Seorang gadis hebat di dunia modern, dengan kemampuan beladiri yang tinggi dan ahli dalam strategi juga pengobatan kuno maupun modern yang bernama Annchi. Bila siang dia akan menjadi seorang yang ramah dan lemah lembut (karena profesinya sebagai dokter) tapi saat malam dia akan menjadi seperti harimau yang kelaparan dan yang haus akan darah(dan dia pun seorang assasin) .
Dia dijuluki iblis berwajah bidadari sesuai dengan namanya yang artinya bidadari cantik dengan wajah cantiknya yang bisa menipu siapapun bahkan musuh terbesarnya pun mati karena melihat Annchi yang membuka topengnya saat akan membunuh lawannya.
Annchi mati karena salah satu keluarga pasien nya yang ia tangani membunuhnya hanya karena masa lalu bersama sang ibu angkatnya dan ia menerjunkan Annchi dari lantai 62 gedung rumah sakit dan alhasil Annchi pun menghembuskan nafas terakhir didunia nya saat itu juga.
Tapi tuhan berkehendak lain ia bukan mati tapi ia dipindahkan ke peradaban lain.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Miadny, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
chapter 6
Annchi melakukan kultivasi di sebuah gua yang berada di hutan didalam dimensinya.
________
Sudah hampir lima tahun waktu didunia luar dan berbeda berkali-kali lipat lebih cepat dengan waktu yang ada didalam dimensi milik Annchi.
Annchi melakukan kultivasi selama itu dan saat ini terlihat perubahan pada diri Annchi. Rambut yang memanjang begitu juga dengan kuku jari Annchi pun semakin memanjang dan juga kulit tubuhnya pun semakin memutih bahkan tubuhnya semakin kurus dan juga, pipi yang dulunya chubby pun kini menirus.
Bahkan baju yang Annchi pakai pun kini sudah menjadi seongok tanah dan terlupakan, batu tempat Annchi berkultivasi yang dulu kokoh pun kini sudah berlumut dan lapuk hanya tempat yang Annchi duduki saja yang masih baik-baik saja.
Saat melakukan kultivasi Annchi tidak mendapat hambatan apapun dan Annchi banyak sekali menyerap energi alam yang terkandung di dalam hutan tersebut, hampir seluruh energi dari semua elemen yang terkandung didalam hutan itu terserap kedalam tubuh Annchi.
Dan sekarang terlihat ditengah kening Annchi terdapat simbol kristal yang dikelilingi simbol-simbol elemen lainnya yang telah Annchi serap dan banyak sulur-sulur energi yang menjalar hampir ke seluruh bagian tubuh Annchi dan membentuk pola seperti tato dibagian ujung sulur energi yang terbentuk. Dan disekitar tempat Annchi berkultivasi tumbuh bunga-bunga elemen yang bermekaran begitu subur dan indah.
Elemen yang pertama masuk kedalam tubuh Annchi adalah elemen air, dan disusul oleh elemen tanah lalu elemen tumbuhan kemudian elemen api dan juga elemen angin atau udara lalu petir juga cahaya dan yang terakhir adalah elemen kristal.
Tapi ada yang ganjil saat Annchi menyerap dan menempatkan seluruh energi dari semua elemen tersebut ada dua elemen asing yang terserap kedalam tubuh Annchi yang satu terasa dingin dan satu lagi terasa seperti sesuatu yang menakutkan.
Annchi tak ingin memikirkan itu. Jadi ia fokus pada kultivasinya. Menyerap dan mengalirkan energi ke setiap aliran darah agar benar-benar menyatu antara dirinya dengan energi alam tersebut.
Annchi berhasil menyerap semuanya hanya tinggal mengontrol dan menyeimbangkan dengan tubuhnya, jika seseorang tidak bisa menempatkan energi yang diserap maka bisa saja tubuhnya meledak dan hancur bila tidak seperti itu seseorang itu akan mengalami cacat fisik atau pun energi jiwanya terkikis.
Tapi berbeda dengan Annchi yang bisa mengontrol dan mengiring seluruh energi alam yang dia serap ke aliran darahnya.
Sedangkan Jiao Fung dia masih setia menunggu Annchi selesai berkultivasi. Jiao Fung sudah menyiapkan segala keperluan Annchi saat selesai berkultivasi dari mulai pakaian hingga makanan karena ia tau jika Annchi sebentar lagi akan membuka matanya.
Jiao Fung kaget saat tau ada elemen asing yang terserap oleh tubuh Annchi dan yang lebih mengejutkan, mengapa Annchi bisa menyerap elemen kegelapan dan juga elemen es padahal diantara mereka bertujuh tidak ada yang memiliki kedua elemen tersebut.
Awalnya Jiao Fung khawatir tapi setelah ia melihat bahwa Annchi baik-baik saja jadi ia bisa tenang tapi ia dipikirannya banyak sekali pertanyaan tapi tak menemukan pula jawabannya.
"Kau sangat hebat chi'er, dulu mereka mati-matian agar bisa menguasai satu elemen tapi kau tanpa hambatan apa pun kau bisa menyerap semuanya" gumam Jiao Fung.
