NovelToon NovelToon
Raihan Si Pria Arrogant

Raihan Si Pria Arrogant

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:1.8M
Nilai: 4.9
Nama Author: ainuncepenis

Sebelum membaca novel ini dipersilahkan dulu membaca novel yang berjudul sahabatku menghancurkan hidupku dalam 1malam.

Kalian akan mengetahui kisahnya dari sana terlebih dahulu.

Raihan merupakan anak dari CEO Perusahaan Adbver E-Group. Raihan akan memimpin Perusahaan itu setelah lama tinggal di Luar Negri.

Karena paksaan dari mamanya. Raihan akan kembali ke Indonesia dan memimpin Perusahaan dengan peraturan yang baru. Dengan keangkuhannya dan sifatnya yang Arogant.

Lalu bagaimana menjalani hidupnya di perusahaan dan akan sering bertemu dengan Nayra masa lalunya. Wanita yang selalu di hindarinya.

Kita akan melihat perjalanan cinta Raihan dan Nayra yang sangat rumit dan banyak cobaan.

Terima kasih

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ainuncepenis, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Part 6

" Memang kamu anak kecil. Kalau kamu dewasa kamu nggak akan kayak gini," keluh Farah.

" Eyang, Raihan ini baru sampai, eyang sama saja seperti mama, Raihan pulang malah di marahi," protes Raihan dengan wajah kesalnya.

" Raihan, eyang tidak akan marah sama kamu. Hanya saja eyang kasihan dengan mama kamu," ujar eyang Farah.

" Lagi pula kau tega sekali Raihan, menuduh eyang bekerjasama dengan Tante Zira. Itu tidak masuk akal," sahut Angga membela.

" Sudah nggak usah ikut campur," sahut Raihan kesal.

" Mana Andini?" tanya Raihan tidak melihat sepupunya yang tinggal bersama eyangnya.

" Lagi keluar, bentar lagi juga pulang," jawab eyang Farah.

" Eyang, Raihan kan sudah pulang, eyang tidak berencana memasakkan Raihan sup ceker ayam," ujar Raihan dengan suara manjanya.

" Gaya hidup di Luar Negri. Pulang ke Indonesia hanya mencari ceker ayam," sahut Angga tersenyum mengejek.

" Nggak ada yang minta pendapat," sahut Raihan kesal. Farah tersenyum menggeleng.

Cucunya yang tampan dan sombong itu memang tidak akan bisa lepas dari sup ceker ayam makanan favorit kesukaan Raihan.

" Ya sudah, karena eyang tidak sibuk, akan eyang buatkan," ujar eyang Farah.

Raihan tersenyum mendengar eyangnya akan memasakkanya makanan itu.

" Terima kasih eyang, memang eyang yang paling terbaik," puji Raihan.

*********

Kediaman Addrian Admaja Wijaya.

Raina pun akhirnya langsung di tangani Dokter Della. Sementara Nayra sudah kembali kekantor melanjutkan beberapa pekerjaan Raina.

" Bagaimana keadaannya Della?" tanya Zira cemas.

Ketika melihat Della selesai memeriksa putrinya.

" Kak Raina tidak apa-apa Tante, kak Raina hanya lelah," jawab Della.

" Syukurlah kalau begitu," ujar Zira cukup lega, dan duduk di samping Raina yang terbaring lemah.

" Ya sudah Tante, Della pulang dulu ya, oh iya kalau kak Raina bangun, suruh minum obatnya dan kalau bisa dia jangan bekerja dulu, dia butuh istirahat yang banyak," ujar Della memberi saran.

" Iya Della makasih ya," ujar Zira.

" Iya Tante Della pamit ya," ujar Della lagi.

" Maaf ya Della Tante tidak bisa antar sampai depan,"

" Tidak apa-apa, Tante jaga kak, Raina saja," sahut Della.

Della pun langsung pergi dari kamar Raina. Della menuruni anak tangga dan langsung keluar dari rumah Zira. Saat ingin memasuki mobilnya. 2 Mobil berhenti di depan rumah Zira.

Pengemudi mobil itu langsung keluar dan menunjukkan gaya masing-masing. Angga dan Raihan yang seperti artis papan atas.

" Raihan," gumam Della tidak percaya melihat Raihan. Setaunya temannya itu berada di Luar Negri.

" Del, ngapain di dalam ada yang sakit?" tanya Angga.

