NovelToon NovelToon
Ruang Hati Untuk Karin

Ruang Hati Untuk Karin

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Penyesalan Suami
Popularitas:3.8k
Nilai: 5
Nama Author: Ayu Anfi

Sequel Pelabuhan Hati

Bagi orang lain Karin adalah si antagonis untuk kehidupan kakaknya, namun siapa sangka di balik sikap yang dia tunjukkan selama ini dia menyimpan banyak luk. Di tambah dengan malam kelam yang terjadi adanya akibat ulah sahabat-sahabatnya, hidup Karin sejak hari itu berubah total.

Sementara itu Aiden sengaja datang ke Indonesia untuk mencari perempuan yang membuatnya selalu dalam rasa bersalah sejak malam itu. Namun siapa yang menyangka jika dirinya tak perlu bersusah payah untuk menemukan perempuan tersebut. Lalu apakah ada ruang untuk Karin di hati Aiden? Atau dia melakukannya hanya karena sebuah rasa bersalah?

“Selalu ada ruang untukmu di hatiku,” Aiden

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ayu Anfi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

4# Aku antagonisnya

Selepas Alya keluar dari kamar Karin, tidak lama kemudian mama Nirma masuk ke kamar putri tersayangnya tersebut.

“Boleh mama masuk, sayang?” mama Nirma berdiri di depan pintu kamar. “Masuk saja, ma!”

Mama Nirma masuk ke dalam kamar putrinya, dia menghampiri Karin yang sedang bersiap untuk acara makan malam. Dia berdiri di belakang putrinya yang duduk sedang bercermin, mama Nirma mengusap surai sang putri.

“Sudah cantik, sayang. Nak Rega pasti makin jatuh cinta padamu,” ucapnya.

Karin menghela napas. “Ma…” Karin memutar tubuhnya menghadap sang mama. “Kalau kak Rega tetap ingin menikah dengan mbak Rhea, apa mama tetap akan memaksa mbak Rhea untuk membatalkan pernikahan?” Karin ingin tahu apakah mamanya masih ada sedikit saja rasa sayang pada kakak sulungnya.

“Kalau mama bilang Rega memilihmu, maka itu yang akan terjadi. Bukan Rhea yang akan ada di pelaminan, tapi Karin Darmawan. Mama pastikan itu!” jawab mama Nirma. “Mama turun dulu! Keluarga Setyadarma sebentar lagi datang,” mama Nirma keluar dari kamar putrinya tersebut.

Menyisakan Karin yang masih duduk menghadap cermin meja riasnya, dia mengusap ke dua sudut matanya yang berair. Menyesal pun tak ada gunanya, sore itu Karin berusaha mematikan rasa yang bergejolak di dalam dirinya. Membuat dirinya sendiri menjadi antagonis untuk diri sendiri dan sang kakak.

Karin mengambil napas, dia berdiri di depan cermin besar yang menempel pada lemari baju. Dia terlihat cantik dengan midi dress di bawah lutut berwarna ice blue, Karin mengikat rambutnya keatas. Malam itu dia hanya membubuhkan make up tipis-tipis, cukup aneh untuk seorang Karin yang terbiasa dengan make up paripurnanya.

Setelah siap, dia turun ke lantai satu ikut menyambut Rega dan kelurganya yang sebentar lagi datang. Dia menghampiri mama Nirma yang sedang sibuk menata camilan di meja ruang tamu.

“Ada yang perlu Karin bantu, ma?”

Mama Nirma menoleh. “Kamu duduk saja, sayang! Kamu cukup siapkan diri menyambut calon suami dan mertuamu,” jawabnya.

“Siapa calon suami dan mertua Karin, ma?” papa Andi baru saja bergabung dengan mereka di ruang tamu, suami mama Nirma tersebut sudah menaruh curiga pada sang istri. Dia tahu jika mama Nirma ingin merusak acara pernikahan Rhea dengan Rega. “Urungkan niatmu jika itu berkaitan dengan pernikahan Rhea,” lanjutnya.

“Terus saja bela anak tidak tahu diri itu, pa. Apa salahnya kalau pada akhirnya Rega memilih Karin bukan Rhea? Mbak Indah dan suaminya pasti tetap setuju kalau Karin yang akhirnya menjadi menantu mereka,” kesal mama Nirma saat suaminya terus saja membela Rhea.