Jiao Fung melihat Annchi yang terus menerus menyerap energi alam yang tidak terbatas itu dan sesekali tubuh Jiao Fung pun terkadang seperti tersedot seperti akan melebur dan menjadi bagian dari energi alam tapi karena tubuh Jiao Fung memiliki barer energi yang di tanam oleh ke tujuh gadis itu.
Jiao Fung tersenyum bangga dan sangat bahagia karena alam akan memiliki keseimbangannya kembali. Tapi sayangnya ia tidak bisa terus membimbingnya karena suatu hari ia akan memudar setelah ia menyelesaikan tugasnya.
Setelah sulur-sulur energi itu menjalar dan membentuk pola seperti tato, lalu sulur-sulur energi itu bercahaya menyelimuti seluruh tubuh Annchi dan membentuk jubah energi yang menutupi tubuh Annchi, tak lama setelah itu mata Annchi pun terbuka menampilkan manik emasnya yang bercahaya.Yah, iris mata Annchi yang awalnya berwarna coklat pekat dan ditengahnya terdapat warna emas kini berubah yang ada hanya warna emasnya yang mendominasi.
Annchi memejamkam matanya dalam sekejap jubah energi yang menyelimuti tubuh Annchi hilang dan juga matanya pun kembali seperti semula.
Jiao Fung yang melihat itu ia sangat bahagia akhirnya ia bisa menghabiskan saat-saat terakhirnya bersama Annchi sebelum ia memudar.
"Wahh,, selamat chi'er kau berhasil" teriak Jiao Fung sambil menampilkan wajah bahagianya.
"Benarkah?" ucap Annchi, sambil tersenyum melihat tingkah Jiao Fung yang seperti anak kecil.
"Ya, kau berhasil chi'er" ucap Jiao Fung, sambil berjalan mendekat ka arah Annchi dan memeberikan pakian yang ia siapkan untuk Annchi. "Pakilah" ucapnya.
"Hmm,, kenapa?" heran Annchi melihat Jiao Fung memberikan pakaian oh tidak, lebih Tepatnya sebuah jubah.
"Oh,,lihat dirimu! apa kau lebih suka bila aku melihat dirimu yang sedang telanjang itu" ucap Jiao Fung sambil menaikturunkan alisnya dan disertai seringai jahilnya.
Mendengar itu Annchi refleks menunduk melihat tubuh telanjangnya yang ditutupi rambutnya yang menjuntai, dan matanya melirik tangannya yang seperti tulang dibalut kulit sangat kecil dan saat melihat jarinya matanya langsung melebar karna melihat kuku-kuku jarinya yang panjang dan menurutnya menyeramkan Annchi langsung diam membeku beberapa saat.
lalu.
Aaaaaaaaaaaaa......
Teiakan Annchi menggema ke seluruh bagian ruang dimensinya.
"A.. pa apaan ini?" tanyanya sambil membolak balikan tangannya dan di wajahnya tersirat kengerian.
"Cepat pakai jubah ini nanti saja bicaranya" ucap Jiao Fung pada Annchi yang masih membolak balikan tangannya.
Mendengar itu Annchi langsung merebut jubah yang di sodorkan Jiao Fung pada dirinya dan memakainya asal dan kembali melihat tangannya lalu Annchi berdiri dan akan berjalan keluar dari gua tapi Annchi tiba-tiba ia berhenti dan melihat ke sekeliling.
Annchi baru sadar jika pemandangan di dalam guanya itu berubah dulunya tidak ada satu pun tumbuhan yang tumbuh di dalam gua, sekarang gua tersebut terlihat seperti taman bunga yang indah begitu banyak bunga yang mekar juga beberapa warna bunga yang unik menurut Annchi.
"Jie jie berapa lama aku berkultivasi?" tanya Annnchi pada Jiao Fung.
"Mmm... mungkin sekitar lima tahun jika di waktukan di dunia luar" jawab Jiao Fung.
"Huuh,,,,lama sekali" keluh Annchi Jiao Fung yang mendengar itu ia langsung membulatkan matanya.
"Apa kau bilang? lama? kau tau? mereka bertujuh menghabiskan lebih dari lima tahun hanya untuk menyerp satu energi sedangkan kau menyerap semuanya dalam waktu yang sama" ucap Jiao Fung.
"Ooohh,,, benarkah" ucap Annchi acuh
"Pantas saja aku jadi jadi seperti ini, dan juga banyak sekali perubahan di sini kenapa aku baru menyadarinya ya?" ucap Annchi yang diakhiri dengan pertanyaan pada diri sendiri.
"Tentu saja, kau tau chi'er? bunga-bunga itu tumbuh karena dirimu yang menyerap seluruh energi yang ada di dalam dimensi ini" ucapJiao Fung.
"Bernarkah? bagaimana bisa?" tanya Annchi.
"Tentu saja bisa, karena bunga itu adalah bunga elemen. Setiap elemen yang terserap oleh tubuhmu mereka menghasilkan satu bunga untuk memulihkan diri mereka saat telah selesai berkultivasi" jelas Jiao Fung.
*tbc
jangan lupa tinggalkan jejak
skip!
kecerobohan annchi msh harus di dampingi lagi ini kek nya.
dia lebih suka memakai pistol dan katana daripada sapu dan pisau dapur /Facepalm/