NovelToon NovelToon
ISTRI PEMBUAT ONAR SANG MAFIA KEJAM

ISTRI PEMBUAT ONAR SANG MAFIA KEJAM

Status: sedang berlangsung
Genre:Perjodohan / Mafia / Action
Popularitas:260.9k
Nilai: 5
Nama Author: Mae_jer

Jeremy Aslan, kepala mafia paling ditakuti, mengira menikahi Claire, putri wakil presiden akan memberikan keuntungan besar pada bisnis senjata yang sedang dia jalankan. Ternyata, yang ia dapatkan adalah ... menghadapi perempuan paling bikin sakit kepala sepanjang dia hidup.

Alih-alih fokus dengan bisnis dunia gelapnya, ia malah fokus dengan segala tingkah laku random Claire seperti, diam-diam menciptakan bom dan meledakkan kantor polisi hanya karena ia punya dendam dengan polisi, merusak rumah pribadi politisi yang dia anggap sering merendahkan ayahnya, dan bekerja di perusahaan Farmasi hanya untuk membuktikan mantan pacarnya adalah gay.

Bagi Jeremy, mengendalikan ratusan anak buah bersenjata jauh lebih mudah daripada menghadapi satu istrinya yang nakal dan sama sekali tidak mengenal kata takut. Jeremy hampir menyerah pada semua kenakalan perempuan itu, sampai Claire tiba-tiba di culik, saat itulah dunia Jeremy hancur. Karena akhirnya ia menyadari, Claire adalah dunianya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mae_jer, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Lepas kendali

Jeremy sudah benar-benar lepas kendali, dirinya telah dikuasai oleh nafsu yang membara hebat hingga membakar seluruh pertahanan akal sehatnya. Setelah melihat Claire terguncang hebat oleh sentuhan jarinya, ia tak lagi puas hanya dengan itu.

Dengan gerakan cepat dan penuh hasrat, ia menurunkan posisi tubuhnya semakin rendah, menyusuri lekuk pinggang dan paha Claire yang halus, hingga wajahnya berada tepat di hadapan bagian paling rahasia istrinya yang kini terbuka. Paha Claire dia buka lebar-lebar.

Tanpa ragu sedikit pun, ia menjulurkan lidahnya, lalu langsung menyentuh tepat di titik paling sensitif itu dengan tekanan yang dalam dan mantap.

Sentuhan itu seperti aliran listrik panas yang menyambar sekujur tubuh Claire, membuatnya melengkungkan punggung secara tiba-tiba, mulutnya terbuka lebar mengeluarkan rintihan panjang yang terdengar merdu dan menggema di dalam kamar yang sunyi itu.

"Ahh! Je-Jeremy ...!" jeritnya terputus-putus, tubuhnya bergetar hebat seolah tak mampu menahan sensasi yang meledak itu.

Ini adalah pengalaman pertama yang membuatnya merasa seolah terangkat melayang, setiap inci kulitnya terasa terbakar oleh rasa nikmat yang membara, tak ada kata yang bisa menggambarkan betapa dahsyatnya perasaan itu.

Jeremy tak menjawab, ia justru semakin giat dan ganas. Ia bergerak lincah, memainkan lidahnya berulang kali dengan irama yang cepat dan kuat hingga Claire mendesah keras dan mengguncang seluruh tubuhnya, kadang menggigitnya dengan gigi yang cukup untuk menimbulkan rasa perih bercampur kenikmatan yang meluap-luap. Ia bergerak seolah sudah hafal betul setiap titik kenikmatan pada tubuh wanita, seolah nalurinya sendiri yang mengarahkan lidah dan bibirnya untuk memberikan rasa yang paling memabukkan.

Lidahnya terus bekerja tanpa henti, menyapu setiap celah, dengan variasi yang tak terduga, kadang lambat dan lembut, lalu tiba-tiba menjadi cepat dan ganas, membuat Claire tak pernah tahu kapan rasa itu akan memuncak.

