NovelToon NovelToon
MY DEAR SECRETARY

MY DEAR SECRETARY

Status: tamat
Genre:Cintapertama / CEO / Diam-Diam Cinta / Tamat
Popularitas:4.8M
Nilai: 5
Nama Author: zarin.violetta

Dia hanyalah sekretaris tak menarik dan berkacamata yang selalu terlihat sibuk dengan tugasnya.

Tapi di balik penampilannya yang polos, Cassia Manon diam-diam menyimpan rasa pada bos playboy, Maxence Kingsford.

Sayangnya, Maxence tak pernah menggodanya meskipun dia seorang playboy karena mungkin di matanya—Cassia sama sekali tak menarik.

Sampai suatu malam dalam sebuah pesta bisnis, Max dijebak dengan minuman perangsang oleh seorang wanita yang menginginkan dirinya.

Cassia Manon yang selalu bersamanya—akhirnya menyelamatkannya, tapi konsekuensinya berat, satu malam menjadi pelampiasan hasrat bosnya. Dan Cassia justru menyerahkan tubuhnya dengan sukarela.

Pagi harinya, Cassia mengira semuanya selesai. Tapi ternyata Maxence tak ingin berhenti.

Bagaimana hubungan mereka selanjutnya? Apakah tetap tanpa ikatan dan hanya sekadar pelampiasan semata? Ataukah akan ada benih-benih cinta di hati Max untuk Cassia yang semakin lama cintanya semakin besar?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon zarin.violetta, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Sendirian

Seorang wanita dengan gaun merah terang mendekati Cassia dan berbisik, "Anda dari agensi mana? Saya butuh model untuk kampanye berikutnya." Cassia hanya tertawa kecil dan berkata, "Saya sekretaris Tuan Max Kingsford. Maaf."

Wanita itu tampak tidak percaya. “Really? Oh my … kau bahkan paling cantik di antara wanita-wanita yang pernah dipacari Max. Kalian tidak … berhubungan?”

“T-tidak.”

“Benarkah? Tak mungkin Max melewatkanmu,” ucap wanita itu tak percaya.

“Kami bekerja dengan profesional,” jawab Cassia.

“Aku Dolores Smith, pemilik Queen Entertainment,” kata wanita itu. “Aku cukup mengenal Max, dan kami pernah bekerja sama dua tahun yang lalu. Kau sepertinya masih belum ada di sana.”

“Ya, aku baru bekerja setahun dengannya,” jawab Cassia dengan sopan meskipun masih sedikiy kikuk. “Aku permisi dulu. Aku mencari Tuan Max.”

Dolores mengambil kartu namanya dan memberikannya pada Cassia. “Jika kau berniat di bidang modeling, akting, atau hiburan, hubungi aku. Wajahmu sangat menjual di bidang ini.”

Cassia mengambil kartu nama itu sebagai sopan santun saja, meskipun dia sama sekali tak berniat untuk terjun ke dunia entertainment.

*

*

Semakin lama, Cassia semakin gugup. Ponselnya tetap tak berdering. Tidak ada pesan dari Max, tidak ada panggilan balik, tidak ada tanda-tanda hadirnya Max sama sekali.

Rencana awalnya sederhana, yaitu datang, berdiri di sebelah Max, tersenyum pada rekan-rekan bisnis, dan pulang.

Tapi tanpa Max, Cassia hanyalah seorang wanita asing yang dikurung di ruangan berisi orang asing.

Dia hampir memutuskan untuk pulang ketika seseorang menyentuh lengannya dengan pelan.

Cassia menoleh.

Seorang pria muda berdiri di sampingnya. Tingginya sekitar 180 cm, sedikit lebih pendek dari Max, dengan rambut coklat muda yang ditata rapi ke samping.

Wajahnya bersih tanpa janggut berbeda dengan Max, dan pria itu menatapnya dengan senyum yang menenangkan.

"Cassia? Benar kan?" pria itu bertanya dengan nada setengah ragu.

Cassia mengerutkan keningnya. "Aku ... maaf, apakah kita kenal?"

