NovelToon NovelToon
Rahasia Yang Kau Bawa

Rahasia Yang Kau Bawa

Status: sedang berlangsung
Genre:One Night Stand / Bad Boy / Cintamanis
Popularitas:1.8k
Nilai: 5
Nama Author: wiwi

Keisha lari membawa rahasia hidupnya. Lima tahun ia bersembunyi, berpikir tak ada yang akan tahu. Tapi Arsen tidak pernah berhenti mencari. Ketika mereka bertemu kembali, dunia Keisha gemetar. Pria itu datang bukan untuk membenci, tapi untuk menuntut haknya sebagai seorang ayah dan ingin memiliki Keisha sepenuhnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon wiwi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

SEKOLAH KELUARGA CAHAYA

Hari-hari setelah pengungkapan identitas di Danau Cermin membuat suasana rumah berubah total. Bukan lagi rumah biasa, tapi lebih mirip markas rahasia keluarga superhero! 😎

Mereka sadar, kekuatan sebesar itu tidak boleh dibiarkan begitu saja. Harus dilatih agar bisa dikendalikan, nanti malah bahaya buat diri sendiri dan orang lain.

Suatu pagi yang cerah di halaman belakang rumah yang luas...

"SIAP GURU!!" teriak Leo dengan semangat 45 derajat!

Bocah kecil itu berdiri tegak kaku memakai baju olahraga, wajahnya serius sekali. Di depannya berdiri Arsen dengan tampilan gagah, tangan disilang di dada.

"Hari ini kita latihan Kontrol Energi Api dan Keberanian," kata Arsen tegas. "Ingat ya Nak, kekuatan Matahari itu panas dan kuat, tapi kalau tidak dikendalikan malah bisa bakar habis-habisan. Fokus... tarik napas... bayangkan energinya ada di perut, lalu salurkan ke tangan."

Leo mengernyitkan dahi, matanya terpejam kuat-kuat. Tubuhnya mulai memancarkan aura merah muda hangat.

"HAAAAA!!"

Leo meninju udara!

WOOSH!!

Tapi sayang... yang keluar bukan gelombang energi, tapi... ANGIN BESAR!

Angin itu begitu kencang sampai menerbangkan bunga-bunga di pot dan membuat rambut Arsen berantakan!

"HAHAHAHA!!" Keisha dan Aluna yang menonton dari teras langsung tertawa terbahak-bahak!

"Ya ampun... itu angin dapur atau apa, Sayang?" ledek Keisha sambil menahan tawa.

Wajah Leo merah padam malu. "Hiks... Leo gagal lagi..."

Arsen segera berjongkok memeluk anaknya. "Enggak kok! Bagus! Itu baru awal! Tadi kan sudah ada anginnya, berarti energinya sudah jalan. Cuma belum fokus. Nanti kalau sudah jago, tinju kamu bisa hancurkan tembok beton!"

Mata Leo langsung berbinar lagi. "Benar Pa?! Oke! Leo mau latihan lagi! HAAAA!!"

 

Sementara itu di sisi lain, di dekat kolam renang...

Keisha sedang duduk bersila bersama Aluna yang sudah bisa duduk manis.

"Nah gini dong Sayang... tenangin pikiran. Kekuatan Bulan itu lembut tapi tajam. Seperti air, bisa mengalahkan batu kalau sabar," ajar Keisha lembut.

Dia mengangkat tangannya, dan air di kolam langsung terangkat membentuk gelombang kecil yang menari-nari indah mengikuti gerakan jari Keisha.

"Giliran Aluna ya. Coba angkat air itu."

Aluna menirukan gerakan tangan Mama. Matanya yang beda warna itu bersinar lembut.

Berr...

Air itu bergerak sedikit... lalu tiba-tiba...

BYUUUUR!!

Air itu malah memuncrat tepat ke wajah Keisha! Basah kuyup!

"Hahaha! Basah! Mama basah!" Aluna tertawa renyah sangat lucu.

Keisha mengelap wajahnya sambil tersenyum gemas. "Iya nih, Aluna nakal ya. Tadi kan mau diangkat, kok malah disemprotkan. Oke deh, kalau gitu Mama balas!"

Keisha main culik perut Aluna sampai gadis kecil itu tertawa kegirangan. Tapi diam-diam, Keisha tersenyum bangga. Walaupun masih acak-acakan, tapi kekuatan Aluna sangat deras! Itu tanda dia sangat berbakat.

 

Malam harinya...

Setelah seharian latihan dan main, keluarga itu berkumpul di ruang tengah. Tiba-tiba layar TV besar menyala sendiri!

JLEB!!

Tapi bukan acara TV yang muncul, melainkan gambar peta dunia kuno dengan tulisan-tulisan aneh. Dan muncul suara bergema...

[Selamat Keluarga Cahaya! Kalian telah membuka potensi diri kalian! Tapi perjalanan masih panjang!]

