menceritakan tentang gadis kaya mencintai bodyguard nya,namun sang bodyguard punya rahasia yang tidak di ketahui keluarga sang gadis,mari sama-sama kita ikuti alur cerita nya sampai ending.
bila ada salah kata dalam penulisan,penyusunan kata,tolong kasih saran ya reader.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon cutewizzhy, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
MULAI SEKOLAH
Pagi hari,seperti beberapa hari sejak Panji menjadi bodyguard Agnes.
Dia selalu bangun pagi sendiri,tanpa harus di bangunin Art nya.dan tibalah waktu nya Agnes untuk kembali ke sekolah.karena kondisi Agnes sudah membaik.
"Pagi ma,pa.."ucap Agnes sambil menuruni tangga menuju ruang makan nya.
"Pagi juga sayang"ucapa mama,papa Agnes bersamaan.
"Panji mana ma,?"ucap Agnes sambil celingak-celinguk mencari keberadaan sang bodyguard nya.
"Mungkin lagi siap-siap sayang!!"
Agnes pun belum duduk untuk memakan sarapan nya,di pergi mencari Panji kekamar.
"Tok..Tok..Tok.."Panji pun membuka pintu dan keluar dari kamar nya karena sudah siap dengan seragam nya.
"Ayok"Tanpa berpikir dua kali Agnes langsung menarik Panji untuk segera sarapan.
"Agnes"tahan panji sa'at melihat tangan nya di genggam oleh Agnes.
Agnes pun menoleh kepada Panji."kenapa berhenti,ayok kita sarapan dulu,abis itu baru deh antar gue ke sekolah"ucap Agnes sambil tersenyum Manja.
"Tangan nya di lepas dulu,nanti apa kata orang tua mu melihat kita berpegangan tangan"Sambil menarik tangan nya dari genggaman Agnes.
"Oke..baik lah"Agnes pun pergi ke ruang makan duluan.
Dan Panji menyusul dari belakang.
"Ayo Panji.. duduk sini"ucap Agnes yang menepuk-nepuk kursi di samping nya,dan tak mengizin kan Panji duduk jauh dari nya,agar bisa melihat lebih dekat lagi paras tampan sang bodyguard.
Panji pun menuruti kata Agnes yang menyuruh duduk di samping nya.
"Makan yang banyak Panji,kan bibik sudah memasak makanan khusus untuk tubuh mu"ucap Agnes sambil melihat ke arah tubuh Panji.dan panji hanya mengangguk.
Orang tua Agnes hanya ikut senyum-senyum melihat kelakuan putri nya.
Selesai dengan sarapan,mereka langsung berangkat menujuh sekolah Agnes,Agnes pun memberi salam kepada orang tua nya untuk berangkat.
Di dalam mobil,Agnes selalu saja melakukan hal-hal di luar dugaan panji.sipat nya yang seperti wanita yang kehausan belaian seorang pria,sedikit mengganggu Panji.
"Panji..?ucap Agnes dengan suara yang sedikit mengoda dan berusaha memeluk dada bidang panji,dengan tangan lentik dan lembut nya.
tangan Agnes mulai merayap msuk ke dalam kaos ketat Panji.Panji menghentikan ulah Agnes dengan menahan tangan Agnes.
"Agnes, hentikan...saya sedang menyetir,dan tidak enak di lihat orang kalau wanita terlalu agresif terhadap pria."Ucap Panji,Agar Agnes menghentikan sikap nya.
Tapi seperti nya tidak berpengaruh kepada Agnes,karena dia sudah terlanjur sangat menyukai bodyguard nya.dia malah lebih berani lagi,Agnes menarik tengkuk Panji, dan mencium bibir Ardan dengan sedikit *******.
Panji menghentikan mobil nya mendadak,karena ulah nekat Agnes.
Panji melepas paksa ciuman Agnes"Agnes...!! ini jalan,apa kamu tidak malu di lihat orang,dan kamu juga tau saya sedang menyetir"Bentak Panji karena Agnes selalu melakukan hal semena-mena karena panji Bodyguard nya.dan Agnes bisa melakukan apa-apa karena Panji di bayar Ayah nya dengan upah yang mahal.
Agnes pun sedikit kaget dengan bentakan Panji."Panji.!!!loe berani bentak gue..!!"ucap Agnes tak mau kalah dan di salah kan.
