NovelToon NovelToon
Sistem Check-in Petani Sultan

Sistem Check-in Petani Sultan

Status: sedang berlangsung
Genre:Sistem / Dikelilingi wanita cantik / Mengubah Takdir
Popularitas:12.4k
Nilai: 5
Nama Author: Cherlly

Gagal total merantau di kota, Arga terpaksa pulang kampung dengan dompet kosong dan niat setengah hati untuk bertani di lahan tua peninggalan kakeknya. Namun, nasib sialnya mendadak berbalik 180 derajat ketika sebuah layar biru hologram muncul di pagi buta, mengaktifkan "Sistem Check-in Harian" yang terus memberinya hadiah gila-gilaan setiap hari, mulai dari saldo puluhan juta rupiah, benih super ajaib, hingga barang-barang mustahil lainnya. Kini, dengan cangkul di tangan dan sistem overpower di sisinya, Arga bersiap menampar mulut julid para tetangga, menendang tengkulak serakah, dan membangun kerajaan bisnis pertaniannya sendiri untuk menjadi petani paling sultan yang pernah ada.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Cherlly, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 5

​Wush.

 Layar biru di depan Arga berkedip beberapa kali menampilkan deretan menu baru yang belum pernah dia lihat sebelumnya.

​"Buka Toko Sistem sekarang juga." Arga memberi perintah dengan suara pelan karena takut dikira gila oleh tetangga.

​[Membuka Toko Sistem Level 1.]

​Tring.

Sebuah etalase virtual yang mirip seperti aplikasi belanja online di ponselnya kini terpampang jelas di udara.

​Ada banyak sekali gambar barang aneh dengan nama yang membuat dahi Arga berkerut dalam.

​Dari mulai Cangkul Penggembur Tanah Otomatis, Topi Jerami Anti Panas Matahari, sampai Sepatu Boots Anti Lumpur.

​"Wah gila, ini sih isinya barang-barang ajaib semua." Arga menelan ludah melihat betapa lengkapnya toko tersebut.

​Namun senyum di wajahnya langsung luntur saat melihat deretan angka di bawah setiap gambar barang itu.

​"Satu buah cangkul otomatis harganya sepuluh ribu koin sistem?" Arga membelalakkan matanya tidak percaya.

​Dia segera mencari informasi nilai tukar koin sistem di pojok kanan atas layar panel biru tersebut.

​[Nilai Tukar Saat Ini: 1 Koin Sistem \= Rp 1.000.]

​"Berarti harga cangkul itu sepuluh juta rupiah dong, sinting benar ini sistem." Arga mengumpat kesal merasa dirampok di siang bolong.

​"Sistem macam apa ini, masa baru level satu saja harga barangnya sudah mencekik leher begini."

​[Peringatan: Harga barang di Toko Sistem disesuaikan dengan kualitas magis yang ditawarkan.]

​[Host disarankan untuk segera membeli Pupuk Cair Penumbuh Ajaib seharga 5.000 Koin Sistem.]

​"Lima ribu koin, itu artinya lima juta rupiah hanya untuk sebotol pupuk cair?" Arga memegang dadanya yang mendadak sesak.

​"Lima juta itu gaji bulananku waktu masih kerja jadi budak korporat di Jakarta tahu."

​Arga mondar-mandir di depan petak tanahnya dengan wajah bimbang dan frustrasi.

​Jika dia tidak membelinya maka benih tomat supernya akan mati atau tumbuh cacat.

​Tapi jika dia membelinya uang lima puluh juta yang baru saja didapatkannya akan langsung berkurang banyak.

​"Ah sudahlah, anggap saja ini modal investasi awal untuk masa depanku." Arga menghela napas panjang menyadari dia tidak punya pilihan lain.

​"Sistem, aku beli satu botol Pupuk Cair Penumbuh Ajaib itu sekarang."

​[Konfirmasi pembelian: 1 Botol Pupuk Cair Penumbuh Ajaib seharga 5.000 Koin Sistem.]

​[Memotong saldo tunai Host sebesar Rp 5.000.000 dari rekening bank terdaftar.]

​Trrrt trrrt.

 Ponsel di saku celana Arga bergetar menandakan ada uang keluar dari rekeningnya.

​Arga hanya bisa meringis membayangkan saldo di rekeningnya kini berkurang drastis.

​Cling.

Sebuah cahaya biru berkilat di udara dan sebotol cairan berwarna hijau zamrud jatuh tepat ke tangan Arga.

​Botol itu terbuat dari kaca tebal yang sangat bening dengan tutup kayu gabus di atasnya.

