NovelToon NovelToon
Princess Anna

Princess Anna

Status: sedang berlangsung
Genre:Transmigrasi ke Dalam Novel / Anak Yatim Piatu / Spiritual / Cinta Terlarang / Cinta Seiring Waktu / Cintapertama
Popularitas:1.7k
Nilai: 5
Nama Author: Diyah_ell

Namanya Anna.. Dia anak yang polos namun tangguh, berjiwa bebas dan baik hati.. ia terlahir di sebuah gubuk sederhana di dalam hutan yang jauh dari pemukiman warga, meski hidup sederhana, ia merasa hari harinya selalu dipenuhi kebahagiaan.
Hingga sampai suatu waktu, tragedi menimpa keluarga kecilnya dengan tragis.. Ternyata ayahnya adalah seorang putra mahkota, dan Anna pun tiba tiba menjadi seorang Putri.
bisakah Anna beradaptasi di kehidupan barunya??
Lika liku percintaannya dimulai..inilah kisah Princess Anna..

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Diyah_ell, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

percobaan pembunuhan Kaisar part kesekian kalinya

Setelah membersihkan diri dan mengenakan piamanya Anna berbaring di atas tempat tidur, menatap kosong langit langit kamarnya. Memikirkan pertemuannya dengan Leonard tadi, setelah mendengar kata kata kasar dari Leonard Anna merasa rasa cinta yang hari kemarin masih ada kini perlahan melebur, sampai ia sendiri bingung.

"Apa memang perasaan manusia sangat mudah berubah seperti ini? manusia memang mengerikan" gumamnya.

.

Cipp cippp.. Suara burung berkicau riang menandakan matahari pagi sudah terbit.

Anna terbangun ketika Daisy membuka tirai.. Ia melihat sinar matahari yang terang.

"Ahh.. Rupanya aku bangun kesiangan.." ucapnya sambil menghalangi matanya dari Kilauan sinar matahari yang masuk.

"Aduh.. Anda terbangun karena saya membuka jendela ya Yang Mulia, maaf" kata Daisy.

"Tidak apa-apa Daisy.. Seharusnya kau bangunkan ku sejak tadi, aku harus latihan berpedang"

"Habis anda tidur sangat nyenyak saya kan jadi tidak tega membangunkan anda.. Beberapa hari ini anda kesulitan tidur kan?"

"Benar Daisy.."

"Jangan terlalu dipikirkan Yang Mulia.. Pria bukan hanya Tuan Leonard stephanos saja kan di dunia ini"

"Aku sudah tidak memikirkan itu Daisy.."

"Baguslah Yang Mulia.. Oh iya, karena anda baru bangun anda pasti belum mendengar tentang penyusup yang berusaha meracuni Baginda Kaisar ya?"

"Apaaah? Bagaimana keadaan Ayahku?"

"Saya kurang tahu Yang Mulia.. Yang saya dengar penyusup yang menyamar menjadi seorang pelayan saat ini ada di penjara bawah tanah"

Anna segera bangun "Bantu aku bersiap Daisy, aku harus menemui ayah!"

"Baik Yang Mulia.."

Anna keluar kamarnya dengan tergesa gesa, disana Aaron sudah berada di posisinya.

"Kenapa buru buru sekali Yang Mulia" ucap Aaron mengikutinya.

"Katanya ayahku diracun?"

"Oh.. Katanya beliau baik baik saja, beliau hanya meminum sedikit teh yang dicampur racun"

"Mana mungkin baik baik saja, racun tetaplah racun!"

"Siapa dalangnya?"

"Sampai sekarang pelayan itu masih bungkam, dia juga sempat mencoba bunuh diri tapi para ksatria berhasil menghalanginya"

"Hahh!!"

"Yang Mulia Putri datang Baginda!" ucap penjaga pintu kamar Kaisar.

"Masuklah" jawab Kaisar.

Saat Anna masuk Kaisar sedang berbaring dan diperiksa oleh dokter. "Bagaimana keadaan Ayahku Dokter" ucap Anna.

"Beliau baik baik saja, tadi malam racunnya juga berhasil di keluarkan"

Anna menyentuh dahi Kaisar "Tapi kenapa badannya panas sekali?" ucapnya khawatir.

"Itu adalah efek samping racun yang sangat kuat, demamnya akan segera turun, saya sudah memberikan obatnya, kalau begitu saya permisi yang mulia" ucap Dokter pergi.

Kaisar tersenyum "Aku senang sekali karena putriku begitu menghawatirkanku" ucap Kaisar.

"Bisa bisanya ayah senang begitu.."

"Tentu saja Ayah senang, sampai sampai ayah rela diracun setiap hari agar putriku memperhatikanku hehe.."

"Ayah keterlaluan! Sudah cukup bercandanya.."

"Iya baiklah.. Ini terjadi karena Ayah duluan yang mengusik orang itu.."

"Apa orang itu yang saya pikirkan Ayah?"

"Benar! Hanya orang itu satu satunya yang berani melakukan hal nekat seperti ini padaku"

"Memangnya apa yang ayah lakukan kali ini?"

"Aku merampok persediaan senjata miliknya hahaha.."

