NovelToon NovelToon
Perjalanan Astral Tak Ku-inginkan

Perjalanan Astral Tak Ku-inginkan

Status: tamat
Genre:Petualangan / Misteri / Horor / Roh Supernatural / Tamat
Popularitas:26.8k
Nilai: 5
Nama Author: V a L L

Kumpulan cerita horror yang tak pernah dialami oleh orang awam.


Cover by Mpuk

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon V a L L, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kost Annisa Part 3

Keesokan harinya ...

Aku kembali ke rumah kosan itu untuk mengemas dan menata barang-barangku di kamar, menatanya serapi mungkin. Tidak banyak orang di dalam kosan itu dengan jumlah kamar yang terbilang sedikit itu dan hanya berjumlah enam orang termasuk aku. Ada satu kamar di bagian bawah berisikan dua orang, di kamar atas masing-masing dua orang. Sedangkan satu orang lagi tepat di sebelah kamarku.

Di hari pertama aku menginap di kamar ini, aku tidak merasakan ada hal-hal yang aneh alias ganjil. Aku cukup nyaman dengan kamar yang aku tempati saat ini.

Hari kedua, di siang hari aku sangat sibuk dengan kegiatan kampus. Tugas yang bertubi-tubi, sungguh melelahkanku saat itu, menghabiskan satu hari hanya untuk mengerjakan tugas. Tak terasa hari mulai menampakkan warna oranye yang begitu indah, menandakan adanya sore menyapa, ini adalah waktuku yang tepat untuk beranjak pulang ke kosan. Sesampainya aku di kosan, aku langsung membersihkan diri dan melalukan aktivitas seperti biasa dan berakhir ketika seusai sholat isya, aku merebahkan diri di atas kasur yang nampak begitu nyaman, mengistirahatkan punggungku yang sudah sangat kelelahan sambil memainkan ponselku.

Berawal dari sini,

Ketika aku merebahkan punggungku yang terasa cukup lelah, aku mulai merasakan hal-hal aneh di sekitaran kamarku. Mulai mendengar suara-suara aneh.

Dugh ...

Dugh ...

Dugh ...

Suara itu terdengar sangat dekat, terdengar seperti ada seseorang yang sedang memukul tembok kamar depan di dekat pintu masuk. Tak berhenti begitu saja, tinjuan tembok sebelah itu semakin terasa, membuatku penasaran dan memutuskan untuk menempelkan sebelah telingaku ke arah dinding.

Dugh...

Dugh...

Dugh...

'Kok aneh sih? Sepertinya suara itu berasal dari dalam kamar depan deh. Tapi kan, kamar depan kosong,'batinku bergumam.

Dugh ...

Dugh ...

Dugh ...

Suara itu terdengar lagi dan ini seperti bertambah volume, terdengar lebih keras. Aku pun segera membuka pintu kamar, mengecek keadaan suara itu dari luar. Jam pun masih menunjukkan pukul 20.24 WIB. Ku edarkan pandangan di sekelilingku, anak-anak kost masih sibuk dengan aktivitasnya masing-masing, ada yang di sofa sambil menikmati secangkir kopi dan televisi, memainkan handphone sambil tersenyum sendiri, bahkan ada yang makan malam sambil bercerita. Sedangkan di sebelah kamarku, menyibukkan diri untuk menyambang sapa terhadap pacarnya dengan volume yang menggelegar.

'Mungkin anak sebelah lagi berselisih paham terhadap pacarnya. Marah dan memukul tembok ini,'gumam ku dan kembali masuk ke kamar. Tidak lupa juga aku langsung mengunci pintu kamarku. Tubuhku yang sudah sangat letih langsung menghempaskan punggung ke kasur yang terlihat empuk untuk ditiduri. Seketika aku langsung terlelap dan tak sadarkan diri lagi.

...******...

Sinar matahari menyapa, pagi hari yang cerah tidak menyurutkan semangatku untuk memulai aktivitas kampusku seperti biasanya. Tak seperti hari-hari sebelumnya, hari ini aku pulang agak cepat dari biasanya.

Kriiiinggggg....... Kriiiinggggg......

Ku ambil ponselku yang berdering dari saku celana dan ku lihat layar ponsel, nama Nadia tertera di sana.

"Halo, Assalamu'alaikum,"jawabku langsung mengangkat panggilan dari Nadia, temanku.

"Waalaikumsalam, Sha, dimana posisi? Keluar yuk, aku traktir. Aku ada kupon free makan untuk satu orang nih, setelah bayar 20ribu. Ayookk ah...."ajak Nadia tanpa basa-basi.

