NovelToon NovelToon
Istri Gendut Kesayangan

Istri Gendut Kesayangan

Status: sedang berlangsung
Genre:Romansa Fantasi / Harem / Ruang Ajaib
Popularitas:6.1k
Nilai: 5
Nama Author: rozh

Demi bertemu sang ibu, Liya berlari ke portal. Akan tetapi, jiwanya malah berpindah ke dunia hewan. Di sana, dia terkejut mendapati tubuh yang dia tempati sangat gendut berbeda dengan tubuh aslinya. Tabiatnya buruk dan malah mendapatkan empat suami hewan yang ingin membunuhnya karena perjodohan dewa monster. Dengan kematian, maka perceraian bisa terjadi.

"Tidaaaaaaaaak!" Liya menjerit keras, yang dia inginkan bertemu ibunya atau kembali ke dunia asalnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon rozh, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 5. Ikan Bakar

"Si4lan, ini semua gara-gara rakus!" Bayu menggerutu sendiri dengan pelan. Liya tidak sungkan sama sekali menyuruh dirinya, bahkan bukan hanya sampah di depan gua yang dia lihat tadi, tapi begitu banyak sampah lainnya dari dalam gua.

Setelah semuanya selesai, Bayu segera berlari ke sungai, berendam dan membersihkan diri. Badannya lengket karena kotoran, minyak-minyak serta nanah dari benjolan Liya yang meletus beberapa hari lalu yang di lap di beberapa kain kasar. Sesekali puluhan ekor kutu berjalan dan ada yang merayap di tangannya. Sungguh jorok sekali betina yang dia nikahi.

Usai mandi bersih, dia kembali ke tempat Liya dengan menenteng lebih dari sepuluh ekor ikan berukuran jauh lebih besar dari ikan yang dibakar tadi.

Melihat itu, Liya sangat peka, tidak ada pertolongan yang gratis, alasan dia ramah karena makanan. Dia teringat dengan monster jinakkannya di kerjaan Nerluc dulu, hewan itu akan luluh dengan makanan, ini sama persis dengan suami hewannya. Mereka mau mendekat dan membantu walaupun jijik demi makanan. Apalagi jika makanan itu enak.

Liya teringat ayahnya. 'Ayah, terimakasih telah mengajarkan aku memasak, mengenalkan banyak makanan yang bisa di masak, ayah Jack,' gumamnya. Ada rindu yang tiba-tiba muncul, tapi kembali kesal memikirkan mereka berbohong.

Melihat di kehidupan ini tidak ada yang tersedia, tungku dan peralatan masak tak ada, hanya makan dengan daging panggang, sayur mentah dan buah. Liya menghela nafas panjang. Di kerajaan Nerluc, semua ada! Kehidupan mewahnya telah berakhir, tapi dia tidak sampai di tujuannya, bertemu ibu dan ayah kandung.

"Baiklah, aku akan membuat ikan bakar lagi!" Dia menerima ikan dari Bayu. Lalu berjongkok menghidupkan api, karena ikan-ikan itu sudah dibersihkan kotorannya oleh Bayu di sungai.

"Setelah ini, aku akan membuat tungku, lalu membuat alat masak sederhana!" Tangannya mulai lincah, memotong buah jeruk nipis yang dia dapat di tepi sungai tadi, dia mengambil cukup banyak. Awalnya hanya untuk menggosok kuku hitam agar bisa bersih dan kinclong, jadi sisanya dia gunakan untuk melumuri ikan dengan jeruk nipis, ditambah sedikit garam kasar.

Lalu, dia menggiling bawang merah dan jahe yang dia dapatkan tumbuh di sekitar batang mangga tadi tumbuhnya, melumuri ke ikan setelah digiling halus di atas gilingan batu yang dia dapatkan dari sungai.

Bayu kembali lagi ke arahnya dengan membawa satu ikat besar kayu bakar. "Ada yang bisa aku bantu?" Setelah berkata seperti itu, Bayu menepuk pelan mulutnya, karena terlanjur menawarkan diri. Dia tidak ingin kerja seperti tadi lagi. Jijik sekali.

"Ambil ini sebanyak wadah ini, tumbuhnya disekitar pohon mangga itu!" Liya memberikan keranjang usang yang terbuat dari bambu pada Bayu sambil menunjukkan bentuk bawang dan jahe.

