NovelToon NovelToon
Luka Dalam Pernikahan

Luka Dalam Pernikahan

Status: tamat
Genre:Poligami / Selingkuh / Cinta Terlarang / Janda / Tamat
Popularitas:104.3k
Nilai: 4.9
Nama Author: Novi rahajeng

Di dunia ini, kenapa selalu wanita yang di anggap mandul jika tak kunjung memiliki anak. Apakah laki-laki tak bisa mandul?

" Cantik saja tak cukup kalau tidak bisa memberikan keturunan!"

" Percuma cantik kalau kenyataannya Mandul!"

Begitu banyak Makian yang sering Ayyara Nisaka terima hanya karena ia tak kunjung hamil di usia pernikahannya yang menginjak empat tahun. Usia pernikahan yang tak terbilang lama atau sebentar.

Selama empat tahun menikah, begitu banyak luka yang Ayyara dapatkan, tetapi Ia selalu berusaha untuk mempertahankannya. Ayyara juga terus berusaha melakukan banyak cara agar bisa hamil. Namun, ketika berhasil hamil ia justru mengalami keguguran akibat pertengkaran bersama suaminya.

Bagaimana kisah kehidupan pernikahan Ayyara Nisaka selanjutnya?

Follow ig Author : Novi_Rahajeng08

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Novi rahajeng, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 6 : Tak mau berselingkuh?

Di sebuah rumah sederhana terlihat seorang wanita cantik dengan penampilan sederhananya tengah menunggu kedatangan suaminya. Ayyara terlihat mencoba menelpon Argi, tetapi tak kunjung di angkat-angkat. Bahkan, sekarang nomornya menjadi tidak aktif.

" Mas Argi kemana sih? Katanya tadi sudah mau pulang, masak sampai jam segini belum datang-datang!" kesal Ayyara karena suaminya seperti sedang ingkar janji.

Melihat menantunya yang terlihat gelisah di ruang tamu, membuat bu Atmariani menghampiri Ayyara.

" Jam segini kok belum berangkat, Ra? Memangnya nanti gak telat janji sama Dokternya? "tanya Bu Atmariani. Sebelumnya, Ayyara memang sudah membuat janji kontrol lewat online, jadi biar tak terlalu lama mengantri di sana.

" Oh, ini lagi nungguin mas Argi, bu. Katanya tadi sudah mau pulang, tapi sampai sekarang belum juga pulang, " papar Ayyara dengan raut wajah yang terlihat kecewa.

" Gimana kalau ibu saja yang temani, daripada kamu nanti telat ke rumah sakit?" tawar bu Atmariani.

Ayyara menggeleng.

" Tidak perlu, bu. Kalau mas Argi tidak datang, berarti Ayyara juga tidak jadi pergi."

Setelahnya, Ayyara segera berpamitan masuk ke kamarnya karena ia sudah tak sanggup lagi menahan rasa kecewany pada Argi. Meski tadi pagj Argi mengatakan bahwa ia tak bisa berjanji, tapi sore ini dia sudah mengatakan kalau akan pulang. Jadi, seakan memberikan sebuah harapan kalau ia bisa menemani Ayyara tapi nyatanya? Sampai sekarang dia tak kunjung datang.

...****...

Di tempat lain, terlihat seorang laki-laki dan perempuan yang baru saja menyelesaikan olahraga panas. Tubuh mereka terlihat bercucuran keringat seusai melakukan aktivitas itu.

" Bil, maaf jika hari ini mas sudah___" Bila langsung menutup bibir Argi agar Ia tak lagi melanjutkan ucapannya yang sudah Bila tahu apa itu.

" Mas tidak perlu meminta maaf, lagian Bila bersedia dan menikmatinya kok," ujar Bila dengan tatapan menggoda. Dalam hati, Bila merasa senang karena sudah berhasil menahan Argi untuk tidak pulang cepat dan pergi bersama istrinya.

" Tapi, Bil ... Mas harap, ini adalah yang pertama dan terakhir kalinya, " ujar Argi yang merasa sangat menyesal karena tak bisa menahan diri agar hal itu tak terjadi.

" Maksud Mas apa? Memangnya, servis aku kurang memuaskan, ya?"

" Bukan masalah itu," jawab Argi yang jadi bingung sendiri.

" Terus kenapa? "

" Karena ini salah, kamu juga tahu sendiri kalau mas itu sudah punya istri. Bagaimana kalau___"

" Asal mas pandai bersembunyi, dia tidak akan tahu," potong Bila.

