Ardila gadis yang selama ini mendapatkan pilih kasih dari keluarganya, harus kembali berhadapan dengan sang kakak ketika dirinya telah berumah tangga.
Sang kakak mengambil dan berselingkuh dengan suami yang begitu dia cintai
Mampukah dia melewati badai dari semua permasalahan yang tengah menghimpitnua
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ummu Umar, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Launching
Setahun Kemudian - GEDUNG JCC JAKARTA*
Panggung besar, ribuan orang yang memadati tribun dan Banner besar bertuliskan
*GRAND LAUNCHING YAYASAN RUANG PULIH - 10 CABANG SE-INDONESIA! FOUNDER: NAYA AZZAHRA ADAM
Di bawah panggung, lebih dari 1000 orang tepuk tangan dengan suara bergemuruh menyambut Naya dengan penuh suka cita!
Di barisan depan: Sari sudah pakai almamater kedokteran UI! Tari pameran lukisan pertamanya laku 20 juta! Bagas Kini menjabat menjadi Manager perusahaan Arka! Lastri jadi kepala kebun yayasan! Diandra jadi CEO admin yayasan! Vania jadi kepala kebersihan dan sekarang sudah punya pacar baru yang tulus! Kak Maya jadi direktur hukum yang siap kapan saja membela yayasan!
Dan di barisan paling depan: Bu Yanti, Mama Arka, Mama Reza, Raka, Arka, Reza, semua memakai pakaian batik, tepuk tangan paling kencang saat melihat Naya berjalan naik keatas panggung!
Naya naik keatas panggung. Pakai blazer putih, bukan gaun pengantin! Cantik, berwibawa, bukan janda yang dulu nangis di kontrakan!.
Sekarang yang berada dihadapan mereka semua adalah Janda berprestasi, Janda dengan karir cemerlang dan juga penuh kejutan yang membuat semua orang begitu mengaguminya
Naya pegang mic. Suaranya gemetar, tapi tegas menatap kearah mereka semua dengan senyum mengambang yang begitu memikat mereka semua.
"Terima kasih semua telah hadir disini untuk meresmikan cabang yayasan kita ini, aku berharap yayasan ini membantu banyak orang dan bermanfaat untuk semua orang yang bermasalah dengan lingkungan atau kehidupannya, karena itulah yayasan ini dibangun
Naya menarik nafasnya dalam-dalam, kemudian mengedarkan pandangannya kesemua orang yang kini menatapnya dengan perasaan campur aduk begitu juga dengan perasaannya kini
" Setahun lalu, saya di sini masih seorang janda yang difitnah mandul, ditinggal suami, dihina mertua dengan kehidupan yang betul porak-poranda."
"Setahun lalu, 3 orang lelaki baik, Raka, Arka, Reza, kabur dari rumah demi saya jam 2 pagi, kehujanan dan memilih saya diantara tekanan keluarganya karena menyukai seorang janda yang kadang Dimata Masyarakat tidak ada harganya."
"Banyak yang tanya, Naya, kamu pilih siapa? Raka yang setia? Arka yang kaya? Reza yang cinta pertama?"
Naya lihat ke arah Raka, Arka, Reza di bawah dengan tatapan penuh terima kasih dan juga senyum hangat yang begitu tulus hingga ketiganya terpaku dan sadar jika Naya menyayangi mereka sebagai saudara
"Raka, Arka, Reza, terima kasih... kalian ajari aku arti dicintai dengan sangat sempurna"
"Bu Yanti, Mama Arka, Mama Reza, terima kasih sudah kasih aku 1 tahun..."
"Tapi hari ini, di depan 1000 orang, aku mau jawab..."
Naya angkat tangan kanannya. Gak ada cincin lamaran! Yang ada, jam tangan dan gelang yayasan!
"Hari ini, aku TIDAK PILIH SIAPA-SIAPA buat jadi suami!"
Satu gedung hening dan menahan nafas mendengar ucapan Naya !
Raka, Arka, Reza kaget, tapi tidak marah!, mereka malah menghembuskan nafas berat dan menerima kekalahan tanpa banyak berbicara, mereka sangat menghargai keputusan yang Naya ambil untuk kehidupannya kedepan
Naya lanjut, dengan senyum paling kuat sedunia.
"Aku pilih... DIRI AKU SENDIRI!"
"Aku pilih karir aku! Aku pilih 10 cabang yayasan aku! Aku pilih Sari yang mau jadi dokter! Tari yang jadi pelukis! Bagas yang telah jadi Manager!"
