menceritakan perjalanan hubungan rumit antara Nadin, William (kakak iparnya), dan Jason (sahabatnya di Belanda), serta pengungkapan identitas ganda Nadin yang mengejutkan
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Smarrr, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Chapter 35
Pagi Hari nya
Nadin yang semalaman tak merasakan nyenyak tidur nya, membuat kedua mata nya memiliki garis hitam di bawah mata nya sehingga terlihat seperti gadis tak bertenaga sama sekali
Dari luar terdengar suara sandi unit Apartemen nya di pencet, Nadin sudah hafal pasti ini adalah Tante Lisa pelaku nya
Tak lama pintu Apartemen terbuka dan Lisa langsung masuk mencari keberadaan Nadin yang tak di temukan di mana pun, kemudiaan Lisa memutuskan untuk mencari Nadin di kamar nya, Lisa berdoa semoga saja saat dia membuka kamar Nadin di sana tak terdapat siapa pun selain Nadin
"Din, kamu kenapa Sayang? Kok pagi-pagi bengong gini dan mana William? Kata mu sudah keluar dari Rumah Sakit?" tanya Lisa panjang
"Kak William sudah kembali ke Indonesia, Tante" ucap Nadin pelan
"Apa? Lho kata nya dia hilang ingatan? Kok balik sendirian?" tanya Lisa lagi yang sangat penasaran
"Dia sudah ingat semua nya Tante dan dia memutuskan untuk kembali ke Indonesia" ucap Nadin menjelaskan sambil masih duduk di pinggiran tempat tidur
"Terus kamu kenapa kayak gini wajah nya? Bukan nya senang William sudah balik? Dan kamu bisa bersama dengan Jason tanpa berpura-pura lagi jadi kekasih William" ucap Lisa dan itu membuat Nadin menarik nafas panjang dan menghembuskan nya dengan sembarangan
"Din, ada apa sih? Apa yang Tante lewatkan hingga kamu kayak gini pagi-pagi? Cerita ayo" ucap Lisa mendesak Nadin
"Tante, Aku bingung" ucap Nadin yang semakin gelisah
"Bingung apa? Cerita dong, jadi Tante ngerti dan bisa bantu kamu cari jalan keluar nya" ucap Lisa yang menatap Nadin dengan sangat lekat hingga melihat wajah Nadin pagi ini tidak sedang baik-baik saja
"Tante, Kak William mau ceraikan Kak Stevanie, karena ternyata pernikahan mereka hanya Pernikahan kontrak saja dan dia mau jelasin semua nya sama Mami saat dia sudah sampai di sana" ucap Nadin
"Apaaa? Nikah Kontrak? Jadi selama ini kedua nya hanya menikah tanpa cinta dan hanya surat kontrak aja?" tanya Lisa menegaskan penjelasan Nadin dan itu membuat Nadin mengangguk pelan
"Astaga, Kenapa Stevanie berani melakukan persyaratan pernikahan seperti itu, kalau memang gak cinta, kenapa harus menikah, astaga..astaga.." ucap Lisa syok mendengar pengakuian kebenaran tentang pernikahan keponakan nya tersebut
"Terus nanti gimana dengan reaksi Mami mu Din? Tante takut Mami kenapa-napa Din" ucap Lisa khawatir karena Lisa mengingat jika usia Mami Nadin sudah menginjak umur 60 tahun
"Gak tau Tante, Aku juga pusing mikirin nya, Kak William gak mau menunda lagi perceraian ini" ucap Nadin pelan
"Sebentar deh Din, Tante penasaran kenapa William saat sudah ingat semua nya langsung ingin bercerai dari Stevanie?" tanya Lisa penasaran dan curiga pasti ada sesuatu di balik alasan William menggugat Stevanie selain Pernikahan Kontrak nya dan itu pasti ada hubungan dengan Nadin yang terlihat saat ini gelisah dan tak bisa tidur semalaman
"Itu karena..Kak William gak mau ngelepas Aku jadi kekasih nya, Tante dan lebih gila nya lagi, dia ingin jadi kekasih kedua ku setelah Jason, Tante" ucap Nadin lesu dan pelan sambil menatap dengan tatapan kosong saat menjelaskan ini semua sehingga membuat Lisa melotot seketika
"Apaaa?? Gila...ini gila, apa-apaan William itu" omel Lisa tak terima alasan tersebut karena nanti setelah menceraikan Stevanie, dia ingin menjadi kekasih Nadin dan itu membuat Lisa tak terima
"Telpon Stevanie sekarang" Perintah Lisa dan Nadin langsung menelpon Stevanie saat ini
"Halo, Ya Din" ucap Stevanie di seberang sana
"Kak, Apa Kak William sudah sampai di Mansion Indonesia?" tanya Nadin langsung