" Tapi Mas tidak mau menyakitinya karena sebuah perselingkuhan! "

Bila terlihat memicingkan matanya, entah kenapa hatinya terasa sakit tatkala mendengar ucapan Argi yang terdengar seperti sedang membuangnya setelah berhasil di pakai.

" Kalau begitu, kenapa Mas begitu peduli pada wanita lain dan mau saja berhubungan dengannya?"

Argi terdiam karena dia bingung harus menjawab apa.

" Kalau Mas tidak mau berselingkuh, maka jangan pernah membuat wanita lain merasa nyaman. Lagian, jangan bersikap layaknya pria suci jika pada kenyataannya masih mau juga berhubungan! "cobir Bila seraya berjalan keluar dari mobil Argi.

Ya, mereka melakukan penyatuan itu di dalam mobil Argi. Untung saja tidak ada yang memergoki perbuatan keji itu, andai ada seseorang yang melihat mungkin mereka sudah di grebek oleh warga.

Rasanya hati Argi mencelos tatkala mendengar perkataan Bila yang ada benarnya. Dia bukanlah pria suci karena bagaimanapun juga, perbuatannya barusan akan sangat menyakiti Ayyara jika dia tahu.

Tiba-tiba, Argi teringat kembali bahwa ia mempunyai janji untuk menemani Ayyara pergi ke dokter. Ia pun segera menginjak pedal gas, kemudian berlalu pergi dari pekarangan depan rumah Bila.

Sesampainya di rumah, Argi terlihat berlarian dengan penampilan yang sudah sangat acak-acakkan.

" Kamu baru pulang, Gi?" tanya Bu Atmariani saat melihat putranya datang.

" Iya, Bu. Ayyara mana ya, bu?" tanya Argi yang langsung menanyakan dimana keberadaan istrinya.

" Di dalam kamar, sepertinya dia ngambek karena kamu tidak menepati janji. Makanya kalau sudah___" belum saja bu Atmariani menyelesaikan ucapannya, Argi sudah berjalan pergi menuju kamarnya dan Ayyara.

Sesampainya di dalam kamar, ternyata Ayyara baru saja selesai menunaikan sholat maghrib.

" Sayang, maaf kalau mas ...,"

" Mas mandi sana, bau! "cibir Ayyara yang terlihat seperti menghindari Argi.

Argi pun tak jadi mendekati istrinya. Dikarenakan tubuhnya memang terasa sangat lengket, Argi pun segera mengambil handuk dan bergegas keluar kamar untuk mandi.

Sementara Ayyara terlihat menutup matanya karena merasa tak enak sudah menghina Argi. Tapi, Ia juga masih kesal dengan Argi yang tak kunjung pulang.

Selesai mandi, Argi mencoba mendekati Ayyara yang sedang duduk diatas kasur sambil memainkan ponselnya.

" Yara ... Maafin, Mas ya. Tadi itu___"

" Tadi itu kenapa? Mas kemana saja?" Bukankah perjalanan dari kantor ke rumah itu tak lebih dari tiga puluh menit. Tapi kenapa Mas baru pulang jam segini? Mas tahu nggak kalau Yara itu sudah menunggu Mas!" cecar Ayyara yang langsung memberikan beberapa pertanyaan sekaligus.

" Maafin mas, Ra. Lagipula, bukankah biasanya kamu juga pergi sendiri. " Argi mencoba mencari alasan.

Ayyara menatap wajah Argi dengan tatapan tajam." Tapi hari ini Yara harus pergi sama Mas, karena kalau tidak sama Mas Dokter tidak akan mau melakukan program hamil! "

" Maksud kamu apa, ya? " Argi terlihat bingung dengan perkataan Yara.

Sebelum akhirnya memeriksakan diri ke dokter, Yara hanya menjalani program hamil secara alami sesuai anjuran para orang-orang tua. Tetapi, semua yang Yara lakukan belum membuahkan hasil, jadi ia berinisiatif pergi ke Dokter untuk memeriksakan diri.

Saat melakukan pemeriksaan pertama, Yara hanya di temani oleh adik iparnya karena saat itu Argi sedang sibuk. Dan, Dokter mengatakan bahwa kondisi Yara tidak ada masalah sama sekali, semuanya baik dan bagus.

