NovelToon NovelToon
Mariana'S Doll House

Mariana'S Doll House

Status: tamat
Genre:Horor / Kutukan / Hantu / Tamat
Popularitas:10.6k
Nilai: 5
Nama Author: Ayano Kaname

Rumah boneka yang selalu dimainkan oleh gadis kecil bernama Mariana merupakan malapetaka bagi sang sepupu, Lucas Nova dan sang adik, Keane Nova.

Kejadian itu dimulai saat keduanya diminta oleh paman dan bibi mereka untuk menginap selama liburan sekolah dan menemani sang gadis kecil bermain.

Liburan untuk menemani Mariana berubah menjadi bencana karena teror dari rumah boneka kecil dan makhluk halus yang mencoba membunuh mereka.

Apakah liburan itu akan menjadi hari kematian ketiganya yang harus terjebak dengan teror dan kutukan dari rumah boneka?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ayano Kaname, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Keanehan yang Nyata

Lucas memandang kedua orang di depannya dan mengingat dengan jelas seperti apa sosok adik dan sepupu kecilnya yang pergi ke dapur.

Mariana memang sedikit pendiam saat datang ke dapur, namun tidak dengan Keane yang tetap bersikap normal.

Selain itu, mereka berdua juga mengobrol dengan normal di dapur sehingga aneh sekali jika sosok yang bertemu dengannya bukan sang adik sungguhan.

Keane yang melihat sang kakak berwajah pucat mencoba mengalihkan obrolan tadi.

"Makan siangnya sudah jadi kan? Kita bisa makan sekarang?"

"Oh?!" Lucas terkejut dan pikiranya kembali jernih. "Kita makan dulu. Yang barusan...tolong diabaikan. Kurasa aku melamun."

"Ya sudah," kemudian Keane menghampiri sepupu kecilnya dan berkata, "Mariana, kita makan dulu ya."

Gadis kecil itu meninggalkan rumah bonekanya. Saat itu, boneka-boneka itu tergeletak di lantai. Tidak ada satupun boneka yang ada di dalam rumah.

Namun, jika diperhatikan dengan baik, ada boneka lain yang cukup mengerikan di dalam dapur yang ada di dalam rumah boneka Mariana.

Satu boneka yang awalnya terlihat tersenyum, kemudian mengeluarkan cairan merah kental yang membasahi bagian dapur di dalam rumah boneka tersebut.

Ketika Lucas, Keane dan Mariana pergi ke dapur, ketiganya sedikit dikagetkan oleh sesuatu yang ada di lantai dapur.

Sesuatu yang berwarna merah, mengalir seperti air. Perlahan, semakin banyak dan semakin banyak seperti keran air yang terus menyala. Tapi air yang keluar berwarna merah.

Sontak, ketiganya kaget bahkan Mariana kecil sempat berteriak.

"Kyaaa!!! Kenapa dengan dapurnya, Lucas?!"

Lucas yang syok langsung berlari ke dapur. Tentu saja dia meminta sang adik menjaga sepupu kecil mereka.

Saat tiba di dapur, sungguh aneh karena dari dalam dapur semua tampak bersih, tidak ada air berwarna merah mengalir, tidak ada hal aneh terjadi.

Akan tetapi dia tidak bisa berbohong bahwa jelas ada sesuatu yang mengalir dari dapur. Kali ini bukan hanya dirinya, namun sang adik dan sepupu manisnya juga melihat hal tersebut dengan jelas.

"Apa-apaan ini..."

Lucas memeriksa lantai, keran dan melihat meja makan. Di atas meja, ada dua gelas kosong dengan noda merah di dinding luar gelas.

-Deg

Lucas semakin pucat, cemas dan takut. Ini jelas bukan hal normal.

Dari luar dapur, sang adik berteriak. "Lucas!!!"

Lucas bergegas keluar dan melihat sang adik memeluk sepupu manis mereka. Saat di luar, tidak ada apapun kecuali lantai bersih. Tapi ekspresi Keane tidak kalah kagetnya.

"Lucas, tiba-tiba saja airnya menghilang. Apa yang terjadi? Aku tidak sedang bermimpi kan?" tanya sang adik seakan tidak percaya.

Lucas sendiri bingung dan bercampur dengan rasa khawatir.

