NovelToon NovelToon
Ta'Aruf Cinta

Ta'Aruf Cinta

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Supernatural / Perjodohan / Tamat
Popularitas:8.8M
Nilai: 4.9
Nama Author: Yuli sumarni

Ini cerita tentang Khalisa yang lulusan sarjana dari Mesir yang kembali ke Jakarta. Khalisa senang kembali ke Jakarta. kembali karena tidak sabar ingin bertemu kekasihnya Reza, tapi Ayah dan Bunda Khalisa ingin menjodohkannya dengan pria lain bernama Desta. Khalisa menyetujui perjodohan ini di karenakan sudah di kecewakan kekasihnya Reza yang telah berselingkuh di depan matanya sendiri...


Hai teman-teman penasaran kan kelanjutan ceritanya gimana? ikutin terus yuk teman-teman! semoga kalian suka dan bisa menghibur kalian 😍😍😍

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yuli sumarni, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Part 5

"Aku mau istirahat Kak, aku capek banget." Sahut Khalisa.

"Oke! sebelum kamu ke kamar, kamu jawab dulu pertanyaan aku! kamu mau maafin aku?" Tanya Desta sambil menatap dengan senyuman kedua mata Khalisa.

"Iya aku maafin, sekarang aku mau istirahat capek." Sahut Khalisa tersenyum.

"Alhamdulillah, masya Allah indahnya senyuman kamu!" sahut Desta memuji Khalisa.

🍁🍁🍁

Akhirnya Khalisa di antar Desta ke kamarnya, Desta pun pamit ke Khalisa. Desta selalu tersenyum melihat wajah Khalisa yang begitu menyejukan mata Desta.

"Aku di kamar sebelah, jika kamu butuh apa-apa telepon aku yah!" sahut Desta sambil tersenyum.

"Ka, makasih yah!" sahut Khalisa memanggil Desta sambil tersenyum.

"Sama-sama, Assalamu'alaikum." Sahut Desta.

"Wa'alaikumsalam Kak." Jawab Khalisa sambil menutup pintu kamar. Akhirnya Khalisa siap-siap untuk mandi dan berganti pakaian.

🍁🍁🍁

Desta sedang melamun memikirkan Khalisa sambil senyum-senyum sendiri, Desta mulai merasakan ada gejolak cinta yang timbul pada Khalisa.

"Nak, belum tidur? Anak Umi yang sebentar lagi mau nikah, senyum-senyum sendiri." Sahut Umi Sarah memegang kepala Desta.

"Mmm, doain Desta ya Mi, semoga Khalisa pilihan yang terbaik buat Desta, dan Desta bisa jadi imam yang baik buat Khalisa." Sahut Desta tersenyum dan mencium punggung tangan Ibunya.

"Pasti Nak, Umi selalu mendukung kamu! ya sudah, jangan banyak melamun! istirahat sudah larut malam!" perintah Bu Sarah.

"Makasih ya Umi, Desta sayang banget sama Umi." Sahut Desta

🍁🍁🍁

Gak lama, Umi Sarah melihat Khalisa mundar-mandir depan kamar seperti kebingungan dan gelisah. Bu Sarah tidak menghampiri dan tidak menegur, karena Khalisa gak akan mau bicara. Bu Sarah masuk lagi ke kamar Desta dan memberi tahu semua ke Desta.

"Ada apa Mi? kok masuk lagi?" tanya Desta.

"Umi lihat Khalisa gelisah, mundar-mandir depan kamar, Umi gak berani menegur, sebaiknya kamu yang tanya ke Khalisa! siapa tahu ia butuh bantuan." Perintah Bu Sarah.

"Baik Umi, Desta coba tanya ke Khalisa!" sahut Desta sambil keluar.

"Khalisa kok kamu di sini? gelisah begitu kenapa?" tanya Desta.

"Kakak, kakak belum tidur? aku malu bilangnya Ka." Sahut Khalisa menunduk.

"Bilang, kamu butuh apa? aku ini calon suami kamu, jadi kalau ada apa-apa kamu bilang!" perintah Desta.

