro Bumi dan Airin harus menyiapkan beberapa file.

" Huftt, gagal. Besok lah ya."

Airin memutar arah mobilnya. Rupanya satu ponselnya yang lain berbunyi dari tadi dan Airin tidak mengetahui hal tersebut. Ponsel itu memang ia khususkan untuk pekerjaaan. Dan tadi dia meninggalkannya di perusahaan.

Sesampainya di Star Building, Airin langsung mengerjakan apa yang harus ia kerjakan. Tentu bersama dengan Rey juga. Rey tidak membiarkan Airin sibuk sendiri. Ia membantu Airin mempersiapkan apa yang akan mereka nanti sampaikan. Meskipun tawaran kerja sama ini diminta oleh pihak Argo Bumi terlebih dulu namun mereka juga harus menyampaikan keunggulan produk mereka karena ini merupakan hal yang menguntungkan bagi mereka juga.

" Oke jam 15.30 nanti mereka akan datang. Kita temui santai saja."

Airin mengangguk, sekarang baru pukuk 14.00 masih ada waktu untuk nya menjalankan kewajiban 4 rakaat dan makan siang. Kepergiannya mencari Dokter Boy tadi membuat dirinya belum sempat makan siang juga.

Di mushola Star Building, Airin menggelar sajadahnya. Ia bersujud kepada Tuhannya dan menengadahkan tangan lalu bermunajat. Memohon agar apa yang sekarang jadi permasalahan dalam rumah tangganya segera bisa terselesaikan.

" Ya Allaah, hamba hanya ingin memiliki banyak keturunan. Mengingat hamba hanyalah anak tunggal. Hamba selalu senang melihat keluarga Ayah Rama dan Mommy Sita yang dikelilingi anak-anak nya. Hamba ingin juga seperti itu. Berilah kemampuan itu pada suami hamba, Aamiin."

Airin mengusap wajah dengan kedua tangannya sebagai tanda ia selesai menyampaikan doa. Ya, keinginan gadis itu memang sederhana, ia ingin punya banyak anak. Dia yang terlahir menjadi anak tunggal karena sang ibu sudah meninggal membuatnya sendirian.

Meskipun ada Naisha dan Rey yang selalu jadi kakak dan temannya tapi tentu berbeda jika dia memiliki saudara kandung. Maka dari itu keinginannya hanya sederhana. Akan tetapi keinginan sederhana itu tampaknya saat ini sedikit sulit untuk dikabulkan. Kondisi Akhza yang seperti itu membuat angan Airin memiliki anak dalam waktu dekat agaknya akan terhambat.

" Mungkin inilah yang dinamakan ujian dalam pernikahan. Dan, sungguh ujian kami datang dengan sangat cepat bahkan saat kata akad selesai diucapkan."

Airin melipat kembali mukena dan sajadahnya. Ia mengambil nafasnya dalam-dalam dan membuangnya perlahan. Satu hal yang ia yakini bahwa suaminya akan baik-baik saja.

***

Sebuah mobil berhenti tepat di depan lobi Star Building. Seseorang keluar dari sana lalu diikuti seseorang yang lain. Pria dengan perawakan tinggi berkulit putih nan taman, wajahnya memiliki aksen asia yang kental. Pria itu berjalan menuju resepsionis dan menanyakan keberadaan ruang CEO.

" Ooh Anda dari Perusahaan Argo Bumi? Mari saya antarkan pak."

Resepsionis tersebut keluar dari balik meja resepsionis lalu membawa tamu tersebut menuju ruangan Rey. Namun saat hendak masuk lift, resepsionis itu melihat Airin.

" Aah pas sekali Bu Airin ini ada tamu dari Perusahaan Argo Bumi."

" Aah baiklah, terimakasih. Kembali ke tempatmu ya biar saya yang membawa beliau menemui Pak Rey. Selamat sore tuan, saya Airin sekretaris Pak Rey. Silahkan mengikuti saya untuk menuju ruangan CEO."

" Selamat sore nona Airin, perkenalkan naman saya Pramudia. Senang bisa berkenalan dengan Anda."

Airin mengulurkan tangannya untuk menjabat Pramudia, terlihat pria itu terpesona dengan Airin. Namun seketika Pram menetralkan pandangannya agar tidak di cap sebagai pria genit karena melihat dengan tatapan kagum.

" Ini cewek cantik dan kelihatan sekali cerdas. Bakalan betah kalau meeting sekretarisnya kayak gini."

Pram membatin, tampaknya pria itu bukan hanya sekedar kagum tapi sudah dalma tahap tertarik kepada Airin. Di dalam lift, Pram sellau mencoba mencuri pandang ke arah Airin.

Airin, gadis itu memiliki perawakan yang tidak terlalu tinggi dna tidka terlalu pendek juga. Tinggi Airin sekitar 160 cm dengan berat badan 52kg. Rambut panjang sebahu sedikit ikal di bagian bawahnya. Airin mengikat rambutnya ke atas sehingga tampak rapi, ia lalu menyisihkan poninya ke samping. Wajah dengan kulit light, bibir mungil dan hidung kecil yang mancung,jadi wajar saja kalau Pram tertarik dengan Airin. ( bayangan othor kek sekretaris Kim 😅)

Tring

Pintu lift terbuka, Airin berjalan terlebih dulu dan mengarahkan Pram menuju ruangan Rey.