Tangannya yang bebas menjepit kedua paha Claire agar tetap terbuka lebar, sementara jari-jarinya sesekali menyentuh menambah rasa yang semakin membara.

"Ahh… jangan… rasanya… rasanya seperti mau meleleh!" rintih Claire, suaranya parau dan penuh gejolak.

Tangannya mencengkeram kuat rambut hitam Jeremy, mendorong wajah pria itu semakin dalam dan dekat, meski di saat yang sama ia ingin menariknya pergi karena rasa itu terasa terlalu kuat, terlalu memabukkan untuk ditahan. Kakinya terangkat, menekan bahu Jeremy erat, seolah ingin merangkul kepalanya agar tak pernah berhenti.

Jeremy mendengung pelan di dalam sana, getaran suaranya menambah sensasi yang terasa berkali-kali lipat lebih hebat. Ia berhasil membuat Claire berteriak keras dan pinggulnya terangkat naik secara otomatis, mendesak tubuhnya lebih dekat ke mulut Jeremy.

"Ahhh!"

Rasa nikmat itu menjalar dari bagian paling bawahnya, naik melintasi perut, membakar dadanya, hingga membuat jantungnya berdegup kencang seolah ingin melompat keluar dari dadanya.

Di dalam hati Jeremy, ia sendiri terkejut dengan apa yang ia lakukan, ia tak pernah membayangkan bisa bertindak seganas dan sepenuh hati ini pada seorang wanita. Dia pikir dia hanya akan tertarik melakukan itu pada wanita yang dia cintai.

Namun melihat Claire terguncang hebat, mendengar rintihan dan desahannya yang memabukkan, membuatnya semakin terbuai dan ingin memberikan lebih banyak lagi. Ia ingin melihat Claire kehilangan kendali sepenuhnya, ingin membuatnya merasakan kenikmatan yang tak akan pernah ia lupakan seumur hidupnya.

Rasa itu perlahan berkumpul menjadi satu titik yang semakin membesar, semakin panas, dan semakin mendesak di dalam tubuh Claire. Gadis itu merasakan sesuatu yang meledak perlahan, gelombang kenikmatan yang dahsyat menyapu sekujur tubuhnya, membuatnya menegang seketika, lalu terkulai lemas sepenuhnya seolah semua tenaganya tersedot habis.

"Jeremy, aku ... Ahhhhh ... Ah-ah!"

Mulutnya mengeluarkan suara panjang yang terputus-putus begitu ledakan dahsyat itu menerpa dirinya, tubuhnya terus bergetar hebat saat rasa itu meluap keluar.

Jeremy tak berhenti begitu saja. Ia terus membuat Claire kewalahan dengan caranya.

Dengan gerakan yang lambat namun penuh kekuasaan, ia naik kembali ke atas tubuh Claire, menindihnya dengan berat tubuhnya yang besar dan hangat. Ia menatap wajah Claire yang masih memerah, matanya sayu dan berkaca-kaca, bibirnya bengkak dan terbuka sedikit mengeluarkan napas pendek. Jeremy tersenyum miring, senyum yang penuh kemenangan dan keinginan yang belum terpuaskan.

"Kau rasakan itu?" bisiknya dengan suara berat dan parau, mengusap pipi Claire dengan punggung jari-jarinya.

"Itu hukuman untuk gadis cerewet dan bawel sepertimu."

Belum sempat Claire membalas kata-katanya, Jeremy sudah kembali memberikan ciuman panas di bibirnya.

Ciuman itu dalam, mendesak, dan memabukkan, seolah ingin menyatukan seluruh napas  mereka menjadi satu. Claire terhanyut seketika, tangannya yang tadi terkulai lemas kini bergerak kembali melingkar erat di leher Jeremy, menarik tubuh pria itu semakin menempel rapat padanya.

Saat mereka melepaskan ciuman itu, napas keduanya terengah-engah, saling bertukar hembusan hangat yang terasa membakar. Jeremy menurunkan satu tangannya, menyusuri lekuk pinggang ramping Claire, lalu turun ke bawah hingga menyentuh bagian yang masih basah, berdenyut, dan terasa sangat sensitif itu. Claire langsung menggigil hebat, mengeluarkan desahan pelan saat jari-jari itu kembali menyentuh titik yang baru saja membuatnya meledak.