"Apa yang barusan itu? Sekilas dari dapur ada air seperti warna...darah. Tapi menghilang kembali dan kali ini bukan hanya aku yang melihatnya."

"Keane...bahkan Mariana juga melihatnya secara langsung. Apa ada hal yang...mengganggu kami?"

Mariana memeluk Keane dam bertanya, "Apa dapurnya sudah baik-baik saja? Mariana tidak mau makan di dapur."

"Mariana mau makan di ruang tamu saja. Tidak apa-apa kan, Lucas? Keane?"

Gadis kecil itu bertanya pada kedua kakak sepupunya dan mau tak mau, kedua pemuda itu harus setuju.

Lucas mengambil makanan mereka satu per satu sedangkan Keane mengantar Mariana kecil kembali ke ruang tamunya.

Di dapur, Lucas melihat gelas di atas meja tiba-tiba menghilang.

"Apa yang terjadi?"

Tentu dia syok. Namun...

"Lucas, mau kubantu?"

Suara itu adalah suara sang adik, Keane yang entah sejak kapan ada di belakangnya. Ekspresi kaget Lucas tidak bisa disembunyikan.

"Keane! Jangan membuatku kaget."

"Maafkan aku. Aku pikir kau akan baik-baik saja. Kenapa pucat sekali wajahmu itu?"

"Aku kaget. Bukankah kamu harus menjaga Mariana."

Keane tersenyum dan berkata, "Akan aku bawakan makanannya. Berikan padaku."

Lucas memberikan dua piring makanan dan Keane membawanya keluar. Tidak lama kemudian, Keane datang lagi dan membantu Lucas membawakan makanan.

Saat Lucas hendak membawa piring dan gelas terakhir, di belakangnya sudah berdiri sosok sang adik yang seakan pergi hanya dalam waktu satu kedipan mata.

"Ce–cepat sekali..." Lucas menjadi heran.

"Ahaha, sini. Aku bawakan saja semuanya. Nanti kau tinggal membawakan jusnya."

Lucas setuju. Tapi sebelum keluar, Lucas bertanya pada sang adik.

"Keane..."

"Ya?"

"Kamu...Keane iya kan?"

"Hmm? Kenapa bertanya? Memang kau punya berapa saudara, Lucas?"

"Tidak. Hanya saja...sebelum ini aku seperti bertemu Keane yang bukan Keane."

"Ahahaha! Apa itu Keane yang bukan Keane. Sudahlah, aku bawakan ini ya. Mariana pasti kelaparan."

Lucas tersenyum dan mengaguk. Dia berjalan keluar dapur dengan membawakan jus. Saat tiba di ruang tamu, Lucas terlihat cukup senang.

"Keane, jusnya sudah kubawakan."

"Oh. Letakan di meja. Dimana makanannya. Perlu kubantu untuk membawanya ke sini?"

"Apa?"

Sekarang, Lucas semakin bingung dan semakin tidak mengerti dengan apa yang baru saja terjadi.

"Bukankah makanannya sudah kamu bawa dari dapur tadi?"

Keane terlihat bingung, "Hah? Aku? Kapan aku ke dapur? Kau tau Mariana tidak mau sendirian karena kejadian tadi kan?"

"...!!"

"Lucas, kau itu kenapa? Ini masih siang dan kenapa jadi bingung begitu? Apa yang terjadi?!"

Lucas hanya bisa terdiam dengan perasaan khawatir dan takut.

...\=\=\=\=\=\=\=***\=\=\=\=\=\=\=...