"Aku lapar Kak, hehehe," Khalisa menjawab sambil malu-malu.

"Astaghfirlullah, kenapa gak bilang? kan aku bilang, kalau ada apa-apa telepon aku! ya sudah, biar aku telepon pihak hotel buat antar makanan yah! kamu mau apa?" ucap Desta tersenyum.

"Maaf Kak! aku gak mau ganggu Kakak istirahat, gak enak soalnya." Sahut Khalisa melirik ke mata Desta.

"Aku belum tidur kok, kamu gak sama sekali ganggu, sebentar lagi kita menikah, kamu akan menjadi istri aku, jadi gak ada malu-malu yah!" ucap Desta tersenyum.

"Makasih banyak ya Kak, iya Kak!" jawab Khalisa. Desta langsung menghubungi pihak pelayan makanan di hotel, untuk di bawa ke kamar Khalisa.

"Sudah aku telepon, kamu tunggu aja yah! aku pamit ke kamar dulu!" sahut Desta pamit dan tersenyum ke Khalisa sambil mengucapkan salam.

Ya Allah, Ka Desta baik banget, aku jadi gak enak.

🍁🍁🍁

Gak lama, pelayan hotel datang membawa makanan untuk Khalisa. Khalisa melihat makanan yang dipesan banyak banget, sampai kaget melihatnya.

Ya ampun, lauknya banyak banget, pake roti segala lagi, sawinya gede banget ini! ups..

Akhirnya Khalisa memakannya, meskipun rotinya gak ikut termakan, setelah Khalisa selesai makan, Khalisa baru tidur dengan lelap.

🍁🍁🍁

Keesokan harinya, Khalisa masih tertidur lelap. Mirna datang ke kamar Khalisa dan membangunkannya, karena Desta dan keluarganya sudah menunggu untuk bersiap-siap pulang.

"Maaf Bu, Khalisa masih di kamarnya baru bangun, soalnya saya lihat ia lelah banget." Sahut Mirna.

"Gak apa-apa kok, Umi sama Abi ngerti, mungkin ia kecapean." Ucap Bu Sarah.

"Gini aja deh, Umi, Abi, sama Mba Mirna pulang aja duluan! biar Khalisa sama Desta.

"Ya sudah kalau gitu, jangan macam-macam yah! sabar udah dikit lagi kok! canda Pak Mahmud.

"Abi bisa aja! Khalisa aman sama Desta kok, haha." Jawab Desta tertawa.

"Mba titip Khalisa ya Desta, ia anaknya polos soalnya." Pesan Mirna ke Desta.

🍁🍁🍁

Akhirnya Bu Sarah, Pak Mahmud dan Mba Mirna pulang duluan, sedangkan Desta menunggu Khalisa.

"Ka, maaf aku kesiangan! yang lain mana?" tanya Khalisa tengok kanan dan kiri.

"Mereka sudah duluan, kamu sama aku aja!" Ucap Desta sambil tersenyum.

"Ya Allah, kelamaan ya Ka? aku jadi gak enak nih!" sahut Khalisa.

"Gak apa-apa kok, keluarga aku ngerti kok, ayo kita pulang! kamu lapar gak? kalau lapar kita mampir ke restoran." Ucap Desta.

"Enggak Kak, aku makan roti yang semalam, sayang gak kemakan." Jawab Khalisa.

"Roti semalam? kamu gak makan emang?" tanya Desta.

"Makan kok Kak, tapi hanya rotinya aja enggak, soalnya Lisa kenyang." Jawab Khalisa.

"Enggak basi?" tanya Desta.

"Enggak kok Kak, rotinya masih enak, hehe." Sahut Khalisa tersenyum.

"Aku takut perut kamu sakit, tapi gak apa-apa kan?" tanya Desta kembali.

"Enggak apa-apa Kakak, aku baik-baik aja!" jawab Khalisa.

"Oke kalau gitu, kalau sampai perut kamu sakit kita ke Dokter yah!" Ucap Desta menatap Khalisa.

