NovelToon NovelToon
DOSA! SUAMIKU MERTUAKU

DOSA! SUAMIKU MERTUAKU

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:585k
Nilai: 4.5
Nama Author: indraqilasyamil

Selvi adalah gadis pintar yang baru mengenal cinta , Namun perjalanan cinta nya tidak mulus karena , ulah kekasihnya dia harus menikah muda ,Aldo sebagai suami harus tetap menyelesaikan study nya dan pernikahanpun harus di tutup khlayak umum , hanya saja ibunda Aldo tidak menyetujui pernikahan Selvi dan Aldo hingga berbagai cara membuat Aldo dan Selvi berpisah
Liku liku kehidupan di lalui Selvi ,hingga karena ulah ibu mertuanya Selvi akhirnya menyimpan dendam dengan Aldo dan Ibunya .
hingga suatu hari diapun pura-pura menikahi ayah Aldo demi melampiaskan dendamnya
bagaimana kelanjutannya , apakah selvi akan terus bersama dengan suaminya yang juga mertuanya , ataukah akhir kisahnya dia akan hidup bahagia ataukah malah sebaliknya ?
ikutin terus ceritanya ya
Amel dan Cindy adalah sahabat selvi dan Virgin merupakan pelakor di kehidupan Selvi dan Aldo .

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon indraqilasyamil, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

selvi mulai curhat ke amel tentang semuanya

suasana malam itu di rumah sakit semakin terasa dingin , angin malam pun mulai berhembus , di sudut rumah sakit tepat di bangku depan ICCU selvi ,amel dan mamanya masih setia menunggu kabar baik dari dokter

beberapa saat kesunyian mulai pecah dengan suara langkah kaki yang begitu ramai , mama langsung berdiri penuh kecemasan karena dokter bersama beberapa dokter lainnya seakan tergesa gesa pertanda darurat

tak tau apa yang ada di benak mereka bertiga , hanya doa yang terdengar dari mulut mereka , " semoga papa sadar ,semoga papa cepat sembuh ,semoga papa baik baik saja " hanya itu yang selalu terucap

ada sekitar 2 jam lebih dokter di dalam ruangan ICCU , tak lama terdengar mikrofon panggilan untuk keluarga bapak hidayah pramudita di tunggu di ruang ICCU

oh jantung kami seakan terhenti ada apa ini mungkin apa yang kami pikirkan ini sama .

kami saling berpandangan dan saling menguatkan

POV

amel

mudahan om baik baik saja dan mudahan ini berita baik bagi kami semua

" tante sebaiknya tante segera masuk ,mudahan ini kabar baik buat kita " ujar amel sambil memegang tangan mereka untuk saling menguatkan

mama selvi bergegas masuk dan sedikit gemetaran takut melihat kabar yang tak sesuai harapan

POV

selvi

di dalam ruangan ICCU ntah apa yang di sampaikan dokter ke mama , aku dan amel hanya bisa menunggu dengan sabar dan perasaan cemas .

" amel.... aku bersalah dalam hal ini , aku udah buat papah sakit ,aku juga buat mama dan kamu cemas "

sambil memeluk selvi " emang selvi udah mau berbagi cerita dengan amel ? " tanya amel dengan lembut

selvi terdiam agak lama suasana kembali hening dan angin malam mulai menusuk ke tulang tulang rasa dingin semakin menyelimuti

amel pun mulai membuka suaranya

" waktu itu aku sempat cerita tentang aldo ke amel kan ? lewat wa pas amel dan aldo berada di rumah vi " angguk amel seakan mengiyakan dan mengharap lanjutan cerita sahabatnya tersebut

akhirnya vi mulai cerita kembali

beberapa hari dari saat itu aku dan aldo jadian kami selalu jalan berdua hari hari ku selalu bersamanya

setiap pagi aldo menjemputku dan mengantarku pulang seperti layaknya orang yang lagi kasmaran pada umumnya

semua yang ku alami masih ku ceritakan ke cindy , tapi tidak semuanya karena ada hal hal yang aku anggap privasi buatku , karena aku takut jika cindy tau aku akan malu ,beda halnya denganmu amel aku bisa menceritakan semua tentang diriku .

seiring berjalannya waktu aku memang baru mengenal cinta dan aku benar benar seperti baru belajar , saat itu aku menjadi seperti bukan diriku

sambil kupeluk lagi amel dan menangis di pundaknya

" menangis lah jika itu memang bisa melegakanmu vi " sambil mengusap usap tubuhku amel menenangkan ku dan berharap aku melanjutkan ceritaku

aku tidak fokus belajar hari hariku malah sibuk dengan aldo , hingga suatu hari aldo mengajak ku ke puncak di acara ulang tahun kawan nya kebetulan saat itu kami ada libur sekolah 3 hari , sepanjang perjalanan menuju puncak cuaca semakin dingin karena saat itu mau turun hujan

alhamdulillah kami sampai sebelum hujan turun , semakin malam semakin dingin aku minum wedang jahe yang di antarkan salah satu temannya