"Dasar anak manja"ucap Panji sambil menjalan kan kembali mobil nya menuju sekolah Agnes.
"ihhhhh.!!Panji....loe nyebelin tau Gakkk.."
Panji tak menghirau kan ocehan Agnes,sampai di sekolah sekali pun.
Sampai nya di sekolah Agnes sedikit memberi jarak kepada bodyguard nya,dan menuruh panji untuk membawa tas dan tumpukan buku-buku tebal.
Panji pun mengambil alih tas dan buku itu,sambil berjalan di belakang Agnes.di depan sekolah Agnes banyak siswi-siswi yang kagum melihat ketampanan Panji.
Itu membuat Agnes kesal dan mendekat ke panji.
"Ayok jalan bareng"ucap Agnes sambil sedikit mendekat kan tubuh nya ke arah panji.dan ingin siswi-siswi itu tau kalau Panji hanya bisa dengan dengan nya.
Dan Agnes pun tiba di kelas nya.tapi panji hanya menunggu di luar ruangan kelas Agnes.karena Agnes tidak mengizin kan siswi-siswi kelas nya menatap Panji dengan tatapan kagum.
bell sekolah pun sudah terdengar dan pelajaran pun di mulai.Agnes pun mengikuti pelaran berlansung dalam beberapa jam.
kemana pun Agnes pergi.kesitu pula Panji melangkah,sampai jam pelajaran usai dan sa'at nya pulang sekolah.
"Panji"
"ya..??"ucap Panji sambil menoleh ke arah Agnes.
"kita jalan-jalan dulu yuk,sambil cari makan"ucap Agnes meminta kepada Panji
"Apa tidak sebaik nya kita pulang dulu,untuk berganti pakian,abis itu baru keluar untuk jalan-jalan"ucap Panji
"Tapi sudah keburu laper,kita makan aja dulu ya??baru deh kita pulang"panji pun mengiyakan ajakan Agnes untuk makan terlebih dahulu.
Panji menghentikan mobil nya di depan restoran ternama di daerah itu,dan mereka masuk.memulai menesan makanan.
Sa'at Panji dan Agnes sedang menyantap makanan nya,terlihat cahaya laser merah pas di dada Agnes.Panji yang menyadari itu menarik Agnes,dan tembakan pun mulai terdengar di restoran itu.membuat pengunjung mulai berlari kesana kemari karena mendengar suara tembakan.dan ternyata tembakan itu tidak cuma Satu,tapi banyak dari arah lain nya.
Panji pun dengan kecerdasan dan skill yang dia miliki, melindungi Agnes dengan gesit,dan dia juga menrik pistol yang sudah di siap kan jauh-jauh hari,dengan skill tembakan Nya Panji pun bisa melumpuhkan kan sang penembak yang mengancam nyawa orang di restoran,terutama Agnes yang menjadi incaran sang musuh Ayah Agnes.
dan pihak restoran pun menelpon pihak keamanan untuk melihat keadaan di restoran nya,Panji yang melihat keadaan Agnes yang ketakutan pun berusaha menenang kan, dan membawa nya masuk ke dalam mobil mereka,yang punya tingkat keamanan yang tinggi.
Panji mengendong Agnes dan memasuki mobil.
"Apa ada yang terluka??"tanya Panji sambil mengecek keadaan Agnes.
Agnes pun masih diam dengan pandangan takut dan sedikit gemeteran,karena menyaksikan langsung tebakan itu.
Panji pun mengambil botol minum dan memberikan kepada Agnes,Agnes pun meminum nya dengan gemetaran,Panji mengerti dengan kondisi Agnes tersebut.
Dan menepuk-nepuk punggung Agnes.
Panji melihat keadaan Agnes yang mulai membaik,berniat untuk menyetir dan pulang,tapi tiba-tiba Agnes memeluk nya sambil menangis.
"Peluk gue be..bentar a..ja Pan..ji"ucap Agnes dengan suara tangis yang sedikit tertahan.
Panji pun kembali menepuk-nepuk punggung Agnes guna memberikan ketenangan.
beberapa menit berlalu barulah Agnes melepas kan pelukan nya dan mengizin kan Panji untuk menyetir.
👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰💖💖💖💖💖💖💖💖💖💖💖💖💖💖💖💖💖🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹
tpi bcanya nyicil ya..
semangat💪💪🤗