"Baik." Bayu bernafas lega, karena hanya di suruh mengambil bawang dan jahe.

Aroma harum familiar kembali menyebar, orang-orang tak bisa menahan diri, mengikuti aroma bau lezat itu dan berkerumun di sekitar semak dekat tempat tinggal Liya.

"Eh, itu bukannya si gendut Liya, apa yang dia lakukan?"

"Dia memanggang daging berduri yang hidup di sungai itu loh! Emangnya dia bisa memasak ya, kok harum sekali?"

Para manusia hewan yang mengintip itu mulai ribut, suaranya sebenarnya bisa di dengar Liya, tapi dia tidak peduli, dia terlalu repot dengan ikan bakar sepuluh ekor. Biasanya kalau makan, semuanya serba ada, kini harus usaha sendiri.

"Eh, apa yang dia lumuri itu?" tunjuk salah satu.

"Oh, astaga! Dia melumuri ikan bakar itu dengan buah panas dan buah sedih!" Mereka melihat, Liya mengambil Jahe dan bawang merah dari keranjang bambu yang dipanen Bayu barusan.

"Eh, itu Bayu Mortis kan? Suami Liya, siluman ular? Sejak kapan mereka akrab? Bukannya ... Liya dengan para suaminya tidak akur?"

"Cih, dasar betina jelek, betina gendut seperti Liya itu tidak disukai para suaminya, makanya menggoda dengan makanan, malu-maluin suku angsa putih aja!" Seorang siluman angsa putih nan cantik dan langsing berkata sambil kacak pinggang.

Dia berjalan maju membelah kerumunan, namanya Feyyi, dia salah satu siluman angsa putih berlevel tinggi, sekarang berada di level 9, memiliki 7 orang suami.

"Heh Liya, si gendut jelek!" Dia berseru sambil terus berjalan mendekat ke arah Liya. "Heh, Betina gendut, aku bicara kepadamu, kau dengar tidak!" Dia sudah hampir sampai di dekat Liya dan Bayu.

"Dengar. Kamu jangan dekat-dekat kemari, nanti ludah dari mulut bebekmu yang cerocos panjang itu menciprat ikan bakarku! Ikan ini mau di makan tahu, nanti rasa air ludahmu yang bau!" balas Liya.

"Pfft!" Bayu menutup tawanya dengan lidah panjangnya yang melilit sampai ke hidung. Lalu, yang lain mengintip juga ikut tertawa.

Dua suami Feyyi yang juga ikutan tadi di kerumunan maju dan berteriak. "Liya, minta maaf pada istriku, Feyyi. Dia sangat baik dan perhatian. Di suku angsa putih siapa lagi yang peduli dan mahu bicara dengan kamu!"

Kening Liya berkerut, sungguh pikiran diluar nalar. Baik dari mana? Apa mengejek seperti tadi disebut perhatian?

"Jangan mengusik!" Bayu berkata pendek, namun sorot mata ularnya tajam, dia mengeluarkan aura hijau miliknya. 'Ikan bakarnya, jangan diganggu, dia ingin makan ikan bakar secepatnya!'

"Bayuuuu, kamu mengeluarkan aura hijau demi betina itu .... " tunjuk Feyyi berkata mendayu-dayu pada Bayi dengan wajah sok polos dan lugu.

"Kau mengeluarkan aura hijau untuk menekan kami semua, ini hanya masalah betina, tak perlu ikut campur menekan dengan aura seperti ini 'kan, Bayu?" Salah satu suami Feyyi maju. Dia siluman ular juga, namun levelnya jauh lebih rendah dari Bayu.

"Oh, kalau tahu ini hanya masalah betina, tadi kenapa kalian berdua maju ke depan, memaksa dia minta maaf dengan menyingsingkan lengan, mau memukulnya?" ucap Bayu santai, tapi matanya tak lepas dari ikan bakar yang ada di tangan Liya.

Dua suami Feyyi itu merah dan memanas mukanya, malu. Feyyi cemberut karena tidak dibela oleh Bayu, mendengus dengan dingin, lalu pergi dan di ikuti kedua suaminya.

"Terimakasih telah membelaku," ucap Liya setelah Feyyi dan dua suaminya pergi.