entah mengapa kepalaku menjadi pusing dan aku semakin merasa ngantuk sekali , aldo pun mengantarkanku untuk beristirahat

saat tiba di kamarku aldo mengantarkanku sampai kedalam ruangan itu, karena cuaca semakin dingin aldo memelukku aku sudah tak kuasa menahan kantukku dan rasa sakit di kepalaku

kecupan lembut melayang di keningku dan pipiku aku sempat merasakan sesuatu yang hangat di bibirku , aku mulai menanggapi rasa nyaman itu karena aku merasakan badanku merespon kehangatan , tapi saat itu aku setengah sadar

selanjutnya aku tidak tau kegiatan apalagi yang terjadi , yang kutau jam 3 malam aku terbangun dengan posisi tanpa sehelai benang pun menempel di tubuhku , dan disebelahku ada aldo sedang memelukku erat dan pulas tertidur ,

titik bening mulai jatuh kembali membasahi pipiku

"amel... hiks hiks hiks "

aku menangis lagi memeluk amel

dan amel memasang wajah ntah marah ntah bingung dan ada rasa kecewa di wajahnya

tetapi amel tetap memeluk ku dan menenangkanku " apa kamu mau melanjutkan ceritamu atau nanti saat di rumah ? "

aku tidak bisa berkata lagi ,lidahku terasa kaku sehingga tak dapat melanjutkan ceritaku

******

suara pintu di buka terdengar sangat nyaring di telingaku , ternyata salah satu dokter keluar dari ruangan tersebut , tak lama kemudian

aku hapal langkah kaki itu ,ya ! langkah kaki mama ku , oh tuhan kenapa mama lunglai , apa yang terjadi pekik ku dalam hati , aku bergumam , banyak rasa takut ,aku gak sanggup kalau musti kehilangan papah saat ini .

selain amel papa adalah tempat ke dua semua curahan hatiku ,semua masalahku selalu bisa papa selesaikan dengan cara caranya yang bijak , malam itu aku juga mencurahkan ke papah dengan polosnya , aku tidak berfikir bahwa ini akan membuat papah begini .

malam itu aku hanya berfikir aku merasa di khianati oleh orang yang mulai kusayangi , dalam lamunanku ,semua penyesalan itu muncul di dalam otakku bahkan aku berfikir untuk pergi selamanya dari dunia ini jika terjadi apa apa dengan papa .

" vi...... sudah enakan " tanya mama

ternyata aku pingsan lagi " iya ma, kenapa selvi disini ? seharusnya kita kan menemani papa di ICCU ? " tanyaku penuh cemas sembari mengumpulkan tenagaku

mama mengelus kepalaku " udah ,papa baik baik saja ada amel menemani , sekarang selvi harus kuat dulu " dengan lembut mama menyuapiku ntah apa yang terjadi kelembutan mama menenangkanku , suapan demi suapan mama berikan kepadaku oh inilah bidadari surganya papa , wanita yang terlihat lemah tapi sanggat kuat dan tegar , berbeda dengan aku anak semata wayangnya yang selalu terlihat kuat tetapi sangatlah rapuh dan lemah

mama mulai berbicara lagi " selvi jangan terlalu mikir ya kasian malaikat kecil yang bersama selvi nanti ikut stresss " ucapan mama barusan membuat aku penuh tanya

" ma selvi kenapa ma ,kok mama bilang malaikat kecil ? ma jawab selvi " titik bening kristal mulai membasahi wanita tercantik di hidupku itu

" mama jawab selvi ma " rengekku menuntut jawaban mama

mama hanya memeluk ku sambil menangis

POV

mama

saat aku melangkah keluar dari ruangan itu , aku hanya berfikir aku harus kuat karena semua beban di pundak papa pindah kepundak ku , aku punya putri yang selalu butuh dukunganku .

semua rencana kedepan untuk hidup mereka ada di pikiran mama , hingga terdengar suara

bugs

astagfirullah , anak ku jatuh dan lunglai di depan mataku ,mungkin dia sangat lelah dan kepikiran papanya

" dokter ,dokter ,perawat siapa saja tolong " teriak amel sambil memangku kepala selvi

aku hanya terpaku dan seperti tambah berat langkahku melihat kejadian itu , saat suara roda tempat tidur ditarik mendekat aku baru tersadar

segera kupeluk anak ku selama perjalanan ke UGD ku panggil namanya " selvi.... selvi.... bangun sayang ,mama disini selvi jangan sakit juga , mama gak mampu sendiri "

oh tuhan cobaan apa ini bertubi tubi terasa ,tapi aku yakin ini terbaik untuk ku ,cemas ku menunggu dokter selesai memeriksa selvi

datanglah waktu dokter memanggilku ,untuk menjelaskan keadaan selvi

" anak ibu hanya kelelahan , hanya saja ibu harus lebih sabar lagi karena .... " lama sekali dokter melanjutkan ucapannnya apa , aku takut selvi ada penyakit karena ini kali ke dua selvi pingsan tiba tiba

