NovelToon NovelToon
Terjerat Cinta Sang Penguasa

Terjerat Cinta Sang Penguasa

Status: tamat
Genre:One Night Stand / Cinta Seiring Waktu / Romansa / Tamat
Popularitas:3.1M
Nilai: 4.7
Nama Author: Triana mutia

Naya harus menerima sebuah kenyataan bahwa sang kekasih menjalin hubungan dengan orang terdekatnya

Naya yang bertekad ingin menikmati hidupnya harus terjebak dan menghabiskan malam dengan seorang pria yang selalu bersikap dingin kepada para wanita

Bagaimana bila pria tersebut ingin memiliki Naya untuk selamanya?

Apakah Naya dapat meraih kebahagiaan bersama pria tersebut?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Triana mutia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Masuk Perangkap

Nico terus menatap ke arah Ardi dengan serius

"Jangan berharap gw pulang cepat malam ini, apa lu lupa kalau besok hari libur?" ucap Ardi

"Seharusnya lu sedikit pengertian dong sama perempuan itu," ucap Nico dengan wajah malas

Ardi hanya terdiam dan terlihat tak perduli dengan itu semua

"Gw merasa kalau dia itu perempuan baik-baik, gw cuma mau berbaik hati dan menjaga dia dari para pemburu ga jelas yang ada di tempat ini." lanjut Nico

Ardi pun tersenyum dingin

"Lebih tepatnya lu yang mau berburu kijang baru itu kan?"

Nico pun tersenyum sambil menganggukkan kepalanya tanpa rasa malu sama sekali

"Mau sampai kapan otak lu isinya cuma hal kotor seperti itu?" tanya Ardi dengan dingin

"Sampai gw merasa bosan, tapi gw rasa sampai kapan pun gw ga akan pernah bosan dengan hal seperti ini." jawab Nico dengan santai lalu tertawa lepas

Ardi pun hanya memasang wajah malas dan membuang pandangan matanya dari sang sahabat, itulah persahabatan mereka berdua selama ini. Mereka saling mengetahui kekurangan dan kelebihan mereka masing-masing, tapi mereka juga saling menghargai keinginan dan pendapat satu sama lain

Waktu pun terus berlalu, dentuman demi dentuman musik yang cukup keras terus di mainkan di tempat itu. Baik Ardi maupun Nico terus menikmati minuman yang berada di hadapan mereka, Nico yang memang seorang buaya kelas berat tapi dia tidak pernah memanggil wanita manapun saat sang sahabat berada di dekatnya

Sedangkan Naya yang tidak tau bagaimana cara menikmati hiburan di tempat seperti itu hanya bisa menikmati minuman yang ada di hadapannya sedikit demi sedikit, Naya pun mulai bangkit dari duduknya dan meninggalkan meja tersebut karena dia merasa bahwa dia butuh ke kamar kecil

Secara kebetulan tatapan mata Ardi tertuju ke arah meja Naya yang saat itu sedang tak berpenghuni, saat itu Ardi melihat ada seorang laki-laki yang mulai mendekati meja Naya. Ardi pun melihat bahwa orang tersebut memasukkan sesuatu ke dalam gelas minuman Naya

"Akhirnya sebentar lagi di kijang baru akan jatuh ke dalam perangkap sang pemburu, tapi maaf karena saya tidak akan melakukan apapun untuk menyelamatkan kamu. Karena kamu harus merasakan hasil perbuatan kamu datang ke seperti tempat ini," batin Ardi sambil tersenyum dingin

Naya kembali ke tempat semula tanpa tau apa yang sudah terjadi, sedangkan Ardi semakin memperhatikan Naya dengan seksama sambil tersenyum dingin. Laki-laki dingin itu merasa Naya bagaikan seorang anak kecil yang sedang di bodoh-bodohi oleh orang lain

Laki-laki yang tadi sempat memasukkan sesuatu ke dalam minuman Naya mulai mendekati Naya dan mengajak untuk berkenalan, sudah pasti hal tersebut di sambut baik oleh Naya karena dia memang tidak mengenal siapapun di tempat itu. Mereka pun mulai berbincang ringan dan membuat Naya menjadi nyaman, tapi di sela percakapan mereka laki-laki tersebut terus meminta Naya untuk meminum minuman yang berada di dalam gelasnya

"Akh!! sial!!" umpat Nico

Ardi pun langsung menatap ke arah sang sahabat

"Kijang baru gw sudah masuk perangkap orang ga jelas," lanjut Nico

Ekspresi wajah Nico saat itu menunjukkan perasaan kecewa karena dia telah kalah sebelum berjuang, sedangkan Ardi hanya tersenyum dingin melihat ekspresi wajah sang sahabat

"Gw mau cabut duluan ya," ucap Ardi

Nico pun langsung menatap tajam ke arah Ardi

"Kenapa?" tanya Ardi dengan dingin

"Lu pasti sengaja kan?"