"Iya Kak, gak apa-apa kok!" sahut Khalisa.

Gak lama, Khalisa dan Desta sampai rumah. dan di sambut dengan keluarga. Raja dan Dewa langsung menarik Desta untuk bermain.

"Raja, Dewa, Om capek! sini main sama Ayah aja yah!" Sahut Jono suaminya Mirna.

"Hmmm, ya udah deh!" jawab Raja dan Dewa mengikuti Ayahnya.

"Kalian sudah sampai, Nak Desta nanti sore ke sini lagi yah! Bunda mau adain pengajian buat selametan kalian." Sahut Bu Maryam.

"Iya Bunda, nanti Desta kesini bersama Abi dan Umi, Desta mohon pamit ya Bunda salam buat Ayah." Jawab Desta sambil pamit.

"Iya, kamu hati-hati yah! salam buat Abi dan Umi kamu yah!" Ucap Bu Maryam.

"Iya Bun, pasti Desta sampaikan, Lisa aku pamit yah!" Desta tersenyum dan mulai merasakan berat meninggalkan Khalisa. Begitu pun Khalisa sudah mulai merasakan berat Desta pulang.

"Hati-hati ya Ka! sahut Khalisa sambil tersenyum.

"Assalamu'alaikum." Salam Desta. Saat Desta mau membuka mobil, Desta di sapa Raja dan Dewa. kedua anak Mirna sudah sangat dekat dengan Desta.

"Om, Om mau kemana?" tanya Raja.

"Raja, Om mau pulang dulu ya sayang, nanti Om main lagi!" jawab Desta sambil memegang kepala Raja.

"Om, jangan pulang, Dewa mau main sama Om, huhuhu,," Dewa menangis menarik tangan Desta.

"Jagoan kok nangis? jagoan gak boleh nangis! Om janji nanti balik lagi, kita main lagi yah!" Desta memeluk Dewa, dan Raja pun ikut memeluk Desta.

🍁🍁🍁

Akhirnya Desta bisa menenangkan Raja dan Dewa. Desta pun pulang dan merasa senang bisa dekat dengan Raja dan Dewa. Desta pun merasa berat meninggalkan anak-anak.

*Bersambung*

1
Lissa Martalia
klo haid 2 3 hari,, apa bisa hamil,,
aku sih 5 hari haid selesai
Word Talens
semoga bisa menjadi inspirasi semua pembaca
Marwah
ganteng banget tuh calonnya
Amanah Amanah
ksihn rja
Amanah Amanah
awS hti2 Jono lgi nyari kesemptn bwt ngerampok
Amanah Amanah
nnti juga Jono akan ktemu blasnnaya
Amanah Amanah
idddih Jono mau ngrampog rumh Desta g bkln bisa kn ada bodyguar
Amanah Amanah
semoga raja cpt di temukn
Amanah Amanah
oooh jdi Jono tuuh Kya gitu ya....
Amanah Amanah
suka dh
Amanah Amanah
lanjuut
Amanah Amanah
semoga itu bukn watak asli nya Mirna ya...
Amanah Amanah
aduuuuh..emng umi Sarah itu klo ngomong suka gbmkirin perasaan orng asl dia ngomong aja
Amanah Amanah
g banget dh,kemna tuh urat malunya Mirna ...
Amanah Amanah
pelajaran buat Mirna biar g kasar dn ceroboh lgi
Amanah Amanah
Mirna itu karakternya keras SMA ank aj g ada lembut2 nya main bentak ,cubit kasar banget g ada jiwa keibuannya
Amanah Amanah
mba Mirna ini di bilang mau di loundry mlh marah buknnya minta maaf krna udh ngerepotin
Amanah Amanah
asyiiik klurganya jdi rukun,cuma umi syarh nih yg msih kdng ngegas
Amanah Amanah
semangat thoor
Amanah Amanah
itulah knpa kita hrus jga lisan,kdng lisan itu lebih tjm dri pedang
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!