"Hmmmm, baru aja aku pulang dari kampus dan baru sampai nih di depan kamar. By the way kamu tadi gak ngampus? kenapa?" tanyaku seraya berganti pakaian.

"Aku kesiangan. Ini lapar dan dapat diskon. Ayook ah, aku jemput yah..."ajaknya lagi tapi sedikit memaksa.

"Emm, duh gimana ya.... Aku....."

Dugh....

Dugh....

Dugh....

Aku langsung menghentikan percakapanku dan mendengar suara aneh seperti tadi malam. Aku kembali melakukan hal yang sama, menempelkan telingaku ke segala sisi dinding kamar. Dan tetap saja arah suara itu berasal dari kamar depan pintu masuk, yaitu kamar yang masih kosong.

"Hallo ... Hei .... Halooooo ..." sapa Nadia di seberang telepon.

"Ha... iyaa.. bentar, bentar." Aku meletakkan ponsel itu dengan loud speaker dan segera menggantungkan tas di gantungan lemari dan aku berencana untuk mencuci muka dan pergi sholat.

"Ih ... ngapain sih? Aku lagi telpon dicuekin, heiiii ... ini makan gratisss tau," jawab Nadia dengan nada kesal.

"Hmm, iya iya ... Ntar malam aja boleh kan? Sekarang aku masih cape nih, terus ngantuk. Gak papa kan yah?" ucapku beralasan.

"Huft ... ya sudah kalau gitu. Ntar malam habis magrib aku jemput. Tunggu di depan pagar ya. Aku males masuk kos kamu. Ribet lagi, buka pagar segala trus kunci lagi," minta Nadia.

"HAHAHA ... Oke, siap Ibu Negara!" jawabku senang.

Telepon pun berakhir dan suara aneh nan ganjal itu pun ikut lenyap tak bergeming.

Aku pun pergi ke kamar mandi untuk membersihkan wajah dan mengambil air wudhu untu menunaikan kewajiban sebagai seorang muslimah, yaitu sholat Dzuhur. Setelah sholat selesai, aku merebahkan punggung lelahku ke kasur yang terlihat empuk itu kemudian tak berapa lama, mataku sayup-sayup tertutup dengan sendirinya.

...*****...

Dugh ...

Dugh ...

Dugh ...

Tolong ...

Siapa saja ...

Toooolloooonggg ...

Bangunkan aku .... !!!!

"Hah ... Hah ... Astaghfirullahaladzim, Ya Allah ... Ketindihan? Di siang bolong begini? Jam berapa sih ini?". Aku terbangun dari tidurku yang penuh dengan butir-butir keringat yang mengucur wajah serta badanku. Dan aku melihat jam yang tertempel di dinding kamarku menunjukkan pukul 15.35 sore. Suara azan berkumandang, aku langsung bangkit dari tempat ternyaman dan langsung beranjak menuju ke kamar mandi, setelah itu aku menunaikan kewajibanku.

Aku beranjak dari kamarku dan menuju ke ruang tamu yang sudah tersedia televisi. Aku menjatuhkan diri untuk duduk di depan televisi tanpa teman. Sedangkan anak-anak kost yang lain masih berada di kamar mereka masing-masing. Jujur, mimpi tadi masih melekat di otakku, kejadian yang begitu nyata. Dan aku seperti ada disebuah ruangan gelap, tanpa adanya orang lain dan terkunci. Dan aku seperti pernah melihat kamar itu sebelumnya. 'Oh kamar depan' batinku. Ya, aku ingat, kamar depan yang diselimuti hawa menyeramkan walaupun cahaya dari luar masuk untuk menerangi kamar itu.

'Aku yang berada disebuah kamar kosong yang terkunci. Suasana yang mencekam bahkan tak ada seorang pun di dalam kamar itu. Tak sengaja aku pun menoleh ke arah jendela dan tampak sosok lelaki yang datang dari arah luar. 'Siapa dia?' batinku. Wajahnya tidak terlihat dari arahku dan seketika jantungku berdegup tak berirama, memompa lebih cepat seperti pelari maraton. Rasa takut menyelimuti sekujur tubuhku, mulutku bergerak mengeluarkan suara tapi sayangnya, tidak ada seorangpun yang dapat mendengar suara lantang ku. Aku membuka mata dan langsung menatap langit-langit kamarku. Menggerakkan tubuh tapi tidak bisa. Dan aku mulai pasrah."

Aku tersadar dan rupanya itu hanyalah mimpi. Aku sangat takut mengingatnya. Sungguh, masih terbayang dibenakku. Saat itu lah aku langsung beranjak dan menunaikan kewajiban dan berakhir duduk di ruang tamu.