"Aku janda umur 27 tahun! Aku pernah difitnah mandul, tapi hari ini aku melahirkan 10 cabang yang selamatkan 500 janda lain!"
"Aku gak anti nikah! Aku cuma mau bilang, janda itu gak harus buru-buru nikah biar bahagia! Janda bisa bahagia karena karirnya!"
"Aku sayang sama Raka, Arka, Reza... tapi sayangku ke mereka gak harus jadi pernikahan sekarang... sayangku ke mereka jadi tim! Raka tetap jadi ketua lapangan, Arka tetap jadi donatur, Reza tetap jadi psikolog yayasan!"
"Kalau 2 tahun lagi, 3 tahun lagi, aku sudah siap, dan mereka masih nunggu... baru kita bicara nikah lagi... tapi sekarang... aku mau jadi CEO dulu!"
Satu gedung meledak tepuk tangan! Standing ovation!
Sari, Tari, Bagas naik panggung peluk Naya sambil nangis.
"Kak Naya keren banget!"
Diandra naik panggung peluk adiknya dengan perasaan teramat bangga
"Adik aku. akhirnya kamu pilih diri kamu sendiri... Kakak bangga, ibu dan ayah jika masih ada pasti akan berdiri dihadapan kita dengan senyum mengambang penuh kebanggaan, kakak bangga banget sama kamu dek!".
Dia menepuk pelan bahu adiknya kemudian menatap kearah mereka semua dengan semua rasa haru yang dia miliki
Lastri naik panggung, dan langsung memeluk Naya.
"Naya... Mama dulu hina kamu mandul... sekarang kamu lahirkan 10 yayasan, dan kamu bisa menyelamatkan banyak orang untuk bisa bertahan dan bangkit dari semua derita yang mereka miliki, Mama minta maaf sama kamu atas semua kesalahan mama padamu selama ini dan Mama bangga banget sama kamu!"
Bu Yanti, Mama Arka, Mama Reza juga naik panggung, peluk Naya barengan!
"Naya, Mama dukung! Jadi wanita karir dulu! Raka Mama suruh nunggu!". Ucap Yanti dengan penuh kebanggan atas pencapaian calon menantunya itu
Mama Arka: "Naya, Mama tambah donasi jadi 2 miliar buat cabang ke-11!"
Mama Reza: "You go girl! Mama support PhD kamu nanti!"
Dan Raka, Arka, Reza? Mereka naik panggung paling terakhir karena ibu mereka jauh lebih heboh dan pengen paling depan untuk memeluk Naya, jadi mereka membiarkan ketiga ibu mereka dulu untuk melampiaskan keinginannya.
Raka bawa buket bunga ukuran besar, bukan cincin untuk meminta Naya menjadi istrinya seperti dulu
"Nay, aku akan tunggu kamu mau 2 tahun, 3 tahun, aku akan tetap tunggu mamu. Jadi CEO dulu."
Arka bawa plakat donasi dengan senyum mengambang dan penuh ketulusan
"Naya, gue tunggu sampai kapanpun , Yayasan kamu dulu, baru kita belakangan, tenang saja, aku tidak akan buru-buru kok". Ucap Arka dengan senyum manis
Reza bawa sertifikat psikolog karena dia baru saja menyelesaikan kuliah psikolognya
"Naya, aku tunggu kamu silahkan kamu kejar Karir kami dulu, cinta aku gak akan kemana-mana."
Naya peluk mereka bertiga, tapi peluk sebagai TIM, bukan sebagai calon suami!
Foto terakhir mereka kali ini karena ini adalah penutupan mereka setelah meresmikan 10 cabang itu, Naya di tengah, diapit Sari, Tari, Bagas, Diandra, Lastri, Vania, Kak Maya, Raka, Arka, Reza, dan 3 ibu mereka dengan senyum mengambang
Semua ketawa dan tertawa bahagia, tidak ada lagi yang saling meragukan apalagi saling dorong untuk kejahatan, mereka semua sangat senang karena berkat semua ini mereka bisa menolong diri sendiri dan juga orang lain
Teks terakhir di layar JCC:
*"Janda itu bukan akhir. Janda itu awal dari CEO."*
*TAMAT!*
semoga dpt jodoh yg bner bner baik ya, gk kayak Raka Dan Arka.
mending yg kaya sekalian kn 😁
Bimo juga bukan orang kaya selingkuh juga kan😄🤣.
jgn nyerah ya nay...
salam kenal