Mendengar hal itu tentu membuat Yara sangat bahagia karena ia bisa mematahkan statmen orang-orang di sekitarnya yang menganggapnya mandul karena tak kunjung hamil. Namun, Dokter juga perlu memeriksa kondisi suaminya jika Ayyara ingin melakukan program hamil. Semisal Argi tak mau menjalani pemeriksaan, maka Dokter tak bisa membantu promil Ayyara. Karena hal itu merupakan syarat utama sebelum menjalani program hamil agar Dokter tahu dimana akar permasalahan yang membuat Ayyara tak kunjung hamil.

"Jadi, kamu sedang meragukan kesuburanku, begitu?" ujar Argi setelah mendengar penjelasan Ayyara.

" Bukan, Mas. Ayyara bukan meragukan, tapi kalau kita mau program agar bisa mempunyai anak, harus dua-duanya di periksa," terang Ayyara.

" Bukankah itu sama saja! "bentak Argi yang tiba-tiba merasa sangat kesal.

Di saat Ayyara ingin mendekati Argi, tanpa sengaja ia melihat ada beberapa bercak merah di leher suaminya.

" Leher Mas kenapa? "tanya Ayyara seraya ingin menyentuh leher Argi. Namun, tangannya langsung di tepi oleh Argi.

" Jangan mengalihkan pembicaraan! Dan, aku tegaskan pada kamu kalau aku itu sehat, jadi tak butuh pemeriksaan seperti itu! "tandas Argi yang segera bergegas pergi keluar dari kamar dengan raut wajah penuh kekesalan.

" Kenapa justru Mas Argi yang marah-marah! Bukankah seharusnya aku yang ngambek karena Mas Argi yang pulat telat? Dan ... Kenapa ada banyak bercak merah seperti ..." Ayyara terlihat menggeleng-gelengan kepalanya guna menghilangkan pikiran buruk yang tiba-tiba terlintas.

" Tidak, Yara ... Kamu tidak boleh suudzon sama suami sendiri. Lagipula, mana mungkin Mas Argi selingkuh. " Ayyara masih saja berusaha berpikir positif karena ia tak mau terlalu curiga pada suaminya. Pasalnya, prasangka buruk itu dapat membuat hubungan mereka semakin renggang.

...****************...

1
Fhatma Rizky
lanjut
Fhatma Rizky
l@njuttt
Alexi Aina
gak jelas
Evi
kok blm up-up thoor
Lisa
lanjut
Arni
Kok lama gak update thor?
Erorr
Ada kah tempat sprti itu
Erorr
😅😅😅😅 anehh sking bncinya malah di lakukan
Erorr
Lucu gak ada maksud apa, pdhl setiap hal yg kita lakukan pasti ada msksud dan tujuanya
Erorr
Terong makan terong, apa jeruk makan jeruk
Erorr
Astga msih ada kostum perang di koper, ku rasa sengaja di taruh di sana sama Bila
Erorr
AMIIN
Erorr
Ya mudah2an Argi bisa berubah sifatya
Erorr
Aq juga gak tau apa isinya
🍃⃝⃟𝟰ˢ🫦🅢🅦🅔🅔🅣ᵃⁿᵍᵍᶦ
salut pada alesha sebagi sahabat yg selalu membela ayyara dan selalu mengkhawatirkan ayyara saat bersama argi
🍃⃝⃟𝟰ˢ🫦🅢🅦🅔🅔🅣ᵃⁿᵍᵍᶦ
walaupun ayyara memaafkan dan memberikan kesempatan pada argi tapi tetap saja tdk bisa kembali sperti semula karena luka yg ditorehkan argi sangat dalam dan perih,,,
🍃⃝⃟𝟰ˢ🫦🅢🅦🅔🅔🅣ᵃⁿᵍᵍᶦ
betul banget,,,,wanita bila hatinya sudah terluka akan sulit utk disembuhkan persis seperti kaca atau gelas yg sudah retak bahkan pecah tidak bisa kembali utuh seperti semula
Yuli Yulianti
ayyara memaapkan bukan berarti kembali sifat seperti Argi nggak akan berubah Karana sifat tampramental tu susah sembuh pasti terulang lg dan berselingkuh dgn sadar ...pikir kan lg ayyara ingat kesakitan mu atas hinaan kata mandul
AnggieYuniar
haaaaaaiiiiii thor
Tukanghalu(Ig:Novi_Rahajeng08): Hai juga
total 1 replies
Yuli Yulianti
benar kata ayyara kembali tak Kan sama lg seperti dulu Karana cinta nya udah mulai menghilang
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!