NovelToon NovelToon
Mencintaimu Dalam Diam

Mencintaimu Dalam Diam

Status: sedang berlangsung
Genre:Diam-Diam Cinta / Cintapertama / Romansa Fantasi
Popularitas:1.6k
Nilai: 5
Nama Author: Na_1411

seorang wanita yang mencintai sahabat kecilnya, dia merelakan cinta pertamanya bersama dengan wanita pilihannya. dalam diamnya dia harus memendam perasaan yang teramat menyiksa, tapi cinta yang teramat besar dengan sahabatnya menjadikan dia harus mengorbankan semuanya untuk laki laki yang dia cintai.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Na_1411, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Situasi yang canggung.

Jojo terbangun dari mimpi indahnya, kedua matanya perlahan terbuka pandangan matanya mengedar memperhatikan tempat yang tampak asing baginya. jojo menoleh melihat tempat tidur di sebelahnya yang tampak kosong, seingatnya malam ini neta akan tidur bersamanya.

perlahan jojo mendudukan dirinya sebelum beranjak dari tempat tidur, dia segera merenggangkan kedua tangannya untuk melemaskan otot otot tubuhnya yang terasa tegang. kembali pandangannya mengedar mencari neta yang dia yakin pasti ada di dalam kamar mandi atau mungkin ada di luar, jojo segera berdiri dan berjalan menuju ke kamar mandi.

perlahan jemari tangannya terulur menekan handel pintu, alisnya mengkerut merasakan jika pintu kamar mandi tidak terkunci. dan jojo yakin jika neta tidak ada di dalam kamar mandi, dia segera masuk kedalam untuk membersihkan diri sebelum keluar dari kamar neta.

sedangkan di lain kamar, neta yang tampak masih tertidur lelap terlihat sangat nyaman berada di dekapan james. james yang dari tadi sudah terbangun masih setia memandang wajah neta yang masih nyaman dengan mimpi indahnya, james dapat memastikan dari kedua mata neta yang enggan terbuka.

kedua bibir james tersungging sempurna melihat neta yang semakin membenamkan kepalanya di dada james.

"dada ini akan selalu ada buat kamu neta, dan pelukan ini hanya untukmu." batin james menatap wajah cantik neta.

dinginnya udara ac membuat neta semakin membenamkan dirinya di pelukkan james, pagi ini sangat berbeda tidak seperti hari hari sebelumnya. neta yang bangun awal kini sudah tidak lagi, berada di pelukkan james neta merasakan kenyamanan yang tidak biasa.

tangan james perlahan terulur menyentuh pipi neta, dia menyingkirkan rambut neta yang tampak menutupi wajah cantiknya.

"neta... bangun sayang, matahari sudah terbit tuh." bisik james di telinga neta.

neta yang merasa tergangggu dengan suara james membuka matanya perlahan, samar samar matanya memperhatikan wajah james yang tepat ada di depannya.

"kamu...!!?" ucap neta terkejut dengan situasi yang tak bisa biasa.

"hmm... iya aku james." balas james tersenyum samar.

"ngapain kamu di sini, dan... dan... ini..." pandangan mata neta mengedar memperhatikan ruangan yang sangat dia kenali.

"kenapa aku ada di kamar ini...?" neta masih terlihat bingung.

"iya tadi malam aku membawamu ke kamar ini, bukannya sudah pernah kita tidur bersama...? kenapa kamu seterkejut itu neta...?"

james menautkan kedua alisnya, dia berpura pura bingung melihat neta yang kebingungan. kepala neta menoleh melihat ke arah james, dia merasa kesal merasakan kebodohannya saat ini.

"itu dulu james, itu dulu. situasi kita saat ini sudah berbeda, jangan samakan keadaan kita yang sekarang dengan kita yang dulu."

neta tampak menggeram kesal, dia kesal melihat james seakan sedang mempermainkan kebodohannya. dengan gerakkan secepat kilat neta menyingkirkan james, dia mendorong tubuh james yang bertelanjang dada dengan kasar.

"aduh... neta..." keluh james berpura pura kesakitan.

neta yang mendengar james mengaduh kesakitan merasa sangat bersalah, dia kembali mendekati james dengan wajah penuh rasa bersalah.

"sorry james, sorry... apa ada yang sakit, maaf ya..."

tangan neta menyentuh lengan james, dia merasa sangat bersalah dengan sahabatnya. neta masih mencari di bagian tubuh james yang terlihat memar karena ulahnya, berbeda dengan james. dia tersenyum melihat neta yang terlihat mengkawatirkan keadaannya.

"aku tidak apa apa, aku baik baik saja." ucap james yang tidak ingin neta semakin merasa bersalah.

"kak neta...!!!" seru jojo di luar kamar.

neta membelalakan kedua matanya, dia teringat akan jojo yang kini ada di apartemennya.