"Maksud lu?" tanya Ardi sambil mengerutkan keningnya

"Kenapa lu ga cabut dari tadi aja sih? kenapa lu baru mau cabut setelah ada yang dekati perempuan itu? kalau lu cabut dari tadi, seharusnya gw masih ada kesempatan untuk dapat perempuan itu." gerutu Nico

Ardi pun menampilkan sebuah senyuman yang terlihat sedikit sinis

"Gw lebih suka dia di ambil laki-laki ga jelas dari pada dia di ambil sama lu, supaya gw ga perlu merasa bersalah karena melihat lu menghancurkan perempuan baik-baik." ucap Ardi

"Teman apa sih lu?" tanya Nico dengan wajah malasnya

Saat itu Ardi hanya terdiam sambil menampilkan sebuah senyuman yang terlihat sedikit sinis, dia pun mulai mengangkat gelasnya dan menghabiskan minuman yang berada di dalam gelasnya

"Gw duluan ya," ucap Ardi

Ardi pun mulai bangkit dari duduknya dan melangkahkan kakinya untuk keluar dari tempat itu, di saat yang bersamaan Naya mulai merasa ada sesuatu yang sedikit aneh terjadi pada tubuhnya. Naya merasa tubuhnya mulai terasa panas dan kepalanya terasa sangat berat

"Astaga!! apa ini yang namanya mabuk? pengaruh minuman ini terlalu kuat padahal aku cuma minum sedikit, sebaiknya aku pergi dari sini sebelum aku berbuat yang aneh-aneh di tempat ini." batin Naya

Naya yang buta tentang dunia seperti itu tidak ada pemikiran buruk sama sekali dengan orang yang baru saja dia kenal tersebut, dia berpikir bahwa hal yang terjadi kepada dirinya akibat dari minuman yang dia pesan. Sedangkan sang buaya yang mengincar Naya sudah tersenyum penuh kemenangan

Naya pun mulai bangkit dari duduknya dan dia merasa seluruh kekuatannya menghilang entah kemana hingga dia hampir saja terjatuh, dengan cepat laki-laki tersebut menangkap tubuh Naya dan menopang tubuh Naya. Secara kebetulan saat itu Ardi sedang melewati mereka berdua, dia pun tersenyum dingin melihat keadaan Naya yang sudah seperti itu

"Dasar perempuan bodoh!!" batin Ardi

"Kamu baik-baik aja?" tanya laki-laki tersebut kepada Naya

"Aku merasa kurang nyaman, sepertinya aku sudah mulai mabuk. Sebaiknya aku pulang aja sekarang," jawab Naya

"Kalau begitu biar aku antar kamu pulang," ucap laki-laki tersebut dengan cepat

Dengan cepat laki-laki tersebut langsung mengambil tas Naya dan memapah tubuh Naya untuk keluar dari tempat itu, laki-laki tersebut mulai mengarah ke tempat parkir di mana dia meletakkan mobilnya. Saat hampir naik ke dalam mobil mereka Naya pun segera membuka suara

"Ga perlu merepotkan orang lain, sebaiknya aku naik taksi aja." ucap Naya dengan suara yang mulai melemah

Laki-laki tersebut pun menampilkan sebuah senyuman yang terlihat sedikit menakutkan dan mulai mendekatkan bibirnya ke telinga Naya

"Aku ga mungkin biarin kamu pulang sendirian sayang, kalau kamu sampai pulang berarti obat yang aku masukan ke dalam minuman kamu akan berakhir dengan sia-sia dong." bisik laki-laki tersebut

Degh...

"Berarti yang sedang sekarang aku rasakan saat ini bukan karena pengaruh minuman tadi, tapi karena dia menaruh obat di dalam minuman aku. Dasar laki-laki bajingan!!" batin Naya sambil menatap tajam

"Kamu tenang aja sayang karena aku akan membuat malam ini menjadi malam yang berkesan untuk kamu, aku jamin kamu ga akan pernah melupakan malam ini di sepanjang hidup kamu." ucap laki-laki tersebut dengan senyuman yang penuh arti

1
Khoerun Nisa
bahasa yg kaku SM pasang aja bilng nya sya
Zainuri Zaira
bosan bacax masa ea naya mau mengalah trus demi kebahagiaan orng lain..buatlah pameran utamax bersikap tegas jgn menyek2
nissa
mangka nya selesaikan masalah dengan kepala dingin jangan dengan emosi
nissa
ke napa kamu bodoh sek as li naya y as as mpun
nissa
berani amat si rendi ngomong kayak gitu dengan ardi
nissa
udah terima aja nay
nissa
bagus ren, dasar pecundang baru kena bogem sekali langsung kabur
nissa
nahlho mila
nissa
cie2si ardi perhatian banget
nissa
bagus rendi
nissa
dasar si adit
nissa
widih si ardi anak orang tu ar
Eka Bidel
Ini yang kutunggu Nayaaaa
Eka Bidel
Ya Nay, tapi Kamu lebih memikirkan perasaan orang lain daripada Ardi.
Padahal Ardi sudah belajar berubah untuk lebih baik.
Ardi lebih mengutamakan Kamu.
Hubungan yang langgeng harus ada timbal balik nya.
Darmawangsyah Dhamar
mau tamat,masih typo.buka Ra tpi Nay.ma'af yah thor
Darmawangsyah Dhamar
iya aku juga kaget,kirai tiba2 mamanya datang
Darmawangsyah Dhamar
kayaknya typo bukan sudah tpi susah.hmpir gak ngerti
Darmawangsyah Dhamar
benar sekali dugaanmu nico
Darmawangsyah Dhamar
kurung di mansion nanti
Darmawangsyah Dhamar
tdk ada alasan yang diterima perselinkuhan
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!