NovelToon NovelToon
Janda Seksi Milik Duda Dingin

Janda Seksi Milik Duda Dingin

Status: sedang berlangsung
Genre:Duda / Janda / Lari Saat Hamil
Popularitas:13.5k
Nilai: 5
Nama Author: Prettyies

Raisa Maureen ditinggal mati suaminya di dalam kondisi masih prawan, lalu ia melakukan hubungan satu malam dengan kakak iparnya karena pria itu mabuk berat dan kehilangan keperawanannya. setelah menikah dengan Evan ia baru mengetahui kenapa selama ini Aditya almarhum suaminya tidak pernah menyentuhnya. Apa yang sebenarnya terjadi? ikuti kelanjutan kisah nya hanya disini!!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Prettyies, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Mandul

Raisa mengangguk pelan, meski jelas terlihat gugup. Mereka berdua turun dari mobil, lalu berjalan masuk melewati pintu gerbang.

"Mih…" panggil Evan saat melihat ibunya di teras.

Lina langsung menoleh, tatapannya tajam begitu melihat mereka berdua.

"Evan? Ngapain kamu bareng Raisa?" tanyanya curiga.

Evan berusaha tetap santai menyembunyikan kebohongannya.

"Tadi aku nganterin Raisa ke dokter, mih. Dia kepleset di kamar mandi semalam," jawabnya cepat, berbohong.

Lina menyipitkan mata.

"Kenapa harus kamu? Kan banyak taksi."

Evan menghela napas pelan.

"Kebetulan semalam aku nginep di sini, jadi sekalian aja aku anter."

Lina langsung membelalak.

"Kamu nginep di sini?" nadanya meninggi. "Kamu pikir ini apa? Kalau sampai warga lihat terus menggerbek kalian gimana? Raisa itu janda, kamu juga duda!"

Evan mengangkat bahu, sedikit cuek.

"Memangnya kenapa? Kita sama-sama single, mih."

Lina menggeleng keras, jelas tidak setuju.

"Mami nggak mau kamu dekat-dekat sama Raisa, apalagi sampai nikah!" ucapnya tegas. "Dia itu mandul. Lima bulan nikah sama Aditya, nggak hamil-hamil."

Raisa langsung menegang.

"Aku—"

"Gak usah ngeles!" potong Lina tajam. "Anak teman mami yang nikah bareng kamu sama Aditya aja sekarang sudah melahirkan."

Raisa mengepalkan tangannya, mencoba menahan emosi.

"Mereka hamil duluan, mih…" ucapnya pelan. "Sedangkan aku… bahkan belum pernah disentuh sama mas Aditya."

Raisa mengepalkan tangannya kuat-kuat, berusaha menahan gejolak di dadanya.

"Mereka hamil duluan, mih…" ucapnya pelan, tapi terdengar jelas. "Kenapa sih… justru yang dianggap aib itu yang lama menikah tapi belum hamil, dibanding yang hamil duluan?"

Suaranya mulai bergetar, tapi ia tetap melanjutkan.

"Asal mami tahu…" Raisa menarik napas dalam, menahan air matanya. "Aku… bahkan belum pernah disentuh sama mas Aditya."

Lina langsung menatap sinis.

"Jangan jelek-jelekin almarhum Aditya buat nutupin kekurangan kamu," balasnya dingin. "Nggak mungkin lima bulan nikah kalian nggak pernah berhubungan."

Raisa terdiam, dadanya terasa sesak.

Sementara Evan hanya berdiri di sampingnya, rahangnya mengeras menahan sesuatu yang mulai memuncak di dalam dirinya.

"Mami, cukup," ucap Evan tegas, menahan emosi. "Jangan menuduh tanpa bukti. Gimana kalau samapai… Raisa nanti hamil?"

Lina langsung tertawa sinis.

"Hamil?" ulangnya tajam. "Nggak mungkin. Aditya sudah meninggal dua minggu lalu. Kecuali… dia selingkuh."

Raisa langsung membeku, wajahnya pucat.

"Cukup, mih!" balasnya dengan suara bergetar. "Jangan menuduh aku seperti itu. Aku bukan perempuan murahan!"

Lina menyilangkan tangan di dada, menatap Raisa dari atas sampai bawah.

"Lalu jelasin," katanya dingin. "Kalau nanti kamu hamil… itu anak siapa?"

Raisa terdiam, bibirnya bergetar, tak mampu langsung menjawab.

Evan melangkah maju sedikit, berdiri di depan Raisa.

"Udah, mih. Nggak perlu dibahas sekarang," ucapnya menahan tekanan.

Tapi Lina tidak berhenti.

"Mami cuma nggak mau keluarga kita jadi bahan omongan orang," katanya tajam. "Jangan sampai ada aib masuk ke rumah ini."

Raisa menunduk, matanya mulai berkaca-kaca.

"Aku nggak melakukan apa-apa yang memalukan…" bisiknya lirih, lebih seperti meyakinkan dirinya sendiri.

"Langsung saja, ya," ucap Lina tanpa basa-basi, nada suaranya dingin. "Mami ke sini mau memastikan… kapan kamu keluar dari rumah ini. Adit sudah meninggal, kamu sudah tidak punya urusan lagi dengan keluarga kami. Anak juga tidak ada."

Raisa langsung terdiam, wajahnya pucat.

"Mami… ngusir aku?" tanyanya lirih.