" karena apa doc? " tanyaku cemas

" ibu harus lebih kuat ya , saya yakin ibu kuat ... jadi anak ibu saat ini berbadan dua " ujar dokter menyelesaikan informasinya

saat itu perasaanku seperti terkena badai yang bertubi tubi ,petir seperti menyambarku , aku benar benar terdiam

dan pipiku mulai basah , tak tau lagi aku harus bangaimana ,mau marah tapi kasian anak ku saat ini dia butuh dukungan , terasa benci dengan semua ini siapa laki - laki yang sebejat itu mengotori anak ku , tapi aku kembali berfikir semua beban sekarang di pundak ku, aku harus menyelesaikan dengan caraku .

kembali ku melangkahkan kaki perlahan ke ICCU menemui amel sepanjang langkahku aku berfikir banyak hal , mungkin ini penyebab papah terkena serangan jantung , ah kalopun memang ini penyebabnya aku yakin ini juga kehendak tuhan

" tante ... bagaimana selvi ? sudah sadar " terlihat kecemasan di wajah amel saat bertanya denganku

" tante yang sabar ya ? " belum juga aku menjawab dia memberi pertanyaan lagi

akupun duduk dan perlahan ku buka mulutku untuk menceritakannya ,saat ini amel satu satunya orang yang bisa ku jadikan tempat keluh kesah ku dan anak itu juga sudah seperti anak ku sendiri dan tempat ku mengetahui perkembangan anak gadis ku " tante bingung musti cerita darimana mel " ucapku

" tante minum dulu biar agak legaan dan tenang " pinta amel kepadaku

kuteguk air mineral yang di berikan amel " tante mau titip om dulu ya mel dan tante mau menjaga selvi hingga sadar " pintaku ke amel

" iya tante , in syaa allah semua akan baik baik saja amel yakin " sambil memeluk tubuhku , amel berusaha menguatkan ku

aku mulai menceritakan ke amel kondisi papa selvi dan kondisi selvi .air mata terlihat menetes di pipi amel

sehingga amel pun bercerita tentang curhatan selvi yang belum selesai " terimakasih ya amel selalu jadi sahabat selvi , tante mohon sementara kita tutup dulu ini rapat rapat , hingga papa selvi benar benar pulih dan bisa di bawa pulang "

" baik tante ,amel paham ... tante yang sabar ya " rujuk amel lagi .

akupun kembali melangkah ke UGD untuk menemui selvi

*******

selvi

" ma kenapa mama menangis ,jawab selvi ma ,please " mohonku ke mama untuk mencari tau apa yang terjadi denganku

tapi mama masih belum bisa bicara , kupeluk mama dengan erat hingga mama mulai mau bicara

" minum dulu sayang , kamu istirahat saja dulu ,jika sudah sehat lagi mama akan cerita semuanya " bujuk mama sambil mengelap pipinya dengan jari jarinya yang lembut

bersambung .............

1
indrayani riri
kecewa...ngk suka aku sm zahra yg kata nya "SOLEHA"
Wah Yunick
ending kurang memuaskan😆😆😆
Juni widiyanti
akhirnya anak yg jd korban...
kasiam silvi g dpt pasangan n bahagia....
Al Asroh
akhir yg menyedihkan , blas dendamny gx hot
Al Asroh
laki2 lemah ciiiihhhh😛😛😛😛
Puja Kesuma
disini zahra wanita egois ...msh memaksa kehendak menikahi aldo yg mencintai selvi dan memiliki 2 anak..hrsnya klo zahra mmg wanita baik dan soleha hrsnya dia lepaskan aldo kembali ke selvi dan anak anaknya bukan malah mempertahankan aldo membiarkan selvi dan anak anaknya pergi... anak anak aldo lebih membutuhkan kasih syg dr org tua yg lengkap gk terpisah.
Mizra May: setuju
total 2 replies
Dewi Nasa
Thor kpn Stevi bahagia nya😭😭😭
Dewi Nasa
plin plan si Aldo gak ada pendirian gak tanggung jawab
Raja Elsa Petriyana
lanjut Thor
Dania Dyvina
yahh,,,aku pikir Zahra bs mempersatukan Selvi dan Aldo,,,thor
M Andika Isma Rokhim
ok
Nelli Susilawati
bahhh..koq tamatnya buru2 gitu thorr..extra part laj thor..blm tau jg apa pertanyaan zahra sm aldo utk kepastian lanjutan hubungan mereka thor...next lah kk..hehhe
Siti Saadah
endingnya mengecewakan
Ida Rose
aduh...kok di ulang2 sih ceritanya...
Nurulfajriyah
end knp tak ada bahagia buat selfi ak merasa alur ini seperti kisah nyata tanpa setingan
Nurulfajriyah
putaran nasib
Nurulfajriyah
curhatsn isyam
Nurulfajriyah
balasan
Nurulfajriyah
seor aldo
Nurulfajriyah
faktanya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!