Pria itu tertawa kecil. "Wajar kalau kau tidak ingat. Sekitar 10 bulan lalu, aku ikut ayahku ke kantor Tua Kingsford untuk meeting. Kau sekretaris baru yang menuangkan kopi dan—" dia berhenti, seolah mengingat sesuatu, "—dan kau jatuhkan map saat berdiri. Aku bantu mengambilnya. Waktu itu kau pakai kacamata dan setelan warna krem.”

Cassia mengingatnya sekarang. Pria itu, saat itu Cassia baru saja bekerja sebagai sekretaris Max yang kaku dan belum terbiasa.

Pria itu pernah membantunya. Cassia hanya mengucapkan terima kasih dan bergegas pergi karena takut dimarahi Max. Ia tidak menyangka pria itu masih mengingatnya.

"Bryan," kata pria itu sambil mengulurkan tangan. "Bryan Jackson. Kau ... sangat berbeda, Cassia. Aku hampir tidak mengenalimu tadi."

Cassia menjabat tangannya dengan canggung. "Ya, ini hanya untuk pesta.“

"Aku lihat kau sendirian di sini," Bryan melanjutkan. "Mencari Tuan Max?"

Cassia mengangguk lega. "Kau melihatnya? Kau tahu di mana dia?"

Bryan menggeleng. "Ayahku juga mencari dia. Katanya Tuan Max seharusnya menjadi salah satu pembicara kunci malam ini, tapi sejak tadi sore dia tidak bisa dihubungi." Bryan menatap Cassia dengan tatapan kasihan. "Jadi kita dalam posisi yang sama, ditinggalkan tanpa kabar."

Cassia menggigir bibir. Kelegaan karena akhirnya ada yang mengerti dengan kekhawatiran yang dia rasakan.

"Aku tahu ini adalah pesta besar, dan pasti melelahkan untuk sendirian," kata Bryan. "Ayo, aku temani. Setidaknya kita berdua bisa bosan bersama daripada sendirian."

Cassia ragu sejenak. Ia tidak kenal Bryan. Ia tidak tahu apakah ini bagian dari etika bisnis yang benar.

Tapi di sisi lain, tenggorokannya kering, kakinya mulai pegal karena hak tinggi, dan dia sangat membutuhkan seseorang yang bisa diajak bicara.

"Baiklah," Cassia akhirnya berkata.

JANGAN LUPA KOMEN YANG BANYAAAK DOOONKK.. KAN UDAH DIKASIH CRAZY UP

1
AmmiMZA
cerita sat set tidak banyak drama. sayang konflik yang dimunculkan terlalu aman. banyak tokoh yang berpotensi menjadi konflik agar seru. tp hilang tanpa ada kelanjutannya..
tapi secara keseluruhan sudah baik ceritanya
jumirah slavina
ganti istri saja Kamu.
dia bukan Ibu tapi Nenek Sihir
jumirah slavina
ya ampunnnnnn...
mo jambak bibir nih Nenek Sihir
jumirah slavina
kau saja yang belajar sana smp pagi., gak usah tidur²
jumirah slavina
baca sendiri sonoh.,
dasar Ibu durjana...
Sakdiah Sakdiah
wow..tau² udah empat aja nih
Sakdiah Sakdiah
kami gak di undang thor
Sakdiah Sakdiah
duuh...kenapa dibikin jadi kacau gini sih Thor
Sakdiah Sakdiah
nunggu di tikung orang nih bang max
Sakdiah Sakdiah
belum jumpa samacalon adek ipar ni si cass
Sakdiah Sakdiah
jumpa Mak mertua...panas dingin
say't
perfecto thor ☕️
say't
modus lo lorenzo 🤣
Sakdiah Sakdiah
si cass ini terlalu berhati² tapi juga terlalu ceroboh
Sakdiah Sakdiah
bucin parah ne bang max
Sakdiah Sakdiah
iya,apa Cass masih berpenampilan seperti Bety lla fea?
say't
jngn2 hale ni anakx clarissa cz isi otaknya sama 🤣
say't
aneh marc yg nolak tp mira yg jd pelampiasan 🤣 dungu n tolol ni haely guk guk guk..
Paw_chan🐾
bagus
Sakdiah Sakdiah
hh .. entahlah...tak sanggup berkata-kata
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!