NovelToon NovelToon
Ekspektasi Dalam Cinta

Ekspektasi Dalam Cinta

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu / Dunia Masa Depan / Diam-Diam Cinta
Popularitas:136
Nilai: 5
Nama Author: Mega Harsa

Alina Putri Jayashree merupakan seorang anak perempuan yang berasal dari kota Bogor. Saat ini, ia berusia 23 tahun. Ia berhasil mencapai mimpinya untuk memiliki sebuah toko buku.

Bayu Rafardhan adalah seorang anak laki laki berusia 26 tahun ini sangat menyayangi keluarganya. Ayahnya bernama Lukman baru saja meninggal dan sekarang ia tinggal bersama Bunda yang bernama Indri di Jakarta. Sebelumnya, merantau di Bandung karena pekerjaan. Namun, ia memutuskan untuk resign dan mencari pekerjaan di Jakarta agar bisa menjaga dan merawat Bunda.

Siapa sangka, niat Bayu untuk bekerja di Jakarta membuatnya dekat dengan kembali dengan masa lalu tetapi dengan versi yang berbeda. Kisah cinta tak terduga pun terjadi tidak sesuai ekspektasi, inilah yang di alami Bayu dan Alina beserta para sahabatnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mega Harsa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 5

Ini adalah hari kedua Bayu bekerja di Vin Books.Tidak biasanya Bayu bersemangat.

Wajahnya pun tampak berseri - seri. Kevin juga tampak bahagia karena aura kebahagiaan Bayu kini bisa ia lihat kembali.

"Hai, semuanya! Selamat bekerja dan tetap semangat yaa!" Ujar Fara.

Bayu sedang sibuk dengan laptopnya, tapi pikirannya terus saja mengingat Alina.

"Ra, Bu Bos kita kok belum datang ya?"

"Kak Alina memang tidak datang setiap hari kak, paling seminggu sekali" Ucap Fara.

"Oh oke, kirain ada kendala."

...----------------...

Sebuah Cafe di Jakarta dengan nuansa tradisional pemandangan hijau itu telah memikat Alina, dengan nama Bandung Cafe. Menu makanan dan minuman yang khas Bandung membuat Alina juga seringkali bolak balik ke sana.

Di sore hari, Alina langsung pergi ke cafe favoritnya. Ternyata, disaat yang bersamaan Bayu dan Kevin juga berencana akan ke sana setelah pulang kerja. Sesampainya Alina di sana ia langsung memesan makanan, kali ini dia memesan es cendol dan juga kurupuk banjur, dengan pilihan kuah pedas level sedang.

Kevin dan Bayu yang baru sampai di cafe itu pun juga mulai memesan makanan. Dari meja yang berbeda, Bayu mengawasi Alina. Betapa terkejutnya Bayu, ternyata makanan yang Alina pesan adalah makanan yang tidak boleh Alina makan. "Es dan makanan pedas, ternyata dia suka dengan itu" lirih Bayu. Ia membiarkan Kevin duduk sendiri dan menghampiri Alina. "Kevin, Lo nikmati aja dulu ini makanan, gue mau ke sebelah sana dulu," Kata Bayu. Namun, mudahnya Kevin membiarkan sahabatnya, setuju begitu saja. Ia masih tidak menyadari keberadaan Alina di cafe itu. Bayu buru - buru mendekat ke arah Alina dan memesan satu es Cendol tapi tanpa es dan juga kurupuk banjur dengan kuah manis.

"Bu, Alina!" Wah, ini kan makanan kesukaan saya. Sini - sini saya mau cobain!"

Alina pun tampak heran kenapa dengan sikap Bayu, apakah memang seperti ini. Dia juga khawatir akan ada masalah baru. Alina mulai mengamati yang ada di sekitarnya, apakah Bayu datang bersama teman - temannya atau sendiri.

Deg.

"Kevin," gumam Alina. Alina merasa situasi sekarang sangat tidak aman. Namun, ia mencoba untuk tetap sabar dan positif thinking. Bayu dan Kevin sekarang sudah jadi rekan kerjanya, nggak mungkin juga kan dua pria ini mencari masalah, pasti nanti akan Alina pecat. Alina bertanya kepada Bayu, karena ia sangat heran, padahal meja kosong masih tersedia. Namun, Bayu justru mendekatinya.

"Kenapa sih, ngikutin mulu? tanya Alina.

"kamu tuh ngapain sih makan Ini?"

"ini kan makanan bukan racun. Ish, pertanyaan yang tadi belum dijawab."

"Aku ke sini sama teman, tuh meja kita di belakang kamu. Masih ingatkan sama dia?

"Tentu saja, masa lupa. Kalian kan rekan kerja saya sekarang. Tolong kembalikan dong makanan saya."

"No, no, no, Aku udah pesan yang baru buat kamu"

"Sayang banget, udah saya bayar tapi nggak dimakan."

"Ya udah sih, gampang ini tinggal aku bayarin. Kamu tuh nggak boleh makan Ini, baru juga kemarin dibilangin sama Dokter."

"Itu kan kemarin, sekarang baik - baik aja."

"No, pokoknya hari ini Bu Alina harus dengerin saran saya. Maaf ya Bu, ini kan demi kesehatan Ibu juga."

"Oke, oke, saya dengerin deh. Yaudah kamu kembali lagi gih, kasihan Kevin ditinggal sendiri, saya juga khawatir akan terjadi kesalahpahaman diantara kita. Dan tolong jangan panggil saya Ibu, tidak apa - apa panggil nama aja ya."

"Oke. Tenang aja, di sini kan tidak ada yang mengenal kita kecuali Kevin. Aku juga bisa panggil Kevin ke sini untuk bergabung."

Alina hanya menghela nafas ia pasrah saja dengan kelakuan Bayu. Baru saja Bayu berdiri untuk mengajak Kevin bergabung, tiba - tiba ada seorang perempuan yang memanggilnya.

"Bayu!" yang dipanggil justru terdiam berusaha untuk mengingat.

"hmm, kamu pasti Keysha?"

"Ih, masih ingat ternyata. Oh iya, Minggu depan kita akan ada acara reuni anak anak PMR ikutlah, Bay."

"hhmmm, insyaallah. Hehehe..."

"eh, ini siapa?"

"ini.... Rekan kerja aku dan.... Insyaallah jadi calon istri."

"OMG! Aku sih setuju. Pokoknya aku doakan yang terbaik untuk kalian. "Hai, Aku Keysha!"

"Hai, kak. Aku Alina. Eh, nanti acara reuni jangan lupa ikut ya sama Bayu." Alina pun menoleh ke arah Bayu, tidak tahu harus menjawab apa. Lalu, Bayu menjawab, "iya, insyaallah."

"Oke, kalau gitu aku duluan ya. Bye semuanya!"

"Kamu apaan sih, nggak jelas banget tiba - tiba ngomong kayak gitu."

"Aku kan cuma bercanda. Tapi... 95% serius."

"huft, saya pamit pulang ya semuanya, Assalamu'alaikum"

"wa'alaikumussalam warahmatullahi wabarakatuh"

Saat Alina akan pulang, Bayu dan Kevin pun ikut pulang juga. Di parkiran sana, ternyata Alina bertemu dengan seseorang, di saat yang bersamaan Bayu juga dikejutkan oleh masa lalu yang kini datang kembali.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!