" Iya, kak Raina sakit," jawab Della.

" Zetty ," gumam Raihan langsung khawatir dan langsung berlari ke dalam rumah ketika mendengar kondisi adiknya itu.

Della hanya bisa melihat Raihan yang berlari kencang.

" Sejak kapan dia pulang?" tanya Della heran.

" Kayaknya baru 2 hari di sini," jawab Angga.

" Oh," Della mengangguk- angguk, " ya sudah Angga aku balik dulu ya," ujar Della pamit.

" Ok hati-hati," sahut Angga.

Angga menunggu Della masuk mobil. Saat melajukan mobilnya Della membunyikan klakson dan Angga tersenyum lalu menyusul masuk ke dalam rumah.

Raihan langsung berlari menuju kamar Raina dia begitu mencemaskan adiknya itu.

" Zetty ," ujar Raihan dari depan pintu, melihat mamanya yang duduk disamping Zetty. Sementara sang adik masih tertidur.

" Ma, apa yang terjadi?" tanya Raihan memegang kening kepala adiknya yang terasa hangat.

" Della bilang dia kelelahan. Dia pasti lelah bekerja, wajarlah banyak klien yang ingin bekerjasama dengannya. Belum lagi Raina harus mengurus novelnya," jawab Zira.

" Lalu Amira mana ma?" tanya Raihan.

" Di kamar, Raihan kamu jagain Raina, mama mau kedapur dulu memasak bubur untuknya," ujar Zira berdiri.

Raihan mengangguk dan mengambil posisi duduk Zira. Raihan memengang tangan adiknya.

" Raihan," panggil Zira yang masih berdiri di depan pintu.

" Iya ma," sahut Raihan menoleh ke arah pintu.

" Mama harap, kamu akan mempelajari semua data Perusahaan. Kamu harus pikirkan Raina. Dia tidak mungkin mengurus semuanya sendiri. Sementara papamu juga sibuk mengurus yang lain," ujar Zira menegaskan.

Zira pun tidak ingin bicara lama-lama dan langsung pergi. Raihan tidak menjawab. Setelah kepergian Zira. Raihan menatap wajah adiknya yang sangat pucat.

Sebenarnya dia kasihan melihat Raina. Raina yang selalu bekerja keras. Tetapi tidak pernah memiliki nasib baik. Bahkan dia sudah menjadi single parents 4 tahun terakhir ini.

Sementara dirinya hanya selalu membangkang dan membuat mamanya marah. Raihan memang sangat sulit mengabulkan permintaan mamanya mengenai Adverb.

Yang membuat Raina harus mengalah. Karena dia juga tidak mungkin membiarkan papanya memimpin perusahaan sendiri.

*********

Setelah selesai meeting dengan beberapa klien akhirnya Nayra pulang ke Apertemennya. Nayra selalu pulang larut malam karena memang harus mengerjakan pekerjaan yang di pegang Raina.

Dari koridor Apertemen Nayra melihat wanita yang berjongkok di depan Apertemennya sambil bermain ponsel.

" Andini," sapa Nayra.

Andini yang mendengar nama Nayra langsung menoleh dan berdiri. Nayra pun menghampiri Andini dan berdiri di depannya.

" Hay Nay, baru pulang, jam brapa ini," ujar Andini melihat arloji di tangannya.

" Iya, gue lembur, kamu sejak kapan di sini?" tanya Nayra.

" Sudah hampir 1 jam, aku kira kamu di Apertemen. Ini aku bawain sup, jadi karena sudah terlanjur kesini, jadi aku tungguin aja. Tidak mungkin kan makanannya aku bawa pulang lagi," jelas Andini.

" Sorry banget ya, soalnya aku lembur," ujar Zira merasa bersalah memegang satu tangan Andini yang sekarang tersenyum.

" Santai aja, Yaudah bukain kali pintunya, biar gue masuk. Kita panasi ini sup," ujar Andini yang melihat pintu tidak di buka juga.

" Astaga sorry, pasti kaki lo sudah mau patah,"

" Itu lo tau," sahut Andini.

Mereka memasuki Apertemen sambil tertawa.

Andini dan Nayra langsung kedapur. Andini yang sudah terbiasa di Apertemen Nayra. Andini langsung mengambil panci untuk memanaskan sup yang di bawanya.

" Tumben banget bawa sup, siapa yang masak?" tanya Nayra menuang air putih kegelas.