Jam tangan menunjukkan pukul 16.30 WIB, aku pun beranjak dari sofa untuk pergi ke kamar mandi. Tetapi sebelum itu, aku memutuskan untuk membersihkan kamarku yang cukup berserakan. Selesai berbenah, aku pun pergi ke kamar mandi, memutuskan untuk membasahi kepalaku, mendinginkan kepala agar terasa segar, berharap mimpi yang tadi aku alami perlahan beranjak pergi dari dalam pikiranku. Bukannya pergi, bayangan mimpi itu mulai menghantuiku, terpampang nyata dibenakku, Aku langsung menyudahi acara mandi-mandi dan langsung beranjak meninggalkan kamar mandi lalu masuk ke kamarku. Aku mengambil baju seadanya bergaya casual dan langsung beranjak pergi meninggalkan kos menuju ke kost Nadia.

...*****...

Setibanya di kost Nadia.

"Hah ... Kok ke sini? Bukannya tadi aku bilang kalau aku akan menjemputmu kan?" tanya Nadia heran.

"Aah, iya gak papa. Aku suntuk di kos. Jadi sekalian aja nanti mau makan gratisan," jawabku mengelak.

"Hahaha ... dasar kamu. Ya udah, tunggu dulu. Aku mandi dulu ya. Habis magrib kita langsung meluncur. Oh iya, sholat di sini aja ya," jawab Nadia.

"Ok." Menganggukkan kepala tanda menyetujui ucapan Nadia.

Magrib pun berlalu, kami berdua bersiap-siap untuk pergi ke tempat yang sudah direncanakan. Setibanya di sana, Nadia memesan makanan untuknya dan tentu saja untukku "gratis". Hahaha. Aku makan dengan lahap, sungguh apabila digambarkan, aku seperti orang yang tengah kelaparan yang sudah tidak menyentuh makanan berabad-abad. Entah perut terasa lapar.

Setelah sesi makan selesai, yang pastinya aku dan Nadia sungguh kekenyangan melahap makanan itu. Dan aku pun mulai membuka ceritaku yang telah terjadi selama dua hari ini.

*****

to be continue ...

1
═ NISA ═
mampir perdana di novelmu vall .. aku kira belum selesai eps 34 jdi ga mau kubaca tadinya ga suka digantung... ternyat tamat semua... ok gaskeun lah baca... xixi
vall: ahahaha makasih kak. udh tamat. aku udah malse ngelanjutin AHAHA udh lupa Weh
total 1 replies
pxtrq_
iya kakkkkkk
pxtrq_
keren kakkkk
pxtrq_
ngakak 😭😭😭
vall: hahaha
total 1 replies
𝒯
Mantap
𝒯
Keren
ANBU
semangat kak.....
pxtrq_
wawwww udah mulai seru nihhh
ㅤㅤㅤㅤㅤ😻Kᵝ⃟ᴸ⸙ᵍᵏ نَيْ ㊍㊍🍒⃞⃟🦅😻
like this,horor 😻👍
𖣤​᭄꧁🌸ⁿᵃᵉᵗᵗʸ—͟͟͞͞𖣘:
melempar lembar (p)
𖣤​᭄꧁🌸ⁿᵃᵉᵗᵗʸ—͟͟͞͞𖣘:: 🤣🤣🤣🙈🙈🙈
total 4 replies
𖣤​᭄꧁🌸ⁿᵃᵉᵗᵗʸ—͟͟͞͞𖣘:
untu (k)
𖣤​᭄꧁🌸ⁿᵃᵉᵗᵗʸ—͟͟͞͞𖣘:
manja sambil memanyunkan
𖣤​᭄꧁🌸ⁿᵃᵉᵗᵗʸ—͟͟͞͞𖣘:
udah nanti kita AP aja ya( artinya apa Thor))🙏🙏 gak ngerti
vall: ya gitu lah 😂😂😂
total 3 replies
𖣤​᭄꧁🌸ⁿᵃᵉᵗᵗʸ—͟͟͞͞𖣘:
adikku gang masih (yang)🙏🙏
𖣤​᭄꧁🌸ⁿᵃᵉᵗᵗʸ—͟͟͞͞𖣘:
hiiii,, Atut🙈🙈
𖣤​᭄꧁🌸ⁿᵃᵉᵗᵗʸ—͟͟͞͞𖣘:
udah merinding baca nya Thor🙈🙈
Mami Mara
mbak key mmg yg paling femes diantara yg ter-femes 🤣🤣🤣
vall: wkwkwk
total 1 replies
pxtrq_
semangatt kak.. klo ada waktu nnti kubaca deh
vall: wkwkwk MKSH kakak
total 1 replies
vall
selalu semangat kakkaak
pxtrq_
semangattt kak
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!