Arsen dan Keisha langsung waspada, memeluk anak-anak masing-masing.

"Siapa lagi ini?!" gerutu Arsen.

[Tenang... kami bukan musuh. Kami adalah Dewan Penjaga Alam Semesta. Kami melihat usaha kalian. Dan karena kalian sudah siap, ada undangan resmi.]

Gambar di layar berubah menjadi sebuah sekolah yang megah, terapung di atas awan! Gerbangnya besar dengan tulisan:

"AKADEMI BINTANG - SEKOLAH ANAK-ANAK ISTIMEWA"

[Akademi Bintang terbuka untuk anak-anak berbakat seperti Leo dan Aluna. Di sana mereka akan belajar mengendalikan kekuatan, bertemu teman-teman sejenis, dan belajar menjadi pelindung dunia.]

"Wah... sekolah di awan?" mata Leo berbinar-binar. "Leo mau sekolah di sana! Pasti seru!"

Aluna juga ngoceh "Sekolah... main... teman..."

Tapi Keisha ragu. "Tapi... itu aman nggak? Anak-anak masih kecil banget."

[Sangat aman, Nyonya. Dan orang tua pun boleh mengantar atau tinggal di asrama khusus. Di sana mereka akan lebih aman daripada di dunia biasa, karena kami punya perisai tak terlihat.]

Arsen berpikir sejenak, lalu menatap istrinya.

"Bagaimana kalau kita coba? Lagian di dunia biasa, sekolah biasa mungkin nggak sanggup menampung kekuatan mereka. Di sana mereka bisa berkembang maksimal. Lagian... aku penasaran juga gimana rasanya sekolah di awan," kata Arsen tersenyum.

Keisha mengangguk pelan. "Iya juga ya. Oke... kita terima undangannya."

[Bagus! Gerbang Akademi akan terbuka saat matahari terbit besok! Bersiaplah! Selamat datang di dunia yang sesungguhnya!]

Layar mati kembali.

 

Keesokan Pagi...

Mobil mewah mereka melaju menuju lokasi yang ditunjukkan. Di sebuah padang rumput luas yang kosong, tiba-tiba udara berputar membentuk portal cahaya warna-warni!

WUUUUSSSSHHH!!!

Masuk ke dalam portal itu, dan saat mereka keluar lagi... pemandangan berubah total!

Mereka berada di sebuah tempat yang indah sekali! Langit biru cerah, rumput hijau, dan di depan mereka berdiri bangunan sekolah yang megah seperti istana! Di sekelilingnya terlihat banyak anak-anak yang terbang, yang main api, yang main air, semuanya seru!

"WOOOOWWW!!" Leo dan Aluna berteriak kagum.

Tiba-tiba datang seorang pria tinggi besar dengan jubah merah, wajahnya garang tapi matanya baik.

"SELAMAT DATANG DI AKADEMI BINTANG! SAYA KEPALA SEKOLAH DISINI!" teriaknya lantang.

Dia menatap Leo dan Aluna, lalu matanya terbelalak.

"Waduh! Waduh! Ini kan... Pewaris Matahari dan Pewaris Bulan! Dua kekuatan lawan tapi seimbang! Selamat datang Tuan Arsen, Nyonya Keisha! Anak-anak Anda adalah murid spesial yang kami tunggu-tunggu!"

Tiba-tiba... dari arah belakang kepala sekolah, muncul seorang gadis kecil cantik dengan rambut merah panjang, dia terbang melayang turun tepat di depan Leo.

Gadis itu tersenyum jail.

"Halo! Lo murid baru ya? Gue Aura. Gue jago api juga! Siapa lo berani pake kekuatan Matahari juga? Aduh yuk!"

Leo menatap gadis itu, lalu tersenyum menantang. "AYO DONG! SIAPA TAKUT! AKU LEO!"

TRAAK!!

Api kecil muncul di tangan Leo dan Aura! Mereka siap adu kekuatan!

Keisha panik mau melerai, tapi Arsen menahan tangannya sambil tersenyum.

"Biarin aja Sayang... itu cara mereka berteman. Dan lihat Aluna..."

Mereka menoleh, Aluna sedang duduk diam dikelilingi kupu-kupu cahaya dan anak-anak lain yang takjub melihat matanya.

"Ini awal baru buat kita, Sha. Awal yang indah."

 

TAPI...

Di sudut paling gelap di menara tertinggi sekolah...

Sepasang mata merah menyala memperhatikan kedatangan keluarga itu.

"Hmm... akhirnya mereka datang juga. Keluarga Cahaya... kekuatan mereka pasti sangat enak buat dimakan. Hahaha... permainan baru akan dimulai di Akademi ini."

1
Erna Wati
ayolah keisha masak kamu LBH percaya sama org lain dari pada suami mu buka mata kamu keisa KLO Kevin itu org jahat
wiwi: iyaa nih kak, padahal kan kita harus lebih percaya suami😄
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!