Rara, Seorang gadis muslimah yang hidup diperantauan harus bisa bertahan hidup dan menyelesaikan pendidikannya dengan kuliah sambil bekerja. Berharap bisa kerja di tempat yang nyaman, Rara malah dipertemukan dengan Adimas (Duda ber anak 1) Majikan yang dingin dan galak. Akankah cinta mereka bersemi dan berujung bahagia???
Ikutin ceritanya yahhhh
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Uni Ramadhani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bodyguard Cantik 6
Rara telah sampai di rumah Adimas.
"Silahkan turun nona"
"Terima kasih" Rara turun dari mobil dan mengambil kopernya. Kemudian ia masuk kedalam,
"Nona rara sudah sampai ya??"
"Panggil rara aja bik sumi"
"Gak enak. Saya panggil neng aja ya"
"Boleh. Bagas mana bik??"
"Den bagas ada di kamarnya, mungkin sudah tidur. Karena nunggu neng rara lama sampainya"
"Jadi bagas nungguin saya??"
"Iyaah"
Rara masuk ke kamar bagas dan melihatnya dia tidur.
"Besok kamu udah ketemu kak rara ya" rara membelai lembut kepala bagas dan akhirnya rara pun tidur di tepi ranjang bagas.
.
Tak lama Adimas baru pulang dari kantor jam 23.00.
Bik sumi membuka kan pintunya.
"Malem tuan"
"Iya bik. Apa rara sudah disini??"
"Sudah tuan. Sekarang neng rara nemenin den Bagas tidur"
"Apa??" Adimas menuju kamar bagas dan melihat Rara yang tidur di tepi ranjang Bagas.
"Dasar anak itu, memangnya tidur dengan duduk gitu gak sakit apa punggungnya".
Adimas menggendong Rara dan memindahkan ke kamarnya sendiri. Setelah itu Adimas keluar dan tidur di kamarnya sendiri.
.
.
Keesokan paginyaa........
Rara bangun untuk sholat subuh, ia bingung ketika melihat dirinya sudah ada di kamar. Padahal semalam ia tidur menemani bagas.
"Perasaan aku tidur d kamar bagas. sekarang kok aku disini yaa?. ahh sudahlah lebih baik aku mandi dan sholat aja". Rara segera mandi dan menjalankan sholat subuh. Setelah selesai sholat rara menuju dapur untuk membuat sarapan, disana ia melihat bik sumi yang sedang sibuk memasak di dapur.
"Pagi bik"
"eh neng rara udah bangun ya??"
"Udah bik, lagi masak apa??"
"Nasi goreng neng buat sarapan"
"Boleh saya bantu??"
"Boleh"
"Bagas udah bangun ya bik??"
"Udah neng tadi bagas lari pagi sama bapak kayak biasanya:c
"Ohhh gituuu"
Setelah beberapa saat masakan pun sudah terhidang di meja makan. Rara segera menganti bajunya dan bersiap untuk mengantar Bagas ke sekolah. Bagas dan Adimas baru pulang dari jogging.
"Kak rara"
Rara menoleh ke belakanh dan dilihatnya bagas berlari ke arahnya.
"Bagas, habis jogging yaa??"
"Iya kak, bagas kangen sama kak rara". Bagas akan memeluk Rara namun di tahan oleh papanya.
"Bagas mandi dulu terus siap-siap kesekolah"
"Iyaaaaa paaa. kak rara mandiin bagas ya kak?"
"Bagassssssss!!!"
Bagas langsung kabur masuk kekamarnya, Sementara rara yang masih kaku memandang Adimas yang berteriak kepada bagas.
"Pak jangan kasar dong sama anak"
"Saya gak kasar tapi tegas" adimas meninggalkan Rara.
"Huh dasar gunung es" Rara ngedumel sendiri.
Tak lama Bagas sudah bersiap kesekolah sementara adimas baru turun dari kamarnya.
"Bagas sarapan dulu yaa, nanti biar konsentrasi belajarnya"
"Oke siap kak. Eh kak rara ikut sarapan yuk"
"Tadi kakak udah sarapan sama bik sumi. Kamu sarapan aja sama papa".
Bagas terlihat takut dengan papanya langsung menundukkan kepalanya. Kemudian mereka makan bersama.
Setelah sarapan Rara mengantar Bagas ke sekolah.
"Kamu bisa nyupir mobil??"
"Bisa pak"
Adimas melemparkan kunci mobil kepada rara, dengan sigap rara menangkap kunci mobil itu.
"Hup"
"Kamu pakai mobil putih itu untuk mengantar bagas"
"Baik pak. Ayo kak rara anter"
"Lets go kak" Bagas begitu senang saat pergi bersama rara. Selama ini bagas tak pernah lagi tersenyum maupun tertawa lepas semenjak kepergian ibunya untuk selama-lamanya. Dan kini kehadiran rara membuat bagas seperti berwarna lagi. Rara mengendarai mobil putih dan menuju kesekolah bagas. Sementara Adimas menggunakan mobil lain untuk kekantor.
.
.
Sampainya di Sekolah......
"Kamu masuk dulu yaa, kak rara tunggu di mobil".
"Tapi Bagas lama kak sekolahnya"
"Iya gak papa, kak rara tetep tunguuin kamu. Nanti kak rara bisa sambil belajar di mobil".
"Oke kak. Kak rara hati-hati yaa". Bagas masuk kedalam kelasnya dan Rara duduk di dekat parkiran mobil sambil mengerjakan tugas kuliahnya.
Dari kejauhan nampak sebuah mobil hitam tengah mengawasinya.
tinggal ngmng doang jg..🤦