Walaupun Liya tahu tak sepenuhnya Bayu membela demi dia, lebih banyak karena makanan, Liya tetap ucapkan terimakasih dengan sopan.

"Untuk apa berterimakasih, kau itu betinaku, menghina kamu sama saja dengan menampar wajahku," jawabnya. "Yang boleh menghinamu, cuma aku dan para suamimu lainnya," lanjutnya pelan, nyaris berbisik, tapi Liya mendengar nya dengan jelas.

"Oh begitu ya. Ini, semuanya sudah masak, ayo makan!" tawar Liya.

Kerumunan orang-orang tadi sudah pergi seiring dengan Feyyi yang mendumel marah sepanjang jalan. Kini, tersisa Bayu dan Liya memakan ikan bakar.

Bayu memakan ikan bakar dengan lahap, kedua pipinya penuh mengembung, decapan menemani setiap suap besarnya. Dia makan dengan kalap.

"Kau hanya makan setengah ekor?" Bayu tercengang, sementara dirinya sudah menghabiskan enam ekor ikan bakar barusan. Bahkan barusan keluar sendawa besar, namun matanya masih menatap sisa ikan bakar.

"Iya. Kau lihat badanku sudah sebesar ini, tak perlu banyak-banyak makan. Ambilah semua sisanya, bawa pulang yang tiga ekor ini!"

"Benarkah?" Mata Bayu berbinar. Tangannya sigap mengambil ke tiga ekor ikan bakar yang tersisa itu tanpa rasa malu.

1
Musdalifa Ifa
semangat semangat dan semangat up Thor💪
ᵉᶠ ↷✦; 𝓔 𝓵 𝓵 𝓮 ❞
semangat up nya lagi akak, di tunggu
Lestari Ami'ne Zia
🥰🥰🥰uupp yg bnyk thorrr..... pidi sudah suka liya dari kecillll
Shakila🪼
Ceritanya mirip dengan PF Ta-pon judul nya "Istri Gendut Yang Dibenci" disana sudah banyak cm beda nama-nama tokohnya aja semuanya mirip
Lestari Ami'ne Zia
kirain hari ini up😌
Musdalifa Ifa
penasaran lanjutannya 🤔
Lestari Ami'ne Zia
Alhamdulillah up up up💪💪💪💪
sasa adzka
🤣🤣🤣 belum tau aja jiwa liya yg sekarang agak bar bar😂😂😂 ayooo liya program diet🤭
ᵉᶠ ↷✦; 𝓔 𝓵 𝓵 𝓮 ❞
jadi gak sabar nunggu perubahan Liya menjadi cantik lagi 😁
Lestari Ami'ne Zia
semoga up LG
Lestari Ami'ne Zia
hahaha.....dasar Loki akal bulusss
Lestari Ami'ne Zia
takoballahu minba wa mingkum thor Alhamdulillah up jg😍😍
Musdalifa Ifa
selamat hari raya idul Fitri juga Thor, mohon maaf lahir dan batin bila ada komentar ku yg menyinggung perasaan atau menyakiti hati author 🙏
Rozh: mohon maaf lahir dan batin 🥰
total 1 replies
ᵉᶠ ↷✦; 𝓔 𝓵 𝓵 𝓮 ❞
selalu di tunggu kehadiran nya akak
ᵉᶠ ↷✦; 𝓔 𝓵 𝓵 𝓮 ❞
Selamat hari raya idul fitri juga ya kak, maafkan lahir dan bathin
Rozh: mohon maaf lahir dan batin 🥰
total 1 replies
Yani
semangat Thorr, lanjut lagi crita nya 🫰🏻🥰🥰
Yani
wah makacih Thorr sdh double upadate 🥰🥰🥰🥰
Yani: sorry typo
total 1 replies
Musdalifa Ifa
Thor kok tidak up" kami nunggu up dari mu jangan lama" yah😔
Rozh: mulai hari ini up ya kak. kmrin sibuk menyambut lebaran🥰
total 1 replies
★Xia★
thor seru banget aduhh semangat ya
★Xia★: sama²
total 2 replies
Lestari Ami'ne Zia
kok g up up
Rozh: nanti kak, kmrin masih sibuk lebaran
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!