selir xiao yue anak nona muda ketiga dari keluarga xiao, dalam hidupnya cinta kebebasan tapi alangkah kagetnya tiba tiba kasim kekaisaran menyampaikan titah dirinya di angkat menjadi selir gara gara ilmu perbintangan
"oh tidakkkkkkk aku pengen bebas"
bagaimana nasibnya yang harus hidup di istana dengan aturan aturan dan saingan ?
.
.
.
.
.
seoson 1 sudah tamat dan beralih ke seoson 2
seoson dua menceritakan perjalanan liyue menjadi xiaoyue
liyue adalah putri rubah yang mengalami sidang langit dan terdampar ke dunia manusia lupa ingatan dan menjadi xiaoyue
berbagai ujian dihadapinya dan kini telah kembali ke Alam abadi tapi dia meminum pelupa ingatan ujian sidang langitnya.
yang ada dipikirannya suami dan dirinya tidak bisa menyatu karena mereka semua tidak hidup lama karena takut dia melihat orang yang di sayang meninggal satu persatu dia meminum lupa ingatan
liyue tidak tau sajah bahwa suaminya juga dari alam abadi
dan juga mereka di jodohkan, bisakah mereka bersatu lg?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon vv, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
misi harus berhasil
tiga hari berlalu kaisar Lian terus bersabar menunggu ceng'er pergi dari kediaman xiaoyue
akhirnya ceng'er pergi dari kediaman xiaoyue
malam itu kaisar Lian pergi kekediaman xiaoyue tanpa memberi tahunya takut xiaoyue ada ajah cara untuk menghindar
"pokoknya malam ini misi harus berhasil" tekat kaisar Lian penuh semangat juang
kaisar Lian mengendap ngendap ke kediaman xiaoyue, seperti maling tak ingin ketahuan
sampai di kediaman xiaoyue, kaisar Lian melihat xiaoyue dengan muka polosnya yang sedang tidur dengan cantiknya
"kamu sangat cantik xiaoyue" puji kaisar Lian
kaisar Lian tersenyum penuh makna, perlahan kaisar Lian membangunkan xiaoyue tapi yang di bangunkan tak bangun bangun, xiaoyue tertidur sangat nyenyak
tak habis pikir kaisar Lian mencium xiaoyue dengan perlahan, mencium dahi, mata, pipi, bibir dan menuju ke leher ciuman yang semulanya pelan menjadi sangat gairah
mata kaisar Lian di penuhi gabut gairah tapi.sayang xiaoyue tak bangun juga, perlahan kaisar Lian membelai belai rambut xiaoyue yang sedang tidur
"tak mungkin aku main sendiri kan?" tanya kaisar Lian pada dirinya sendiri
kaisar Lian memandang xiaoyue aneh
'kenapa xiaoyue tak ada kewaspadaan sedikitpun? bagaimana kalau yang ada di sini bukan aku kan bahaya' tanya kaisar di benaknya
'ini beneran aneh xiaoyue orangnya penuh kewaspadaan pasti ada sesuatu yang membuat xiaoyue tak waspada' curiga kaisar Lian
pandangan kaisar Lian tertuju pada badan Xiaoyue
'apa cuma pikiran ku sajah kenapa xiaoyue terlihat berisi malam ini' kaisar lian bertanya tanya
curiga kaisar Lian membuka baju xiaoyue dengan sedikit canggung
'kenapa harus canggung lian, kau sudah melihatnya dan juga dia istrimu' pikir kaisar Lian di benaknya
perlahan lahan kaisar Lian membuka baju xiaoyue bagian luar selesai dia membuka nya lagi lagi dan lagi tapi masih ada baju yang melekat kaisar sok
"astaga dia sudah jaga jaga" gumam kaisar Lian pelan yang terkekeh dengan kelakuan xiaoyue
'pakaian pakaian ini harus di basmi' pikir kaisar Lian dengan senyum menyeringai
kaisar Lian mengembalikan pakaian ke semula agar xiaoyue tidak curiga
perlahan kaisar Lian bangkit dari tidurnya dan kembali keke diamannya memikirkan cara untuk membasmi pakaian Xiaoyue
saat sedang berfikir terdengar suara kilat menyambar pertanda akan segera turun hujan
kaisar Lian menyeringai keberuntungan berbalik padaku hahaha
sampai ke kediaman kaisar Lian memanggil Zhou
"Zhou aku ingin kau membuat atap di kediaman xiaoyue bocor, perkirakan tempat semua bajunya basah semua dan setelah itu kau lubangi atap tempat tidurnya" kaisar menyeringai
"sekarang?" tanya Zhou
"tidak aku ingin pagi pagi setelah xiaoyue meninggalkan kediamannya, aku ingin dia menyadarinya setelah hampir malam menjelang dengan begitu xiaoyue tak ada persiapan sama sekali untuk membeli banyak baju"
"apa sebenarnya yang kau pikirkan Lian?" tanya Zhou
"apa kau ingin membuat Xiaoyue tinggal di kediaman mu" imbuhnya lagi
kaisar Lian tak menjawab dia hanya tersenyum cengengesan dan di sambut kekehan oleh Zhou yang tak habis pikir oleh kelakuan sahabatnya yang sedang jatuh cinta
dulu kaisar Lian yang menghindar dari selir nya sekarang selirnya yang menghindar darinya
"aku juga mengutusmu mengikuti xiaoyue dan suruh salah satu bawahan mu mengikuti pelayan nya xiaoyue agar tidak kebolongan lagi" perintah kaisar Lian
"baik"
"aku sudah tak sabar menahlukkan xiaoyue apalagi, besok cuaca akan mendukung" tawa kaisar Lian pecah
sedangkan Zhou hanya geleng-geleng kepala
.
.
.
.
.
.
.mohon dukungannya semua supaya membuat author semangat nulisnya
-_- -_- -_-
.
.