"William? Bukan nya dia masih sama Kamu Din di Belanda dan Bukan nya dia masih hilang ingatan?" tanya Stevanie bingung
"Kak, Kak William tadi malam pamit pulang ke Indonesia, dia berencana menceraikan Kakak dan bakal ngomong jujur tentang Pernikahan kontrak kalian berdua ke Mami" jelas Nadin
"Apa? Serius kamu Din?" tanya Stevanie tak percaya, lalu Lisa mengambil alih telpon yang berada di tangan Nadin, keponakan nya
"Stev, ini Tante, kamu sekarang ke Rumah Mami, cegah William melakukan itu, Tante takut Mami kalau dengar berita ini, jantung nya akan kumat" ucap Lisa yang tadi langsung mengambil Hp Nadin dan berbicara langsung pada Stevanie
"I..ya Tante, Aku langsung ke Rumah Mami ya"
ucap Stevanie panik dan tak lama langsung menutup telpon nya
"Tante, seperti nya Aku harus ke Indonesia, Aku takut Mami ada apa-apa di sana" ucap Nadin
"Ya, Kamu ke sana aja pake Pesawat Pribadi mu sekarang Din, seandainya Tante gak hamil, Tante akan ikut kamu ke Indonesia" ucap Lisa sedih
"Tante di sini aja, tolong bilang sama Om Felix urus semua kerjaan ku ya Tante" pinta Nadin
"Ya Din" ucap Lisa yang melihat Nadin langsung bergegas pergi meninggalkan Apartemen nya untuk menuju ke Bandara
Di Indonesia
Stevanie yang baru keluar dari ruangan nya langsung menelpon William
"Halo William, kamu di mana sekarang?" tanya Stevanie penasaran
"Aku baru saja mengurus berkas Perceraian kita dengan Pengacara ku di Kantor, Stev" ucap William di seberang sana dan itu membuat Stevanie langsung
Terdiam di dalam mobil nya saat ini, karena dia saat menelpon memang sudah memasuki mobil nya yang terparkir di Butik milik nya saat ini
"Halo Stev..Stev" panggil William menyadarkan Stevanie dari lamunan nya
"Oh ya, Aku ke Kantor mu sekarang Will" ucap Stevanie
"Oke, Aku tunggu ya" ucap William yang langsung menutup telpon nya
Sesampainya di Kantor William, Stevanie langsung masuk ke Ruangan nya dan duduk di kursi depan Kursi William yang saat ini dia tempatin
"Stev, kamu tau dari mana kalau Aku sudah di Indonesia?" tanya William menatap Stevanie santai
"Nadin tadi menelpon ku, dia bilang kamu mau menceraikan Aku dan ngomong ke Mami tentang pernikahan kontrak kita" ucap Stevanie
"Iya, itu memang rencana Aku, Stev, Aku ingin mengakhiri pernikahan kita dengan cepat dan Aku ingin mendapatkan cinta Nadin lagi yang dulu tak pernah ku kejar seperti sekarang, Stev" ucap William dan itu membuat Stevanie hanya menarik nafas dalam saja karena biar gimana pun Stevanie sangat tau sikap William seperti ini karena tak pernah mencintai seseorang sekali pun dan sekali cinta
Malah mencintai Adik Ipar nya sendiri
Stevanie yang sering gonta ganti pasangan pun sangat paham dengan perasaan William yang tak ingin melepaskan cinta nya lagi seperti beberapa bulan lalu
"Oke, Aku mau mengikuti keinginan mu Will, tapi untuk bicara ke Mami masalah Pernikahan kontrak kita, kita nunggu waktu yang tepat untuk membicarakan hal ini semua nya ya" sahut Stevanie dan itu membuat William menyetujui nya hingga dia menganggukkan Kepala nya pelan
"Apa maksud mu tentang Pernikahan Kontrak Stevanie? William? Tanya Mami dari belakang kedua nya dan membuka pintu ruang kerja menantu nya saat ini
jangan lupa simpan (save) dan like postingan ini dan Novel ini
pertama novel "SENTUHAN KAKA IPAR" Novel ini akan diperbarui secara berkala di aplikasi ini. Aku Post bab baru setiap malem jam 12 malem ya. Selamat datang di halaman
tolong berikan dukungan kalian dengan cara memasukkan novel ini ke dalam rak buku(library), memberikan tanda suka (like), dan membagikan komentar hangat kalian! SetSetiap komentar dan dukungan dari kalian adalah kekuatan terbesar bagi saya untuk terus melanjutkan kisah ini sampai tuntas
tolong berikan dukungan kalian dengan cara memasukkan novel ini ke dalam rak buku(library), memberikan tanda suka (like), dan membagikan komentar hangat kalian! SetSetiap komentar dan dukungan dari kalian adalah kekuatan terbesar bagi saya untuk terus melanjutkan kisah ini sampai tuntas