" Eyang yang masak," jawab Andini menghidupkan kompor.

" Rajin banget eyang masak," ujar Nayra meneguk minumannya.

" Wajarlah, namanya buat cucu kesayangannya yang pulang dari Luar Negri, kak Raihan," jawab Andini.

Ekhg Ekhg mendengar nama Raihan, Nayra langsung tersedak minuman.

" Raihan," batin Nayra.

" Pelan-pelan," sahut Andini mengaduk masakannya.

Nayra tersenyum tipis dan kembali minum dengan perasaan yang sudah tidak enak.

Setelah memanaskan sup itu Nayra dan Andini pun langsung makan malam.

" Enak?" tanya Andini melihat sahabatnya yang memakan ceker dengan lahap.

" Sejak kapan sup ceker tidak enak," jawab Nayra yang terus memakan ceker dengan rakus, menarik daging dari tulangnya.

" Dasar rakus," protes Andini yang melihat sahabatnya makan dengan lahap.

" Mau makan, jangan protes," sahut Nayra.

" Sejak kapan gue suka makan kaki," sahut Andini yang geli.

Meski tidak menyukai makanan itu. Tetapi dia selalu mengingat sahabatnya jika di rumahnya terdapat masakan itu.

1
Dyah Oktina
hah...tegang.. hampir dara ada yg nemukan.. eh.. ngak jadi.. kasihan dara.. 😢
Dyah Oktina
emang perutnya ngak sakit ...kan baru brp hari oprasi pasca d tusuk bertubi sama c keran.. 🤭
Dyah Oktina
ada yg ketembak kah???itu bunyi nya doooorrrrrr... kla meledak duaaaarrrrrrrrr 🤭
Dyah Oktina
iya lah..udah pasti..kamu menyakiti hati anakmu della....dah tahu angga punya pacar..apa pun kelakuan pacarnya angga.. juga status rahasianya
Dyah Oktina
kesintingan...maksutnya...????🤔
Dyah Oktina
vira...kamu ya...bener2 orang ngak tahu diri.. dah banyak d bantu sm dara d tampung d apartemen nya..masih aja jahat ke dara..hanya krn dara sm sony masih saling cinta.. walau kamu emang jd korban sony juga mama angkatmu.. ikhlas aja ..kenapa sih...dasar ..emang didikan mamah mu yg jahat jd jahat terus..
Dyah Oktina
pakai bingung kan dah tahu mamamu ngak suka sama karen..kamu juga lagi pdkt lagi sm della..ngapain mau ngajak karen.. dasar plinplan....aneh
Dyah Oktina
mendorong atau menjalankan kursi rodanya nih thor...kla mendorong berarti della sdh bisa jalan
Dyah Oktina
hah...diki...anaknya dion?????
Dyah Oktina
nah kan ketempuhan.. kla nnt dah nikah ngak bahagia kamu juga yg d salahkan loh dara..
Dyah Oktina
wah....kamu jahat ternyata ya...karen!!!
Dyah Oktina
iya ...emang kamu bodoh sony.. makanya ngak berjodoh dgn dara ..yg cinta nya tulus padamu...emang jodohmu cocoknya dgn vira sama2 kacau ...😁
Dyah Oktina
akhir nya. ... adem bacanya.. mudah2an bahagia terus ya carey..
Dyah Oktina
ngigau sampe carey panas... apa vira yg d igau dion...wah emang parah ya ..dion cinta sm vira...sampe sigitunya kalian ber2
Dyah Oktina
blm boleh berhubungan intim ya.. harus tunggu 40hr
Dyah Oktina
icu apa igd nih...atau juga ruang operasi?
Dyah Oktina
kok ponakan sih thor... kan amira cucunya zira... 😁😁😁
Dyah Oktina
kla d bilang sakit... kok jauh banget ya typo mu.. jd kasir thor.. 🤭😁😁
Dyah Oktina
iya dara sibuk ngurusin orang.. kapan ngurus dirimu sendiri.. lagian apa kamu ngak kerja.. ngak ada d singgung kegiatan dara thor
Dyah Oktina
iya ...istri mana yg ngak cemburu kla suaminya terus memikirkan wanita lain.. kenapa ngak nikah aja sama wanita itu.. jd ikut kesel sama dion ..ngak punya rasa empati bener sama istrinya...kasihan carey
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!