“Aku tidak membela Rhea atau siapapun, ma. Tapi memang Rhea yang di pilih Indah dan Harun untuk menjadi menantunya, bukan Karin. Jangan memaksakan semua hal sesuai keinginanmu,” papa Andi tidak mau mengalah, baginya sudah cukup sang istri menyakiti hati Rhea. Dulu mama Nirma sendiri yang meminta padanya untuk mengangkat Rhea menjadi putri mereka, padahal papa Andi sudah mengingatkan semua resikonya. Namun mama Nirma tetap bersikeras ingin membawa Rhea pulang agar Karin punya teman sekaligus kakak.

Pada akhirnya bukan Karin putrinya yang cemburu, melainkan sang istri justru cemburu setelah Rhea tinggal bersama mereka. Semua hal tentang Rhea selalu dikaitkan dengan Alana yang tidak lain mendiang mamanya Rhea sekaligus sahabat papa Andi.

“Ma, pa. Bisa tidak kalian tidak bertengkar sehari saja? Itu sepertinya mobil kak Rega yang datang,” sela Karin di tengah-tengah pertengakaran ke dua orang tuanya.

Papa Andi mengambil napas dan membuangnya perlahan, dia menetralkan emosinya. Malam itu adalah hari yang penting untuk Rhea putrinya, bagi papa Andi tidak ada perbedaan baik itu Rhea, Karin maupun Alya. Semuanya adalah putri kesayangannya, meskipun Rhea bukan putri kandungnya.

***

Aldo turun lebih dulu dari mobil, asisten Rega tersebut membukakan pintu mobil untuk papa Harun dan mama Indah.

“Terimakasih, Aldo.” Senyum simpul mama Indah berikan pada asisten putranya tersebut.

“Sama-sama tante,” jawab Aldo.

Papa Harun menepuk pundak Aldo. “Minta bonus plus cuti ke Rega, Aldo. Jangan mau di suruh kerja terus,”

“Dia kan memang asistenku, pa. Wajar kalau aku minta dia kerja,” sahut Rega, pria dengan kemeja warna navy dan celana bahan berwarna hitam tersebut menghampiri papa dan mamanya.

Aldo hanya bisa menghela napas. “Om sudah dengar sendiri kan? Jawaban pak Rega bagaimana,”

Papa Harun terkekeh melihat ekspresi Aldo, tidak dia pungkiri kalau Aldo bukan hanya asisten pribadi Rega putranya. Bagi Rega maupun keluarga Setyadarma, Aldo juga sudah seperti keluarga. Setiap kali Rega mendapatkan masalah, Aldo lah yang pertama kali akan bertindak membantu. Meskipun memang itu sudah menjadi tugasnya.

Papa Harun lantas mengajak istrinya dan juga yang lain untuk bergegas masuk, tidak lupa Rega mengeluarkan bucket bunga dari dalam mobil dan membawanya. Mama Indah menghela napas melihat itu, tidak tahan juga ibu-ibu satu ini ingin mengomentari putranya tersebut.

“Mau minta maaf itu bawa coklat, kue atau perhiasan. Ini malah bawa bunga, mana bunganya bukan mawar tapi daisy. Kenapa tidak bawa bunga bank sekalian,” cibir mama Indah.

“Rhea tidak suka yang begituan ma, tidak suka mawar juga. Lebih suka bunga daisy,” jawab Rega.

Papa Harun hanya bisa menggeleng. “Bosmu itu, Do. Payah,” lirihnya.

Aldo tertawa ringan. “Sudah dari dulu, om. Kalau tidak payah mana mungkin tidak bisa membedakan mana angsa sama bebek,”

Papa Harun sudah hampir tertawa mendengar ucapan Aldo, namun dia menahannya karena tuan rumah ternyata sudah keluar untuk menyambut ke datangan mereka.

“Selamat datang di gubuk sederhana kami, Harun. Mari silahkan masuk!” papa Andi menyambut kedatangan mereka bersama mama Nirma dan Karin yang mengekori dari belakang.

“Terimakasih, Andi. Aku harap malam ini berjalan dengan baik,”

Mama Indah dan papa Harun masuk lebih dulu ke dalam rumah keluarga Darmawan.

“Silahkan duduk mbak Indah, mas Harun! Maaf seadanya,” ucap mama Nirma.

Mama Indah tersenyum dan mengangguk, mereka berdua duduk lebih dulu. Sementara Aldo dan Rega menyusul masuk, Karin menyapa mereka berdua.