" Bang, eh maaf maksud saya Pak Rey, Tuan Pramudia audah datang."

" Ohh Tuan Pram, selamat datang di perusahaan kecil kami. Silahkan duduk."

Pram bersama dengan Crish asisten pribadinya duduk di sofa ruangan sang CEO. Takjub, satu kata itu yang ada dalma kepala Pram dan Crish, diusia Rey yang masih muda pria itu berhasil memimpin Star Building.

" Saya sungguh merasa kecil Tuan Rey, Anda benar-benar hebat, " puji Pram tulus.

" Jangan terlalu memuji tuan Pram. Ini adalah milik ayah saya. Saya hanyalah sebagai pengelola, beliaulah yang membuat Star Building ini maju seperti sekarang."

Pram mengangguk kecil sambil tersenyum. Mereka pun memulai pembahasan kerja sama, tapi tampaknya Pram salah fokus. Sedari tadi saat Crish menjelaskan ia malah memperhatikan Airin terus menerus. Sampai Crish harus menyenggol kaki Pram agar sang bos kembali fokus.

" Aah maaf, jadi seperti itu rencana kami Tuan Rey."

" Saya rasa ini akan jadi hal yang menarik. Kami setuju. Kami akan menyediakan wardrobe yang dibutuhkan oleh tim ekspedisi. Saya harap dengan ikutnya NO sebagai salah satu sponsor akan ikut menaikkan nama NO. Apa perlu memeriksa barang-barangnya?"

" Waah tidak perlu, kualitas NO kami sudah sangat tahu. Maka dari itu kami yakin dan mantap untuk mengajak NO menjadi bagian dari ekspedisi seven summit Nusantara ini."

Rey tersenyum, ada rasa bangga di sana. Terlebih bangga kepada ayahnya. Pun dengan Airin, dia tentu tahu papa nya juga ikut andil di sini.

Pram dan Rey berjabat tangan menandai awal kerja sama mereka. pun dengan Airin. Setelah selesai Airin mengantarkan Oram dna Crish menuju ke lobi bawah. Sebuah ucapan terimakasih Airin sampaikan kepada Pram dan Crish.

" Waah seharusnya kami yang berterimakasih Nona Airin. Baiklah kalau begitu, sampai jumpa di lain kesempatan. Selamat sore."

" Selamat sore Tuan Pram, hati-hati di jalan."

Pram melenggang pergi saat mobilnya sudah berada di depan mobil. Airin juga langsung balik badan dan berjalan masuk.

" Bos, aku lihat dari tadi ngelihatin sekretaris CEO Rey." Crish rupanya tak tahan juga bertanya kepada sang bos. Dari tadi dia sudah menahannya.

" Gadis yang menarik dan cantik, sepertinya aku tertarik dengannya. Bantu aku mendapatkannya Crish."

" He??"

TBC

1
🌹🪴eiv🪴🌹
pendek kali 🥺
terimakasih untuk tulisan indah mu thor
🌹🪴eiv🪴🌹
putar
🌹🪴eiv🪴🌹
ayam bakar thor,masa ayang di bakar sih di peluk , di elus² dong
🌹🪴eiv🪴🌹
author zeyeng,ada 2 kata baik dirimu ketik baim ,he he tapi lupa tak tandain
ayu cantik
yey
ambardinda c
cerita dan konflik sederhana sih tp emosi tiqp babnya tuh dapet bgt bgi aku pribadi semangat nd sehat slalu kk author ⭐️⭐️⭐️⭐️⭐️🫶🏻🤗😊🫠🤭🥰❤️
A R
😍
Jumi Eko
bagus
Susanti Susanti
Luar biasa
Uba Muhammad Al-varo
bagus dan luar biasa
tiniteyok
wahhh bagus novelnya, sukaaa
Eka Pematasari
Luar biasa
Eka Pematasari
Lumayan
Syaefulhidayat Jomblo selalu
/Wilt//Wilt//Wilt//Wilt//Wilt//Wilt//Wilt//Wilt//Wilt//Wilt//Wilt//Wilt//Wilt//Wilt//Wilt//Wilt//Wilt//Rose//Rose//Rose//Rose//Rose//Rose//Rose//Rose//Rose//Rose//Rose//Rose//Rose//Rose//Rose//Heart//Heart//Heart//Heart//Heart//Heart//Heart//Heart//Heart//Heart//Heart//Heart//Heart//Heart//Heart//Good//Good//Good//Good//Good/
Senja
ladala, begitu cetak goal azkha lsg ketagihan 😀😀😀
Nanik Kusno
Haahhh....Abang sejuta umat ini emang the best dah....sekali gerak langsung desh......lawan g akan bisa berkutik...
Nanik Kusno
Nah....itu salahmu juga P. Leo...di awal...kamu yang memberi kesempatan Pram untuk jadi pebinor...rasain....belum lagi nanti balesan dari keluarga Akhza...
Nanik Kusno
Haishhhhh... manusia belagu satu ini ...ngapain ditunda2 hancurnya....???😡😡😡😡😡
Nanik Kusno
Haishhhhh...ni orang berdua dah kecanduan...g mau berhenti...☺️☺️☺️
Nanik Kusno
Akhirnyaaaaaa.....gooollll...👏👏👏👏🤭🤭🤭🤭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!