"Ayah masih bisa tertawa saat sedang sakit begini yaa.."

"Iya iyaa.. Ini tidak sesakit itu kok, aku hanya perlu istirahat hari ini biarkan Deryl dan Alex mengurus semua urusan mendesak"

"Iya ayah.. Saya ingin melihat orang yang sudah meracuni anda, apa boleh?"

"Jangan! Biarkan Alex mengurusnya, pasti sekarang kondisinya berdarah darah..kau akan kesulitan melihatnya"

"Aku sudah membaik ayah, aku yakin.."

"Iya.. Tetap saja kau tidak usah mengurus hal hal merepotkan seperti ini"

"Baiklah.."

Tok..tok.. Tok!! "Ini saya Baginda.." ucap Deryl.

"Masuk!"

Saat Deryl masuk Anna keluar..

"Apa ada hal yang tidak bisa kau selesaikan sendiri Deryl ? Aku sedang sakit loohh! Kau mau menyuruhku bekerja kan?" ucap sinis Kaisar.

"Saya tidak menyuruh anda bekerja tuh!"

"Lalu kenapa kesini?"

"Karena kabar pertunangan Putri dan Leonard stephanos batal sudah tersebar, seseorang kembali mengirimkan lamaran pernikahan untuk putri.."

"Beraninya!! Keluarga mana itu?"

"Count Smith! Count mengirimkan lamaran untuk putra pertama yang akan meneruskan keluarganya, Edward Millers Smith"

"Hahh.. Lagi?"

"Benar Yang Mulia"

"Count Smith adalah pengikut setiaku, tetapi ambisinya besar juga yaa.. Bagaimanapun aku akan mempertimbangkannya setelah berdiskusi dengan Putriku nanti, jawablah seperti itu"

"Baik Baginda.."

.

Saat Anna dan Aaron pergi meninggalkan istana Kaisar tiba tiba langkah Aaron terhenti begitu melihat seseorang yang berjalan ke arah mereka.

"Salam Yang Mulia Tuan Putri Sylvanna" ucapnya memberi salam kepada Anna.

"Iya.. Anda siapa ya?"

"Perkenalkan saya Adalah ajudan Count Smith, Selamat siang juga Tuan Aaron, bagaimana kabar anda?"

"Aku disini baik baik saja, ada keperluan apa kau kesini?" jawab Aaron dengan raut wajah datarnya.

"Saya menyampaikan amanat dari Tuan Count untuk Baginda Kaisar, dan ayah anda juga menitipkan pesan untuk anda Tuan.."

"Yang Mulia.. Saya ijin ingin berbicara sebentar dengan ajudan Count"

"Baiklah, aku akan berlatih pedang.. Tidak usah terburu-buru Sir Aaron!" ucap Anna.

"Baik!"

Aaron mengajak Ajudan Count pergi ke tempat yang sepi.

"Katakan!"

"Ayah anda bilang, karena sekarang anda selalu berada di sisi Yang Mulia Putri maka Tuan Count meminta anda untuk mencoba membantu Tuan Edward mendekati Tuan Putri"

"Mendekati? Apa maksudnya?"

"Tuan count kembali mengirimkan surat lamaran untuk Tuan Putri, Count bilang Kaisar tidak akan menerimanya jika Putri tidak menyukai Tuan Edward, maka dari itu anda diminta untuk membantu pendekatan mereka"

Raut wajah Aaron tiba-tiba menjadi sangat marah, kedua tangannya mengepal. "Bilanglah pada ayahku, Urus saja sendiri!!"

"Lalu..Count bilang anda harus pulang untuk menemui beliau karena Nyonya Countess merindukan putra bungsunya"

Aaron pergi meninggalkannya begitu saja karena merasa sangat kesal. Jika bukan karena ibunya Aaron tidak ingin lagi menginjakkan kaki di kediaman count.

Karena begitu ia kembali ia hanya akan teringat kenangan masa kecil yang tidak menyenangkan tentang betapa tidak adilnya perlakuan ayahnya dalam membeda bedakan antara kedua Putranya.

Aaron melihat Anna yang sedang berlatih pedang dengan dame Carissa diujung lapangan, Anna yang sedang fokus tak menyadari keberadaan Aaron.

Aaron yang sedang merasa frustasi pun mengajak salah satu ksatria berduel dengannya. Begitu berhadapan dengan lawannya mata Aaron menjadi sangat fokus dan bengis, reaksi itulah yang membuat lawannya bergidik, mereka pun mulai pertarungan dengan sengit.

Setelah beberapa saat tiba tiba Aaron menjadi kehilangan fokus karena pandangannya terus tertuju pada Putri Anna, ia tidak rela membiarkan Putri didekati oleh kakaknya yang adalah seorang mata keranjang.

Srakkk!! Tanpa sengaja pedang lawan menggores lengan Aaron cukup dalam dan membuat darahnya mengalir deras.

"Saya benar-benar minta maaf wakil komandan!! Saya tidak berniat menyakiti anda!" teriak ksatria yang menjadi lawan Aaron.

Karena situasinya menjadi ribut Anna pun menghampirinya, ia melihat pengawal pribadinya terluka dan berdarah darah.

Bersambung.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!