NovelToon NovelToon
Pendekar Legenda

Pendekar Legenda

Status: tamat
Genre:Kultivasi / Pendekar / Identitas Tersembunyi / Kutukan / Fantasi Timur / Tamat
Popularitas:881.4k
Nilai: 4.9
Nama Author: Yulia Puja

PENDEKAR LEGENDA

Novel ini diperankan oleh pemuda yang bernama Zhou Shiyue, ia adalah tuan muda kedua dari keluarga bangsawan Zhou.

Sejak lahir Zhou Shiyue tidak pernah mendapatkan keadilan dari keluarganya, semua orang dari keluarga bangsawan Zhou memandang dirinya dengan sebelah mata bahkan kepala keluarga Zhou yang merupakan ayahnya sendiripun memperlakukannya dengan buruk, mungkin itu karena sang ayah merasa bahwa ia telah kehilangan istrinya karena melahirkan Zhou Shiyue.

Hingga pada suatu masa Zhou Shiyue tak sengaja melukai adik tirinya membuat dirinya dalam masalah besar, dan diusir dari keluarga Zhou.

Sejak hari itulah ia menjalani kehidupan nya yang penuh liku-liku.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yulia Puja, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Melatih teknik seni bela diri (S1)

Zhou Shiyue menghampiri satu persatu rak buku, ekspresinya berubah-ubah ketika membaca judul buku yang ia lihat. Sampai tatapannya berhenti ke sebuah buku yang cukup unik. Ia mengambilnya dan membawanya ke meja baca.

“Teknik pengendalian jiwa. Teknik apa ini?” gumamnya, ia pun membuka buku itu.

“Ini tulisan latin, aku tidak bisa membacanya.” Ucapnya sambil menatap datar buku itu. Padahal rasa penasarannya pada buku itu cukup besar.

“mungkin guru bisa membacakannya untukku, sebaiknya aku menyimpannya!” gumamnya.

Ia kembali berjalan menuju rak buku sambil memilih buku yang ingin ia baca. Matanya pun kembali terpaku pada sebuah buku yang sampulnya terlihat baru. Ia kembali membawanya kemeja baca sambil duduk santai di depannya.

“Petir Abadi. Dari judulnya cukup bagus, sebaiknya aku belajar teknik ini.” Gumamnya sambil berjalan menuju halaman belakang. Setelah keluar pintu ia tak melihat Ling Xifeng ditempat semula.

“Mungkin guru sudah tidur.” Gumamnya, ia kembali berjalan menuju halaman belakang untuk melatih teknik.

Sesampainya disana, ia membuka buku yang ia bawa itu. Matanya terlihat sangat fokus saat membaca, mungkin takut akan salah baca.

Ia mempraktikkan sesuai yang tertulis di dalam buku. Ia mengumpulkan energi Qi di dalam telapak tangannya sampai terlihat cahaya kebiruan. Ia merasa tangannya sangat keram. Karena tak tahan ia pun melemparkan energi Qi nya ke arah pohon besar yang ada disudut sana.

Namun kenyataan tak sesuai ekspestasinya, bukannya meledak pohon itu hanya bergoyang terkena energi yang ia lemparkan.

“Mungkin energi Qi yang ku kumpulkan kurang banyak.” Ucapnya menyemangati diri sendiri.

Ia pun kembali mengumpulkan energi Qi sebanyak mungkin, bahkan rasa keram yang sangat sakit pun ia tahan hanya ingin membentuk aliran petir yang bagus ditangannya.

Setelah ia rasa cukup, ia kembali mengarahkan tembakkan energi Qi nya kearah pohon yang tadi.

BOOMMM!!! Pohon itu pun tumbang dan berasap.

“Wowww, itu berhasil!” jeritnya, ia sangat senang karena usahanya tak sia-sia.

Ling Xifeng yang tadinya ingin tidur, ia terkejut ketika mendengar bunyi ledakan di belakang kediaman. Dengan cepat ia berlari untuk melihat apa yang sedang terjadi.

Ia tersenyum tipis melihat muridnya yang tengah kegirangan di ujung sana.

‘ternyata anak itu yang membuat ledakan tadi, aku pikir siapa?’ batinnya, dalam diam ia merasa bangga pada muridnya.

Ia tak ingin mengganggu konsentrasi Zhou Shiyue, jadi ia kembali menuju kamarnya dan melanjutkan tidurnya. Padahal ia setiap hari tidur saat Zhou Shiyue sedang berlatih. Bahkan kemungkin jam tidurnya lebih banyak dari pada beraktivitas.