"ya tuhan... itu jojo, kenapa aku bisa melupakan dia."

neta berdiri dan berjalan menuju ke arah pintu, saat tangannya terulur akan menyentuh handel pintu tiba tiba gerakkannya terhenti. james yang melihat neta tampak kebingungan dengan neta yang tiba tiba menggurungkan niatnya yang akan keluar kamar.

"ada ta...?" tanya james yang kini berdiri menghampiri neta yang terdiam di depan pintu.

"bagaimana ini...? apa yang harus aku katakan jika jojo melihat kita satu kamar, apa yang harus aku lakukan...?"

neta terlihat panik, dia bingung dengan situasi yang seakan sedang menyudutkannya. james yang gemas dengan neta dengan tanpa merasa bersalah membelai rambut neta yang terlihat kusut, neta yang belum sempat membersihkan diri setelah bangun tidur terlihat sangat acak acakkan di depan james.

"biar aku keluar lebih dulu, aku akan menemui jojo. kamu lebih baik ke kamar mandi, lihat tuh... kotoran di mata kamu...?"

james menarik neta agar tidak menghalangi jalannya, tapi saat james akan membuka pintu neta sengaja menarik lengannya. neta menatap james dari atas ke bawah, dia berdecak kesal melihat penampilan james yang tak biasa.

"apa kamu akan keluar dengan penampilan seperti ini...?" ucap neta melihat james  yang hanya menggenakan boxer yang menutupi tubuhnya.

"hahaha...." james tertawa saat melihat penampilannya pagi ini.

"jangan bilang kamu memang sengaja biar jojo mencurigai kita...? dan kamu sengaja melakukannya...?"

suara neta terdengar kesal melihat james yang hanya tertawa, dia seakan tidak menyadari akan kesalahannya. neta segera berbalik menuju ke kamar mandi, dia ingin membersihkan diri terlebih dahulu sebelum menemui jojo.

sedangkan james menggambil celana kerjanya dan segera memakainya, kini james keluar hanya menggenakan celana kerja dan dengan bagian dadanya yang masih terbuka. langkah james terlihat tenang, seakan tidak terjadi apapun pagi ini.

jojo yang sedang asik membuat roti bakar melihat james yang keluar dari kamar niko, dia menatap tajam dengan menautkan kedua alisnya melihat penampilan james.

"kak james...? kakak ngapain keluar dari kamar itu, memang semalam kak james tidur di sini...?" tanya jojo dengan pandangan mata penuh rasa heran.

"hmm... " jawab james yang segera merebut roti bakar milik jojo.

"ih kak... kog ambil roti aku sih..." jojo berdecak, dia sangat kesal melihat james yang tiba tiba mengambil roti yang ada di tangannya.

"kamu buatin sekalian buat aku ya, dari semalam aku belum makan. atau kamu turun dan belikan bubur ayam yang ada di dekat mini market, kamu kan suka banget sama bubur ayam."

james tanpa merasa bersalah segera menghabiskan roti di tangannya, jojo yang mendengar perintah james mengerucutkan bibirnya.

"kenapa enggak kakak aja yang beli....?" jojo menggambil susu yang ada di samping mejanya, dengan pelan dia meminum susu yang terlihat masih hangat.

"apa aku harus keluar dengan penampilan seperti ini...?" kilah james beralibi.

"huh... pintar juga kak james membuat alibi, agar aku mau membelikan bubur buat kak james." gerutu jojo.

"aku akan memberi uang tip untuk kamu, dan jumlahnya bisa buat jajan kamu selama seminggu."

ucapan james berhasil membuat jojo segera berdiri dari kursinya, dengan gerakkan cepat jojo mengulurkan tangannya seperti sedang meminta sesuatu ke james.

"pakai uang kamu dulu, nanti aku transfer." ucap james sambil melihat ke arah jojo.

"hmm... oke, tapi beneran di ganti ya... awas aja kalau bohong." ancam jojo.

"sip..." james mengacungkan jempolnya ke arah jojo.

tanpa menunggu basa basi jojo segera keluar dengan langka cepat, james yang melihat jojo keluar segera masuk kedalam kamar yang dia tiduri semalam untuk mengajak neta segera keluar.

1
Nay 14
ceritanya bagus dan buat penasaran
Nay 14
/Smile/👍
Nay 14
👍
Nay 14
bagus
As Salam
suka suka
As Salam
like👍
As Salam
menarik
As Salam
suka
As Salam
👍
As Salam
sepertinya seru nih
Nurul Istiqomah
lanjutkan
Nurul Istiqomah
bau bau persaingan nih
Nurul Istiqomah
bau bau syemburu 🤣
Nurul Istiqomah
clara ngeselin
Nurul Istiqomah
keluarga vs sayang mah kalau gini 😄
Nurul Istiqomah
pengen tak cubit tuh ginjalnya si james
Nurul Istiqomah
kesel banget sama si clara
Nurul Istiqomah
sangat bagus
Nurgusnawati Nunung
hadir..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!