1
@Han Boshalvaya ୧⍤⃝🍌
Udah tamat aja /Scare/.
Ayano: ada lanjutannya Wak. lagi otw cuma mikir mo di up kapan 🤭
total 1 replies
ˢ⍣⃟ ₛHujan
Denial banget, ishhh!!! 😮‍💨
Ayano: Aku pinjemin pentungan wak biar dia gan denial
total 1 replies
ˢ⍣⃟ ₛHujan
Nah, kan. Kalau ini film, aku dah ancang² nutupin muka pake bantal. 😆
Ayano: nanti pas nutupin muka pake selimut, ternyata pas dibuka tau tau di depannya muncul hayooo🤣
total 1 replies
ˢ⍣⃟ ₛHujan
Menarik ndasssmu!
Ayano: siapa tau menarik beneran 🤣
total 1 replies
❥␠⃝ ͭ🍁MH-🅨🅤🅛🅘🅐🅝🅣🅨👻ᴸᴷ
waahh.. seru.. seru...
Ayano: Arigatou
total 1 replies
❥␠⃝ ͭ🍁MH-🅨🅤🅛🅘🅐🅝🅣🅨👻ᴸᴷ
oohh orang itu.. eh orang apa bukan sebenarnya dia ya?
Ayano: Masih jadi misteri
total 1 replies
❥␠⃝ ͭ🍁MH-🅨🅤🅛🅘🅐🅝🅣🅨👻ᴸᴷ
what❓ apa kutukannya blm hilang?
Ayano: Mungkin masih tapi....ada deh
total 1 replies
❥␠⃝ ͭ🍁MH-🅨🅤🅛🅘🅐🅝🅣🅨👻ᴸᴷ
tapi siapa orang yang memberikan rumah boneka tsb? apa maksud dan tujuan nya memberi rumah boneka terkutuk itu?
Ayano: Itu untuk nanti 🤣
soalnya masih akan ada ke depannya 🤣
total 1 replies
❥␠⃝ ͭ🍁MH-🅨🅤🅛🅘🅐🅝🅣🅨👻ᴸᴷ
yang penting semua selamat
Ayano: Tapi tau dah yang selanjutnya selamat kagak 🤣
total 1 replies
❥␠⃝ ͭ🍁MH-🅨🅤🅛🅘🅐🅝🅣🅨👻ᴸᴷ
misteri apa lagi itu?
Ayano: rahasia 🤣
total 1 replies
❥␠⃝ ͭ🍁MH-🅨🅤🅛🅘🅐🅝🅣🅨👻ᴸᴷ
jangan2 mereka sengaja meninggalkan anak dan keponakan nya 😅
Ayano: Mungkin. Apakah itu mungkin 🤣
total 1 replies
❥␠⃝ ͭ🍁MH-🅨🅤🅛🅘🅐🅝🅣🅨👻ᴸᴷ
mungkin meleleh 😅😅
Ayano: melebur seperti kenangan mantan wak
total 1 replies
❥␠⃝ ͭ🍁MH-🅨🅤🅛🅘🅐🅝🅣🅨👻ᴸᴷ
wa ini seru.. pendeta vs iblis
Ayano: kadang yang gelap yang.....aduh rahasia
total 1 replies
❥␠⃝ ͭ🍁MH-🅨🅤🅛🅘🅐🅝🅣🅨👻ᴸᴷ
nah .. percaya kau kan sekarang pak?
Ayano: baru percaya kalo udah ngalamin sendiri wak
total 1 replies
❥␠⃝ ͭ🍁MH-🅨🅤🅛🅘🅐🅝🅣🅨👻ᴸᴷ
buruan pak penyidik.. hal lain pikir nanti😅
Ayano: Kalo ampe mereka kenapa napa, didemo! bilangin wak
total 1 replies
❥␠⃝ ͭ🍁MH-🅨🅤🅛🅘🅐🅝🅣🅨👻ᴸᴷ
napas dulu wak.. tegang amat 😅😅
Ayano: tau nih. tegang bener wak 🤣
total 1 replies
❥␠⃝ ͭ🍁MH-🅨🅤🅛🅘🅐🅝🅣🅨👻ᴸᴷ
syukur lah mereka sdh datang ayo cepat 2 keburu mati
Ayano: panggil damkar wak
total 1 replies
❥␠⃝ ͭ🍁MH-🅨🅤🅛🅘🅐🅝🅣🅨👻ᴸᴷ
baru juga ide mau bakar rumah.. malah kebakaran 😅
Ayano: 🤣🤣🤣 kejadian sebelum direalisasikan artinya alam merestui wak
total 1 replies
❥␠⃝ ͭ🍁MH-🅨🅤🅛🅘🅐🅝🅣🅨👻ᴸᴷ
apa ini waktu rumah bonekanya diguyur air sakti?
Ayano: harus panggil pemburu hantu sih
total 1 replies
❥␠⃝ ͭ🍁MH-🅨🅤🅛🅘🅐🅝🅣🅨👻ᴸᴷ
waduuuh keburu kehabisan darah si Keane
Ayano: Nooo!!!!
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!