Setelah berhasil Zhou Shiyue merapikan kondisinya yang cukup kusam, tak lupa ia juga membersihkan ranting pohon berserakan itu. Takut kena marah sang guru.

“Lebih baik aku beristirahat yang cukup, karena sepertinya besok akan menguras banyak energi.” Ucap Zhou Shiyue, ia pun berjalan menuju kamarnya.

Keesokan paginya

Zhou Shiyue dan Ling Xifeng berkumpul di muara hutan yang berada dekat dengan kediaman Ling Xifeng. Seperti janjinya tadi malam, Ling Xifeng benar-benar akan melatih teknik seni beladiri terhadap muridnya.

“Sebelum kita berlatih teknik, aku ingin menannyakan beberapa pertanyaan padamu yang berhubungan dengan teknik seni beladiri.” Ucap Ling Xifeng membuka pembicaraan.

“Tentu sesepuh, kau bisa menanyakan apapun.” Ucap Zhou Shiyue tak menolak.

“Pertama, apa kau mengenal yang namanya energi Qi atau tenaga dalam?” tanya Ling Xifeng

“Ya, tentu. Energi Qi adalah sebuah energi yang menghasilkan kekuatan. Semakin besar energi Qi tersebut maka hasil kekuatannya juga akan menyesuaikan.” Jawab Zhou Shiyue seseuai pengetahuannya.

“Jawabanmu memang benar, namun ada beberapa hal yang belum kau ketahui. Asal kau tau nak, kalau besarnya energi Qi tergantung orang tersebut berada pada tingkatan atau tahap kekuatan apa.” Ucap Ling Xifeng memperjelas perkataan muridnya.

“Ohh, lalu tingkat kekuatan yang kau maksud itu bagaiamana sesepuh?” tanyanya

“Setiap pendekar atau seorang ahli bela diri memiliki tingkatan masing-masing dari yang terendah sampai tertinggi. Tingkat kekuatan yang paling rendah adalah tingkat bumi, kedua tingkat langit, ketiga tingkat raja, keempat tingkat kaisar, kelima tingkat suci, terakhir tingkat Mahayana. Namun tak hanya sampai itu, diatas Mahayana masih ada yang namannya tingkat bumi abadi, langit abadi, dan yang paling puncak adalah Nirwana.” Ling Xifeng menjelaskannya secara detail, agar muridnya mengetahuinya tanpa ada yang tertinggal.

“Nah, sekaranglah waktumu untuk meningkatkan kekuatan. Asal kau tau, saat ini kekuatanmu berada pada tingkat paling rendah.” Ucap Ling Xifeng dengan senyum getir.

“Hahaha, aku tau guru aku berada pada tingkatan apa. Jadi kau tak perlu memperjelasnya” kekeh Zhou Shiyue melihat sang guru seperti mengejek mengatakan tingkat kekuatannya.

“Hehee, aku tidak bermaksud begitu. Nah kau tau sendiri betapa rendahnya kekuatanmu. Maka sekaranglah waktunya untukmu meningkatkan kekuatan.” Ucap Ling Xifeng tersenyum memberi semangat.

“Baik guru, kau cukup memberiku arahan.” Ucap Zhou Shiyue patuh.

“Namun sebelum itu aku harus memberimu aura jiwa agar kau bisa berkultivasi atau meningkatkan energi saat menyerap inti kristal yang biasanya ada dalam tubuh binatang roh. Sekarang duduklah bersila” perintah Ling Xifeng yang langsung diturutinya.

Ling Xifeng juga ikut duduk di belakang Zhou Shiyue.

“Tahanlah sebentar, prosesnya akan cukup menyakitkan.” Ucap Ling Xifeng memperingati, takut sang murid akan terkejut saat merasakan sakit tiba-tiba.

“Hmm.” Jawabnya dengan deheman.

Proses itupun dimulai. Ling Xifeng menempelkan kedua telapak tangannya ke punggung Zhou Shiyue, beberapa saat kemudian nampak cahaya keemasan dari telapak tangan Ling Xifeng yang mengalir ke punggung Zhou Shiyue hingga cahaya keemasan itu sampai di area jantung.

Saat itulah rasa sakit menjalar ke tubuh Zhou Shiyue. Keringat dingin bercucuran di dahinya. Serta rasa remuk redam yang ia rasakan semakin kuat. Hampir saja ia ingin memuntahkan darah segar namun untungnya Ling Xifeng tepat waktu memberinya energi Qi. Jika tidak mungkin tubuh Zhou Shiyue tidak bisa menahannya.