“Sudah baikan, Rin?” tanya Rega.

“Sudah kak,” jawabnya diangguki Rega.

Rega dan Aldo berjalan melewati Karin, Aldo memperhatikan perubahan ekspresi Karin dari tersenyum ramah menjadi tersenyum kecut sambil memandangi punggung Rega yang berjalan menuju ruang tamu. Aldo mengangkat ke dua bahunya, dia tidak perduli dengan apa yang sedang di pikirkan Karin.

Sementara itu Karin tersenyum kecut karena dia tahu benar kalau Rega sudah mengambil keputusan, benar ucapan Alya. Rega bukan memilih dirinya, melainkan tetap memilih Rhea kakak mereka. Karin bisa melihat itu dari bucket bunga yang Rega bawa, bunga daisy dengan bentuk love terbingkai di tengahnya. Bunga tersebut bukan bunga favorit Karin, melainkan bunga favorit sang kakak.

“Kamu bisa, Karin. Kamu adalah antagonisnya di sini,” batin Karin, apapun nanti yang terjadi dia sudah siap menghadapinya. Hana satu yang Karin tidak akan sanggup hadapi, yaitu kakaknya…Rhea.

 

1
partini
aiden untuk saat ini kamu lelaki terBeGE,dammm letoyyyyyy
partini
yg ini full mengseddih
a yulaela_fa(Ayu Anfi): hidup karin lbh mengsedih dr rhea ternyata huhu🫣
total 1 replies
muthia
ulat bulu ulat bulu
a yulaela_fa(Ayu Anfi): hrs dbasmi ya kk 🤭
total 1 replies
muthia
semangat thor selalu di tunggu up nya 🙏❤
a yulaela_fa(Ayu Anfi): siap kk
total 1 replies
partini
ibu mertua lucknat
a yulaela_fa(Ayu Anfi): 🤭 hrs dibasmi pke roundap kalo kata aretha sm viam
total 1 replies
muthia
semangat dan sehat selalu 🙏❤
muthia
baru sempat hadir, banyak acara tetangga🙏🙏
muthia: ❤❤❤❤❤
total 2 replies
partini
Alvin cadel,, kalau merujuk dr novel sebelah agak lelet si aiden ya Thor bakal elus dada lama si Karin
partini
masa lama ya Thor drama rumah tangga nya
a yulaela_fa(Ayu Anfi): engga ka... klo g keblabasan 2 eps nnti lgsg loncat ke alvian yg 3 thn.
total 1 replies
Zea Rahmat
emang otaknya gesrek.... kaga ada hubungan neeee🤣🤣🤣
a yulaela_fa(Ayu Anfi): 🤭🤭 dia msh denial
total 1 replies
Anto D Cotto
menarik
Anto D Cotto: sama2 👌👍
total 2 replies
Anto D Cotto
lanjut crazy up Thor
a yulaela_fa(Ayu Anfi): smg nnti ato bsk bs lbh dr 2 ya kk..
total 1 replies
Zea Rahmat
alur mundurnya jgn kelamaan ya ka🤭🤭
a yulaela_fa(Ayu Anfi): kagak sist... hbs ini kan mrk nikah. di part rhea kan mrk nongol dikit.. 🤭
total 1 replies
Zea Rahmat
disini blm ketemu Aiden ya
a yulaela_fa(Ayu Anfi): hbs ini ketemu... knnpas otw rega kec ini
total 1 replies
Zea Rahmat
ternyata karin pura2 jd antagonis🤔🤔
a yulaela_fa(Ayu Anfi): 🤭🤭🤭 gara2 slh phm doangqsbnrny, sm dicekokin maknya
total 1 replies
Zea Rahmat
ouhh pantes alvian nempel ke Rhea... udh di ulti am emaknya🤣🤣🤣
a yulaela_fa(Ayu Anfi): wkwkwk msh sebiji polong aja udh diulti maknya 🤣
total 1 replies
partini
ok lanjut Thor
a yulaela_fa(Ayu Anfi): otw kk 🤭❤️
total 1 replies
Zea Rahmat
pecah telor juga ka🤭🤭🤭
a yulaela_fa(Ayu Anfi): 🤭🤭🤭 lama y sist....aq blm pernh soalekan nulis kish yg ada ksus diawl lgsg hamidun... jd tu mkr dl majju mundur syantik wkwk
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!