Lina menggeleng pelan, tapi tatapannya tetap tajam.

"Bukan ngusir," jawabnya. "Kamu cuma harus sadar posisi."

Air mata mulai menggenang di mata Raisa.

"Makam mas Aditya aja belum kering, mih…" suaranya bergetar.

Lina tetap tidak bergeming.

Namun Evan melangkah maju, berdiri di samping Raisa.

"Raisa tetap tinggal di sini, mih," ucapnya tegas.

"Lagian ini rumah Aditya. Secara hukum, sekarang jadi haknya Raisa sebagai istrinya."

Lina menoleh tajam ke arah Evan.

"Kamu kenapa sih selalu membela dia?" tanyanya dingin.

Evan tidak mundur.

"Aku cuma ngomong fakta."

"Sudahlah, mami nggak mau debat sama kamu, Van," ucap Lina ketus. "Ayo pulang. Mona di rumah, dari tadi nyariin kamu."

Evan menatap ibunya datar, tanpa ragu.

"Aku sama Mona sudah resmi bercerai, mih."

Lina langsung terdiam, kaget.

"Apa?" suaranya meninggi. "Kamu serius?"

Evan mengangguk pelan.

"Iya. Semuanya sudah selesai."

Lina menatap Evan lama, memastikan apa yang baru saja ia dengar benar adanya.

"Kamu ini nggak pernah mikir panjang, ya?" ucapnya kesal. "Mona itu dari keluarga kaya, setara dengan kita. Kenapa kamu malah menceraikan dia?"

Evan menghela napas, mencoba menahan emosinya.

"Buat apa setara, mih… kalau dia nggak pernah menghargai aku?" jawabnya tegas. "Aku juga sudah bilang dari dulu, aku nggak mau dijodohkan."

Lina mendengus pelan, jelas tidak setuju.

"Lalu kamu maunya perempuan seperti apa?" sindirnya. "Mona itu sudah sempurna cantik, pintar, keluarganya jelas. Bibit, bobot, bebet semua ada."

Tatapannya kemudian beralih ke Raisa, penuh penilaian.

"Nggak seperti Raisa… cuma gadis kampungan."

Raisa langsung menunduk, tangannya mengepal pelan. Namun sebelum ia sempat bicara—

"Cukup, mih," potong Evan dengan suara dingin. "Jangan rendahkan Raisa."

Lina mengangkat alis, menatap Evan tajam.

"Kamu membelanya lagi?"

Evan menatap balik tanpa ragu.

"Aku cuma nggak suka cara mami menilai orang dari latar belakangnya."

1
Felycia R. Fernandez
udah deh Sa,gak usah bolak balik menyangkal...
udah tau juga belang Aditya..
udah dengerin aja,jangan jadi orang yang sok tau gimana Aditya
Prettyies: Dia gak normal kak😂
total 3 replies
Felycia R. Fernandez
ya bodoh kalau gak jadi nikah.
udah di obok obok tiap hari msak gak mau dinikahi..
ada2 aja,kemana harga diri Mu Sa
Prettyies: ditunggu kelanjutannya
total 1 replies
Felycia R. Fernandez
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
pak David tukang kibul malah dikibulin...
anak sendiri pula pelakunya 🤣🤣🤣🤣
Prettyies: Haha emang nakal evan
total 1 replies
Felycia R. Fernandez
cukup sekali ini doank
Prettyies: Ditunggu kelanjutannya
total 1 replies
Felycia R. Fernandez
dasar ular...🤬
Prettyies: ditunggu kelanjutannya
total 1 replies
Felycia R. Fernandez
Usir aja gih 🤬🤬🤬
Prettyies: Ditunggu kelanjutannya
total 1 replies
Felycia R. Fernandez
lha 🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Prettyies: betul kak
total 5 replies
Felycia R. Fernandez
Ternyata mau balikan karena ada baby yang butuh seorang ayah.laaah kenapa harus Evan
Prettyies: Karena dia kaya raya
total 1 replies
Felycia R. Fernandez
kurang asem 😆😆😆
Prettyies: Betul sekali😊
total 3 replies
Felycia R. Fernandez
kenapa gtu?? karena Raisa hanya sebagai alat untuk kesembuhan aditya
Prettyies: ditunggu kelanjutannya☺
total 1 replies
vita
suka
vita
gmn kabar mona di kamar tamu
Prettyies: Ditunggu kelanjutannya☺
total 1 replies
Yulisna Yulisna
suka
Prettyies: Terima kasih☺
total 1 replies
Scarlett Rose
lnjt
Felycia R. Fernandez
ternyata oh ternyata...
Cuma Raisa yang disini gak tau kelakuan Aditya
Felycia R. Fernandez: 🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
total 4 replies
Mita Paramita
jangan jangan Aditya hompipa🤣🤣🤣 ketahuan rahasianya
Prettyies: Ditunggu kelanjutannya
total 1 replies
Felycia R. Fernandez
Aditya menjadikan Raisa tameng dari penyimpanan nya...
Prettyies: Ditunggu kelanjutannya
total 1 replies
Felycia R. Fernandez
Raisa sebenarnya ada rasa ma Evan,cuma terpendam karena Mak nya yang gila kasta...
Mita Paramita
lanjut 🔥🔥🔥
Prettyies: Ditunggu kelanjutan nya
total 1 replies
Felycia R. Fernandez
gay ya???
Felycia R. Fernandez: selalu kk Thor
total 2 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!