Beberapa saat kemudian cahaya keemasan itu menyatu dengan jantung Zhou Shiyue, dan rasa sakit yang ia rasakan juga semakin berkurang hingga tiba saat ia membuka matanya. Ia kebingungan dan ekspresi cemas terpampang jelas dimatanya.

“Tenanglah, kau sudah berhasil menerima aura jiwa. Sekarang kau bisa meningkatkan kekuatanmu.” Ucap Ling Xifeng seolah tau apa yang dipikirkan muridnya.

“Benarkah? Apa aku sudah jadi seorang pendekar guru??” tanyanya dengan ekspersi senang, dan dijawab anggukkan oleh sang guru.

Jangan lupa baca episode selanjutnya kawan-kawan !!!😁

1
gara 21
asli membosan cerita nya.. acara nya juga ngk jlas.. habisin waktu lagi.. ngk jelas.
Alex Kawun
emng iya tidak nyaman baca nya
biar manjangin honor mu ya thor
Alex Kawun
tulis jg dong thor apa alasan nya mzkulin an.keciil
Alex Kawun
UJUG UJUG ....
dalam membuat cerita jgn se konyong2 begini musti ada alasan nya biar nymbung dgn nalar pembaca
Ani Sumarni
Akhirnya tamat Ceritanya Sang Legenda
Zhou Shiyue perjalanan hidupnya
Sampai disitu tidak kembali bersama Kakaknya dan hidup bahagia
Ani Sumarni
MCnya laper mau isi perut dulu
Restoran Surga 😄😄
Ani Sumarni
Lanjut
Ani Sumarni
Syukurlah Akhirnya Zhou Shiyue bertemu dengan Orang yang di Carinya Ayahnya masih hidup dan
Sehat wal Afiat
Ani Sumarni
Kalau MCnya mati tamat ceritanya 😄
Zhou Shiyue tak akan mati sebelun
Ketemu Ayah Kandungnya
Ani Sumarni
Apa sebenarnya yang dilakukan Zhou Lan Sehingga Zhou Shiyue dengan Berani menangkapnya Ayah Angkatnya
Ani Sumarni
Akhirnya zhou Shiyue sebelum pingsan mengingat pesan Gurunya
Untuk meminta pertolongan bawa Dia
Ada dalam bahaya/Keterpurukan
Syukurlah Sesepuh/Gurnya dengan cepat datang ke lokasi dimana Zhou Shiyue dalam keadaan tak sadar
Ani Sumarni
Ya ampiun keman MCnya belum juga
Datang ini Kausar dan Kakanya sendiri
Dah kewalahan menghadapi Pendekar Bayangan Misterius cepatlah Zhou Shiyue jangan sampai
Terlambat jangan sampai Kaisar dan Kakakmu mengalami sampai terluka
Ani Sumarni
Lanjut
Ani Sumarni
Good Good Good 👍👍
Ani Sumarni
Keman Zhuo Shiyue belum muncul
Zhou Shiyue Zhou Shiyue cepat kedepan masuk kedalam pertarungan
Sebelum terlambat dan banyak jatuh korban dari pihak kekaisaran dan keluarkan Tiga Naga 🐉Hijau Putih
Merah itu babad habis pemberontak
Jangan diberi kesempatan hidup dan
Melarikan diri
Ani Sumarni
Biarkan saja Putri Song Jixi ikut berjuang untuk membela Negri tempat kelahirannya sendiri jadilah Pahlawan Wanita yang Gagah perkasa
Jangan kalah dengan Laki-laki untuk
Berjuang
Ani Sumarni
Siaaaap jadi pembaca selanjutnya 👍
Ani Sumarni
Percaya diri boleh saja itu bagus untuk penyemangat hidup di dalam
Mencapai Cita2 dan tujuan baik asal
Jangan dibarengin sipat sombong
Arogan dan meremehkan orang lain
Karena kesombongan akan menjadi
Penghancur kehidupan Mu dan Kulawarga dimassa yang akan datang
Ani Sumarni
Semoga Yun Yunzhi bisa diselamatkan oleh Paman Ji
Ani Sumarni
Kalau bisa bersabar dalam mengatasi
Mampuh menghadapi musuh2mu Tingkat Suci dengan menggunakan
Pedang Apimu lebih baik gunakanlah
Pedang Api 🔥🔥 mu untuk sementara waktu kalau menggunakan Pedang Naga 🐉🐉 takutnya nanti akan mengundang para Kultivator/Pendekar Tingkat Tinggi yang serakah mengincarmu untuk merebut Pedang Naga mu itu, takutnya nanti kamu kewalahan/kalah kalau Kamu/Zhou Shiyue belum menerobos ke Tingkat Mahanaya paham????
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!