Lalu tiba-tiba pesawat terguncang hebat, seolah terseret arus angin kencang yang tak terduga. Tubuh Jeremy sempat terangkat sedikit, namun ia segera menahan diri dengan kuat, menindih tubuh Claire agar tetap aman di atas kasur.

Mendengar suara berisik dan merasakan guncangan yang membuat segala sesuatu di dalam ruangan terasa bergerak liar, Claire langsung terkejut, matanya terbelalak lebar, dan ia berteriak panik di tengah napasnya yang masih terengah-engah.

"Jeremy! Pesawatnya nggak akan jatuh kan?! Aku nggak mau mati! Aku masih pengen hidup!" Teriak Claire yang langsung membuat seluruh akal sehat Jeremy kembali.

Astaga, apa yang telah dia lakukan? Ia segera menjauh dari Claire begitu guncangan hebat itu mereda. Dan Claire segera mengenakan kembali pakaiannya karena takut ada guncangan hebat lagi dan dia mati konyol di pesawat ini.

1
~Ni Inda~
Hadeeuhh...para bocah...dikira main petasan apa 🤣🤣
Atik Marwati
senjata makan tuan rupanya tapi ga kapok🙄
Miss Typo
sekalu bikin ngakak, apalagi ada Talia 🤣
call mi
😛😛😛😛
Ririn Danayanti
Thor kok up nya cuma 1 1 aja
Yuliana Purnomo
ngakak 😄😄😄 aku mbayangin aksi mereka 😄
Rahmat
astaga nambah lg 1anggota geng claire,laki talia gak ngamuk gak y apalg mr jim istrix bikin masalah🤣🤣
ririen handayani
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣👍 q aja yg cuma baca bisa ngebayangin
ririen handayani
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣 sakit perut.... kram broooo
ririen handayani
adu dududududu gk kuat ngakak 🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣... asli penghilang stress nih crita
ririen handayani
astaga.... gini nih klo amatir 🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
ririen handayani
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣 somplak
ririen handayani
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣 suami kok djelek2in
Nandi Ni
boleh ga sih aku tertawa bahagia walau mereka telah berhasil ngebom kantor polisi🤣🤣🤣 episode paling lucu dan gong bgt sih ini
Septi Lahat
astoge,, sempat 2 salah lempar bom😅😅😅
🍃🌺WINA🌺🍃
Mommy thalia merasa senang ada lebih gila darinya🤣🤭bisa mengenal geng somplak dan setengah gila...

kirain bom rakitan claire berbahaya hanya bikin gosong, mom thalia dan claire dan sahabat-sahabatnya aja🤣

claire nanti ketahuan mister jem dihukum kamu nakal banget, diam-diam keluar dari rumah sama sahabat2 kamu tanpa ijin mister jem😄

mommy thalia bergabung aja geng mafia mommy thalia jadi ketuanya, claire dan teman2nya anak buahnya pasti sangat seru dan menarik🤣🤭
Tiyas Dimas
bener-bener nakal ini anak😄😄🤦🤦
Qorey
misi terkocak🤣🤣🤣
༄༅⃟𝐐Loeyeolly𝐙⃝🦜
Apa jangan" boom yg di didapatkan genk Claire punya Jeremy yg hilang itu ya 🤔🤔🤔🤔
❥␠⃝ ͭ🍁MI-🅨🅤🅛🅘🅐🅝🅣🅨👻ᴸᴷ: ganjel dong🤣🤣
total 10 replies
LANY SUSANA
🤣🤣🤣🤣🤣 Claire Claire suami mu kepala mafia lo tp km random sekali🤣🤣🤣
Thalia cocok ni ketemu Claire yg nakal dan unik 🤣🤣🤣🤣bisa bikin group mafia cewe ni🤣🤣🤣🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!