​Ukurannya tidak lebih besar dari botol sirup murahan yang biasa dibeli Arga saat lebaran.

​"Hanya segini ukurannya seharga lima juta?" Arga mengocok botol itu dan cairan hijaunya berpendar terang.

​[Cara Penggunaan: Campurkan satu tetes pupuk ke dalam satu liter air dan siramkan pada akar tanaman.]

​"Satu tetes untuk satu liter air? Pantas saja harganya mahal, ternyata irit sekali pemakaiannya."

​Arga segera berlari mengambil ember plastik pecah dari gudang dan mengisinya dengan sepuluh liter air sumur.

​Dia membuka tutup gabus botol itu dan aroma manis seperti madu hutan langsung menusuk hidungnya.

​Tes. Tes. Tes.

Arga menghitung dengan cermat sampai sepuluh tetes cairan hijau itu jatuh ke dalam ember.

​Srrr.

Air sumur yang tadinya bening langsung berubah menjadi hijau zamrud dan mengeluarkan gelembung-gelembung kecil.

​"Semoga lima juta rupiahku tidak terbuang sia-sia untuk air berwarna aneh ini."

​Arga mengambil sebuah gayung plastik yang gagangnya sudah patah lalu mulai menyiram petak tanahnya.

​Dia menyiramkan air hijau itu tepat di atas sepuluh tunas kecil yang baru saja tumbuh.

​Byur byur byur.

Tanah gembur itu dengan cepat menyerap air campuran pupuk ajaib tersebut sampai kering.

​Hening.

Tidak terjadi apa-apa selama beberapa detik yang membuat Arga menahan napas tegang.

​Kress kress kress.

Tiba-tiba suara daun bergesekan terdengar sangat nyaring dari permukaan tanah.

​Mata Arga terbelalak lebar melihat tunas kecil berukuran tiga sentimeter itu bergerak-gerak sendiri.

​Batangnya menebal dengan cepat dan warnanya berubah menjadi hijau tua yang sangat pekat.

​Wush wush.

Daun-daun baru bermunculan dari batangnya dan tumbuh mekar dalam hitungan detik.

​Tinggi tanaman itu terus merambat naik dari sebatas mata kaki hingga mencapai lutut Arga.

​"Sinting, ini sih bukan tomat lagi tapi tanaman mutan dari luar angkasa." Arga mundur beberapa langkah karena ngeri melihat kecepatan pertumbuhannya.

​Hanya dalam waktu kurang dari lima menit sepuluh pohon tomat itu sudah setinggi setengah meter.

​Daun-daunnya memancarkan pendar kebiruan yang sangat indah apalagi jika terkena sinar matahari siang.

​[Nutrisi tanaman telah terpenuhi secara optimal.]

​[Kecepatan pertumbuhan kembali normal, estimasi panen: 71 Jam 10 Menit.]

​Suara notifikasi dari sistem membuat Arga akhirnya bisa bernapas lega dan tersenyum puas.

​"Lima juta rupiahku benar-benar terbayar lunas melihat kualitas tanaman gila ini."

1
irena
hancurkan wiratama sampai ke akarnya thor.. Arga dilawan
penggemar_Uangkecil?!
👍👍
penggemar_Uangkecil?!
👍
penggemar_Uangkecil?!
👍👍
penggemar_Uangkecil?!
👍
penggemar_Uangkecil?!
👍👍
irena
seru banget thor.. kapok si baskoro... klo perlu kasih jadi gembel si baskoro kusuma
Cherlly: iya kaka nanti tunggu bab selanjut nya ya kaka😍
total 1 replies
Cherlly
sangat menarik dan kejutan tk terduga oleh sistem
Gege
emas dunia 1 gram sudah 2.7juta paling murah Thor...🤣
Gege
duit Baru ratusan juta kok bangun villa mewah..🤣
Cherlly: ya kaka, kan itu uang dr awal dia dapet sistem di kumpulin sampe bisa bangun villa mewah,dan masih ada lanjutaan bab yg mengejutkan si pembaca😊
total 1 replies
Gege
perasaan masih ratusan juta belom milyaran kok disebut milyarder Thor..🤣
Sayekti 0519
waah ... udah bisa bantu bikin rumah sakit khusus kanker gratis,mesjid panti.kan udah punya pohon uang
Sayekti 0519
lah rumah nya g d bagusin,klw d dobrak orang jahat gmana??
Cherlly: dia kan punya sistem yg bisa menghasil kan uang dan bisa buat beli rumah baru kaka
nanti di tunggu bab selanjut nya kaka semakin seru nanti nya,saya lagi mikir untuk bab selanjut nya biar lebih menarik😊
total 2 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!